• judi

    5 Manfaat Pinjaman Modal Usaha dan Cara Mudah Mendapat Modal


    Mengajukan pinjaman modal usaha adalah hal umum yang banyak dilakukan oleh orang-orang. Terutama bagi mereka yang hendak merintis usaha ataupun berencana mengembangkan bisnis yang sudah lama berjalan.

    Jika dimanfaatkan dengan baik dan bijak, modal usaha yang diperoleh dapat memberikan segudang manfaat untuk keberlangsungan usaha Anda.

    Lalu, apa saja manfaat pinjaman modal usaha dan bagaimana cara mudah mendapatkan modal tersebut? Simak selengkapnya di artikel yang satu ini.

    Jenis Pinjaman Modal Usaha

    Pinjaman modal usaha terbagi ke dalam beberapa jenis. Diantaranya yaitu kredit multiguna, kredit usaha rakyat (KUR), pinjaman modal usaha kecil dari koperasi, pinjaman modal usaha kecil dari KTA, pinjaman online, kredit modal kerja, dan pinjaman modal ventura. Adapun penjelasan lengkapnya sebagai berikut.

    1. Kredit Multiguna

    Kredit multiguna adalah jenis pinjaman yang mewajibkan debitur (peminjam) memberikan jaminan berupa aset kepada kreditur (pihak yang memberi pinjaman).

    Aset yang dijaminkan nantinya harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku di bank atau perusahaan pembiayaan. Misalnya jaminan BPKB Mobil, jaminan BPKB Motor, maupun jaminan sertifikat rumah.

    Manfaat pinjaman dari kredit multiguna yaitu besaran pinjaman yang Anda peroleh bergantung dari besaran nilai barang atau aset yang dijaminkan. Semakin tinggi taksiran nilainya, maka semakin besar juga kesempatan Anda untuk memperoleh modal usaha dalam jumlah besar.

    2. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

    Kredit usaha rakyat atau yang disingkat menjadi KUR adalah jenis pinjaman yang diberikan oleh pemerintah, baik itu untuk para wirausahawan maupun calon wirausahawan yang membutuhkan modal.

    Manfaat pinjaman yang satu ini dapat dengan mudah dirasakan bagi perusahaan yang bergerak di sektor industri, pertanian, perikanan, kelautan, perhutanan, maupun sektor keuangan berupa jasa simpan pinjam.

    Untuk mendapatkan kredit usaha rakyat, Anda bisa mengajukan pinjaman ke bank yang sudah menyelenggarakan program ini.

    3. Pinjaman Modal Usaha Kecil dari Koperasi

    Pinjaman modal usaha bisa juga Anda peroleh dari koperasi. Meminjam dari koperasi dapat memberikan Anda manfaat pinjaman berupa kemudahan dalam mengajukan pinjaman tanpa syarat yang rumit.

    Namun, untuk memperoleh kemudahan tersebut Anda diwajibkan untuk menjadi anggota koperasi terlebih dahulu.

    4. Pinjaman Modal Usaha Kecil dari KTA

    KTA atau singkatan dari kredit tanpa agunan adalah salah satu jenis pinjaman yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan modal usaha.

    Sebagai peminjam, manfaat pinjaman yang Anda dapatkan dari KTA ini yaitu Anda tidak perlu menjaminkan aset berupa kendaraan, sertifikat rumah, ataupun surat-surat berharga lainnya.

    Di samping itu, KTA juga menawarkan bunga yang cukup rendah dengan tenor hingga 60 bulan atau 5 tahun, bergantung pada kebijakan bank dan perusahaan pembiayaan yang Anda pilih.

    Manfaat Pinjaman

    Image Source: Pexels/Q. Hưng Phạm

    5. Pinjaman Online

    Pinjaman online atau yang lebih akrab disapa pinjol adalah jenis pinjaman yang cukup marak digunakan saat ini.

    Pinjaman jenis ini beroperasi secara online, sehingga untuk mengajukan pinjaman bisa Anda lakukan dari mana saja selama ada koneksi internet yang memadai.

    Pinjol menawarkan sederet manfaat pinjaman khususnya bagi Anda yang membutuhkan modal usaha. Antara lain yaitu persyaratan yang mudah serta tenor yang cukup fleksibel.

    Meskipun terbilang cukup mudah bahkan instan, pastikan untuk melakukan transaksi pinjaman online di perusahaan yang sudah resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Waspadai segala bentuk pinjol yang menawarkan pinjaman melalui SMS, WhatsApp, ataupun lewat telepon.

     

    Baca Juga: Apa Itu Pinjol: Definisi, Jenis, Cara Membedakan Pinjol Legal dan Ilegal

     

    6. Kredit Modal Kerja

    Kredit modal kerja adalah salah satu program besutan bank yang diperuntukan untuk pinjaman modal usaha kecil.

    Syarat dan ketentuan yang harus Anda penuhi agar dapat merasakan manfaat pinjaman jenis ini antara lain yaitu memiliki izin usaha, usaha yang ada telah berjalan kurang lebih satu tahun, sampai dengan melampirkan kelengkapan dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), buku tabungan, keterangan penghasilan, bukti adanya tanggungan atau cicilan jika ada.

    7. Pinjaman Modal Ventura

    Jenis pinjaman yang terakhir yaitu pinjaman modal ventura. Pada pinjaman jenis ini, modal yang diperoleh didapat langsung dari perusahaan ventura (venture capitalist) dengan syarat dilakukan perjanjian kerjasama selama periode waktu tertentu.

    Singkatnya, pemberi pinjaman memiliki sebagian hak perusahaan atau lembaga usaha yang telah diberikan modal, serupa dengan pemegang saham.

