• judi

    Mengenal Lebih Lanjut Seputar Olahraga Polo, Apa Manfaatnya?


    Olahraga Polo, sering kali dianggap sebagai olahraga mewah yang identik dengan kelas atas dan kehidupan mewah. Meskipun memang olahraga ini memiliki sejarah panjang di kalangan elit, namun seiring berjalannya waktu, Polo juga semakin meraih popularitas di kalangan lebih luas.

     

    Baca Juga: Ajukan Pinjaman Melalui BFI Finance Sekarang!

     

    1. Aturan dan Teknis Permainan

    1.1 Tim dan Pemain

    Polo dimainkan antara dua tim, masing-masing terdiri dari empat pemain. Setiap pemain memiliki peran dan tugas tertentu di lapangan, termasuk pemain serang, bertahan, dan penjaga gawang.

     

    1.2 Lapangan Polo

    Lapangan Polo memiliki dimensi yang cukup besar, dengan panjang sekitar 275 yard dan lebar sekitar 145 yard. Lapangan dibagi menjadi dua bagian oleh garis tengah, dan tiap tim memiliki sebuah gawang di kedua ujung lapangan.

     

    1.3 Bola dan Tongkat Polo (Mallet)

    Bola Polo terbuat dari kayu dan memiliki diameter sekitar 3 inci. Setiap pemain membawa sebuah tongkat Polo yang panjangnya dapat mencapai 4 kaki 6 inci. Pemain menggunakan tongkat ini untuk memukul bola dengan tujuan mencetak gol ke gawang lawan.

     

    1.4 Durasi Permainan

    Pertandingan Polo terdiri dari beberapa chukker, yaitu setiap sesi bermain yang biasanya berlangsung tujuh setengah menit. Jumlah chukker dalam satu pertandingan dapat bervariasi, tetapi paling umum adalah enam chukker.

     

    1.5 Gol

    Gol dalam Polo dicetak saat bola melewati gawang lawan. Tim yang mencetak gol mendapatkan satu poin, dan tim dengan jumlah gol terbanyak pada akhir pertandingan dinyatakan sebagai pemenang.

     

    Baca Juga: Tren Olahraga Lari Hingga 5 Kilo, Sebenarnya Aman Gak Sih?

     

    2. Manfaat Olahraga Polo

    2.1 Keterampilan Berkuda dan Kontrol Tubuh

    Olahraga Polo, dengan segala kemegahannya, melibatkan keterampilan berkuda yang tak terbantahkan. Pemain Polo tidak hanya duduk di punggung kuda, mereka harus memiliki kendali penuh atas gerakan dan arah kuda selama pertandingan. Kemampuan untuk mengarahkan, memperlambat, atau mempercepat kuda adalah keterampilan kunci yang perlu dikuasai. Pemain harus membentuk koneksi yang erat dengan hewan itu, menafsirkan bahasa tubuhnya, dan merespons dengan cepat sesuai dengan dinamika permainan. Inilah yang membuat Polo bukan hanya olahraga, tetapi juga seni yang membutuhkan keahlian dan kepekaan terhadap pasangan setia, yaitu kuda.

     

    Keterampilan berkuda yang diperoleh dari Polo bukan hanya membangun koneksi dengan hewan tersebut, tetapi juga meningkatkan kontrol tubuh pemain secara keseluruhan. Berada di atas kuda yang bergerak cepat membutuhkan kekuatan inti yang luar biasa, keseimbangan yang presisi, dan koordinasi yang baik antara bagian tubuh atas dan bawah. Seiring berjalannya waktu, pengembangan keterampilan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan berkuda, tetapi juga membawa manfaat positif pada kebugaran dan kontrol tubuh secara keseluruhan.

     

    2.2 Kondisi Fisik dan Kardiovaskular

    Polo bukanlah olahraga yang menguji hanya keahlian berkuda, tetapi juga kebugaran fisik secara menyeluruh. Pertandingan Polo melibatkan aktivitas fisik yang intens, termasuk lari cepat, perubahan arah yang tiba-tiba, dan manuver dalam kecepatan tinggi. Semua ini memberikan latihan kardiovaskular yang efektif, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, dan melibatkan seluruh sistem kardiovaskular.

