• judi

    Sindrom Sulit Percaya dengan Orang Lain


    Ketika berbicara tentang hubungan sosial, percaya merupakan fondasi yang krusial. Namun, bagi sebagian orang, membangun dan mempertahankan kepercayaan pada orang lain bisa menjadi tantangan yang besar. Fenomena ini dikenal dengan istilah “Pistanthrophobia.” Dalam artikel ini, kita akan menggali lebih dalam tentang apa itu Pistanthrophobia, faktor penyebabnya, dampaknya terhadap individu, dan strategi mengatasi serta mengelola kondisi ini.

     

     

    1. Definisi Pistanthrophobia

    1.1 Apa itu Pistanthrophobia?

    Pistanthrophobia adalah kondisi psikologis yang ditandai oleh ketidakmampuan atau kesulitan untuk mempercayai orang lain. Orang yang mengalami Pistanthrophobia cenderung merasa takut atau ragu-ragu untuk membuka diri, membangun ikatan emosional, atau berbagi informasi pribadi dengan orang lain.

     

    1.2 Asal Kata Pistanthrophobia

    Istilah ini berasal dari gabungan kata “Pistis” yang berarti kepercayaan dalam bahasa Yunani, dan “Phobos” yang berarti rasa takut.

     

    2. Faktor Penyebab Pistanthrophobia

    2.1 Trauma Percintaan Sebelumnya

    Pengalaman traumatis dalam hubungan sebelumnya, seperti pengkhianatan atau kekecewaan, dapat menjadi pemicu utama Pistanthrophobia. Individu yang pernah mengalami luka emosional serius cenderung membangun tembok emosional sebagai bentuk perlindungan diri.

     

    2.2 Ketidakstabilan Emosional

    Orang dengan ketidakstabilan emosional, seperti gangguan kecemasan atau depresi, dapat lebih rentan terhadap Pistanthrophobia. Kondisi emosional yang tidak stabil dapat menciptakan ketidakmampuan untuk membuka diri kepada orang lain.

     

    2.3 Kurangnya Kepercayaan pada Diri Sendiri

    Ketidakpercayaan pada diri sendiri bisa menjadi akar dari Pistanthrophobia. Orang yang tidak percaya pada nilai dirinya sendiri atau memiliki rendah diri mungkin sulit untuk mempercayai bahwa orang lain dapat menerima mereka dengan seutuhnya.

     

    2.4 Pengalaman Kehilangan yang Traumatis

    Kehilangan orang yang dicintai, baik melalui kematian atau perpisahan, dapat menciptakan ketakutan akan kehilangan lagi. Hal ini dapat mengakibatkan individu enggan membentuk ikatan emosional baru karena takut akan kemungkinan kehilangan kembali.

     

    2.5 Pengalaman Kekerasan atau Penipuan

    Orang yang pernah menjadi korban kekerasan fisik, psikologis, atau penipuan dalam hubungan sebelumnya mungkin mengalami kesulitan untuk mempercayai orang lain. Pengalaman traumatis tersebut dapat meninggalkan bekas yang dalam dan menyulitkan pembentukan hubungan yang sehat.

     

    Baca Juga: Mengenal Istilah Playing Victim yang Jadi Salah Satu Tanda ‘Red Flag’

     

    3. Dampak Pistanthrophobia Terhadap Individu

    3.1 Isolasi Emosional

    Pistanthrophobia dapat menyebabkan isolasi emosional, di mana individu merasa terisolasi dari orang lain karena ketidakmampuannya membangun hubungan yang dekat.

     

    3.2 Kesulitan Membentuk Hubungan Romantis

    Kondisi ini seringkali menghambat kemampuan individu untuk membentuk hubungan romantis yang sehat. Mereka mungkin cenderung menjauhkan diri atau membuat tembok emosional sebagai bentuk perlindungan.

     

    3.3 Gangguan Kesehatan Mental

    Pistanthrophobia dapat berkontribusi pada gangguan kesehatan mental, termasuk kecemasan sosial, depresi, atau bahkan gangguan makan. Kesulitan berinteraksi secara sosial dapat memengaruhi kesejahteraan mental secara keseluruhan.

     

    3.4 Kualitas Hidup yang Menurun

    Individu yang mengalami Pistanthrophobia mungkin mengalami penurunan kualitas hidup karena kesulitan membentuk hubungan yang bermakna. Kekhawatiran konstan akan pengkhianatan atau kehilangan dapat mengganggu kebahagiaan dan kepuasan hidup.

    Baca Juga: Ajukan Pinjaman Melalui BFI Finance Sekarang!

    4. Strategi Mengatasi dan Mengelola Pistanthrophobia

    4.1 Refleksi Diri dan Kesadaran

    Langkah pertama dalam mengatasi Pistanthrophobia adalah dengan melakukan refleksi diri. Individu perlu menyadari akar penyebab ketidakpercayaan mereka dan berusaha untuk memahami lebih dalam tentang diri mereka sendiri.

     

    4.2 Bantuan Profesional

    Mengkonsultasikan diri dengan seorang profesional kesehatan mental, seperti psikolog atau psikiater, dapat membantu individu mengatasi Pistanthrophobia. Terapi kognitif perilaku atau terapi psikodinamis dapat memberikan wadah yang aman untuk menjelajahi penyebab dan mengatasi ketakutan tersebut.

     

    4.3 Bertahap Memperluas Lingkaran Sosial

    Memulai dengan langkah kecil dalam membangun hubungan sosial dapat membantu individu mengatasi ketakutannya. Bertahap memperluas lingkaran sosial dan membangun kepercayaan melalui interaksi sosial positif adalah langkah yang penting.

     

    4.4 Menghadapi Ketakutan secara Bertahap

    Mengatasi Pistanthrophobia memerlukan langkah-langkah yang perlahan namun pasti. Individu dapat mencoba untuk menghadapi ketakutannya secara bertahap, mulai dari situasi-situasi kecil hingga yang lebih kompleks.

     

    4.5 Penguatan Diri Positif

    Membangun keyakinan pada diri sendiri melalui penguatan diri positif dapat membantu individu mengatasi ketidakpercayaan pada diri sendiri. Mengenali nilai dan kelebihan diri sendiri dapat menjadi langkah penting dalam proses penyembuhan.

     

    Mengenal Pistanthrophobia adalah langkah awal menuju pemahaman diri yang lebih dalam. Bagi individu yang mengalami kondisi ini, penting untuk diingat bahwa proses penyembuhan memerlukan waktu dan dedikasi. Dengan adanya dukungan dari orang terdekat dan bantuan profesional, mengelola Pistanthrophobia dapat membuka pintu menuju hubungan yang lebih sehat dan lebih berarti. Selain itu, melalui upaya pribadi yang konsisten dan kesadaran diri, setiap langkah kecil menuju kepercayaan pada diri sendiri dan orang lain dapat membawa perubahan positif dalam hidup.

     

    BFI Finance adalah perusahaan pembiayaan yang melayani pinjaman multiguna dengan jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko secara konvensional dan syariah.

     

  • judi

    Sulit Memahami Pelajaran? Teknik Pomodoro Bisa Jadi Solusinya!


    Apakah Anda termasuk orang yang sulit untuk fokus akan sesuatu? Atau justru selalu merasa kawalahan dalam mengatur waktu belajar maupun bekerja?

    Jika ya, teknik pomodoro bisa jadi salah satu pintu keluar yang Anda cari selama ini!

    Teknik pomodoro adalah salah satu metode praktis yang bisa Anda terapkan untuk mengefisiensikan waktu Anda. Untuk menerapkannya sangat sederhana, Anda hanya membutuhkan timer dan sederet aktivitas atau tugas yang ingin segera diselesaikan.

    Sobat BFI, tanpa menunggu waktu lama, yuk kita kenal lebih dekat teknik belajar yang satu ini. Simak selengkapnya di artikel berikut ini, ya!

    Sekilas Mengenai Teknik Pomodoro

    Teknik pomodoro adalah salah satu teknik belajar yang menitikberatkan pada manajemen waktu. Teknik belajar yang satu ini ditemukan oleh Francesco Cirillo pada akhir tahun 1980.