    Jenis pinjaman jenis ini tergolong investasi dengan tingkat resiko tinggi bagi pihak yang meminjamkan. Oleh karenanya, pihak ventura selaku pemberi pinjaman akan dengan matang mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dari sebuah rencana bisnis sebelum benar-benar menanamkan modal pada sebuah usaha.

    5 Manfaat Pinjaman Modal Usaha

    Setelah Anda mengetahui berbagai jenis pinjaman untuk modal usaha, berikutnya mari kita cermati manfaat pinjaman apa saja yang bisa kita dapatkan, terutama jika Anda mengajukan pinjaman pada perusahaan pembiayaan.

    1. Proses Pengajuan Mudah dan Cepat

    Pinjaman modal usaha, khususnya di perusahaan pembiayaan diproses dengan mudah dan cepat. Syarat dan ketentuan yang ada tidak berbelit-belit. Anda bisa menyesuaikan pinjaman yang dipilih sesuai dengan kemampuan Anda. Aman dan mudah. 

    Anda bisa mengajukannya secara online maupun datang ke cabang. Setelah itu dana yang Anda pinjam bisa langsung cair jika semua syarat dan ketentuan yang ada telah sesuai.

    2. Suku Bunga Rendah

    Setiap perusahaan pembiayaan memiliki besaran suku bunga yang berbeda-beda. Pilihlah perusahaan pembiayaan dengan suku bunga rendah dan tenor yang cukup panjang sehingga mampu menguntungkan Anda.

    Manfaat pinjaman dengan suku bunga rendah dengan tenor yang panjang antara lain yaitu Anda memiliki waktu yang cukup untuk membayar cicilan tiap bulannya, sekaligus memperoleh keuntungan di waktu yang bersamaan. Jadi, saat cicilan pinjaman modal Anda telah tuntas terbayarkan, keuntungan yang Anda peroleh akan lebih banyak lagi.

    3. Membantu Mengembangkan Usaha

    Modal usaha adalah ujung tombak keberhasilan sebuah bisnis. Meskipun terdapat faktor pendukung lainnya seperti jiwa leadership dan kegigihan sang wirausaha, namun jika dijalankan tanpa modal yang memadai, besar kemungkinan kesempatan emas yang menghampiri Anda terlewatkan begitu saja.

    Nah, dengan adanya modal usaha yang cukup, Anda bisa merasakan sederet manfaat pinjaman. Salah satunya yaitu membantu mengembangkan usaha Anda.

    Selain itu, modal tersebut bisa Anda gunakan untuk menggaji karyawan dengan layak, menyewa tempat usaha seperti ruko ataupun gedung, membeli berbagai macam inventaris yang dibutuhkan, membuka cabang baru, sampai dengan dana darurat untuk kesiapan menghadapi berbagai kendala ataupun musibah yang sewaktu-waktu bisa menimpa bisnis Anda.

     

    Baca Juga: 10 Peluang Usaha Modal 10 Juta. Tertarik Untuk Mencoba?

     

    4. Meningkatkan Kualitas Hidup

    Manfaat pinjaman modal usaha lainnya yaitu mampu meningkatkan taraf hidup wirausaha atau peminjam modal. 

    Pasalnya, dengan adanya pinjaman modal tersebut para pelaku usaha maupun UMKM memiliki kesempatan untuk mencapai mimpi dan tujuan mereka atas usaha yang tengah dirintis maupun yang sudah berjalan lama.

    5. Berinovasi Dalam Bisnis

    Bisnis adalah salah satu bidang yang sangat dinamis dan akan terus berkembang seiring perubahan jaman.

    Oleh karenanya, penting bagi para wirausaha untuk melakukan inovasi agar usaha yang dimiliki bisa terus bertahan dan lebih berkembang lagi.

    Nah, dengan adanya pinjaman modal usaha ini, para wirausahawan bisa merasakan manfaat pinjaman yang didapat untuk berinovasi dengan melakukan berbagai eksperimen baru.

     

    Baca Juga: Riset Pemasaran: Definisi, Tujuan, dan Cara Melakukannya

     

    Cara Mendapatkan Pinjaman Modal Usaha di BFI Finance

    Khusus Sobat BFI yang tertarik untuk merintis usaha maupun mengembangkan usaha yang sudah ada, BFI Finance menyediakan peminjaman modal dengan pencairan dana yang cepat dan mudah.

    Anda tidak perlu khawatir karena BFI Finance sudah terverifikasi oleh OJK. Pasti aman dan lancar! Untuk pengajuan pinjaman yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda dapat diakses melalui link di bawah ini.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 24 bulan.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 4 tahun.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 7 tahun.

    Tunggu apa lagi? Yuk, ajukan pinjaman modal usaha di BFI Finance agar Anda tidak melewatkan kesempatan emas yang mungkin bisa datang kapan saja.

    Dapatkan informasi menarik seputar keuangan, bisnis, pinjaman, dan lainnya di BFI Blog. Sampai ketemu lagi artikel kami selanjutnya. Salam bisnis!

     

    Selalu ada jalan bersama BFI Finance.

  • judi

    Ini Dia Cara Memanfaatkan Pinjaman Cepat Cair Untuk Promosi Usaha


    Ada banyak faktor penentu kesuksesan dalam merintis usaha. Salah satu diantaranya yaitu dengan melakukan promosi.

    Bentuk promosi usaha ini sangatlah beragam. Mulai dari yang murah sampai dengan yang mahal. Strategi promosi yang sukses tentunya akan memberikan Anda sederet keuntungan seperti kesempatan untuk memperluas koneksi, meraih profit lebih melalui para pelanggan atau klien baru.

    Pinjaman cepat cair bisa menjadi sumber modal untuk melancarkan strategi promosi dan mewujudkan impian Anda.

    Nah, bagi Anda yang penasaran bagaimana cara mengelola pinjaman cepat cair untuk kegiatan promosi, beberapa tips dan trikberikut ini bisa Anda coba!

    6 Jenis Kegiatan Promosi

    Sebelum melakukan kegiatan promosi, tentunya ada serangkaian hal yang perlu Anda perhatikan. Antara lain yaitu memilih jenis kegiatan promosi apa yang nantinya akan Anda lakukan.

    Pastikan untuk memilih jenis promosi yang sesuai dengan budget pinjaman cepat cair yang Anda miliki dan sesuai dengan output yang Anda harapkan.

    1. Seasonal Marketing

    Seasonal marketing merupakan istilah kegiatan promosi yang dilakukan dengan memanfaatkan momen tertentu. Contohnya, musim liburan, hari raya, dan lain sebagainya. Kegiatan promosi yang dilakukan bisa bermacam-macam, disesuaikan dengan momen yang ada pada saat itu. Misalnya, membuat diskon 17% pada bulan Agustus, dimana saat itu momen perayaan hari kemerdekaan Indonesia. 

    Contoh lainnya adalah melakukan kegiatan promosi dengan menggunakan kemasan yang berbeda, launching promo baru, buy one get one, dan lain sebagainya. 

    Nah, Anda bisa memanfaatkan strategi promosi ini. Terutama apabila Anda baru saja merintis usaha dan ingin brand yang Anda miliki dikenal oleh banyak orang.

    Tipsnya adalah, Anda harus jeli melihat momen atau hari-hari besar di Indonesia yang bisa dijadikan waktu yang tepat untuk berbisnis. Selain itu, Anda juga bisa belajar bagaimana cara kompetitor Anda melakukan kegiatan promosi pada waktu-waktu tertentu. 

    Di sela-sela promosi musiman tersebut, berkreasilah seunik mungkin agar pelanggan Anda tidak cepat bosan. Maksimalkan pinjaman cepat cair yang Anda miliki dengan menawarkan hal yang baru setiap 2-3 bulan sekali; contohnya perubahan pada produk atau kemasan. 

     

    Baca Juga: Inilah Alasannya Mengapa Pinjaman Tenor Panjang Layak Dipertimbangkan!

     

    2. Traditional Marketing

    Traditional marketing adalah salah satu strategi promosi yang sudah lama ada dan masih banyak digunakan hingga saat ini.

    Strategi promosi yang satu ini bisa Anda lakukan dengan cara melakukan promosi di media cetak seperti surat kabar atau koran, majalah, stasiun televisi, dan radio.

    Meskipun terbilang tradisional, cara promosi yang satu ini dinilai cukup ampuh untuk mempromosikan produk dan jasa, maupun menaikan brand awareness usaha Anda. Namun, biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan promosi ini relatif mahal.

     

    Baca Juga: Cara Meningkatkan Brand Awareness untuk Penjualan Bisnis Online

     

    3. Endorsement

    Sebagian dari kita mungkin sudah tidak asing dengan kata endorsement. Telebih, jika Anda cukup aktif menggunakan platform media sosial seperti Instagram, Twitter, TikTok, dan sejenisnya.

    Endorsement adalah salah satu jenis kegiatan promosi yang dilakukan di sosial media dengan cara bekerjasama dengan influencer atau public figure ternama.

    Strategi ini cukup menjanjikan lantaran banyak orang sangat percaya terhadap influencer kesukaan mereka dan tak jarang, mereka juga akan mengikuti apa saja yang dilakukan influencer tersebut.

    Misalnya, seorang influencer membeli produk A dan memberikan review positif terhadap produk tersebut. Maka, besar kemungkinan para followers setianya akan melakukan hal serupa.

    Nah, jika Anda tertarik untuk memanfaatkan pinjaman cepat cair yang Anda miliki untuk meluncurkan strategi ini, pastikan Anda memilih influencer yang memiliki persona selaras dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan.

     

    Baca Juga: Apa Itu Endorse: Strategi Marketing untuk Keberhasilan Bisnis

     

    4. Digital Marketing

    Seperti halnya endorsement, Anda juga bisa memanfaatkan sosial media sebagai ladang promosi dengan bantuan digital marketing.

    Digital marketing adalah strategi promosi dengan cara memanfaatkan fitur iklan (ads) yang tersedia pada platform online seperti sosial media maupun google.

    Cara ini dinilai cukup efektif dan ramah di kantong. Sebab, Anda bisa dengan mudah menentukan siapa target pasar Anda dan berapa budget yang akan Anda keluarkan untuk promosi.

     

    Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Online Terbaik dalam 7 Langkah!

     

    5. Personal Selling

    Personal selling adalah strategi promosi dimana penjualan produk dan jasa dilakukan secara langsung oleh pemilik usaha.

    Strategi ini banyak diterapkan oleh para pelaku usaha karena dinilai cukup efektif dalam menggaet pelanggan baru. Hal ini bisa terjadi lantaran pemilik usaha paham secara betul-betul kelebihan produk yang dijual. Alhasil orang akan lebih mudah percaya dan tertarik untuk membeli.

     

    Baca Juga: Soft Selling Adalah: Arti, Cara, dan Perbedaannya Dengan Hard Selling

     

    6. Publicity

    Terakhir yakni strategi promosi berupa publicity. Strategi ini dilakukan dengan cara membuat publisitas seperti membuat acara jumpa pers, pelatihan, webinar, dan berbagai kegiatan lainnya yang mengikutsertakan banyak orang atau target pasar yang ingin Anda bidik. 

    Jika Anda tertarik, Anda bisa menggunakan pinjaman cepat cair yang sudah Anda peroleh untuk menerapkan strategi promosi publisitas agar mampu berjalan dengan baik dan sesuai rencana.

    Cara Melakukan Promosi dengan Budget Terbatas

    Dalam merencanakan strategi promosi, biasanya sejumlah dana yang dikeluarkan cukup besar agar strategi promosi usaha Anda dapat berjalan dengan maksimal.

    Hal ini cukup membingungkan bagi Anda yang baru saja merintis usaha. Pasalnya, profit yang didapat pun belum besar sehingga belum bisa meluncurkan strategi promosi besar-besaran.

    Jangan khawatir, Anda tetap bisa melakukan kegiatan promosi dengan budget terbatas dari pinjaman cepat cair yang Anda miliki. Simak tips berikut!

    Pinjaman Cepat Cair

    Image Source: Pexels/Liza Summer

    1. Membangun Personal Branding

    Personal branding adalah strategi yang membuat usaha Anda berbeda dari kompetitor. Kabar baiknya, strategi ini bisa dilakukan secara cuma-cuma.

    Contohnya, membuat konten tentang produk atau jasa yang Anda tawarkan, atau mempromosikan langsung kepada keluarga dan kerabat Anda. 

    2. Memaksimalkan Penggunaan Sosial Media

    Di era digital ini, sosial media dapat menjadi sarana promosi yang tepat untuk menjangkau banyak orang. Dengan memanfaatkan sosial media, Anda bisa menyusun jadwal untuk mengiklankan produk atau jasa Anda, serta berinteraksi dengan followers di akun sosial media Anda. Anda juga bisa memanfaatkan jasa paid promote atau paid ads untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. 

    3. Memanfaatkan Platform Penjualan dan Pembuatan Konten

    Jika usaha Anda memiliki website resmi, Anda bisa memaksimalkan situs tersebut untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Yaitu, dengan cara memahami perilaku mereka dan membuat konten yang menarik. 

    Dalam pembuatan konten, Anda juga bisa memanfaatkan platform penjualan online atau e-commerce untuk memasarkan produk Anda. Biasanya platform e-commerce ternama sudah memberi tata cara agar Anda bisa memasarkan dan mengembangkan usaha Anda secara lebih maksimal. 

    Nantinya, pinjaman cepat cair yang Anda miliki bisa dimaksimalkan dengan baik untuk keperluan lain seperti pengemasan paket dan lain sebagainya.

     

    Baca Juga: Laris Manis, Ini Dia 7 Cara Jualan Online Untuk Pemula!

     

    Memanfaatkan Pinjaman Cepat Cair untuk Kegiatan Promosi

    Salah satu kendala yang menghambat perkembangan usaha Anda adalah kurangnya dana atau modal. Tentunya, seluruh kegiatan promosi ini membutuhkan dana yang tidak sedikit.

    Memang, tidak ada jaminan bahwa dana yang besar akan menjamin kesuksesan kegiatan usaha Anda, termasuk kegiatan promosi.

    Namun tanpa adanya dana yang cukup, kegiatan promosi yang telah Anda persiapkan dengan matang beresiko terhenti di tengah jalan. Tentunya, sangat disayangkan kalau hal ini terjadi, bukan?

    Sebelum Anda melakukan kegiatan promosi, pastikan bahwa Anda memiliki dana yang cukup untuk menjalankan strategi Anda. 

    Anda bisa memanfaatkan pinjaman cepat cair BFI Finance untuk mendapatkan sejumlah dana yang sesuai dengan kebutuhan usaha Anda. Cukup dengan menjaminkan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah, Anda bisa mendapatkan dana yang dibutuhkan untuk menunjang kebutuhan usaha maupun pinjaman uang mendesak.

    Cari tahu informasi selengkapnya mengenai pinjaman di tautan berikut ini.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 4 tahun.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 24 bulan.

    Informasi Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 7 tahun.

    Sobat BFI, sebagai pebisnis Anda harus jeli dalam melihat kesempatan, termasuk melancarkan strategi promosi di waktu yang tepat. Dengan memanfaatkan momen yang tepat, serta cermat dalam mengelola pinjaman yang diperoleh, keuntungan yang Anda dapatkan bisa lebih maksimal. Salam bisnis!

     

    Cek artikel dan informasi menarik lainnya di BFI Blog.

  • judi

    7 Mitos Pinjaman yang Umum Terdengar di Masyarakat


    Mitos pinjaman kerap kali jadi bahan perbincangan dimana-mana. Tidak sedikit pula orang yang langsung percaya saat mendengarnya. Padahal, apa yang mereka dengar belum tentu benar adanya.

    Apa saja mitos-mitos pinjaman yang beredar di masyarakat? Simak ulasan berikut agar Anda bisa lebih tenang saat berniat mengajukan pinjaman!

    Mitos Pinjaman yang Umum Terdengar

    Setidaknya ada 7 mitos pinjaman yang beredar di masyarakat. Entah itu pinjaman dana secara konvensional maupun pinjaman online. Lebih jelasnya akan dibahas lewat uraian berikut.

    1. Skor Kredit Atau Catatan Keuangan Adalah Syarat Utama

    Mitos pinjaman yang sering didengar adalah bahwa pinjaman Anda akan disetujui apabila skor kredit atau catatan keuangan Anda baik.

    Memang, skor kredit atau catatan keuangan adalah faktor yang paling menentukan. Akan tetapi, apabila persyaratan lain tidak dipenuhi, pinjaman Anda belum tentu disetujui walaupun skor kredit yang Anda miliki termasuk kategori baik.

    Misalnya, dokumen yang tidak lengkap atau aset yang dijaminkan tidak memenuhi syarat sebagaimana yang diminta oleh pihak bank atau perusahaan pembiayaan. 

    Supaya pinjaman yang Anda ajukan mudah disetujui, tipsnya adalah memastikan bahwa Anda betul-betul mempelajari syarat dan ketentuan yang diberlakukan oleh lembaga keuangan yang dituju. Dengan mempelajari persyaratannya dengan baik, pinjaman Anda mungkin akan lebih berpeluang untuk disetujui. 

    2. Jika Ditolak Sekali, Anda Akan Ditolak Di Semua Tempat

    Masih berhubungan dengan mitos pinjaman sebelumnya, mungkin Anda pernah mengajukan pinjaman, namun ditolak karena satu dan lain hal.

    Konon katanya, apabila pinjaman Anda ditolak sekali, maka pengajuan pinjaman di lembaga keuangan yang berbeda juga akan ditolak.

    Padahal, pernyataan tersebut belum tentu demikian. Sebab, Anda masih bisa mengajukan pinjaman di lembaga keuangan atau bank lainnya. Pelajari persyaratan yang bisa Anda penuhi agar pengajuan pinjaman Anda memiliki kemungkinan besar untuk disetujui. 

     

    Baca Juga: 9 Cara Mengelola Keuangan Usaha yang Didapat dari Pinjaman

     

    3. Berhutang Itu Tidak Baik

    Kata hutang atau berhutang memiliki konotasi yang cukup buruk di masyarakat kita. Tidak sedikit orang yang kerap kali melabeli orang yang memiliki hutang sebagai sesuatu yang hina.

    Padahal, berhutang itu tidak selamanya buruk, lh! Ada jenis hutang yang justru bisa menambah aset kekayaan Anda dan membantu perekonomian menjadi lebih baik, jenis hutang tersebut dinamakan hutang produktif.

    Hutang produktif adalah pinjaman dana yang dimanfaatkan untuk sesuatu yang dapat menghasilkan keuntungan di masa depan. Misalnya pinjaman yang ada dikelola untuk modal usaha ataupun kegiatan promosi.

    Meskipun berhutang adalah hal yang wajar, di sisi lain Anda juga perlu mengingat jika proporsi hutang atau debt service ratio yang ideal yaitu di bawah 30% dari penghasilan bulanan yang Anda miliki.

     

    Baca Juga: Cara Memanfaatkan Pinjaman Cepat Cair untuk Kegiatan Promosi Usaha

     

    4. Tidak Bisa Mengajukan Lebih Dari Satu Pinjaman

    Mitos pinjaman lain yang sering didengar yaitu mengajukan pinjaman tidak bisa lebih dari satu. Faktanya, Anda boleh mengajukan pinjaman pribadi ke beberapa lembaga keuangan sekaligus, dengan syarat Anda mampu melunasi semuanya.

    Namun, proses pengajuan akan memakan waktu lebih lama. Hal ini karena catatan keuangan Anda akan dicek ke Bank Indonesia. Sehingga kurang efektif apabila Anda membutuhkan dana dalam waktu singkat. 

     

    Baca Juga: Mudah dan Cepat! Cara Cek SLIK OJK Online dan Offline Terbaru

     

    5. Meminjam Dari Lembaga Keuangan Terbesar

    Mitos pinjaman berikutnya yang mungkin pernah Anda dengar adalah apabila Anda mengajukan pinjaman kepada lembaga keuangan atau bank besar, pinjaman Anda akan lebih mudah disetujui.

    Sebenarnya, hal tersebut tidaklah berpengaruh. Baik lembaga keuangan yang besar maupun kecil akan melakukan pengecekan mengenai persyaratan dan catatan keuangan yang Anda miliki secara menyeluruh sebelum menyetujui pengajuan pinjaman. Suku bunga yang ditawarkan antar lembaga keuangan pun juga cukup kompetitif. 

    6. Pinjaman Online Berbahaya

    Kasus pinjol atau pinjaman online ilegal belakangan cukup marak di masyarakat. Akibat adanya kasus yang beredar, citra fintech berubah menjadi buruk. Alhasil, banyak orang awam berpikiran jika pinjaman online adalah sesuatu yang berbahaya.

    Belum lagi aksi teror dan tindakan semena-mena para penagih pinjaman online (debt collector). Mulai dari menyebarkan data pribadi peminjam sampai dengan meneror kerabat terdekat.

    Hal tersebut semakin jadi pemantik mitos pinjaman online berbahaya makin dipercaya oleh masyarakat luas.

    Faktanya, mitos tersebut tidak sepenuhnya benar. Selama Anda melakukan pinjaman online di perusahaan terpercaya, hal-hal yang disebutkan sebelumnya tidak akan menimpa Anda.

    Mitos Pinjaman

    Image Source: Freepik/wirestock

    Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan sebelum memantapkan hati untuk melakukan pinjaman online.

    1. Pastikan pinjaman online yang Anda pilih telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

    2. Perusahaan tersebut memiliki identitas pengurus dan alamat kantor yang jelas

    3. Pengajuan pinjaman yang ada akan diseleksi terlebih dahulu

    4. Bunga maupun biaya pinjaman (fee) transparan

    5. Peminjam yang tidak dapat membayar sesuai dengan batas waktu yang ada (maksimal 90 hari) akan masuk ke daftar hitam (blacklist) Fintech Data Center. Sehingga tidak bisa mengajukan pinjaman ke situs, aplikasi, atau platform fintech yang lain.

    6. Memiliki layanan pengaduan

    7. Aplikasi pinjaman online hanya bisa mengakses kamera, mikrofon, dan lokasi

    8. Pihak penagih (debt collector) wajib mengantongi sertifikasi penagihan dari AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia)

    9. Tidak menawarkan pinjaman online melalui saluran komunikasi pribadi. Contohnya melalui SMS, WhatsApp.

     

    Baca Juga: Waspadai Pinjol, Ini Ciri-Ciri Modus Penipuan Pinjaman Online

     

    7. Pinjaman Online Tidak Transparan

    Proses pencairan yang mudah dan cepat membuat banyak orang memiliki anggapan jika pinjaman online tidak transparan.

    Kenyataannya, hal tersebut hanyalah mitos pinjaman belaka. Pada dasarnya, pinjaman online memanfaatkan teknologi mumpuni yang dapat memudahkan proses verifikasi data sampai dengan proses pencairan secara mudah dan efisien.

    Pada proses tersebut, informasi yang terinput disimpan dengan aman di database dan memungkinkan pengguna aplikasi atau website dapat mengakses informasi mengenai data diri, tagihan, dan detail lainnya pada dashboard yang tersedia di masing-masing akun peminjam.

     

    Baca Juga: 7 Cara Mengatur Keuangan Pribadi dengan Cerdas dan Tepat

     

    Cara Memilih Lembaga Keuangan yang Benar

    Setelah Anda mengetahui beberapa mitos pinjaman yang beredar di luaran sana, ada baiknya kita membekali diri sendiri agar terhindar dari pinjaman ilegal lewat cara berikut ini.

    1. Pastikan Sudah Terdaftar dan Diawasi Oleh OJK

    Lembaga keuangan yang legal dan beroperasi sesuai regulasi pemerintah, tentunya sudah mengantongi perizinan resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

    Bila Anda merasa ragu, Anda bisa langsung mengecek nama lembaga keuangan yang Anda tuju di website resmi OJK. Seandainya nanti hasil pencarian yang ditampilkan tidak ada, Anda patut waspada dan sebaiknya memilih lembaga keuangan yang lain.

    2. Memiliki Produk Keuangan yang Jelas

    Setiap lembaga keuangan pastinya memiliki produk keuangan yang mereka tawarkan. Masing-masing produk ini memiliki keistimewaan dan syarat serta ketentuan yang berlaku.

    Jika ada yang menawarkan Anda produk keuangan tanpa detail informasi yang jelas, Anda harus waspada sebab bisa saja pinjaman yang ditawarkan dapat merugikan Anda dan menjadi masalah keuangan.

    3. Identitas Pengurus dan Alamat Kantor Jelas

    Waspadai perusahaan bodong, khususnya untuk pinjaman online. Pasalnya, tidak sedikit lembaga keuangan ilegal yang sengaja menawarkan pinjaman dengan berbagai rayuan yang justru membawa malapetaka bagi konsumen atau peminjam.

    Anda bisa memastikannya dengan mencari tahu apakah perusahaan tersebut telah terdaftar resmi di OJK, terdapat alamat kantor yang valid di mesin pencarian Google, dan sewaktu dikunjungi kantor tersebut benar-benar ada (bukan fiktif).

    4. Memiliki Layanan Pengaduan

    Lembaga keuangan yang legal pastinya memiliki layanan pengaduan. Hal ini didasari oleh kesadaran serta kewajiban pemenuhan hak-hak konsumen. Contohnya yaitu hak memperoleh pelayanan yang baik.

    Salah satu perusahaan pembiayaan terpercaya yang bisa Anda pilih untuk mengajukan pinjaman dana cepat yaitu BFI Finance. BFI Finance telah berdiri sejak tahun 1982 dan menjadi Perusahaan Pembiayaan pertama di Indonesia yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. 

    Cukup dengan mengajukan pinjaman jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah, Anda bisa mendapatkan pinjaman dana untuk beragam jenis kebutuhan. Mulai dari modal usaha, biaya pendidikan, sampai dengan gaya hidup.

    Informasi lebih lanjut bisa Anda dapatkan di tautan berikut ini.

    Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 4 tahun.

    Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 24 bulan.

    Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 7 tahun.

    Nah, mitos pinjaman mana yang sebelumnya pernah Anda dengar dan percaya? Semoga ulasan diatas dapat membantu Anda dalam menghindari mitos atau hoax yang beredar. Pastikan untuk cermat sebelum bertindak.

  • judi

    Pinjaman Karyawan Terbaik dan Cara Mudah Ajukannya


    Masalah keuangan bisa datang kapan saja. Ada kalanya beberapa dari kita sudah bekerja dengan sangat keras namun mengalami kekurangan dana sebelum waktu gajian. Salah satu solusi untuk permasalahan ini adalah mengajukan pinjaman karyawan untuk memenuhi kebutuhan Anda. 

    Apa itu pinjaman karyawan? Pinjaman karyawan adalah pinjaman dana yang diperuntukan khusus bagi karyawan dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Baik itu di bank maupun lembaga keuangan non bank.

    Pinjaman jenis ini terbagi ke dalam beberapa jenis yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kesanggupan Anda dalam membayar. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak informasi berikut ini.

    Jenis Pinjaman Karyawan

    Ada beberapa jenis kredit yang cocok dan bisa Anda coba sebagai karyawan, terutama bagi Anda yang memiliki penghasilan tetap setiap bulannya. Berikut ini jenis-jenis pinjaman karyawan yang bisa Anda pilih.

    1. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

    KTA adalah jenis kredit yang merupakan produk pinjaman dari bank dan dapat digunakan untuk segala keperluan Anda mulai dari biaya hidup, modal usaha, biaya rekreasi, biaya pernikahan, dana darurat atau lain sebagainya.

    Sesuai dengan namanya, kredit atau pinjaman karyawan ini bebas dari jaminan sehingga sangat cocok untuk karyawan muda yang belum memiliki aset sebagai jaminan saat melakukan pengajuan pinjaman. 

    Biasanya ada beberapa syarat yang diwajibkan sebelum Anda mengajukan pinjaman ini, hal tersebut berupa umur minimal 21 tahun dan maksimal 55 tahun (saat pinjaman lunas), memiliki penghasilan tetap, melampirkan beberapa dokumen pendukung seperti identitas diri, NPWP, tagihan kartu kredit (jika punya), dan slip gaji yang dikeluarkan dari kantor. 

    KTA memiliki beberapa keuntungan seperti syarat yang mudah dan pencairan dalam waktu singkat, biaya administrasi ringan, tidak memerlukan jaminan, dan merupakan produk bank sehingga tidak perlu diragukan legalitasnya.

    Namun, mengajukan pinjaman KTA tidak bisa dengan nominal yang besar, bunga relatif tinggi, pencairan pinjaman dilihat dari jumlah penghasilan dan kepemilikan kartu kredit.

    2. Kredit Kepemilikan Rumah (KPR)

    Berikutnya adalah KPR atau kredit kepemilikan rumah. Siapa yang tidak mau memiliki hunian? Sebagian orang memilih untuk menjadi pekerja dibanding wirausaha karena takut akan risiko dan belum cukupnya modal.

    Alhasil untuk memiliki sebuah hunian, karyawan biasanya memilih untuk mengajukan pinjaman karyawan berupa KPR. Walau tidak menutup kemungkinan seorang karyawan membeli rumah secara tunai, beberapa diantaranya memilih untuk mengambil kredit mengingat membutuhkan waktu yang lama untuk menabung. Belum lagi adanya inflasi setiap tahunnya yang membuat harga rumah pun semakin mahal. 

    Dalam melakukan kredit kepemilikan rumah, karyawan memiliki poin yang baik karena dinilai memiliki penghasilan tetap dibanding wirausaha yang memiliki risiko cukup besar. Poin penilaian semakin baik apabila skor kredit atau riwayat pembayaran hutang Anda di beberapa lembaga keuangan sangat lancar. Selain hal tersebut, status karyawan tetap juga akan menjadi penilaian khusus bagi pihak bank.

     

    Baca Juga: Biaya Provisi Adalah: Definisi, Biaya, dan Cara Mudah Menghitungnya

     

    3. Kredit Kendaraan

    Pinjaman khusus karyawan yang selanjutnya adalah kredit kendaraan bermotor. Sebagai karyawan, Anda dapat mengajukan kredit kendaraan motor atau mobil untuk keperluan mobilisasi sehari-hari hingga menjadi sumber penghasilan sampingan. Saat mengajukan kredit kendaraan bermotor, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan berikut ini. 

    • Perhatikan harga motor, uang muka atau DP, besaran dan masa cicilan. Semakin besar DP atau uang muka yang dimiliki, maka semakin kecil cicilan yang harus dibayarkan. Sebaliknya, semakin kecil uang muka yang dikeluarkan maka semakin besar cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya. Untuk mensiasati jumlah cicilan yang besar, beberapa diantaranya memilih tenor atau masa pinjaman yang panjang. Namun, perlu diingat bahwa masa pinjaman atau tenor yang panjang juga memiliki beberapa kekurangan. 

    • Siapkan segala persyaratan administrasi untuk pinjaman karyawan jenis ini yang mencakup slip gaji, identitas diri, data keuangan dalam bentuk rekening koran 3 bulan terakhir, dan kontak penjamin. 

    • Hal berikut yang perlu Anda perhatikan adalah asuransi. Asuransi dalam kredit kendaraan bermotor sendiri dibagi menjadi dua yaitu TLO (Total Loss Only) atau All Risk. Asuransi TLO adalah jenis asuransi yang memberikan perlindungan pada risiko kendaraan hilang atau kerusakan berat yang membuat mobil tidak bisa digunakan kembali. Sedangkan, asuransi all risk adalah asuransi yang memberikan perlindungan menyeluruh pada semua risiko kendaraan termasuk kerusakan ringan. Sesuai dengan manfaatnya, asuransi all risk memiliki premi lebih mahal dan biasanya berlaku pada kendaraan dengan tahun baru atau masih di bawah 5 tahun. 

    • Setelah kendaraan lunas, Anda juga bisa menanyakan pengembalian BPKB untuk dipegang langsung oleh Anda mengingat selama masa kredit, Anda belum bisa memiliki BPKB tersebut sampai kesepakatan kredit terbayar lunas. 

    • Yang terakhir adalah denda. Anda juga perlu memastikan nominal denda per harinya apabila sewaktu-waktu Anda telat membayar kredit karena lupa atau sedang mengalami arus keuangan yang kurang baik. Namun sebaiknya tetap bayar cicilan sesuai dengan jatuh tempo yang ditentukan agar kredit skor semakin baik sehingga berdampak baik pada pengajuan pinjaman di kemudian hari. 

    4. Pinjaman Koperasi

    Pinjaman koperasi adalah salah satu jenis pinjaman karyawan swasta maupun non swasta yang banyak ditemukan di lembaga instansi dan perusahaan. 

    Hadirnya pinjaman ini banyak mempermudah para karyawan untuk mendapatkan pinjaman dana dengan syarat dan ketentuan yang cukup mudah. Antara lain yaitu menjadi bagian dari koperasi (anggota koperasi) serta wajib membayar iuran yang ditetapkan untuk masing-masing anggota.

    Di beberapa lembaga, pembayaran pinjaman koperasi dapat dilakukan dengan cara memotong sebagian gaji bulanan para peminjamnya. Adapun persyaratan umum untuk menjadi bagian koperasi yaitu fotocopy KTP, fotocopy KK, slip gaji, foto copy pembayaran PBB, dan fotocopy rekening listrik.