     

    Bermain Polo memerlukan energi dan kekuatan yang tinggi, yang dapat merangsang peningkatan kapasitas kardiovaskular. Ini mengarah pada peningkatan kemampuan jantung dan paru-paru untuk menyediakan oksigen dengan lebih efisien ke seluruh tubuh selama aktivitas fisik yang intens. Oleh karena itu, melibatkan diri dalam olahraga ini tidak hanya menyenangkan dan menantang, tetapi juga membangun fondasi yang kuat untuk kebugaran dan kesehatan fisik secara menyeluruh.

     

    2.3 Kemampuan Taktis dan Strategis

    Polo bukan hanya permainan fisik yang cepat, tetapi juga menguji kecerdasan taktis dan strategis pemain. Pemain harus dapat membaca permainan dengan cepat, mengidentifikasi peluang, dan membuat keputusan taktis dalam hitungan detik. Ini memerlukan tingkat pemahaman dan kepekaan terhadap dinamika permainan yang hanya dapat diperoleh melalui pengalaman dan latihan yang konsisten.

     

    Dalam dunia Polo, pemain harus mampu membentuk strategi bersama timnya, memahami peran masing-masing, dan beradaptasi dengan perubahan kondisi di lapangan. Keterampilan ini tidak hanya berdampak pada hasil pertandingan Polo, tetapi juga membawa manfaat di luar lapangan, seperti kemampuan mengambil keputusan yang cepat dan tepat dalam kehidupan sehari-hari.

     

    2.4 Pengembangan Tim dan Kolaborasi

    Sebagai olahraga tim, Polo mempromosikan kolaborasi dan pengembangan tim yang kuat. Pemain tidak hanya bertanggung jawab atas kemampuan individu mereka, tetapi juga harus bekerja sama dengan anggota timnya untuk mencapai tujuan bersama. Ini membutuhkan komunikasi yang efektif, saling mendukung, dan pemahaman yang mendalam tentang peran masing-masing.

     

    Polo mengajarkan pemain untuk membangun kepercayaan pada rekan setim, berkolaborasi dalam strategi permainan, dan menyadari bahwa keberhasilan tim lebih penting daripada keberhasilan individu. Keterampilan ini, saat diterapkan dalam konteks kehidupan sehari-hari, dapat memberikan manfaat luar biasa dalam bekerja sebagai tim di lingkungan profesional atau sosial.

     

    Baca Juga: Ini Olahraga Efektif untuk Pangkas Berat Badan Berlebih

     

    2.5 Manajemen Stres

    Bermain Polo di atas kuda yang kuat dan dalam kecepatan tinggi mengharuskan pemain untuk dapat mengelola stres dan tekanan dengan baik. Situasi yang intens di lapangan dapat menciptakan tekanan emosional dan fisik yang signifikan, dan pemain harus dapat tetap tenang dan fokus untuk membuat keputusan yang tepat.

     

    Kemampuan untuk mengelola stres adalah salah satu manfaat yang paling berharga dari bermain Polo. Pemain belajar untuk tetap tenang dalam situasi yang mungkin menegangkan, mengendalikan emosi, dan mempertahankan fokus pada permainan. Keterampilan ini, ketika diaplikasikan di luar lapangan Polo, dapat membantu dalam menghadapi tantangan hidup sehari-hari dengan lebih tenang dan penuh kepercayaan diri.

     

    2.6 Pengembangan Keterampilan Sosial

    Polo seringkali dikenal sebagai olahraga sosial di mana pemain dapat membangun jaringan, berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat, dan menjalin hubungan yang berarti. Pertemuan di lapangan Polo tidak hanya melibatkan aksi permainan yang seru tetapi juga momen untuk berbagi pengalaman, cerita, dan kegembiraan bersama rekan-rekan sesama pemain.

     

    Partisipasi dalam kegiatan sosial di sekitar Polo, seperti acara pameran dan pertemuan klub, membuka pintu untuk memperluas jaringan sosial. Ini dapat membawa manfaat dalam hal pengembangan keterampilan sosial, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, dan memperkuat koneksi dengan berbagai individu dari berbagai latar belakang.

     

    2.7 Kemandirian dan Kepercayaan Diri

    Mengendalikan kuda dengan kecepatan tinggi dan berpartisipasi dalam pertandingan Polo membangun rasa kemandirian dan kepercayaan diri yang luar biasa. Pemain tidak hanya menjadi ahli dalam mengendalikan hewan yang kuat tetapi juga belajar mengatasi tantangan dan kesulitan selama pertandingan.

     

    Keberanian yang diperlukan untuk mengejar bola, memimpin serangan, atau membela gawang adalah kualitas yang tidak hanya terbatas pada lapangan Polo. Pemain membawa rasa kemandirian dan kepercayaan diri ini ke dalam kehidupan sehari-hari, memberikan kekuatan dan keteguhan dalam menghadapi rintangan atau mencapai tujuan pribadi dan profesional.

     

    Olahraga Polo bukan hanya sekadar kegiatan rekreasi, tetapi juga sebuah gaya hidup yang melibatkan dedikasi, keterampilan, dan semangat kompetisi. Meskipun awalnya dikenal sebagai olahraga elit, Polo semakin merayakan inklusivitas dan terbuka untuk semua kalangan. Melalui permainan yang menarik dan beragam manfaatnya, Polo menawarkan pengalaman unik yang dapat dinikmati oleh siapa pun yang tertarik untuk menjelajahi dunia olahraga ini. Seiring popularitasnya terus berkembang, Polo tetap menjadi salah satu olahraga yang menggabungkan keanggunan, kecepatan, dan kecerdasan taktis dengan baik.

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

     

  • judi

    Mari Mengenal Lebih Dekat Seputar Limit Kredit dalam Pinjaman


    Limit kredit adalah batasan pinjaman yang ditetapkan oleh lembaga pembiayaan untuk membatasi pinjaman dana atau kredit yang bisa diajukan oleh pihak debitur.

    Setiap orang memiliki limit kredit yang berbeda-beda, dimana limit tersebut bisa dinaikan dengan syarat dan ketentuan yang ada.

    Agar Anda tidak keliru memahami apa itu limit kredit, mari kita simak penjelasan berikut ini.

    1. Mengenal Limit Kredit

    Limit kredit adalah batas maksimal dana yang dapat dipinjam oleh seseorang dari lembaga keuangan non bank, bank, atau perusahaan pembiayaan lainnya. Batasan maksimal ini ditentukan berdasarkan berbagai faktor seperti pendapatan, riwayat kredit, serta jumlah aset yang dimiliki oleh individu.

    Tidak hanya itu saja, limit kredit juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur besaran risiko yang mungkin diterima oleh lembaga keuangan. Salah satunya yakni resiko terburuk terjadinya kredit macet maupun gagal bayar.

    2. Tujuan Penentuan Limit Kredit

    Limit kredit adalah batasan yang sengaja ditentukan untuk membatasi jumlah pinjaman yang diajukan oleh pihak debitur. Harapannya, dengan adanya limit kredit kerugian yang mungkin muncul antara dua belah pihak dapat diminimalisir. Adapun tujuan lainnya meliputi hal krusial di bawah ini.

    • Mengukur risiko yang mungkin diterima lembaga keuangan, misalnya risiko gagal bayar.

    • Mengontrol tingkat utang seseorang untuk menjaga kestabilan finansial.

    • Menghindari terjadinya penarikan aset atau jaminan akibat ketidaksanggupan melunasi cicilan yang ada.

    • Membantu lembaga keuangan untuk menentukan suku bunga yang akan dikenakan pada pinjaman. Semakin tinggi limit kredit seseorang, maka semakin rendah suku bunga yang dikenakan, karena lembaga keuangan menganggap orang tersebut memiliki risiko yang lebih rendah.

     

    Baca Juga: Kredit Produktif : Pengertian, Jenis, dan Contohnya

     

    3. Jenis Limit Kredit

    Limit kredit adalah ketentuan batasan kredit yang tidak hanya berlaku pada kartu kredit saja, namun juga berlaku untuk produk keuangan lainnya. 

    3.1 KTA

    KTA atau kredit tanpa agunan adalah jenis kredit yang tidak membutuhkan jaminan atau agunan pada saat pengajuannya. 

    Meskipun tidak membutuhkan agunan atau jaminan, limit KTA umumnya ditentukan dari slip gaji ataupun limit kartu kredit bagi yang memilikinya.

    Besaran limit kredit tanpa agunan (KTA), umumnya tidak terlalu besar untuk meminimalisir terjadinya kredit macet ataupun gagal bayar.

    3.2 Kredit Multiguna

    Salah satu pinjaman yang paling banyak digunakan adalah kredit multiguna. Kredit jenis ini mengharuskan calon debitur untuk menjaminkan asetnya sesuai jenis pinjaman yang dipilih.

    Seperti pinjaman jaminan BPKB kendaraan dan sertifikat rumah. Limit kredit yang didapat pun lebih besar dibandingkan dengan KTA (kredit tanpa agunan). Anda bisa mendapatkan hampir 85% dari nilai aset yang diajukan.

    3.3 Kredit Usaha Rakyat

    Kredit usaha rakyat atau yang disingkat menjadi KUR adalah program kredit buatan pemerintah yang bekerjasama dengan bank dalam membantu UMR atau usaha mikro. Setiap bank memiliki kebijakan tersendiri terkait besaran KUR yang bisa dicairkan.

    3.4 Kredit Kepemilikan Rumah

    Kredit kepemilikan rumah atau KPR adalah jenis kredit yang menawarkan kemudahan untuk mendapatkan rumah impian. Limit kredit yang satu ini umumnya ditentukan dari nilai rumah yang dipilih serta penghasilan tetap per bulan.

    3.5 Kartu Kredit

    Jenis limit kredit yang terakhir tentu saja kartu kredit. Setiap bank yang memiliki layanan kartu kredit pasti menerapkan limit kredit yang berbeda-beda sesuai dengan ketentuan dan syarat yang berlaku.

    Beberapa poin penentu limit kartu kredit diantaranya yakni pendapatan bulanan, total utang di bank, status kepemilikan rumah, jumlah kredit yang diminta.

     

    Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Dia Cara Perhitungan Pelunasan Kredit Dipercepat

     

    4. Faktor yang Menentukan Limit Kredit

    Limit kredit tidak ditentukan secara sembarangan. Ada beberapa faktor yang menjadi tolak ukur untuk menentukan batasan atau limit kredit. Mulai dari pendapatan, riwayat/skor kredit, status kepemilikan rumah, serta jumlah yang diajukan. Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut ini. 

    4.1 Pendapatan

    Limit kredit adalah batasan seseorang untuk dapat mengajukan pinjaman. Pendapatan adalah salah satu faktor penentunya.

    Pihak bank atau perusahaan pembiayaan akan menanyakan pendapatan bulanan Anda sebagai bukti kesanggupan dalam membayar cicilan yang ada sekaligus penentu batasan limit kredit yang akan diberikan.

    Pada faktor ini, pihak kreditur biasanya akan meminta slip gaji atau rekening koran bank yang Anda gunakan.

    4.2 Riwayat/Skor Kredit

    Banyak dari kita mungkin sudah tidak asing dengan istilah skor kredit. Skor kredit sendiri adalah ukuran kelayakan apakah pengajuan pinjaman seseorang layak diterima atau ditolak. Skor ini dihitung melalui layanan SLIK OJK atau yang dulu dikenal sebagai BI Checking. 

    4.2.1 Cara Cek Skor Kredit

    • Datangi Kantor Perwakilan OJK terdekat di daerah Anda dengan membawa persyaratan dokumen yang dibutuhkan dan mengisi formulir permintaan informasi debitur yang disediakan. Untuk kelengkapan persyaratan bisa Anda cek di tautan berikut ini.

    • Pihak OJK akan memeriksa dan meneliti dokumen persyaratan dan formulir permintaan informasi debitur. Jika telah memenuhi persyaratan, pihak OJK akan melakukan pencetakan hasil informasi debitur.

    • Selanjutnya, OJK akan melakukan konfirmasi dan menyerahkan hasil informasi debitur kepada pemohon beserta tanda terima yang harus ditandatangani oleh pemohon.

    4.3 Status Kepemilikan Rumah

    Kepemilikan properti seperti rumah menjadi salah satu faktor penentu limit kredit Anda. Lembaga keuangan cenderung menyukai calon kreditur yang sudah memiliki rumah sendiri. Hal ini diyakini sebagai jaminan jika kondisi keuangan Anda stabil dan mampu melunasi cicilan yang ada.

    4.4 Jumlah yang Diajukan

    Besaran jumlah kredit yang Anda ajukan menjadi faktor penentu selanjutnya. Pihak bank atau perusahaan pembiayaan akan menganalisa apakah besaran yang diajukan sebanding dengan pemasukan tetap setiap bulannya. Dengan begini, kreditur dapat menentukan batasan kredit sesuai dengan kemampuan bayar calon debitur.

     

    Baca Juga: Mengenal Kredit Konsumtif dan Contohnya

     

    5. Cara Menaikkan Limit Kredit Untuk Pembiayaan Multiguna

    Meskipun tidak mudah namun tidak menutup kemungkinan jika limit kredit yang ada Berbicara mengenai cara menaikan limit kredit, tentunya hal ini erat kaitannya dengan penggunaan, kartu kredit. Nah, bagi Anda yang memiliki kartu kredit atau berencana memilikinya dalam waktu dekat, berikut ini cara menaikan limit pada kartu kredit ala BFI Finance.

    Limit Kredit Adalah

    Image Source: Freepik/KrishnaTedjo

    5.1 Lengkapi Semua Persyaratan yang Diminta

    Persyaratan administrasi adalah langkah awal untuk menaikan limit kredit yang Anda inginkan. Apabila kelengkapan persyaratan yang ada ini tidak Anda penuhi dengan baik ataupun ada yang terlewat, pihak kreditur dapat menolak ajuan Anda.

    5.2 Pastikan Kolektibilitas Kredit Anda Bagus

    Kolektibilitas kredit adalah skor penentu kredit. Adanya skor ini mampu memperlihatkan kemampuan seseorang dalam mengelola keuangan, khususnya dalam kemampuan membayar utang.

    Berdasarkan ketetapan Bank Indonesia (BI) No. 7/2/PBI/2005 pada surat edaran BI No. 7/3/DPNP tertanggal 31 Januari 2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum, Peraturan BI No. 14/15/PBI/2012 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum, dan ketetapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 29/POJK.05/2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, terdapat 5 tingkatan kualitas skor kredit calon debitur. Penjelasannya sebagai berikut.

    • Skor Kredit 1: Kolektabilitas Lancar

    • Skor kredit 2: Kolektibilitas Dalam Perhatian Khusus (DPK)

    • Skor kredit 3: Kolektibilitas Kurang Lancar

    • Skor kredit 4: Kolektibilitas Diragukan

    • Skor kredit 5: Kolektibilitas Macet

     

    Baca Juga: Mengenal Kolektibilitas Kredit, Skor Penting Sebelum Ajukan Kredit

     

    5.3 Pastikan Nilai Aset yang Diajukan Tinggi

    Mengajukan pinjaman pada perusahaan pembiayaan maupun lembaga keuangan non bank dengan pilihan produk pembiayaan berjaminan, tentunya pencairan dana yang ada ditentukan dengan nilai aset yang Anda ajukan. Semakin tinggi nilai aset yang ada maka semakin besar perolehan pinjaman akan Anda dapatkan.

    5.3.1 Tips Menaikan Nilai Aset

    • Aset yang diajukan sesuai dengan kriteria yang diberikan oleh pihak kreditur.

    • Usahakan aset tersebut masih dalam kondisi prima. Anda bisa melakukan perawatan atau pembaharuan mesin jika aset yang diajukan berupa kendaraan bermotor.

    5.4 Pendapatan Per Bulan

    Pihak kreditur akan memastikan kondisi finansial Anda stabil sebelum dapat menaikan limit kredit yang ada. Salah satu caraya yakni dengan melihat langsung slip gaji bulanan Anda selama beberapa bulan. Jika sesuai dan tidak ada masalah, besar kemungkinan pengajuan Anda disetujui.

    Nah, bagi Anda yang membutuhkan pinjaman dana cepat dengan sederet keuntungan untuk modal usaha, biaya pendidikan anak, sampai dengan gaya hidup, Anda bisa mengajukan pinjaman di BFI Finance. Apa saja kelebihan pengajuan pinjaman di BFI Finance? Berikut ini sederet manfaat yang bisa Anda peroleh dengan mengajukan pinjaman di BFI Finance.

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motorbpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

     

    Sobat BFI, demikian informasi mengenai Limit Kredit Adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Menaikan Kredit. Mengajukan kredit adalah hal yang lumrah dilakukan oleh orang-orang. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk mengajukan kredit, pastikan untuk memilih lembaga keuangan resmi yang sudah terjamin legalitasnya.