    Kata ‘pomodoro’ sendiri berasal dari bahasa Italia yang memiliki arti ‘tomat’. Cirillo menamai metode ini dengan sebutan tomat karena pada saat ia masih menjadi mahasiswa, ia belajar ditemani dengan sebuah kitchen timer berbentuk tomat. Timer tersebut selalu dia gunakan sebagai pengatur waktu belajar. Karena Cirillo merasa bahwa teknik belajarnya ini dinilai ampuh serta efisien, alhasil ia memberi nama teknik belajarnya dengan sebutan ‘pomodoro.’

    Saat ini teknik pomodoro banyak digunakan oleh khalayak umum mulai dari pelajar sampai dengan para pekerja agar tetap disiplin dalam menyelesaikan sesuatu dan bisa tetap fokus pada saat mengerjakannya.

    Secara singkat, teknik pomodoro adalah sebuah teknik memfoskuskan pikiran dengan interval waktu tertentu dan dihitung menggunakan timer. Misalnya Anda membutuhkan waktu belajar sekitar 20-25 menit, setelah waktu tersebut selesai Anda diharuskan untuk mengambil jeda istirahat selama 5 menit. Nah, teknik ini nantinya Anda lakukan sebanyak 4X berturut-turut. Intinya, waktu jeda istirahat yang Anda luangkan tidak lebih banyak ketimbang waktu belajar.

    Cara Mudah Menerapkan Teknik Podomoro

    Dari penjelasan sebelumnya tentu sudah cukup terbayang di dalam benak Anda apa itu teknik pomodoro. Selanjutnya, mari kita pahami cara menerapkan teknik ini agar apa yang Anda pelajari bisa lebih mudah untuk dipahami.

    teknik pomodoro

    Image Source: Pexels/Lil Artsy

    1. Siapkan Materi yang Akan Dipelajari atau Hal yang Perlu Diselesaikan

    Hal pertama yang perlu Anda lakukan yaitu membuat daftar materi yang akan dipelajari atau hal yang akan Anda lakukan. Untuk membuatnya Anda bisa menuliskan daftar tersebut pada selembar kertas atau aplikasi di smartphone Anda.

    2. Tentukan Waktu Belajar dan Berkomitmenlah Untuk Tetap Fokus

    Dalam penerapannya, teknik tidak membutuhkan banyak alat bantu kecuali timer. Anda bisa menggunakan timer digital yang ada pada device Anda seperti smartphone atau laptop. Jika menurut Anda khawatir keduanya dapat menjadi sebuah distraksi, Anda bisa menggunakan timer lain, misalnya yang ada pada jam tangan Anda.

    Selanjutnya yaitu tentukan waktu belajar Anda. Setiap orang memiliki waktu fokus yang berbeda-beda namun umumnya teknik pomodoro diterapkan selama 25 menit dengan waktu istirahat selama 5 menit. Bilamana waktu tersebut dirasa terlalu lama ataupun sebentar, Anda bisa menyesuaikannya dengan rentan waktu yang Anda rasa ideal. Yang terpenting, waktu jeda untuk istirahat tidak lebih banyak ketimbang waktu belajar. 

    3. Ambil Jeda Istirahat yang Sesuai dan Lakukan Aktivitas Menarik

    Sebagaimana yang sudah disebutkan sebelumnya, dalam teknik pomodoro terdapat waktu istirahat yang berdurasi normalnya 5 menit. Jadi, saat timer belajar sudah berbunyi, selama 5 menit Anda bisa melakukan aktivitas menarik yang Anda suka. Jangan lupa juga untuk menyalakan timer selama aktivitas ini berlangsung agar Anda tidak kelupaan untuk kembali belajar.

    Beberapa aktivitas menarik yang bisa Anda lakukan selama rentan waktu 5 menit yaitu bercengkrama dengan orang terdekat, mendengarkan musik, dan lain sebagainya.

    4. Lakukan Kegiatan Di Atas Sebanyak Empat Kali

    Cara terakhir yaitu mengulang semua kegiatan di atas sebanyak empat kali. Nah, ketika sudah Anda lakukan selama empat kali, berikutnya Anda bisa mengambil jeda istirahat lebih lama sekitar 15-30 menit. Anda bisa menggunakan waktu tersebut untuk makan, melihat video kesukaan, ataupun tidur sejenak. Ingat, pastikan untuk tidak lupa menyalakan timer, ya! 

