judi

Usaha Mie Ayam : Modal Minim, Untung Besar!


Walaupun perkembangan zaman semakin canggih, makanan tradisional dan jenis comfort food tidak akan terhapus oleh zaman. Sebagai contoh, di zaman yang serba modern ini, Anda tetap bisa menemukan makanan tradisional seperti kue putu, kue apem, dan kue tradisional lainnya. Bukan hanya itu, Anda juga masih bisa menemukan comfort food atau makanan yang bisa membuat orang yang memakannya menjadi rileks atau bisa dijadikan sebagai makanan sehari-hari. Adapun jenis makanan comfort food seperti mie, olahan nasi, daging, dan lain sebagainya. 

Di negara Amerika, mungkin comfort food bagi mereka adalah hamburger dan pizza. Lalu, di negara Jepang, comfort food yang dimaksud adalah sushi, ramen, dan katsu. Sedangkan, di negara Korea seperti kimchi, odeng, dan lainnya. Beberapa contoh comfort food di Indonesia yang mungkin sering Anda makan adalah nasi goreng, mie ayam, bakso, olahan ayam, dan lainnya.
 usaha mie ayam

Dari jenis makanan di atas, Anda bisa mencoba peruntungan dengan membuka usaha mie ayam. Alasannya, karena makanan ini banyak digandrungi oleh beberapa kalangan mulai dari anak-anak hingga dewasa. Untuk menjalankannya juga tidak terlalu rumit dan susah. Untuk informasinya simak penjelasannya di bawah ini. 

Persiapan Memulai Ide Usaha 

1. Pilih Resep Terbaik 

Sebelum memulai usaha mie ayam, Anda bisa mencoba beberapa resep mie ayam di tempat lain dengan tujuan untuk mengexplore rasa dan menentukan karakteristik rasa dari mie ayam. Bukan hanya rasa, Anda juga wajib menentukan tekstur dan ukuran dari mie ayam yang dibuat. Setelah melakukan percobaan dan sudah dirasa cocok, Anda bisa menjadikan resep tersebut sebagai resep utama saat berjualan mie ayam. 

2. Tetapkan Lokasi yang Strategis 

Selanjutnya adalah menentukan lokasi yang strategis. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan angka penjualan, karena semakin mudah lokasi untuk dijangkau, maka akan semakin tinggi potensi mie ayam buatan Anda dibeli. Anda juga bisa menyewa tempat di lingkungan perkantoran, sekolah, kampus, atau di food court. Jika Anda memilih untuk berjualan di food court, maka Anda perlu menyiapkan modal yang lebih besar mengingat biaya sewanya tergolong mahal. 

3. Lakukan Promosi 

Jika Anda berniat untuk berjualan dari rumah, maka strategi yang perlu dilakukan adalah melakukan promosi. Anda bisa memulai promosi dengan berbagai cara seperti : 

  • Membuat akun media sosial dan rutin mengunggah konten marketing yang menarik 

  • Lakukan promosi 

  • Berjualan melalui ojek online

  • Memberikan bonus atau gratis item

4. Lakukan Inovasi 

Agar tidak monoton dan membosankan, Anda bisa melakukan inovasi dengan menyediakan berbagai macam varian mie ayam mulai dari mie ayam yamin, mie ayam pedas manis, mie ayam keriting, dan lain sebagainya. Selain itu, menyediakan aneka topping juga bisa menjadi cara untuk meningkatkan penjualan. 

Analisa Usaha Mie Ayam

Lalu, berapakah modal yang diperlukan untuk membangun usaha mie ayam? Simak estimasi perhitungannya di bawah ini. 

Barang yang Dibutuhkan

QTY

Harga Satuan

Total

Gerobak 

1 Buah

Rp 3.500.000

Rp 3.500.000

Panci Besar

1 Buah

Rp 250.000

Rp 250.000

Mangkok

5 Set (isi 50)

Rp 11.000

Rp 550.000

Sendok

5 Lusin (60 buah)

Rp 10.000

Rp 50.000

Sumpit Kayu

2 Pack (Isi 100)

Rp 7.500

Rp 15.000

Garpu

5 Lusin (60 buah)

Rp 10.000

Rp 50.000

Gelas

5 Set (isi 50)

Rp 50.000

Rp 250.000

Gas Elpiji

1 buah

Rp 420.000 

Rp 420.000

Meja + Kursi

10 Meja + 50 Kursi

Rp 3.000.000

Rp 3.000.000

Modal Total

  

Rp 8.085.000

 

Bahan yang Dibutuhkan

QTY

Harga Satuan

Total

Mie Ayam

5 kg

Rp 25.000

Rp 125.000

Daging Ayam

2 kg

Rp 40.000

Rp 80.000

Kecap

1 kg

Rp 47.500

Rp 47.500

Minyak Goreng

1 Liter

Rp 25.000

Rp 25.000

Sawi

10 ikat

Rp 10.000

Rp 100.000

Bawang Daun

10 ikat

Rp 3.000

Rp 30.000

Bumbu Penyedap

 

Rp 20.000

Rp 20.000

Saos

1 buah

Rp 25.000

Rp 25.000

Kulit Pangsit

3 pack (isi 150)

Rp 10.000

Rp 30.000

Isian Kulit Pangsit

 

Rp 100.000

Rp100.000

Cabai

 

Rp 200.000

Rp 200.000

Bakso 

1 pack

Rp 100.000

Rp 100.000

Isi Gas

3 kali isi

Rp 150.000

Rp 450.000

Sewa Tempat

1 bulan

Rp 3.000.000

Rp 3.000.000

Total Modal Bahan

  

Rp 4.332.500

Estimasi modal yang diperlukan adalah sekitar Rp 12 jutaan. Dari modal tersebut, jika Anda dapat berjualan mie ayam sebanyak 60 porsi per harinya dengan harga jual Rp 15.000, maka Anda bisa menghasilkan pendapatan sebesar Rp 15.000 x 60 porsi = Rp 900.000. Dalam sebulan Anda bisa menghasilkan Rp 900.000 x 30 hari = Rp 27.000.000

Jika bahan yang dibeli dapat habis dalam waktu seminggu lebih atau Anda perlu berbelanja bahan sebanyak 3x dalam sebulan. Maka, berikut adalah perhitungan biaya operasionalnya. 

Biaya operasional = Modal biaya operasional x Banyaknya belanja 

= Rp 4.332.500 x 3 

=12.997.500

Maka, keuntungan yang didapat adalah = Pendapatan – Modal Operasional (3x belanja)

=Rp 27.000.000 – Rp 12.997.500

=Rp 14.002.500

Keuntungan ini belum termasuk modal awal untuk peralatan. Jika dikurangi dengan modal investasi peralatan, di bulan awal kemungkinan Anda hanya mendapatkan keuntungan sekitar Rp 1,5 -2,5 juta. Namun, di bulan selanjutnya Anda bisa mendapatkan untung bersih sekitar Rp 9 juta bahkan lebih jika berhasil menjual banyak porsi mie ayam. 

Itulah artikel mengenai usaha mie ayam dan prospek keuntungannya. Apabila Anda berniat menjadi wirausaha atau membuka usaha kecil-kecilan, Anda bisa mendapatkan tambahan modal di BFI Finance. Selain prosesnya yang mudah, cepat, dan terpercaya, Anda bisa mendapatkan banyak promo menarik di bulan April ini. Untuk informasi promo dan pengajuan, Anda dapat lihat di website BFI Finance di link berikut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *