• judi

    5 Tempat Wisata di Surabaya Paling Hits Tahun 2023


    Punya rencana untuk pergi liburan atau staycation ke Surabaya? Jangan lupa untuk mengunjungi salah satu dari tempat wisata di Surabaya yang satu ini, ya!

    Apa saja tempat menarik yang wajib untuk Anda kunjungi? Cek selengkapnya di sini.

    1. 5 Tempat Wisata di Surabaya

    Dilansir dari berbagai sumber yang ada, berikut ini 5 kategori tempat wisata di Surabaya yang sangat sayang untuk dilewatkan.

    1.1. Wisata Alam

    Tempat wisata pertama yang layak untuk Anda kunjungi terutama bagi para pecinta alam tentu saja wisata alam.

    • Taman Flora Bratang Surabaya

    Wisata alam yang pertama adalah taman flora bratang Surabaya yang terletak di Jl. Bratang Binangun, Baratajaya, Kec. Gubeng. 5 kilometer dari Stasiun Gubeng.

    Taman kota atau techno park yang satu ini menyediakan pemandangan yang cukup indah dan sangat cocok untuk dijadikan tempat rekreasi bersama keluarga. Di taman ini Anda dapat melihat berbagai flora sambil bersantai menikmati semilir angin.

    Beberapa fasilitas yang tersedia di taman ini antara lain akses WiFi gratis, mushola, balai pertunjukan, perpustakaan, taman membaca, kamar mandi, serta beberapa koleksi fauna.

    Kabar baiknya lagi, Anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun alias GRATIS. Pastikan untuk mematuhi peraturan yang ada, seperti tidak membuang sampah sembarangan dan tidak duduk di tepi kolam.

    Masih dengan bahasan terkait taman, taman bungkul bisa menjadi pilihan alternatif berikutnya yang patut Anda kunjungi.

    Berlokasi di Jl. Bungkul, Darmo, Kec. Wonokromo, taman bungkul merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang dapat diakses secara gratis oleh warga sekitar maupun wisatawan lokal dan mancanegara.

    Taman ini menyediakan berbagai fasilitas yang dapat menunjang aktivitas di taman menjadi lebih seru, seperti amphitheater, fasilitas olahraga, area bermain anak, WiFi gratis, sampai dengan BMX dan skate track.

    Selain gratis, taman yang diberi nama dari salah satu tokoh islam berpengaruh di Surabaya ini dibuka 24 jam, sehingga Anda bisa mengunjunginya kapanpun.

    Destinasi wisata alam berikutnya adalah pantai kenjeran yang berlokasi di Kelurahan Kenjeran, Kecamatan Bulak, Surabaya. Selain bisa menikmati pemandangan pantai dan melihat langsung aktivitas nelayan tradisional, Anda juga dapat mencicipi nikmatnya olahan hasil laut segar yang terletak di Sentra Ikan Bulak.

    Jika Anda tertarik untuk membawa oleh-oleh, Anda bisa membeli aneka olahan hasil laut seperti kerupuk teripang yang digoreng garing seperti kerupuk rambak.

    Wisata alam berikutnya yang tidak boleh Anda lewatkan adalah wisata perahu kalimas. Sesuai dengan namanya, di tempat ini Anda bisa menikmati pemandangan Kota Surabaya di sore atau malam hari dari perahu yang dihiasi lampu warna-warni.

    Berlokasi di Jalan Ketabang Kali, Ketabang, Kecamatan Genteng, Surabaya, terdapat 2 rute perahu yang bisa Anda pilih. Pertama yakni rute Taman Prestasi–Museum Pendidikan. Kedua, rute Monumen Kapal Selam–SIOLA.

    Wisata perahu kalimas dapat Anda nikmati mulai pukul 15.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB.

    1.2. Wisata Sejarah dan Budaya

    Tempat wisata di Surabaya berikutnya yang bisa Anda pilih yaitu wisata sejarah dan budaya. Ada beberapa destinasi yang bisa Anda pilih, diantaranya sebagai berikut.

    Tempat Wisata di Surabaya

    Image Source: liputan6.com

    Tugu Pahlawan merupakan ikon Kota Surabaya yang sengaja dibangun untuk memperingati peristiwa 10 November 1945. Terletak di area Taman Kebon Rojo, seberang Kantor Gubernur Jawa Timur, selain melihat tugu pahlawan Anda juga bisa mengunjungi Museum 10 November yang menyimpan berbagai koleksi ikonik, seperti transkrip suara Bung Tomo, lukisan Hotel Yamato, dan lain sebagainya.

    Tempat bersejarah lainnya yang ada di Surabaya adalah jembatan merah. Jembatan ini menjadi saksi bisu tewasnya Brigadir Jenderal A.W.S Mallaby yang tertembak saat baku hantu antara pasukan sekutu dengan masyarakat Surabaya.

    Tidak hanya itu saja, Anda juga dapat berkunjung ke bangunan tua yang terletak di sekitaran jembatan, seperti Taman Sejarah, Klenteng Hong Tiek Hian, Museum House of Sampoerna, Pasar Pabean, Gedung Internatio, Gedung Cerutu, dan lain sebagainya. 

    • Museum Surabaya (Gedung Siola)

    Museum Surabaya merupakan salah satu tempat wisata di Surabaya yang erat kaitannya dengan sejarah Surabaya pada masa kolonial. Terletak di Jalan Tunjungan, museum yang satu ini dikenal juga sebagai Gedung Siola yang telah lama dibangun sejak 1877.

    Sejarah mencatat, dulunya gedung tersebut White Laidlaw yang dibangung oleh Robert Laidlaw, salah satu pemilik ritel terbesar pada masanya. Di masa penjajahan, gedung ini pernah dijadikan sebagai tempat pertahanan para pahlawan Indonesia ketika melawan tentara sekutu.

    Kini, bangunan tersebut resmi menjadi Museum Surabaya dimana Anda dapat melihat perjalanan Kota Surabaya dengan lebih dekat. Anda juga dapat menikmati berbagai bangunan tua lainnya yang berdiri di sekitaran museum ini.

    • Jalan Gula dan Jalan Karet

    Hobi jalan kaki dan mengunjungi spot foto bernuansa vintage? Jangan lupa untuk mampir ke Jalan Gula dan Jalan Karet!

    Di sini Anda akan melihat berbagai bangunan tua yang sudah ada sejak jaman Belanda dan umumnya tidak berpenghuni atau dibiarkan begitu saja.

    1.3. Wisata Kuliner

    Sudah puas mengunjungi wisata alam dan sejarah? Inilah saat yang tepat untuk mencoba wisata kuliner di Surabaya!

    Ada begitu banyak makanan khas Surabaya yang bisa Anda coba. Berikut ini beberapa tempat wisata di Surabaya yang menyajikan kuliner enak khas Surabaya.

    Kurang lengkap rasanya jika berkunjung ke Kota Pahlawan tanpa mencicipi makanan khasnya. Salah satu makanan khas yang wajib Anda cicipi adalah Lontong Balap Pak Gendut!

    Lontong balap merupakan makanan berat yang terdiri dari lontong, tahu, lentho, tauge, bawang goreng, kemudian disiram dengan kuah petis udang. Rasanya gurih dan lezat!

    Lontong Balap Pak Gendut bisa Anda kunjungi di Jalan Mayjen Prof. Dr. Moestopo No. 11, Pacar Keling, Tambaksari. Warung makan ini buka mulai dari 09.00-21.00 WIB. 

    • Sate Klopo Ondomohen Bu Asih

    Selain lontong balap, Surabaya juga punya makanan khas lainnya bernama sate klopo!

    Sate yang satu ini cara penyajiannya cukup unik. Daging ayam atau sapi yang sudah ditusuk  berikutnya dibaluri dengan kelapa parut yang sudah dimarinasi dengan bumbu lainnya.

    Selain daging ayam atau sapi, sate klopo memiliki varian lainnya seperti otot, sumsum, dan usus. Untuk menikmati hidangan yang satu ini Anda dapat pergi ke Jalan Walikota Mustajab, No 36, Surabaya.

    • Rujak Cingur Genteng Durasim

    Sudah ada sejak tahun 1943, Rujak Cingur Genteng Durasim menyajikan dua jenis rujak cingur yang lazim beredar di Surabaya seperti rujak cingur sayur dan buah.

    Disajikan dengan sambal petis dan kacang, rujak cingur memiliki citarasa pedas dan gurih. Tak ayal, tempat ini kerap kali dijadikan sebagai tempat wisata di Surabaya yang wajib untuk Anda kunjungi.

    Untuk dapat menikmati seporsi rujak cingur legendaris ini, Anda dapat datang langsung ke Jalan Genteng Durasim No. 29, Genteng. Buka mulai pukul 10.30-18.30 WIB.

    Sego sambel atau nasi sambal adalah kuliner khas Surabaya berikutnya yang cukup populer dimana-mana. Salah satu sego sambel yang paling terkenal di Surabaya adalah Sego Sambel Mak Yeye.

    Warung makan yang sudah ada sejak 1982 ini menyajikan menu penyetan dengan berbagai pilihan lauk, mulai dari tempe, tahu, telur, ayam, hingga ikan-ikanan.

    Sego Sambel Mak Yeye buka mulai dari pukul 21.00 WIB sampai habis. Harga per porsinya mulai dari Rp 15.000. Anda bisa mendapatkan sego sambel dengan datang langsung ke lokasi penjual yang terletak di Jalan Jagir Wonokromo Wetan, No. 10, Jagir Wonokromo, Surabaya.
     

    Baca Juga: 14 Makanan Khas Surabaya yang Wajib Untuk Dicoba, Nikmat Tenan!

     

    1.4. Wisata Belanja

    Pergi melancong ke suatu kota kurang afdol rasanya kalau belum pergi mengunjungi tempat wisata belanja, khususnya jika Anda berencana membeli oleh-oleh untuk kerabat ataupun orang tersayang.

    Nah, beberapa tempat wisata di Surabaya berikut ini bisa Anda kunjungi untuk membeli berbagai oleh-oleh khas Kota Surabaya!

    Berwisata ke Surabaya kurang lengkap tanpa berkunjung ke Pasar Atom atau Pasar Atum. Pasar Atom adalah sebuah pusat perbelanjaan di Surabaya yang telah berdiri sejak tahun 1972. Terletak di Jl. Bunguran No. 45, di pasar ini Anda bisa menemukan berbagai fashion untuk pria maupun wanita. Anda juga dapat menemukan berbagai kuliner dan jajanan khas Kota Surabaya. Menarik, ya?

    Tempat wisata di Surabaya berikutnya adalah Tunjungan Plaza. Pusat perbelanjaan yang satu ini menawarkan banyak pilihan barang untuk memenuhi kebutuhan Anda. Selain itu, tempat ini juga sangat cocok untuk dijadikan sebagai tempat refreshing bersama keluarga karena di dalamnya terdapat berbagai sarana hiburan seperti bioskop, arena bermain anak, dan lain sebagainya.

    Pakuwon Mall adalah salah satu mall terbesar di Indonesia dimana di dalamnya terdapat berbagai peritel mancanegara. Tak ayal jika Anda berkunjung ke sini Anda bisa menemukan berbagai brand ternama dan produk lainnya yang dapat menunjang kebutuhan Anda.

    Pasar Turi adalah salah satu pasar legendaris di Surabaya yang menyediakan berbagai kebutuhan mulai dari peralatan rumah tangga, perlengkapan souvenir, kebutuhan sehari-hari, dan lain sebagainya.

    1.5. Tempat Hiburan

    Tempat wisata di Surabaya yang perlu Anda kunjungi berikutnya adalah tempat wisata! Bagi Anda yang pergi ke tempat rekreasi bersama keluarga atau orang tersayang, beberapa rekomendasi tempat berikut ini dapat Anda coba!

    Selain dikenal sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya juga dikenal karena cuacanya yang panas. Oleh karenanya mengunjungi taman wisata air dapat menjadi pilihan alternatif untuk menyegarkan Anda.

    Tidak hanya kolam renang, Atlantis Land menawarkan banyak atraksi dan wahana lainnya yang sanggup menghibur Anda.

    • Surabaya Zoo / Kebun Binatang Surabaya

    Kebun binatang menjadi destinasi berikutnya yang selalu ramai dikunjungi orang-orang. Surabaya Zoo merupakan salah satu kebun binatang tertua di Indonesia dengan koleksi satwanya yang sangat beragam.

    Berkunjung ke tempat yang satu ini tentunya bisa menjadi salah satu momen tak terlupakan buat Anda, terutama jika Anda sudah memiliki buah hati.

    Tertarik untuk mencoba wisata religi? Pertimbangkan untuk berkunjung ke Kampung Arab yang berlokasi di Jl. Ampel Kejeron I No. 4 Kec. Semampir, Surabaya.

    Di kampung ini Anda dapat mengenal budaya Arab secara dekat dan membeli berbagai souvenir untuk dijadiakn oleh-oleh. Misalnya wewangian, camilan, pakaian, dan lain-lain.

    • Food Junction Grand Pakuwon

    Tertarik untuk mencoba berbagai kuliner yang ada di Surabaya? Jangan lupa untuk datang ke Food Junction Grand Pakuwon!

    Di sini Anda bisa menemukan berbagai makanan dari yang tradisional sampai dengan mancanegara. Selain luas, tempat ini juga didesain modern agar para pengunjung tetap merasa nyaman saat menghabiskan waktu bersama keluarga di sini.

    Sobat BFI, itulah informasi terkait tempat wisata di Surabaya yang wajib untuk Anda kunjungi. Rencanakan liburan Anda dengan aman dan tenang lewat pembiayaan dengan jaminan di BFI Finance!

    Prosesnya mudah dan cepat, dapatkan pencairan hingga 85% dari nilai aset yang dijaminkan jika persyaratan lengkap.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

  • judi

    20 Tempat Wisata di Indonesia yang Populer dan Mendunia


    Sudahkah Anda memiliki rencana berlibur di tahun 2023 atau bahkan dalam waktu dekat ini? Berlibur di masa pandemi memang bukanlah aktivitas yang mudah. Perlunya menerapkan protokol kesehatan dan selalu menjaga kondisi tetap prima adalah hal yang harus dipersiapkan. Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah agar sektor pariwisata Indonesia tumbuh bangkit. Diantaranya dengan membangun sirkuit MotoGP dan F1 pertama di Indonesia, menetapkan destinasi 10 Bali Baru, serta pengimplentasian sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability) bagi para pelaku dan pengelola industri wisata. Tentunya, harapan dalam waktu dekat ini, pandemi Covid-19 segera hilang dan sektor pariwisata dunia khususnya Indonesia kembali normal seperti sediakala.

    Nah, sembari Sobat BFI merencanakan liburan, kali ini tim BFI Finance memberikan 20 rekomendasi tempat wisata di Indonesia yang indah dan telah mendunia! Wow, adakah list dibawah ini yang menjadi favorit Anda? Yuk kita cari tahu!

    20 Rekomendasi Tempat Wisata di Indonesia ala BFI Finance

    1. Bali

    Tempat wisata di Indonesia yang mendunia yang pertama tidak lain adalah Bali. Sudah ratusan penghargaan yang didapatkan Bali sebagai destinasi wisata terbaik dan favorit dari kancah internasional. Baru-baru ini, Bali masuk kedalam Top 4 Travelers’ Choice Awards 2022 Most Popular Destinations dari Tripadvisor. Berbicara mengenai Bali memang tidak ada habisnya. Selalu ada tempat wisata yang baru setiap tahunnya. Dari wisata alam hingga budaya, Bali memilikinya semua. Beberapa ikon wisata Bali yang terkenal yaitu Tanah Lot, Seminyak, Pura Luhur Uluwatu, Ubud, Danau Bedugul, dan masih banyak lagi.

    Jika Anda menyukai wisata alam, Anda patut mencoba mengunjungi Pulau Nusa Penida. Untuk menuju Pulau Nusa Penida, Anda membutuhkan waktu kurang lebih 40 menit dari daratan utama Bali. Anda dapat menyaksikan berbagai pantai pasir putih yang menakjubkan. Diantaranya adalah Pantai Diamond, Pantai Atuh, Pantai Crystal Bay, dan Pantai Kelingking yang ikonik, yang daratannya berbentuk menyerupai Tyrex.

    Tempat wisata di Indonesia Bali

    Bali. Source: Unsplash/Guillaume Marques

    2. Taman Nasional Komodo

    Tempat wisata di Indonesia selanjutnya adalah Taman Nasional Komodo. Sesuai dengan namanya, pulau ini merupakan habitat kadal purba raksasa Komodo yang hanya bisa ditemukan di Indonesia. Pulau Komodo terdiri dari tiga pulau utama yaitu Pulau Komodo, Pulau Rinca, dan Pulau Padar. Taman Nasional Komodo terletak di ujung paling barat provinsi Nusa Tenggara Timur. Tidak hanya dapat menyaksikan hewan prasejarah Komodo saja, terdapat beberapa destinasi wisata lainnya di Kawasan Taman Nasional Komodo yang menarik untuk dikunjungi. Antara lain Labuan Bajo, Pink Beach, Wisata Budaya Kampung Melo, dan snorkeling di Pulau Manjarite. Di Labuan Bajo, terdapat salah satu resort terkenal yang didesain mirip seperti Santorini, Yunani. Selain itu, Anda dapat melakukan trip menggunakan cruise untuk menikmati keindahan jajaran Kepulauan Komodo dari atas laut.

     Tempat wisata di Indonesia Pulau Komodo

     Taman Nasional Komodo. Source: Unsplash/First Human

    3. Taman Nasional Bunaken

    Tempat wisata di Indonesia yang satu ini menyajikan keindahan biota lautnya yang sungguh menakjubkan. Yap, Taman Nasional Bunaken yang terletak di provinsi Sulawesi Utara. Sama seperti Bali, Taman Nasional Bunaken sudah lama menjadi primadona wisata Indonesia. Diresmikan sejak tahun 1991, Kawasan Taman Nasional Bunaken memiliki luas mencapai 89.065 hektare. Kawasan ini meliputi lima pulau utama yaitu Pulau Bunaken, Pulau Manado Tua, Pulau Naen, Pulau Mantehage, dan Pulau Siladen.

    Tidak heran jika Taman Nasional Bunaken memiliki keanekaragaman biota laut yang kaya karena terletak di area pusat Segitiga Terumbu Karang yang membentang di perairan Indonesia, Malaysia, dan Timor Leste. Terdapat kurang lebih 390 spesies terumbu karang, 2.000 spesies ikan karang, 200 spesies moluska, dan 8 spesies mamalia laut pada Kawasan Taman Nasional Bunaken. Wah, banyak sekali ya? Dari Kota Manado menuju Bunaken hanya membutuhkan waktu kurang lebih 40 menit saja! Yuk ke Bunaken!

     Tempat wisata di Indonesia Bunaken

    Taman Nasional Bunaken. Source: Freepik/user127988142k

    4. Raja Ampat

    Selain Bunaken, tempat wisata di Indonesia yang memiliki keanekaragaman biota laut yang menakjubkan yaitu Raja Ampat, yang terletak di Provinsi Papua Barat. Raja Ampat merupakan salah satu Kawasan 10 Bali Baru yang dicanangkan pemerintah Indonesia sejak tahun 2015. Tujuan didirikan 10 Bali Baru tidak lain untuk memeratakan potensi wisata yang ada Indonesia yang tidak hanya berpusat di Bali saja. Pemilihan Raja Ampat sebagai destinasi 10 Bali Baru memang tidak salah. Permata dari Timur adalah julukan yang tepat untuk Kawasan wisata Raja Ampat. Bagaimana tidak, Anda akan disajikan oleh beningnya air laut dan pantai pasir putih yang masih alami. Saking bersihnya udara di Kawasan Raja Ampat, Anda dapat menyaksikan hamparan bintang yang terang bersinar pada malam hari.

    Kepulauan Raja Ampat terdiri dari empat pulau utama yaitu Pulau Waigeo, Pulau Batanta, Pulau Salawati, dan Pulau Misool. Bagi pecinta diving dan snorkeling, Raja Ampat adalah surganya. Tidak heran, Raja Ampat merupakan surga bagi 75% spesies karang yang ada di dunia, berdasarkan data dari The Nature Conservancy and Conservation International. Terdapat kurang lebih 1.318 spesies ikan, 699 spesies moluska, dan 537 spesies terumbu karang tersebar di kedalaman laut Raja Ampat. Tahun 2023 menuju Raja Ampat?

    Tempat wisata di Indonesia Raja AmpatKepulauan Raja Ampat. Source: Unsplash/Danang Himawan

    5. Derawan

    Berbicara mengenai pantai dan keanekaragaman dunia bawah laut, Indonesia memang tidak ada habisnya. Tempat wisata di Indonesia kali ini letaknya di ujung utara Indonesia tepatnya di Kabupaten Berau, provinsi Kalimantan Timur. Destinasi wisata tersebut bernama Kepulauan Derawan. Daya tarik utama Kepulauan Derawan ini tentunya sajian pantai pasir putih yang luas dan taman bawah lautnya. Terdapat empat pulau utama dari gugusan pulau Derawan yaitu Pulau Maratua, Pulau Derawan, Pulau Sangalaki, dan Pulau Kakaban. Di Pulau Maratua, Anda dapat menyaksikan keindahan birunya laut, melakukan diving dan snorkeling, serta menelusuri Gua Halo Tabung. Sementara itu, di Pulau Kakaban Anda dapat berenang bersama ubur-ubur yang tidak menyengat, tepatnya di Danau Air Payau! Yang tidak kalah menarik, Pulau Derawan memiliki destinasi wisata Danau Labuan Cermin. Dari namanya, pasti Anda sudah dapat menebak karena airnya sangat jernih yang bahkan dapat digunakan untuk bercermin. Menarik bukan?

    Derawan

    Kepulauan Derawan. Source: Freepik/akbarudi

    6. Wakatobi

    Satu lagi kekayaan biota laut Indonesia dapat ditemukan di Kepulauan Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara. 750 dari 820 jenis karang di dunia dapat ditemukan di Wakatobi, lho! Karena potensi tersebut, pantaslah Wakatobi ditetapkan sebagai Cagar Biosfer Bumi Ke-8 di Indonesia oleh UNESCO pada tahun 2012. Kepulauan Wakatobi terbagi menjadi empat pulau utama yaitu Pulau Binongko, Pulau Tomia, Pulau Kaledupa, dan Pulau Wangi-wangi. Layaknya di Pantai Lovina, Bali, jika Anda berkunjung ke Pulau Wangi-wangi tepatnya di Pulau Kapota, Anda dapat menyaksikan atraksi dari puluhan lumba-lumba yang berenang dengan cantiknya di perairan tersebut. Tidak lupa untuk mencicipi kuliner lokal Wakatobi ya, Sobat BFI. Adalah Kasuami yang merupakan tumpeng berbahan dasar singkong dan memiliki warna putih kekuningan. Lengkap rasanya bila disandingkan dengan santapan ikan bakar dan sambal colo-colo. Yum!

     Tempat wisata di Indonesia Wakatobi

    Wakatobi. Source: Unsplash/Benjamin L. Jones

    7. Gili Trawangan

    Tempat wisata di Indonesia selanjutnya yaitu berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat tepatnya di Pulau Lombok. Yap, Gili Trawangan! Gili Trawangan terletak di Lombok bagian barat berdekatan dengan Pulau Bali. Gili Trawangan telah menjadi primadona pariwisata Lombok sejak lama. Aktivitas yang dapat Anda lakukan di Gili Trawangan yaitu snorkeling, menyelam di habitat Hiu, menaiki delman khas Lombok, atau hanya menikmati indahnya pantai sah-sah saja. Jangan lupa menikmati kuliner khas plencing kangkung dan Nasi Balapnya ya!

    Tempat wisata di Indonesia Gili Trawangan

    Gili Trawangan. Source: Unsplash/Rizknas

    8. Bukit Warinding, Waingapu

    Terletak di bagian timur Indonesia, Bukit Warinding harus menjadi to-do-list wajib Anda ketika mengunjungi Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Tempat wisata di Indonesia yang satu ini berbeda dengan yang lainnya. Karena Bukit Warinding menyajikan pemandangan bukit yang sungguh magis! Warna bukit akan berbeda seiring dengan bergantinya musim. Jika musim kemarau, warnanya akan menjadi semi coklat. Sementara, jika musim hujan tiba akan berubah menjadi hijau menyegarkan.

    Tidak hanya pemandangan bukit, Pulau Sumba juga menawarkan tempat wisata alam lainnya yang dapat menjadi tempat healing! Kunjungilah Danau Weekuri yang berada di barat Pulau Sumba. Danau Weekuri memiliki kandungan garam yang tinggi, sehingga Anda dapat mengapung dengan mudah diatasnya. Menarik bukan?

    Bukit Warinding

    Bukit Warinding, Waingapu. Source: TripSumba

    9. Pulau Tanjung Pandan

    Apakah Anda ingat dengan pantai yang memiliki komposisi bebatuan yang cantik dalam film Laskar Pelangi? Yap, Pulau Tanjung Pandan adalah tempatnya. Kesuksesan film Laskar Pelangi menimbulkan efek positif bagi pariwisata Provinsi Bangka Belitung khususnya. Sepanjang Pulau Tanjung Pandan terdapat beberapa pantai yang memiliki kontur bebatuan seperti Pantai Tanjung Tinggi dan Pantai Penyabong. Tidak jauh dari Pulau Tanjung Pandan, terdapat Pulau Lengkuas yang tidak kalah cantiknya dan menawarkan pemandangan laut biru lepas dengan pasir putih yang halus. Masih di Pulau Lengkuas, juga terdapat Mercusuar bekas peninggalan pemerintahan Belanda pada tahun 1882. Meskipun sudah berumur tua, mercusuar tersebut masih dapat digunakan dengan baik. Datanglah ke Pulau Lengkuas diantara bulan Maret hingga November, karena cuaca sedang baik dan memiliki ombak yang cenderung tenang.

     Tempat wisata di Indonesia Bangka BelitungPulau Tanjung Pandan. Source: Unsplash/Nada Hanifah 

    10. Lombok Mandalika

    Nah, ini dia tempat wisata yang sedang naik daun belakangan ini. Yap betul, Kawasan Lombok Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Seperti yang Anda ketahui, Indonesia telah memiliki sirkuit MotoGP bertaraf Internasional di Kawasan Lombok Mandalika. Kawasan ini juga merupakan destinasi 10 Bali Baru dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan utama Indonesia dari sektor pariwisata. Selain sirkuit MotoGP yang memiliki pemandangan pantai yang indah, Kawasan Lombok Mandalika juga menyajikan wisata budaya melalui Desa Sade dan Desa Ende. Di kedua desa tersebut, Anda dapat menyaksikan proses pembuatan kain tenun songket yang bernilai jutaan rupiah dan penampilan tarian adat yang menarik dan menghibur. Perut lapar setelah travelling seharian? Anda patut mencoba kuliner khas Lombok yang menggugah selera yaitu Ayam Taliwang dan Sate Bulayak.

    Tempat wisata di Indonesia Lombok Mandalika

    Lombok-Mandalika. Source: Unsplash/Tom Bixler

    11. Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

    Selain wisata lautnya, Indonesia memiliki wisata gunung yang tak kalah menariknya. Adalah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang terletak di provinsi Jawa Timur. Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan tempat bertemunya enam gunung berapi yaitu Gunung Semeru, Gunung Bromo, Gunung Batok, Gunung Kursi, Gunung Watangan, dan Gunung Widodaren. Namun, dari keenam gunung berapi tersebut, Gunung Semeru dan Gunung Bromo lah yang masih aktif. Daya tarik yang dimiliki Kawasan TNBTS ini adalah hamparan pasir hitam yang membentang luas sepanjang 10 km, menyaksikan matahari terbit, dan tentunya keanekaragaman flora dan faunanya. Terdapat kurang lebih 38 jenis satwa liar yang dilindungi oleh pemerintah di Kawasan TNBTS ini diantaranya Elang Jawa, Macan Tutul Jawa, dan Lutung Jawa. Jika Anda menyukai mendaki gunung, tentunya tempat wisata di Indonesia yang satu ini sangatlah cocok bagi Anda!

    Gunung BromoGunung Bromo. Source: Unsplash/Kevin Zhang

    12. Gunung Rinjani

    Provinsi Nusa Tenggara Barat rupanya tidak hanya menyajikan keindahan pantainya saja, melainkan wisata alam gunung juga dapat ditemui! Yap, jika Anda menyukai pendakian gunung, berkunjunglah ke Gunung Rinjani yang merupakan gunung tertinggi keenam di Indonesia. Dari keatasan, Anda dapat memandangi birunya lautan, persawahan yang tertata dengan rapi, serta semburat awan yang indah. Pada ketinggian 2.000 mdpl, Anda dapat menemukan Danau Segara Anak yang juga menjadi spot favorit pendaki untuk singgah. Banyak juga lho pendaki yang memancing di Danau Segara Anak ini, karena didalamnya terdapat Ikan Mas dan Mujair.

    Gunung Rinjani

    Gunung Rinjani. Source: Unsplash/David Wollschlegel

    13. Danau Toba

    Beralih ke bagian barat Indonesia yaitu dari Kepulauan Sumatera. Tepatnya di provinsi Sumatera Utara, Indonesia memiliki salah satu danau vulkanik terbesar di dunia. Ialah Danau Toba. Terbentuknya Danau Toba diperkirakan berasal dari letusan dahsyat gunung berapi Toba yang terjadi sekitar 74.000 tahun yang lalu. Dari letusan tersebut, terbentuklah kawah seluas 1.145 km2 dan mempunyai kedalaman 450 meter yang saat ini bernama Danau Toba. Di tengah Danau Toba terdapat pulau berpenghuni yaitu Pulau Samosir yang juga menjadi daya tarik utamanya. Danau Toba juga merupakan salah satu tempat wisata di Indonesia yang memiliki histori dan mitos yang kental. Salah satunya yaitu mengenai mitos Ikan Mas yang menjadi penghuni danau selama ratusan tahun. Konon Ikan Mas ini berukuran 5 hingga 8 meter dan tidak boleh ada yang menangkapnya. Jika kedapatan menangkapnya, penduduk setempat percaya akan muncul bencana yang datang menghampirinya.

    Danau Toba

    Danau Toba. Source: Unsplash/Dio Hasibuan

    14. Pulau Morotai

    Tempat wisata di Indonesia kali ini datang dari Kepulauan Maluku Utara. Pulau Morotai merupakan pulau yang bersejarah bagi Indonesia. Karena di Pulau Morotai didirikan Monumen Trikora yang berisi perjuangan tentara Indonesia dalam membebaskan Irian Barat pada masanya. Selain itu, ternyata Pulau Morotai menjadi basis militer Perang Dunia Ke II lho, saat terjadinya pertempuran antara Amerika Serikat melawan Jepang. Sehingga, banyak ditemukan benda bersejarah peninggalan Perang Dunia Ke II di Pulau Morotai, yang kini diabadikan dalam Museum Perang Dunia Ke II.

    Tidak hanya bersejarah, tentunya Pulau Morotai kaya akan potensi wisata baharinya. Datanglah ke Pulau Dodola, dimana terdapat jembatan alami yang terbuat dari pasir putih yang menghubungkan Pulau Dodola Besar dan Pulau Dodola Kecil. Masih banyak terdapat spot-spot menarik lainnya di Pulau Morotai yang wajib untuk dikunjungi yaitu Pulau Tabaelenge, Pulau Kolorai, Pantai Tanjung Gorongo, dan Air Terjun Raja.

     Pulau Morotai

    Pulau Morotai. Source: Tribunnews

    15. Kawah Ijen

    Berdekatan dengan Bali, provinsi Jawa Timur juga memiliki destinasi wisata yang tak kalah menakjubkan. Terletak di Kabupaten Banyuwangi, terdapat kawah belerang dengan diameter 700 m dan luas 5.466 hektar yang bernama Kawah Ijen. Kawah Ijen memiliki tingkat keasaman hingga titik nol, sehingga dapat melarutkan dengan mudahnya benda apa saja yang masuk kedalamnya. Karena tingkat keasaman yang dimilikinya berbaur dengan pancaran sinar matahari, membuat warna kawah ijen menjadi berwarna hijau tosca yang sangat cantik. Menikmati pemandangan matahari terbit dari Kawah Ijen juga merupakan salah satu yang terbaik. Datanglah pada bulan Agustus, karena matahari akan terlihat lebih jelas. Dan yang tidak boleh luput dari list tentunya fenomena api biru Kawah Ijen! Karena di dunia, fenomena api biru hanya dapat ditemukan di Indonesia dan Islandia saja. Fenomena api biru terjadi karena pertemuan antara zat belerang yang menguap di udara dengan oksigen. Fenomena unik tersebut dapat disaksikan mulai dari dini hari mulai pukul 01.00 hingga 05.00. Datanglah diantara bulan Juli hingga September, karena api biru akan terlihat lebih jelas dan besar.

     Kawah Ijen

    Kawah Ijen. Source: Unsplash/Jeremy Bezanger

    16. Ngarai Sianok

    Tempat wisata di Indonesia yang satu ini menyajikan panorama tebing-tebing tinggi nan cantik diiringi dengan gemuruh aliran sungai yang menyegarkan. Terletak di Bukittinggi, provinsi Sumatera Barat, Ia adalah Panorama Ngarai Sianok. Ngarai Sianok membentang sejauh 15 km dengan kedalaman tebing mencapai 100 m dan lebar celah hingga 200 m. Selain berfoto ria, aktivitas yang dapat dilakukan di area Ngarai Sianok yaitu trekking, bersepeda, atau hanya sekedar berjalan kaki santai tentu tidak menjadi masalah. Karena udara yang disajikan sungguh sejuk dan bersih, Ngarai Sianok adalah tempat yang cocok untuk melepaskan penat dan mengembalikan energi Anda kembali.

    Ngarai Sianok

    Ngarai Sianok. Source: Pemerintah Provinsi Sumatera Barat

    17. Danau Tiga Warna

    Danau tiga warna atau juga dikenal dengan Danau Kelimutu terletak di Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Ketiga danau tersebut memiliki warna yang berbeda dan terletak dipuncak Gunung Kelimutu dengan ketinggian 1.690 mdpl. Dengan potensi wisata alam yang dimilikinya, membuat Gunung Kelimut adalah satu-satunya gunung di Indonesia yang memiliki kawah dengan tiga warna yang berbeda. Danau tersebut ada yang berwarna biru kehitaman, hijau tosca, dan hitam kecoklatan. Danau dengan warna biru kehitaman berwarna Tiwu Ata Mbupu, danau dengan warna hijau tosca bernama Tiwu Nuwa Muri Koo, dan danau berwarna hitam kecoklatan berwarna Tiwu Ata Polo. Atas keunikannya tersebut, pemerintah Indonesia sempat menjadikannya ornamen dalam mata uang rupiah pecahan 5.000 yang terbit pada tahun 1992. Namun, dibalik keindahannya, Danau Kelimutu tidak dapat dijadikan tempat berenang ya Sobat BFI, karena berisi air yang sangat panas dan mengandung zat belerang yang berbahaya.

    Danau Kelimutu

    Danau Tiga Warna. Source: Unsplash/Pierre Y-Ves Burgi

    18. Candi Borobudur

    Dari wisata alam, kita beralih ke wisata budaya. Ialah Candi Borobudur yang merupakan salah satu tempat wisata di Indonesia yang kental dengan sejarah. Candi Borobudur terletak di Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Candi Borobudur merupakan candi budha terbesar di dunia yang memiliki luas 123 m2 dengan susunan 504 patung budha dan 2.672 panel relief. Karena sejarah dan latar belakang yang dimilikinya, Candi Borobudur mendapat gelar situs warisan dunia dari UNESCO sejak tahun 1991. Akses menuju Candi Borobudur tergolong mudah. Kota besar terdekat dengan Candi Borobudur yaitu Yogyakarta dan Semarang. Jika Anda menggunakan transportasi udara, baiknya Anda mendarat di salah satu kota besar tersebut dilanjutkan dengan menggunakan transportasi darat. Akomodasi di sekitar Candi Boroudur juga cukup bervariasi, mulai dari hotel bintang 1 hingga bintang 5. Ayo ke Borobudur!

    Candi BorobudurCandi Borobudur. Source: Unsplash/Michael Rivera 

    19. Tana Toraja

    Beralih ke tanah Sulawesi, tepatnya di provinsi Sulawesi Selatan. Tempat wisata di Indonesia yang satu ini terkenal dengan budayanya yang unik dan memiliki nuansa magis yang kental. Tepatnya di Tana Toraja, 329 km dari Kota Makassar, Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan. Daya tarik utama Tana Toraja yaitu terletak pada tradisi pemakaman yang ditempatkan pada tebing batu Goa Landa. Selain disemayamkan pada tebing batu, tana toraja memiliki tradisi pemakaman unik lainnya seperti kuburan gantung, kuburan batu liang, kuburan pohon passiliran, dan kuburan pattane.

    Tentunya tidak hanya itu daya tarik yang dimiliki Tana Toraja. Anda patut mencicipi Kopi Toraja yang sudah mendunia dan memiliki rasa tidak terlalu pahit. Selanjutnya, tidak lengkap rasanya apabila tidak berfoto didepan Rumah Adat Tongkonan, rumah adat suku Toraja. Rumah Adat Tongkonan adalah rumah panggung yang terbuat dari kayu dan pada bagian atapnya dibuat menyerupai tanduk kerbau. Rumah adat ini dapat digunakan sebagai tempat tinggal, upacara adat, hingga kegiatan sosial.

     Tana Toraja

    Tana Toraja. Source: Freepik/fabio.lamanna

    20. Yogyakarta

    “Jogja Istimewa” adalah slogan yang dimiliki oleh Kota Yogyakarta. Memang benar adanya, istimewa merepresentasikan keunikan dan kehangatan budaya yang dimilikinya. Jalan Malioboro, Museum Ullen Sentalu, Tebing Breksi, adalah secuil destinasi wisata yang dimiliki Yogyakarta. Selain menawarkan destinasi yang menarik, Yogyakarta merupakan salah satu tempat wisata di Indonesia yang unggul dalam hal kuliner. Adakah Sobat BFI disini yang menyukai gudeg dan bakpia? Atau pernahkah Anda mencoba Kopi Jos yang disajikan dengan arang di pinggirian Jalan Maliboro dan oseng merconnya? Semuanya yang autentik hanya ada di Yogyakarta.

    Yogyakarta

    Yogyakarta. Source: Unsplash/jauzax

     

    Itulah keduapuluh tempat wisata di Indonesia yang populer dan mendunia dan dapat menjadi referensi Anda dalam berlibur. Di masa pandemi saat ini, tentunya Anda harus tetap menerapkan protokol kesehatan ya selama berlibur. Jika Anda membutuhkan dana untuk keperluan wisata, Anda dapat mengajukan pinjaman wisata melalui BFI Finance, lho! Cukup dengan menjaminkan BPKB Mobil, Motor, atau Sertifikat Rumah, Anda berkesempatan untuk mendapatkan pinjaman wisata dengan bunga yang rendah dan proses approval yang cepat. Informasi dan ketentuan lainnya terkait pengajuan pinjaman melalui BFI Finance dapat diakses pada tautan dibawah ini.

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    Jadi, mau kemana nih di tahun 2023?

  • judi

    14 Tempat Wisata Religi Indonesia yang Populer dan Bersejarah

    Wisata Religi Masjid Raya Baiturrahman

    Masjid Raya Baiturrahman. Source: Scarf Media

    4. Masjid Cheng Ho

    Dilihat dari namanya, masjid ini didirikan atas pengaruh budaya China di Indonesia. Pemahaman tersebut benar adanya, karena menurut literatur yang terpercaya menyebutkan bahwa didirikannya masjid beraristektur budaya China ini adalah tidak lain dari pengaruh Laksmana Cheng Ho, seorang tokoh muslim yang berasal dari China. Banyak perdebatan siapa Laksmana Cheng Ho ini, tetapi Komunitas Tionghoa Muslim di Indonesia percaya bahwa Laksmana Cheng Ho adalah tokoh pemersatu di Indonesia, terkhusus untuk penyebaran agama Islam. Masjid Cheng Ho dapat ditemukan di 11 kota di Indonesia yaitu Surabaya, Palembang, Malang, Semarang, Batam, Purbalingga, Banyuwangi, Gowa, Kutai, Samarinda, dan Jambi. Jika Anda menyukai sejarah khususnya yang berasal dari pengaruh budaya China, tentunya tempat wisata religi Masjid Cheng Ho adalah pilihan yang tepat untuk dikunjungi.

    Masjid Cheng Ho

    Masjid Cheng Ho. Source: Pegipegi

    5. Pura Besakih, Bali

    Beralih ke tempat wisata religi Pura yang berlokasi di Pulau Dewata. Masyarakat Pulau Dewata atau Pulau Bali mayoritas beragama Hindu, sehingga dengan mudah kita temukan tempat ibadah Pura di Bali. Salah satu Pura yang terkenal dan dianggap sebagai Ibu dari segala Pura adalah Pura Besakih. Pura ini tepatnya terletak di lereng barat Gunung Agung, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem Bali. Dianggap Ibu dari segala Pura karena Pura Besakih terletak di dataran paling tinggi atau disebut Hulundang Basukih. Pura Besakih memiliki luas 3,5 km2 yang terdiri dari 5 Pura Utama yaitu:

    • Pura Penataran Agung Besakih
    • Pura Gelap
    • Pura Kiduling Kereteg
    • Pura Ulun Kulkul
    • Pura Batumadeg

    Selain menjadi tempat ibadah, Pura Besakih juga menjadi tempat wisata utama Pulau Bali selain Tanah Lot, Pantai Kuta, dan Ubud. Setiap harinya, Pura Besakih selalu dikunjungi oleh wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara. Datanglah untuk menyaksikan Upacara Panca Wali Kerama, yang merupakan tradisi yang hanya diadakan sekali dalam 10 tahun.

    Wisata Religi Pura Besakih

    Pura Besakih. Source: Unsplash/Andrey Bond

    6. Pura Tanah Lot, Bali

    Selain Pura Besakih, Bali juga memiliki tempat wisata religi Pura Tanah Lot. Berlokasi di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Pura Tanah Lot terkenal akan keindahan Pura nya yang terletak di tengah karang. Dengan lokasinya yang berada di bagian barat Bali, Pura Tanah Lot juga menjadi salah satu tempat menyaksikan sunset terbaik. Keunikan lainnya yang dimiliki oleh Pura Tanah Lot yaitu terdapat ular sanca jinak yang konon sebagai hewan milik dewa penjaga kawasan suci ini. Tenang saja, ular tersebut tetap dijaga oleh pemangku adat setempat, sehingga aman dan tidak berkeliaran di area Pura.

    Pura Tanah Lot

    Pura Tanah Lot. Source: Unsplash/Nick Fewings

    7. Patung Yesus Toraja, Sulawesi Selatan

    Tahukah Anda, jika Indonesia memiliki Patung Yesus tertinggi di dunia? Ya benar, patung Yesus tersebut terletak di Kawasan Bukit Buntu Burake, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Predikat tertinggi tersebut bukanlah didapat dari tinggi badan patung tersebut, melainkan karena patung tersebut terletak di kawasan pegunungan yang tingginya 1.700 meter diatas permukaan laut, yang bahkan mengalahkan letak ketinggian Patung Yesus di Rio de Janeiro, Brazil. Untuk mencapai Patung Yesus ini, Anda harus menaiki 7.777 buah anak tangga. Rasa lelah pasti terbayarkan oleh pemandangan menakjubkan dari ketinggian. Selain daya tarik patungnya, kawasan ini juga dilengkapi dengan wisata jembatan kaca sepanjang 100 meter. Tentunya, Anda tidak perlu khawatir akan keamanan dan kekuatan jembatan kaca tersebut. Karena jembatan kaca tersebut terbuat dari kaca tempered glass tahan panas berstandar SNI.

    Patung Yesus Toraja

    Patung Yesus Toraja. Source: Phinemo

    8. Gua Maria Lourdes, Kediri

    Bagi Sobat BFI yang beragama Katolik, mungkin tempat wisata religi yang satu ini dapat dijadikan wishlist untuk Anda kunjungi. Adalah Gua Maria Lourdes yang terletak di Kediri, Jawa Timur. Gua Maria Lourdes adalah replika dari gua maria yang terletak di Lourdes, Perancis. Patung Bunda Maria yang ada pada Gua Maria Lourdes Kediri memiliki tinggi 4 meter, 2,25 meter lebih tinggi dibandingkan Patung Bunda Maria yang terletak di Perancis. Di sekitar kawasan Gua Maria Lourdes Kediri ini terdapat 12 pancuran air yang unik dan suci. Ke 12 air mancur tersebut melambangkan ke 12 murid pertama Yesus.

    Wisata Religi Gua Maria Lourdes Kediri

    Gua Maria Lourdes Kediri. Source: Pegipegi

    9. Goa Maria Sendangsono, Yogyakarta

    Selain Gua Maria Lourdes Kediri, Indonesia memiliki tempat wisata religi bagi umat Katolik yang tidak kalah populer. Yaitu Gua Maria Sendangsono yang terletak di Desa Banjaroya, Kulon Progo, Yogyakarta. Secara harfiah, Sendang berarti mata air, sedangkan sono adalah Pohon Sono. Sehingga, Gua Maria Sendangsono berarti Gua Maria yang terletak dibawah Pohon Sono yang dialiri oleh mata air. Gua Maria Sendangsono dipercaya sebagai tempat pertama pembaptisan di Indonesia. Saat itu, terdapat Barnabas Sarikromo, sahabat baik Pastur Van Lith yang menjadi salah satu warga pertama yang di baptis di Indonesia pada tahun 1904. Di kawasan Gua Maria Sendangsono juga terdapat 12 mata air yang merepresentasikan 12 murid pertama Yesus Kristus. Selain menikmati kesucian diarea wisata religi ini, Anda juga dimanjakan oleh arsitektur gedung yang indah dan hawa yang  sejuk.

    Wisata Religi Gua Maria Sendangsono

    Gua Maria Sendangsono. Source: Katolikku

    10. Gereja Blenduk, Semarang

    Jika Sobat BFI mengunjungi kota Semarang, tidak ada salahnya untuk mampir ke Gereja Blenduk, salah satu ikon Kota Tua Semarang. Gereja yang dibangun sejak tahun 1787, hingga kini masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah kaum Nasrani. Bentuk gedungnya yang unik yaitu dengan kubah bulatnya dan pilar yang menjulang tinggi menjadikan daya tarik tersendiri tempat wisata religi Gereja Blenduk ini. Desain interiornya juga tidak kalah indah. Kesan pertama ketika Anda memasukin Gereja Blenduk adalah klasik dan unik. Kursinya terbuat dari kayu jati dengan ornamen keramik berwarna kuning, hitam, dan coklat yang menyatu dengan indah. Kapasitas maksimal gereja ini dapat memuat hingga 400 orang. Gereja Blenduk terletak di kawasan Kota Tua Semarang yang memiliki luas 31 hektare, tepatnya di Jalan Letjen Soeprapto Nomor 32.

    Gereja Blenduk Semarang

    Gereja Blenduk. Source: Museum Nusantara

    11. Klenteng Sam Poo Kong, Semarang

    Satu lagi tempat wisata religi yang patut dikunjungi jika Sobat BFI mengunjungi Kota Semarang adalah Klenteng Sam Poo Kong. Klenteng adalah tempat ibadah umat Konghucu dan umumnya eksterior klenteng didesain dengan dominasi warna merah. Menjelang perayaan Imlek, Klenteng Sam Poo Kong tentunya menawarkan berbagai atraksi yang menarik seperti barongsai yang dapat dinikmati semua kalangan. Pada hari biasa, Klenteng Sam Poo Kong tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga tempat wisata dimana salah satunya Anda dapat menyewa pakaian khas China untuk berfoto ria. Setiap sudut Klenteng Sam Poo Kong juga dapat menjadi spot foto yang instagramable.

    Klenteng Sam Poo Kong

    Klenteng Sam Poo Kong. Source: Kompas

    12. Candi Borobudur, Magelang

    Siapa yang tidak mengenali candi Budha yang megah dan bersejarah berikut ini, Candi Borobudur. Terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tentunya Candi Borobudur dapat menjadi alternatif tempat wisata religi untuk semua kalangan. Candi Borobudur dibangun pada tahun 780 hingga 840 Masehi dibawah kepemimpinan Dinasti Sailendra. Selain menjadi tempat wisata harian, pada Hari Besar Umat Budha seperti Hari Raya Waisak, Candi Borobudur dijadikan sebagai pusat perayaan dan tempat ibadah utama. Saat penutupan Hari Waisak, biasanya diadakan festival pelepasan lampion pada malam hari yang menjadi tontonan yang sangat indah. Tiket masuk Candi Borobudur tergolong murah yaitu mulai dari Rp 50.000 saja. Yuk ke Borobudur!

    Wisata religi Candi Borobudur

    Candi Borobudur. Source: Unsplash/Steffen B.

    13. Maha Vihara Majapahit, Mojokerto

    Rekomendasi wisata religi berikutnya adalah Maha Vihara Majapahit. Maha Vihara Majapahit adalah vihara atau tempat ibadah masyarakat Budha yang terletak di Mojokerto, Jawa Timur dan dikenal akan Patung Budha Tidur nya yang megah dan dilapisi emas. Awalnya Maha Vihara Majapahit hanya digunakan sebagai tempat ibadah umat Budha saja, tetapi kini masyarakat umum dapat mengunjunginya untuk keperluan wisata. Patung Budha Tidur yang terletak didalamnya adalah patung budha tidur terbesar di Indonesia dan ke-3 di dunia setelah Thailand dan Nepal. Patung budha tidur di Maha Vihara Majapahit memiliki panjang 22 meter, tinggi 4,5 meter, dan lebar 6 meter. Cat emas pada patung budha tidur melambangkan wafatnya Sidharata Gautama. Sedangkan, patung dibangun menghadap ke arah selatan menggambarkan kiblatnya umat Budha. Sangat menarik untuk dikunjungi bukan?

    Maha Vihara Majapahit Mojokerto

    Maha Vihara Majapahit. Source: KSMTour

    14. Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Tanjungpinang, Kepri

    Rekomendasi tempat wisata religi yang terakhir dari BFI Finance yaitu Vihara Ksitigarbha Bodhisattva yang terletak di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Vihara ini memiliki kurang lebih 40 patung dewa kepercayaan umat Budha dan dijuluki dengan Vihara 1.000 wajah. Julukan tersebut didapatnya karena keseluruhan patung yang ada pada kawasan Vihara Ksitigarbha Bodhisattva memiliki 1.000 ragam ekspresi wajah yang berbeda! Wah menarik sekali ya? Patung ini terbuat dari bahan yang didatangkan langsung dari China. Untuk menuju ke vihara ini dibutuhkan waktu kurang lebih 20 menit dari pusat kota Tanjungpinang.

    Vihara Ksitigarbha Bodhisattva Tanjungpinang

    Vihara Ksitigarbha Bodhisattva. Source: Pegipegi

     

    Itulah keempatbelas rekomendasi wisata religi yang dapat dikunjungi di Indonesia ala BFI Finance. Selain fungsi utamanya menjadi tempat ibadah, ternyata lokasi tersebut dapat digunakan sebagai tempat wisata khususnya wisata religi. Siapa yang mulai tertarik untuk mengunjunginya? Bagi Sobat BFI yang membutuhkan pinjaman untuk keperluan wisata dalam jumlah besar maupun kecil, tentunya dapat diajukan melalui BFI Finance! Tidak hanya untuk keperluan wisata, Anda juga dapat mengajukan pinjaman untuk keperluan modal usaha, biaya renovasi rumah, biaya pernikahan, pendidikan anak, dan kebutuhan finansial lainnya. Caranya mudah, hanya dengan menjaminkan BPKB Kendaraan atau Sertifikat Rumah, Anda berkesempatan untuk mendapatkan pinjaman dengan suku bunga yang rendah dan plafond yang beragam! Jadi, percayakan saja segala kebutuhan finansial Anda melalui BFI Finance!

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    #SelaluAdaJalan Bersama BFI Finance.

     

    Wisata Religi Masjid Raya Baiturrahman

    Masjid Raya Baiturrahman. Source: Scarf Media

    4. Masjid Cheng Ho

    Dilihat dari namanya, masjid ini didirikan atas pengaruh budaya China di Indonesia. Pemahaman tersebut benar adanya, karena menurut literatur yang terpercaya menyebutkan bahwa didirikannya masjid beraristektur budaya China ini adalah tidak lain dari pengaruh Laksmana Cheng Ho, seorang tokoh muslim yang berasal dari China. Banyak perdebatan siapa Laksmana Cheng Ho ini, tetapi Komunitas Tionghoa Muslim di Indonesia percaya bahwa Laksmana Cheng Ho adalah tokoh pemersatu di Indonesia, terkhusus untuk penyebaran agama Islam. Masjid Cheng Ho dapat ditemukan di 11 kota di Indonesia yaitu Surabaya, Palembang, Malang, Semarang, Batam, Purbalingga, Banyuwangi, Gowa, Kutai, Samarinda, dan Jambi. Jika Anda menyukai sejarah khususnya yang berasal dari pengaruh budaya China, tentunya tempat wisata religi Masjid Cheng Ho adalah pilihan yang tepat untuk dikunjungi.

    Masjid Cheng Ho

    Masjid Cheng Ho. Source: Pegipegi

    5. Pura Besakih, Bali

    Beralih ke tempat wisata religi Pura yang berlokasi di Pulau Dewata. Masyarakat Pulau Dewata atau Pulau Bali mayoritas beragama Hindu, sehingga dengan mudah kita temukan tempat ibadah Pura di Bali. Salah satu Pura yang terkenal dan dianggap sebagai Ibu dari segala Pura adalah Pura Besakih. Pura ini tepatnya terletak di lereng barat Gunung Agung, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem Bali. Dianggap Ibu dari segala Pura karena Pura Besakih terletak di dataran paling tinggi atau disebut Hulundang Basukih. Pura Besakih memiliki luas 3,5 km2 yang terdiri dari 5 Pura Utama yaitu:

    • Pura Penataran Agung Besakih
    • Pura Gelap
    • Pura Kiduling Kereteg
    • Pura Ulun Kulkul
    • Pura Batumadeg

    Selain menjadi tempat ibadah, Pura Besakih juga menjadi tempat wisata utama Pulau Bali selain Tanah Lot, Pantai Kuta, dan Ubud. Setiap harinya, Pura Besakih selalu dikunjungi oleh wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara. Datanglah untuk menyaksikan Upacara Panca Wali Kerama, yang merupakan tradisi yang hanya diadakan sekali dalam 10 tahun.

    Wisata Religi Pura Besakih

    Pura Besakih. Source: Unsplash/Andrey Bond

    6. Pura Tanah Lot, Bali

    Selain Pura Besakih, Bali juga memiliki tempat wisata religi Pura Tanah Lot. Berlokasi di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Pura Tanah Lot terkenal akan keindahan Pura nya yang terletak di tengah karang. Dengan lokasinya yang berada di bagian barat Bali, Pura Tanah Lot juga menjadi salah satu tempat menyaksikan sunset terbaik. Keunikan lainnya yang dimiliki oleh Pura Tanah Lot yaitu terdapat ular sanca jinak yang konon sebagai hewan milik dewa penjaga kawasan suci ini. Tenang saja, ular tersebut tetap dijaga oleh pemangku adat setempat, sehingga aman dan tidak berkeliaran di area Pura.

    Pura Tanah Lot

    Pura Tanah Lot. Source: Unsplash/Nick Fewings

    7. Patung Yesus Toraja, Sulawesi Selatan

    Tahukah Anda, jika Indonesia memiliki Patung Yesus tertinggi di dunia? Ya benar, patung Yesus tersebut terletak di Kawasan Bukit Buntu Burake, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Predikat tertinggi tersebut bukanlah didapat dari tinggi badan patung tersebut, melainkan karena patung tersebut terletak di kawasan pegunungan yang tingginya 1.700 meter diatas permukaan laut, yang bahkan mengalahkan letak ketinggian Patung Yesus di Rio de Janeiro, Brazil. Untuk mencapai Patung Yesus ini, Anda harus menaiki 7.777 buah anak tangga. Rasa lelah pasti terbayarkan oleh pemandangan menakjubkan dari ketinggian. Selain daya tarik patungnya, kawasan ini juga dilengkapi dengan wisata jembatan kaca sepanjang 100 meter. Tentunya, Anda tidak perlu khawatir akan keamanan dan kekuatan jembatan kaca tersebut. Karena jembatan kaca tersebut terbuat dari kaca tempered glass tahan panas berstandar SNI.

    Patung Yesus Toraja

    Patung Yesus Toraja. Source: Phinemo

    8. Gua Maria Lourdes, Kediri

    Bagi Sobat BFI yang beragama Katolik, mungkin tempat wisata religi yang satu ini dapat dijadikan wishlist untuk Anda kunjungi. Adalah Gua Maria Lourdes yang terletak di Kediri, Jawa Timur. Gua Maria Lourdes adalah replika dari gua maria yang terletak di Lourdes, Perancis. Patung Bunda Maria yang ada pada Gua Maria Lourdes Kediri memiliki tinggi 4 meter, 2,25 meter lebih tinggi dibandingkan Patung Bunda Maria yang terletak di Perancis. Di sekitar kawasan Gua Maria Lourdes Kediri ini terdapat 12 pancuran air yang unik dan suci. Ke 12 air mancur tersebut melambangkan ke 12 murid pertama Yesus.

    Wisata Religi Gua Maria Lourdes Kediri

    Gua Maria Lourdes Kediri. Source: Pegipegi

    9. Goa Maria Sendangsono, Yogyakarta

    Selain Gua Maria Lourdes Kediri, Indonesia memiliki tempat wisata religi bagi umat Katolik yang tidak kalah populer. Yaitu Gua Maria Sendangsono yang terletak di Desa Banjaroya, Kulon Progo, Yogyakarta. Secara harfiah, Sendang berarti mata air, sedangkan sono adalah Pohon Sono. Sehingga, Gua Maria Sendangsono berarti Gua Maria yang terletak dibawah Pohon Sono yang dialiri oleh mata air. Gua Maria Sendangsono dipercaya sebagai tempat pertama pembaptisan di Indonesia. Saat itu, terdapat Barnabas Sarikromo, sahabat baik Pastur Van Lith yang menjadi salah satu warga pertama yang di baptis di Indonesia pada tahun 1904. Di kawasan Gua Maria Sendangsono juga terdapat 12 mata air yang merepresentasikan 12 murid pertama Yesus Kristus. Selain menikmati kesucian diarea wisata religi ini, Anda juga dimanjakan oleh arsitektur gedung yang indah dan hawa yang  sejuk.

    Wisata Religi Gua Maria Sendangsono

    Gua Maria Sendangsono. Source: Katolikku

    10. Gereja Blenduk, Semarang

    Jika Sobat BFI mengunjungi kota Semarang, tidak ada salahnya untuk mampir ke Gereja Blenduk, salah satu ikon Kota Tua Semarang. Gereja yang dibangun sejak tahun 1787, hingga kini masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah kaum Nasrani. Bentuk gedungnya yang unik yaitu dengan kubah bulatnya dan pilar yang menjulang tinggi menjadikan daya tarik tersendiri tempat wisata religi Gereja Blenduk ini. Desain interiornya juga tidak kalah indah. Kesan pertama ketika Anda memasukin Gereja Blenduk adalah klasik dan unik. Kursinya terbuat dari kayu jati dengan ornamen keramik berwarna kuning, hitam, dan coklat yang menyatu dengan indah. Kapasitas maksimal gereja ini dapat memuat hingga 400 orang. Gereja Blenduk terletak di kawasan Kota Tua Semarang yang memiliki luas 31 hektare, tepatnya di Jalan Letjen Soeprapto Nomor 32.

    Gereja Blenduk Semarang

    Gereja Blenduk. Source: Museum Nusantara

    11. Klenteng Sam Poo Kong, Semarang

    Satu lagi tempat wisata religi yang patut dikunjungi jika Sobat BFI mengunjungi Kota Semarang adalah Klenteng Sam Poo Kong. Klenteng adalah tempat ibadah umat Konghucu dan umumnya eksterior klenteng didesain dengan dominasi warna merah. Menjelang perayaan Imlek, Klenteng Sam Poo Kong tentunya menawarkan berbagai atraksi yang menarik seperti barongsai yang dapat dinikmati semua kalangan. Pada hari biasa, Klenteng Sam Poo Kong tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga tempat wisata dimana salah satunya Anda dapat menyewa pakaian khas China untuk berfoto ria. Setiap sudut Klenteng Sam Poo Kong juga dapat menjadi spot foto yang instagramable.

    Klenteng Sam Poo Kong

    Klenteng Sam Poo Kong. Source: Kompas

    12. Candi Borobudur, Magelang

    Siapa yang tidak mengenali candi Budha yang megah dan bersejarah berikut ini, Candi Borobudur. Terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tentunya Candi Borobudur dapat menjadi alternatif tempat wisata religi untuk semua kalangan. Candi Borobudur dibangun pada tahun 780 hingga 840 Masehi dibawah kepemimpinan Dinasti Sailendra. Selain menjadi tempat wisata harian, pada Hari Besar Umat Budha seperti Hari Raya Waisak, Candi Borobudur dijadikan sebagai pusat perayaan dan tempat ibadah utama. Saat penutupan Hari Waisak, biasanya diadakan festival pelepasan lampion pada malam hari yang menjadi tontonan yang sangat indah. Tiket masuk Candi Borobudur tergolong murah yaitu mulai dari Rp 50.000 saja. Yuk ke Borobudur!

    Wisata religi Candi Borobudur

    Candi Borobudur. Source: Unsplash/Steffen B.

    13. Maha Vihara Majapahit, Mojokerto

    Rekomendasi wisata religi berikutnya adalah Maha Vihara Majapahit. Maha Vihara Majapahit adalah vihara atau tempat ibadah masyarakat Budha yang terletak di Mojokerto, Jawa Timur dan dikenal akan Patung Budha Tidur nya yang megah dan dilapisi emas. Awalnya Maha Vihara Majapahit hanya digunakan sebagai tempat ibadah umat Budha saja, tetapi kini masyarakat umum dapat mengunjunginya untuk keperluan wisata. Patung Budha Tidur yang terletak didalamnya adalah patung budha tidur terbesar di Indonesia dan ke-3 di dunia setelah Thailand dan Nepal. Patung budha tidur di Maha Vihara Majapahit memiliki panjang 22 meter, tinggi 4,5 meter, dan lebar 6 meter. Cat emas pada patung budha tidur melambangkan wafatnya Sidharata Gautama. Sedangkan, patung dibangun menghadap ke arah selatan menggambarkan kiblatnya umat Budha. Sangat menarik untuk dikunjungi bukan?

    Maha Vihara Majapahit Mojokerto

    Maha Vihara Majapahit. Source: KSMTour

    14. Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Tanjungpinang, Kepri

    Rekomendasi tempat wisata religi yang terakhir dari BFI Finance yaitu Vihara Ksitigarbha Bodhisattva yang terletak di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Vihara ini memiliki kurang lebih 40 patung dewa kepercayaan umat Budha dan dijuluki dengan Vihara 1.000 wajah. Julukan tersebut didapatnya karena keseluruhan patung yang ada pada kawasan Vihara Ksitigarbha Bodhisattva memiliki 1.000 ragam ekspresi wajah yang berbeda! Wah menarik sekali ya? Patung ini terbuat dari bahan yang didatangkan langsung dari China. Untuk menuju ke vihara ini dibutuhkan waktu kurang lebih 20 menit dari pusat kota Tanjungpinang.

    Vihara Ksitigarbha Bodhisattva Tanjungpinang

    Vihara Ksitigarbha Bodhisattva. Source: Pegipegi

     

    Itulah keempatbelas rekomendasi wisata religi yang dapat dikunjungi di Indonesia ala BFI Finance. Selain fungsi utamanya menjadi tempat ibadah, ternyata lokasi tersebut dapat digunakan sebagai tempat wisata khususnya wisata religi. Siapa yang mulai tertarik untuk mengunjunginya? Bagi Sobat BFI yang membutuhkan pinjaman untuk keperluan wisata dalam jumlah besar maupun kecil, tentunya dapat diajukan melalui BFI Finance! Tidak hanya untuk keperluan wisata, Anda juga dapat mengajukan pinjaman untuk keperluan modal usaha, biaya renovasi rumah, biaya pernikahan, pendidikan anak, dan kebutuhan finansial lainnya. Caranya mudah, hanya dengan menjaminkan BPKB Kendaraan atau Sertifikat Rumah, Anda berkesempatan untuk mendapatkan pinjaman dengan suku bunga yang rendah dan plafond yang beragam! Jadi, percayakan saja segala kebutuhan finansial Anda melalui BFI Finance!

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    #SelaluAdaJalan Bersama BFI Finance.

     

    Dengan keanekaragaman budaya yang dimilikinya, Indonesia pantas memiliki banyak destinasi wisata bersejarah termasuk diantaranya wisata religi. Dengan enam agama yang diakui secara hukum di Indonesia, selain digunakan sebagai ibadah, beberapa tempat ibadah juga digunakan untuk wisata religi. Hal tersebut lantas tidak mengurangi kesakralan tempat ibadah, justru menambah nilai dan pemahaman yang lebih bagi siapa saja yang mengunjunginya. Berikut adalah 14 rekomendasi wisata religi yang tim BFI Finance rangkum khusus untuk Sobat BFI.

    14 Rekomendasi Wisata Religi di Indonesia ala BFI Finance

    1. Masjid Istiqlal, Jakarta

    Rekomendasi tempat wisata religi yang pertama yaitu Masjid Istiqlal yang terletak di Jakarta Pusat. Masjid Istiqlal memiliki luas 9,5 hektare dan dapat menampung hingga 200.000 jemaah. Dengan fakta tersebut, menjadikan Masjid Iqlal sebagai masjid terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Fakta unik lainnya dari tempat wisata religi yang satu ini adalah didesain oleh arsitek non-muslim Friedrich Silaban. Friedrich Silaban memenangkan sayembara desain yang diadakan oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1955 dan berhasil mengalahkan 30 peserta lainnya. Dengan lokasinya yang tepat berada diseberang Gereja Katerdal menjadikan Masjid Istiqlal sebagai simbol kerukunan beragama di Indonesia. Menarik ya?

    Wisata religi masjid istiqlal

    Masjid Istiqlal. Source: Unsplash/Mosquegrapher

    2. Masjid Agung Demak, Jawa Tengah

    Masih berasal dari wisata masjid yang bersejarah bagi Indonesia, yaitu Masjid Agung Demak. Masjid Agung Demak adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang didirikan pada abad ke-15 Masehi. Masjid ini didirikan oleh Raja Kerajaan Demak yang juga merupakan salah satu dari Sembilan Wali Songo, Raden Patah. Arsitektur yang dimiliki Masjid Agung Demak cukup unik yaitu didesain seperti rumah tradisional jawa yang memiliki ciri khas pilar kayu yang kokoh dan atap limas. Tempat wisata religi ini berlokasi di Kampung Kauman, Kecamatan Demak, Jawa Tengah. Tidak sedikit wisatawan dari luar kota yang berkunjung ke salah satu masjid bersejarah ini.

    Wisata Religi Masjid Agung Demak

    Masjid Agung Demak. Source: Popbela

    3. Masjid Raya Baiturrahman, Aceh

    Beralih ke bagian barat Indonesia tepatnya di provinsi Nanggroe Aceh Darrusalam, tempat wisata religi ini bernama Masjid Raya Baiturrahman. Semua orang setuju, bahwa Masjid Raya Baiturrahman adalah masjid yang berdiri dengan gagah dan kokoh yang telah menjadi primadona dan daya tarik wisata Provinsi Nanggroe Aceh Darrusalam sejak lama. Bahkan, ketika bencana alam tsunami menerjang Aceh pada tahun 2004, Masjid ini tetap kokoh diterjang arus laut dan guncangan yang mematikan. Masjid Raya Baiturrahman didirikan pada tahun 1612 Masehi oleh Sultan Iskandar Muda yang merupakan Raja Aceh pada saat itu. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga berfungsi sebagai tempat pengajian, perhelatan acara besar maulid Nabi Muhammad SAW dan peringatan 1 Muharram. Masjid Raya Baiturrahman didesain oleh Gerrit van Bruins, seorang Kapten Angkatan Darat Belanda. Ciri khas masjid ini yaitu dari bentuk kubah besarnya yang mirip seperti Taj Mahal di India. Selain itu, masjid ini memiliki tiga pintu besar yang dihiasi oleh ornamen yang indah. Lantai marmernya didatangkan langsung dari China dan terdapat hiasan kaca patri yang berasal dari Belgia.

    Wisata Religi Masjid Raya Baiturrahman

    Masjid Raya Baiturrahman. Source: Scarf Media

    4. Masjid Cheng Ho

    Dilihat dari namanya, masjid ini didirikan atas pengaruh budaya China di Indonesia. Pemahaman tersebut benar adanya, karena menurut literatur yang terpercaya menyebutkan bahwa didirikannya masjid beraristektur budaya China ini adalah tidak lain dari pengaruh Laksmana Cheng Ho, seorang tokoh muslim yang berasal dari China. Banyak perdebatan siapa Laksmana Cheng Ho ini, tetapi Komunitas Tionghoa Muslim di Indonesia percaya bahwa Laksmana Cheng Ho adalah tokoh pemersatu di Indonesia, terkhusus untuk penyebaran agama Islam. Masjid Cheng Ho dapat ditemukan di 11 kota di Indonesia yaitu Surabaya, Palembang, Malang, Semarang, Batam, Purbalingga, Banyuwangi, Gowa, Kutai, Samarinda, dan Jambi. Jika Anda menyukai sejarah khususnya yang berasal dari pengaruh budaya China, tentunya tempat wisata religi Masjid Cheng Ho adalah pilihan yang tepat untuk dikunjungi.

    Masjid Cheng Ho

    Masjid Cheng Ho. Source: Pegipegi

    5. Pura Besakih, Bali

    Beralih ke tempat wisata religi Pura yang berlokasi di Pulau Dewata. Masyarakat Pulau Dewata atau Pulau Bali mayoritas beragama Hindu, sehingga dengan mudah kita temukan tempat ibadah Pura di Bali. Salah satu Pura yang terkenal dan dianggap sebagai Ibu dari segala Pura adalah Pura Besakih. Pura ini tepatnya terletak di lereng barat Gunung Agung, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem Bali. Dianggap Ibu dari segala Pura karena Pura Besakih terletak di dataran paling tinggi atau disebut Hulundang Basukih. Pura Besakih memiliki luas 3,5 km2 yang terdiri dari 5 Pura Utama yaitu:

    • Pura Penataran Agung Besakih
    • Pura Gelap
    • Pura Kiduling Kereteg
    • Pura Ulun Kulkul
    • Pura Batumadeg

    Selain menjadi tempat ibadah, Pura Besakih juga menjadi tempat wisata utama Pulau Bali selain Tanah Lot, Pantai Kuta, dan Ubud. Setiap harinya, Pura Besakih selalu dikunjungi oleh wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara. Datanglah untuk menyaksikan Upacara Panca Wali Kerama, yang merupakan tradisi yang hanya diadakan sekali dalam 10 tahun.

    Wisata Religi Pura Besakih

    Pura Besakih. Source: Unsplash/Andrey Bond

    6. Pura Tanah Lot, Bali

    Selain Pura Besakih, Bali juga memiliki tempat wisata religi Pura Tanah Lot. Berlokasi di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Pura Tanah Lot terkenal akan keindahan Pura nya yang terletak di tengah karang. Dengan lokasinya yang berada di bagian barat Bali, Pura Tanah Lot juga menjadi salah satu tempat menyaksikan sunset terbaik. Keunikan lainnya yang dimiliki oleh Pura Tanah Lot yaitu terdapat ular sanca jinak yang konon sebagai hewan milik dewa penjaga kawasan suci ini. Tenang saja, ular tersebut tetap dijaga oleh pemangku adat setempat, sehingga aman dan tidak berkeliaran di area Pura.

    Pura Tanah Lot

    Pura Tanah Lot. Source: Unsplash/Nick Fewings

    7. Patung Yesus Toraja, Sulawesi Selatan

    Tahukah Anda, jika Indonesia memiliki Patung Yesus tertinggi di dunia? Ya benar, patung Yesus tersebut terletak di Kawasan Bukit Buntu Burake, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Predikat tertinggi tersebut bukanlah didapat dari tinggi badan patung tersebut, melainkan karena patung tersebut terletak di kawasan pegunungan yang tingginya 1.700 meter diatas permukaan laut, yang bahkan mengalahkan letak ketinggian Patung Yesus di Rio de Janeiro, Brazil. Untuk mencapai Patung Yesus ini, Anda harus menaiki 7.777 buah anak tangga. Rasa lelah pasti terbayarkan oleh pemandangan menakjubkan dari ketinggian. Selain daya tarik patungnya, kawasan ini juga dilengkapi dengan wisata jembatan kaca sepanjang 100 meter. Tentunya, Anda tidak perlu khawatir akan keamanan dan kekuatan jembatan kaca tersebut. Karena jembatan kaca tersebut terbuat dari kaca tempered glass tahan panas berstandar SNI.

    Patung Yesus Toraja

    Patung Yesus Toraja. Source: Phinemo

    8. Gua Maria Lourdes, Kediri

    Bagi Sobat BFI yang beragama Katolik, mungkin tempat wisata religi yang satu ini dapat dijadikan wishlist untuk Anda kunjungi. Adalah Gua Maria Lourdes yang terletak di Kediri, Jawa Timur. Gua Maria Lourdes adalah replika dari gua maria yang terletak di Lourdes, Perancis. Patung Bunda Maria yang ada pada Gua Maria Lourdes Kediri memiliki tinggi 4 meter, 2,25 meter lebih tinggi dibandingkan Patung Bunda Maria yang terletak di Perancis. Di sekitar kawasan Gua Maria Lourdes Kediri ini terdapat 12 pancuran air yang unik dan suci. Ke 12 air mancur tersebut melambangkan ke 12 murid pertama Yesus.

    Wisata Religi Gua Maria Lourdes Kediri

    Gua Maria Lourdes Kediri. Source: Pegipegi

    9. Goa Maria Sendangsono, Yogyakarta

    Selain Gua Maria Lourdes Kediri, Indonesia memiliki tempat wisata religi bagi umat Katolik yang tidak kalah populer. Yaitu Gua Maria Sendangsono yang terletak di Desa Banjaroya, Kulon Progo, Yogyakarta. Secara harfiah, Sendang berarti mata air, sedangkan sono adalah Pohon Sono. Sehingga, Gua Maria Sendangsono berarti Gua Maria yang terletak dibawah Pohon Sono yang dialiri oleh mata air. Gua Maria Sendangsono dipercaya sebagai tempat pertama pembaptisan di Indonesia. Saat itu, terdapat Barnabas Sarikromo, sahabat baik Pastur Van Lith yang menjadi salah satu warga pertama yang di baptis di Indonesia pada tahun 1904. Di kawasan Gua Maria Sendangsono juga terdapat 12 mata air yang merepresentasikan 12 murid pertama Yesus Kristus. Selain menikmati kesucian diarea wisata religi ini, Anda juga dimanjakan oleh arsitektur gedung yang indah dan hawa yang  sejuk.

    Wisata Religi Gua Maria Sendangsono

    Gua Maria Sendangsono. Source: Katolikku

    10. Gereja Blenduk, Semarang

    Jika Sobat BFI mengunjungi kota Semarang, tidak ada salahnya untuk mampir ke Gereja Blenduk, salah satu ikon Kota Tua Semarang. Gereja yang dibangun sejak tahun 1787, hingga kini masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah kaum Nasrani. Bentuk gedungnya yang unik yaitu dengan kubah bulatnya dan pilar yang menjulang tinggi menjadikan daya tarik tersendiri tempat wisata religi Gereja Blenduk ini. Desain interiornya juga tidak kalah indah. Kesan pertama ketika Anda memasukin Gereja Blenduk adalah klasik dan unik. Kursinya terbuat dari kayu jati dengan ornamen keramik berwarna kuning, hitam, dan coklat yang menyatu dengan indah. Kapasitas maksimal gereja ini dapat memuat hingga 400 orang. Gereja Blenduk terletak di kawasan Kota Tua Semarang yang memiliki luas 31 hektare, tepatnya di Jalan Letjen Soeprapto Nomor 32.

    Gereja Blenduk Semarang

    Gereja Blenduk. Source: Museum Nusantara

    11. Klenteng Sam Poo Kong, Semarang

    Satu lagi tempat wisata religi yang patut dikunjungi jika Sobat BFI mengunjungi Kota Semarang adalah Klenteng Sam Poo Kong. Klenteng adalah tempat ibadah umat Konghucu dan umumnya eksterior klenteng didesain dengan dominasi warna merah. Menjelang perayaan Imlek, Klenteng Sam Poo Kong tentunya menawarkan berbagai atraksi yang menarik seperti barongsai yang dapat dinikmati semua kalangan. Pada hari biasa, Klenteng Sam Poo Kong tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga tempat wisata dimana salah satunya Anda dapat menyewa pakaian khas China untuk berfoto ria. Setiap sudut Klenteng Sam Poo Kong juga dapat menjadi spot foto yang instagramable.

    Klenteng Sam Poo Kong

    Klenteng Sam Poo Kong. Source: Kompas

    12. Candi Borobudur, Magelang

    Siapa yang tidak mengenali candi Budha yang megah dan bersejarah berikut ini, Candi Borobudur. Terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tentunya Candi Borobudur dapat menjadi alternatif tempat wisata religi untuk semua kalangan. Candi Borobudur dibangun pada tahun 780 hingga 840 Masehi dibawah kepemimpinan Dinasti Sailendra. Selain menjadi tempat wisata harian, pada Hari Besar Umat Budha seperti Hari Raya Waisak, Candi Borobudur dijadikan sebagai pusat perayaan dan tempat ibadah utama. Saat penutupan Hari Waisak, biasanya diadakan festival pelepasan lampion pada malam hari yang menjadi tontonan yang sangat indah. Tiket masuk Candi Borobudur tergolong murah yaitu mulai dari Rp 50.000 saja. Yuk ke Borobudur!

    Wisata religi Candi Borobudur

    Candi Borobudur. Source: Unsplash/Steffen B.

    13. Maha Vihara Majapahit, Mojokerto

    Rekomendasi wisata religi berikutnya adalah Maha Vihara Majapahit. Maha Vihara Majapahit adalah vihara atau tempat ibadah masyarakat Budha yang terletak di Mojokerto, Jawa Timur dan dikenal akan Patung Budha Tidur nya yang megah dan dilapisi emas. Awalnya Maha Vihara Majapahit hanya digunakan sebagai tempat ibadah umat Budha saja, tetapi kini masyarakat umum dapat mengunjunginya untuk keperluan wisata. Patung Budha Tidur yang terletak didalamnya adalah patung budha tidur terbesar di Indonesia dan ke-3 di dunia setelah Thailand dan Nepal. Patung budha tidur di Maha Vihara Majapahit memiliki panjang 22 meter, tinggi 4,5 meter, dan lebar 6 meter. Cat emas pada patung budha tidur melambangkan wafatnya Sidharata Gautama. Sedangkan, patung dibangun menghadap ke arah selatan menggambarkan kiblatnya umat Budha. Sangat menarik untuk dikunjungi bukan?

    Maha Vihara Majapahit Mojokerto

    Maha Vihara Majapahit. Source: KSMTour

    14. Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Tanjungpinang, Kepri

    Rekomendasi tempat wisata religi yang terakhir dari BFI Finance yaitu Vihara Ksitigarbha Bodhisattva yang terletak di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Vihara ini memiliki kurang lebih 40 patung dewa kepercayaan umat Budha dan dijuluki dengan Vihara 1.000 wajah. Julukan tersebut didapatnya karena keseluruhan patung yang ada pada kawasan Vihara Ksitigarbha Bodhisattva memiliki 1.000 ragam ekspresi wajah yang berbeda! Wah menarik sekali ya? Patung ini terbuat dari bahan yang didatangkan langsung dari China. Untuk menuju ke vihara ini dibutuhkan waktu kurang lebih 20 menit dari pusat kota Tanjungpinang.

    Vihara Ksitigarbha Bodhisattva Tanjungpinang

    Vihara Ksitigarbha Bodhisattva. Source: Pegipegi

     

    Itulah keempatbelas rekomendasi wisata religi yang dapat dikunjungi di Indonesia ala BFI Finance. Selain fungsi utamanya menjadi tempat ibadah, ternyata lokasi tersebut dapat digunakan sebagai tempat wisata khususnya wisata religi. Siapa yang mulai tertarik untuk mengunjunginya? Bagi Sobat BFI yang membutuhkan pinjaman untuk keperluan wisata dalam jumlah besar maupun kecil, tentunya dapat diajukan melalui BFI Finance! Tidak hanya untuk keperluan wisata, Anda juga dapat mengajukan pinjaman untuk keperluan modal usaha, biaya renovasi rumah, biaya pernikahan, pendidikan anak, dan kebutuhan finansial lainnya. Caranya mudah, hanya dengan menjaminkan BPKB Kendaraan atau Sertifikat Rumah, Anda berkesempatan untuk mendapatkan pinjaman dengan suku bunga yang rendah dan plafond yang beragam! Jadi, percayakan saja segala kebutuhan finansial Anda melalui BFI Finance!

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    #SelaluAdaJalan Bersama BFI Finance.

     


Dengan keanekaragaman budaya yang dimilikinya, Indonesia pantas memiliki banyak destinasi wisata bersejarah termasuk diantaranya wisata religi. Dengan enam agama yang diakui secara hukum di Indonesia, selain digunakan sebagai ibadah, beberapa tempat ibadah juga digunakan untuk wisata religi. Hal tersebut lantas tidak mengurangi kesakralan tempat ibadah, justru menambah nilai dan pemahaman yang lebih bagi siapa saja yang mengunjunginya. Berikut adalah 14 rekomendasi wisata religi yang tim BFI Finance rangkum khusus untuk Sobat BFI.

14 Rekomendasi Wisata Religi di Indonesia ala BFI Finance

1. Masjid Istiqlal, Jakarta

Rekomendasi tempat wisata religi yang pertama yaitu Masjid Istiqlal yang terletak di Jakarta Pusat. Masjid Istiqlal memiliki luas 9,5 hektare dan dapat menampung hingga 200.000 jemaah. Dengan fakta tersebut, menjadikan Masjid Iqlal sebagai masjid terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara. Fakta unik lainnya dari tempat wisata religi yang satu ini adalah didesain oleh arsitek non-muslim Friedrich Silaban. Friedrich Silaban memenangkan sayembara desain yang diadakan oleh Pemerintah Indonesia pada tahun 1955 dan berhasil mengalahkan 30 peserta lainnya. Dengan lokasinya yang tepat berada diseberang Gereja Katerdal menjadikan Masjid Istiqlal sebagai simbol kerukunan beragama di Indonesia. Menarik ya?

Wisata religi masjid istiqlal

Masjid Istiqlal. Source: Unsplash/Mosquegrapher

2. Masjid Agung Demak, Jawa Tengah

Masih berasal dari wisata masjid yang bersejarah bagi Indonesia, yaitu Masjid Agung Demak. Masjid Agung Demak adalah salah satu masjid tertua di Indonesia yang didirikan pada abad ke-15 Masehi. Masjid ini didirikan oleh Raja Kerajaan Demak yang juga merupakan salah satu dari Sembilan Wali Songo, Raden Patah. Arsitektur yang dimiliki Masjid Agung Demak cukup unik yaitu didesain seperti rumah tradisional jawa yang memiliki ciri khas pilar kayu yang kokoh dan atap limas. Tempat wisata religi ini berlokasi di Kampung Kauman, Kecamatan Demak, Jawa Tengah. Tidak sedikit wisatawan dari luar kota yang berkunjung ke salah satu masjid bersejarah ini.

Wisata Religi Masjid Agung Demak

Masjid Agung Demak. Source: Popbela

3. Masjid Raya Baiturrahman, Aceh

Beralih ke bagian barat Indonesia tepatnya di provinsi Nanggroe Aceh Darrusalam, tempat wisata religi ini bernama Masjid Raya Baiturrahman. Semua orang setuju, bahwa Masjid Raya Baiturrahman adalah masjid yang berdiri dengan gagah dan kokoh yang telah menjadi primadona dan daya tarik wisata Provinsi Nanggroe Aceh Darrusalam sejak lama. Bahkan, ketika bencana alam tsunami menerjang Aceh pada tahun 2004, Masjid ini tetap kokoh diterjang arus laut dan guncangan yang mematikan. Masjid Raya Baiturrahman didirikan pada tahun 1612 Masehi oleh Sultan Iskandar Muda yang merupakan Raja Aceh pada saat itu. Selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga berfungsi sebagai tempat pengajian, perhelatan acara besar maulid Nabi Muhammad SAW dan peringatan 1 Muharram. Masjid Raya Baiturrahman didesain oleh Gerrit van Bruins, seorang Kapten Angkatan Darat Belanda. Ciri khas masjid ini yaitu dari bentuk kubah besarnya yang mirip seperti Taj Mahal di India. Selain itu, masjid ini memiliki tiga pintu besar yang dihiasi oleh ornamen yang indah. Lantai marmernya didatangkan langsung dari China dan terdapat hiasan kaca patri yang berasal dari Belgia.

Wisata Religi Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman. Source: Scarf Media

4. Masjid Cheng Ho

Dilihat dari namanya, masjid ini didirikan atas pengaruh budaya China di Indonesia. Pemahaman tersebut benar adanya, karena menurut literatur yang terpercaya menyebutkan bahwa didirikannya masjid beraristektur budaya China ini adalah tidak lain dari pengaruh Laksmana Cheng Ho, seorang tokoh muslim yang berasal dari China. Banyak perdebatan siapa Laksmana Cheng Ho ini, tetapi Komunitas Tionghoa Muslim di Indonesia percaya bahwa Laksmana Cheng Ho adalah tokoh pemersatu di Indonesia, terkhusus untuk penyebaran agama Islam. Masjid Cheng Ho dapat ditemukan di 11 kota di Indonesia yaitu Surabaya, Palembang, Malang, Semarang, Batam, Purbalingga, Banyuwangi, Gowa, Kutai, Samarinda, dan Jambi. Jika Anda menyukai sejarah khususnya yang berasal dari pengaruh budaya China, tentunya tempat wisata religi Masjid Cheng Ho adalah pilihan yang tepat untuk dikunjungi.

Masjid Cheng Ho

Masjid Cheng Ho. Source: Pegipegi

5. Pura Besakih, Bali

Beralih ke tempat wisata religi Pura yang berlokasi di Pulau Dewata. Masyarakat Pulau Dewata atau Pulau Bali mayoritas beragama Hindu, sehingga dengan mudah kita temukan tempat ibadah Pura di Bali. Salah satu Pura yang terkenal dan dianggap sebagai Ibu dari segala Pura adalah Pura Besakih. Pura ini tepatnya terletak di lereng barat Gunung Agung, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem Bali. Dianggap Ibu dari segala Pura karena Pura Besakih terletak di dataran paling tinggi atau disebut Hulundang Basukih. Pura Besakih memiliki luas 3,5 km2 yang terdiri dari 5 Pura Utama yaitu:

  • Pura Penataran Agung Besakih
  • Pura Gelap
  • Pura Kiduling Kereteg
  • Pura Ulun Kulkul
  • Pura Batumadeg

Selain menjadi tempat ibadah, Pura Besakih juga menjadi tempat wisata utama Pulau Bali selain Tanah Lot, Pantai Kuta, dan Ubud. Setiap harinya, Pura Besakih selalu dikunjungi oleh wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara. Datanglah untuk menyaksikan Upacara Panca Wali Kerama, yang merupakan tradisi yang hanya diadakan sekali dalam 10 tahun.

Wisata Religi Pura Besakih

Pura Besakih. Source: Unsplash/Andrey Bond

6. Pura Tanah Lot, Bali

Selain Pura Besakih, Bali juga memiliki tempat wisata religi Pura Tanah Lot. Berlokasi di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Pura Tanah Lot terkenal akan keindahan Pura nya yang terletak di tengah karang. Dengan lokasinya yang berada di bagian barat Bali, Pura Tanah Lot juga menjadi salah satu tempat menyaksikan sunset terbaik. Keunikan lainnya yang dimiliki oleh Pura Tanah Lot yaitu terdapat ular sanca jinak yang konon sebagai hewan milik dewa penjaga kawasan suci ini. Tenang saja, ular tersebut tetap dijaga oleh pemangku adat setempat, sehingga aman dan tidak berkeliaran di area Pura.

Pura Tanah Lot

Pura Tanah Lot. Source: Unsplash/Nick Fewings

7. Patung Yesus Toraja, Sulawesi Selatan

Tahukah Anda, jika Indonesia memiliki Patung Yesus tertinggi di dunia? Ya benar, patung Yesus tersebut terletak di Kawasan Bukit Buntu Burake, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Predikat tertinggi tersebut bukanlah didapat dari tinggi badan patung tersebut, melainkan karena patung tersebut terletak di kawasan pegunungan yang tingginya 1.700 meter diatas permukaan laut, yang bahkan mengalahkan letak ketinggian Patung Yesus di Rio de Janeiro, Brazil. Untuk mencapai Patung Yesus ini, Anda harus menaiki 7.777 buah anak tangga. Rasa lelah pasti terbayarkan oleh pemandangan menakjubkan dari ketinggian. Selain daya tarik patungnya, kawasan ini juga dilengkapi dengan wisata jembatan kaca sepanjang 100 meter. Tentunya, Anda tidak perlu khawatir akan keamanan dan kekuatan jembatan kaca tersebut. Karena jembatan kaca tersebut terbuat dari kaca tempered glass tahan panas berstandar SNI.

Patung Yesus Toraja

Patung Yesus Toraja. Source: Phinemo

8. Gua Maria Lourdes, Kediri

Bagi Sobat BFI yang beragama Katolik, mungkin tempat wisata religi yang satu ini dapat dijadikan wishlist untuk Anda kunjungi. Adalah Gua Maria Lourdes yang terletak di Kediri, Jawa Timur. Gua Maria Lourdes adalah replika dari gua maria yang terletak di Lourdes, Perancis. Patung Bunda Maria yang ada pada Gua Maria Lourdes Kediri memiliki tinggi 4 meter, 2,25 meter lebih tinggi dibandingkan Patung Bunda Maria yang terletak di Perancis. Di sekitar kawasan Gua Maria Lourdes Kediri ini terdapat 12 pancuran air yang unik dan suci. Ke 12 air mancur tersebut melambangkan ke 12 murid pertama Yesus.

Wisata Religi Gua Maria Lourdes Kediri

Gua Maria Lourdes Kediri. Source: Pegipegi

9. Goa Maria Sendangsono, Yogyakarta

Selain Gua Maria Lourdes Kediri, Indonesia memiliki tempat wisata religi bagi umat Katolik yang tidak kalah populer. Yaitu Gua Maria Sendangsono yang terletak di Desa Banjaroya, Kulon Progo, Yogyakarta. Secara harfiah, Sendang berarti mata air, sedangkan sono adalah Pohon Sono. Sehingga, Gua Maria Sendangsono berarti Gua Maria yang terletak dibawah Pohon Sono yang dialiri oleh mata air. Gua Maria Sendangsono dipercaya sebagai tempat pertama pembaptisan di Indonesia. Saat itu, terdapat Barnabas Sarikromo, sahabat baik Pastur Van Lith yang menjadi salah satu warga pertama yang di baptis di Indonesia pada tahun 1904. Di kawasan Gua Maria Sendangsono juga terdapat 12 mata air yang merepresentasikan 12 murid pertama Yesus Kristus. Selain menikmati kesucian diarea wisata religi ini, Anda juga dimanjakan oleh arsitektur gedung yang indah dan hawa yang  sejuk.

Wisata Religi Gua Maria Sendangsono

Gua Maria Sendangsono. Source: Katolikku

10. Gereja Blenduk, Semarang

Jika Sobat BFI mengunjungi kota Semarang, tidak ada salahnya untuk mampir ke Gereja Blenduk, salah satu ikon Kota Tua Semarang. Gereja yang dibangun sejak tahun 1787, hingga kini masih aktif digunakan sebagai tempat ibadah kaum Nasrani. Bentuk gedungnya yang unik yaitu dengan kubah bulatnya dan pilar yang menjulang tinggi menjadikan daya tarik tersendiri tempat wisata religi Gereja Blenduk ini. Desain interiornya juga tidak kalah indah. Kesan pertama ketika Anda memasukin Gereja Blenduk adalah klasik dan unik. Kursinya terbuat dari kayu jati dengan ornamen keramik berwarna kuning, hitam, dan coklat yang menyatu dengan indah. Kapasitas maksimal gereja ini dapat memuat hingga 400 orang. Gereja Blenduk terletak di kawasan Kota Tua Semarang yang memiliki luas 31 hektare, tepatnya di Jalan Letjen Soeprapto Nomor 32.

Gereja Blenduk Semarang

Gereja Blenduk. Source: Museum Nusantara

11. Klenteng Sam Poo Kong, Semarang

Satu lagi tempat wisata religi yang patut dikunjungi jika Sobat BFI mengunjungi Kota Semarang adalah Klenteng Sam Poo Kong. Klenteng adalah tempat ibadah umat Konghucu dan umumnya eksterior klenteng didesain dengan dominasi warna merah. Menjelang perayaan Imlek, Klenteng Sam Poo Kong tentunya menawarkan berbagai atraksi yang menarik seperti barongsai yang dapat dinikmati semua kalangan. Pada hari biasa, Klenteng Sam Poo Kong tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga tempat wisata dimana salah satunya Anda dapat menyewa pakaian khas China untuk berfoto ria. Setiap sudut Klenteng Sam Poo Kong juga dapat menjadi spot foto yang instagramable.

Klenteng Sam Poo Kong

Klenteng Sam Poo Kong. Source: Kompas

12. Candi Borobudur, Magelang

Siapa yang tidak mengenali candi Budha yang megah dan bersejarah berikut ini, Candi Borobudur. Terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tentunya Candi Borobudur dapat menjadi alternatif tempat wisata religi untuk semua kalangan. Candi Borobudur dibangun pada tahun 780 hingga 840 Masehi dibawah kepemimpinan Dinasti Sailendra. Selain menjadi tempat wisata harian, pada Hari Besar Umat Budha seperti Hari Raya Waisak, Candi Borobudur dijadikan sebagai pusat perayaan dan tempat ibadah utama. Saat penutupan Hari Waisak, biasanya diadakan festival pelepasan lampion pada malam hari yang menjadi tontonan yang sangat indah. Tiket masuk Candi Borobudur tergolong murah yaitu mulai dari Rp 50.000 saja. Yuk ke Borobudur!

Wisata religi Candi Borobudur

Candi Borobudur. Source: Unsplash/Steffen B.

13. Maha Vihara Majapahit, Mojokerto

Rekomendasi wisata religi berikutnya adalah Maha Vihara Majapahit. Maha Vihara Majapahit adalah vihara atau tempat ibadah masyarakat Budha yang terletak di Mojokerto, Jawa Timur dan dikenal akan Patung Budha Tidur nya yang megah dan dilapisi emas. Awalnya Maha Vihara Majapahit hanya digunakan sebagai tempat ibadah umat Budha saja, tetapi kini masyarakat umum dapat mengunjunginya untuk keperluan wisata. Patung Budha Tidur yang terletak didalamnya adalah patung budha tidur terbesar di Indonesia dan ke-3 di dunia setelah Thailand dan Nepal. Patung budha tidur di Maha Vihara Majapahit memiliki panjang 22 meter, tinggi 4,5 meter, dan lebar 6 meter. Cat emas pada patung budha tidur melambangkan wafatnya Sidharata Gautama. Sedangkan, patung dibangun menghadap ke arah selatan menggambarkan kiblatnya umat Budha. Sangat menarik untuk dikunjungi bukan?

Maha Vihara Majapahit Mojokerto

Maha Vihara Majapahit. Source: KSMTour

14. Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Tanjungpinang, Kepri

Rekomendasi tempat wisata religi yang terakhir dari BFI Finance yaitu Vihara Ksitigarbha Bodhisattva yang terletak di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Vihara ini memiliki kurang lebih 40 patung dewa kepercayaan umat Budha dan dijuluki dengan Vihara 1.000 wajah. Julukan tersebut didapatnya karena keseluruhan patung yang ada pada kawasan Vihara Ksitigarbha Bodhisattva memiliki 1.000 ragam ekspresi wajah yang berbeda! Wah menarik sekali ya? Patung ini terbuat dari bahan yang didatangkan langsung dari China. Untuk menuju ke vihara ini dibutuhkan waktu kurang lebih 20 menit dari pusat kota Tanjungpinang.

Vihara Ksitigarbha Bodhisattva Tanjungpinang

Vihara Ksitigarbha Bodhisattva. Source: Pegipegi

 

Itulah keempatbelas rekomendasi wisata religi yang dapat dikunjungi di Indonesia ala BFI Finance. Selain fungsi utamanya menjadi tempat ibadah, ternyata lokasi tersebut dapat digunakan sebagai tempat wisata khususnya wisata religi. Siapa yang mulai tertarik untuk mengunjunginya? Bagi Sobat BFI yang membutuhkan pinjaman untuk keperluan wisata dalam jumlah besar maupun kecil, tentunya dapat diajukan melalui BFI Finance! Tidak hanya untuk keperluan wisata, Anda juga dapat mengajukan pinjaman untuk keperluan modal usaha, biaya renovasi rumah, biaya pernikahan, pendidikan anak, dan kebutuhan finansial lainnya. Caranya mudah, hanya dengan menjaminkan BPKB Kendaraan atau Sertifikat Rumah, Anda berkesempatan untuk mendapatkan pinjaman dengan suku bunga yang rendah dan plafond yang beragam! Jadi, percayakan saja segala kebutuhan finansial Anda melalui BFI Finance!

 

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

 

#SelaluAdaJalan Bersama BFI Finance.