    Mengapa Teknik Pomodoro Dianggap Efektif Untuk Diterapkan?

    Salah seorang penulis lepas bernama Kat Boogard menceritakan pengalamannya menerapkan metode pomodoro saat ia masih bekerja di The Muse.

    Mulanya Kat cukup skeptis dengan tips dan trik meningkatkan fokus dan produktivitas kerja. Baginya, cara paling ampuh untuk menyelesaikan pekerjaan dengan efektif yaitu dengan cara membuat to do list dan berusaha kerasa menyelesaikan daftar yang ada.

    Sampai suatu ketika Kat mulai tertarik dengan teknik pomodoro dan mencobanya. Setelah mencobanya, Kat berpendapat jika teknik yang satu ini berbeda dari teknik lainnya. Menurut nya, teknik yang satu ini lebih berfokus pada pemanfaatan waktu sebaik-baiknya.

    Karena bagi Kat, teknik yang berfokus pada waktu ini memberikan stimulus atau pacuan berupa ‘tekanan’ akibat adanya keterbatasan waktu dalam menyelesaikan suatu hal. Sehingga siapa saja yang menerapkannya akan lebih bisa fokus dan efektif memanfaatkan waktu yang dia miliki. Sebagai contoh menyelesaikan sebuah tugas dalam waktu 25 menit.

    Kat juga berkata jika teknik pomodoro ini mampu membuatnya lebih bugar. Hal ini dikarenakan setiap 25 menit sekali dia punya waktu untuk lepas dari komputernya dan hal ini juga membuatnya tidak melulu duduk seharian.

    Tidak hanya berbicara mengenai kelebihan, Kat juga memaparkan kekurangan yang ada pada teknik pomodoro. Menurut nya, teknik ini kurang cocok diterapkan saat meeting dimana kita tidak mungkin meminta izin di tengah-tengah meeting untuk sekedar beristirahat selama 5 menit.

    Dari cerita di atas bisa kita tarik kesimpulan jika teknik pomodoro memiliki beberapa manfaat antara lain yaitu:

    1. Meningkatkan Motivasi

    2. Membantu Mencapai Target

    3. Menghindari Adanya Multitasking

    4. Mengoptimalkan Waktu yang Ada

    5. Meminimalisir Terjadinya Distraksi

    Rekomendasi Aplikasi Gratis Untuk Penerapan Teknik Pomodoro

    Agar proses belajar maupun bekerja Anda lebih mudah untuk ditrack serta membiasakan diri dengan teknik belajar yang baru, beberapa aplikasi pendukung gratis berikut ini bisa diunduh dengan cuma-cuma. 

    teknik pomodoro

    1. Focus To-Do: Pomodoro & Tasks

    Tersedia di Play Store dan App Store

    2. Forest: Focus for Productivity

    Tersedia di Play Store

    3. Pomodoro Timer

    Tersedia di Play Store

    4. Pomodoro Timer Lite

    Tersedia di Play Store

    5. Minimalist Pomodoro Timer – Go

    Tersedia di Play Store

     

    Sobat BFI, demikian penjelasan mengenai Belajar Lebih Mudah dan Efektif Dengan Teknik Pomodoro, Begini Caranya. Teknik ini sudah banyak digunakan dan terbukti efektif, Anda bisa langsung mencobanya di rumah ataupun tempat lainnya. Dengan adanya penerapan metode ini diharapkan Anda bisa menghindari multitasking dan memotivasi diri Anda untuk selalu semangat dalam menyelesaikan segala sesuatunya.

    Butuh pinjaman dana cepat untuk beragam kebutuhan finansial Anda? Apapun itu kebutuhannya, ajukan pinjaman di BFI Finance saja! Beragam keperluan dapat kami bantu mulai dari modal usaha, dana pendidikan, investasi, gaya hidup, dan lain-lain.

    Informasi lebih lanjut dapat Anda peroleh melalui laman web di bawah ini.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Informasi Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

     

    Jangan lewatkan informasi menarik lainnya hanya di BFI Blog. Update setiap Senin-Jumat. Sampai ketemu lagi di artikel berikutnya!