    5. Kredit Multiguna dengan Jaminan

    Jenis pinjaman karyawan yang terakhir adalah kredit multiguna dengan jaminan. Untuk karyawan yang berstatus sebagai PNS, karyawan BUMN, dan anggota POLRI/TNI biasanya mengajukan kredit dengan agunan berupa SK pegawai untuk mendapatkan pinjaman dengan jumlah besar. Sedangkan untuk karyawan swasta dapat mendapatkan pinjaman dengan agunan atau jaminan berupa BPKB kendaraan mobil atau motor serta sertifikat rumah. 

    Sesuai dengan harga aset yang dijaminkan, Anda bisa mendapatkan pinjaman mulai dari 70-85% dari harga aset yang dijaminkan. Apabila Anda membutuhkan pinjaman dengan nominal yang tidak terlalu besar, Anda bisa mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB motor. Sedangkan, untuk pinjaman nominal besar, Anda bisa mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB mobil atau sertifikat rumah. 

     

    Baca Juga: Rumus Mengatur Gaji 4-3-2-1 Untuk Siklus Keuangan Yang Lebih Sehat

     

    Prosedur Pemberian Pinjaman Karyawan yang Aman

    Saat akan memberikan pinjaman karyawan, perusahaan pembiayaan akan menerapkan SOP (Standard Operating Procedure) yang berlaku. Berikut ini tiga prosedur pemberian pinjaman yang aman.

    Pinjaman Karyawan

    Image Source: Pexels/Monstera

    1. Melakukan Pemeriksaan Rekam Jejak Karyawan

    Rekam jejak atau track record adalah sebuah tindakan pengecekan terhadap latar belakang dan informasi yang menyangkut peminjam. Termasuk diantaranya catatan pinjaman yang dimiliki, ada tidaknya kredit macet atau hutang yang belum terlunasi, kesanggupan membayar, dan lain sebagainya.

    Hal ini wajib dilakukan sebagai langkah preventif agar dana yang cair tidak jatuh pada oknum yang tidak bertanggung jawab. 

    2. Menetapkan Batas Maksimum Pinjaman Karyawan

    Batas pinjaman dana perlu diterapkan untuk menghindari adanya gagal bayar (kredit macet). Umumnya, batas maksimum ini ditentukan sesuai dengan status karyawan, nominal gaji atau pemasukan tetap per bulan, dan level jabatan.

    3. Membuat Surat Kesepakatan

    Setelah dilakukan pengecekan terkait track record calon debitur atau peminjam, langkah selanjutnya yaitu membuat surat kesepakatan.

    Surat ini berisikan perjanjian meliputi jumlah pinjaman, sistem pembayaran, besaran bunga, serta tenor pinjaman. Nantinya calon debitur wajib melengkapi surat kesepakatan yang ada dan harus ditandatangani di atas materai sebagai bukti sah bahwa kesepakatan telah dibuat. 

    Sebagai informasi tambahan, salah satu perusahaan pembiayaan terpercaya untuk pinjaman karyawan yang bisa Anda pilih yaitu BFI Finance. BFI Finance menyediakan kredit multiguna dengan jaminan BPKB kendaraan dan sertifikat rumah. Adapun beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan seperti: 

    1. Tenor panjang hingga 7 tahun 

    2. Bunga mulai dari 0,6% saja 

    3. Pencairan hingga 3 Miliar 

    Syarat yang Wajib Dipenuhi: 

    1. Minimal umur 21 tahun dan maksimal 65 tahun *sampai dengan pelunasan 

    2. Calon debitur berprofesi sebagai karyawan tetap dengan masa kerja > 2 tahun

    3. Memiliki SHM/SHGB rumah atas nama sendiri, orang tua, atau pasangan 

    4. Rumah yang dijaminkan tidak berada dalam gang, muat 1 jalur mobil, dan tidak di dalam perkampungan 

    5. Rumah yang dijaminkan tidak dalam proses penjualan dan wajib ditempati atau jika kosong maksimal 6 bulan serta tidak dekat dengan fasilitas umum

    Apapun jenis pinjaman yang dipilih, pastikan untuk membayar cicilan tepat waktu sesuai perjanjian dan ajukan pinjaman di lembaga pembiayaan atau pinjaman yang terdaftar dan diawasi langsung oleh OJK agar terhindar dari hal buruk yang tidak diinginkan. Yuk, ajukan pinjaman dana besar yang aman dan banyak keuntungan di BFI Finance

    Informasi lebih lanjut dapat diakses pada tautan berikut ini.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    Dapatkan informasi bermanfaat lainnya hanya di BFI Blog. Artikel terbaru setiap Senin-Jum’at!
     

  • judi

    6 Alasan Pinjaman Ditolak dan Cara Mengatasinya


    Mengajukan pinjaman dana di era digitalisasi seperti sekarang terbilang cukup mudah dan cepat. Namun tak jarang, masih sering kita temui banyak orang yang pengajuan pinjamannya ditolak karena satu dan hal lainnya.

    Kita tentu tidak ingin pengajuan yang ada menjadi sia-sia karena ditolak begitu saja. Maka dari itu, mari kita pelajari beberapa alasan pinjaman ditolak lewat uraian berikut ini. Pastikan juga Anda membacanya sampai habis untuk mengetahui tips agar pengajuan pinjaman Anda bisa diterima dengan baik.

    1. 6 Alasan Pinjaman Ditolak

    Walaupun prosesnya cepat dan praktis, tidak semua pinjaman pasti disetujui. Proses pengajuan pinjaman tidak seindah dan semulus yang dikira. Terkadang, alasan lembaga keuangan menolak pengajuan pinjaman Anda juga terkesan kurang jelas. Ada beberapa alasan mengapa pinjaman pribadi Anda ditolak. 

    Oleh karena itu, sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya Anda memperhatikan 6 alasan pinjaman ditolak bank atau lembaga keuangan non bank berikut ini. Sehingga proses pengajuan pinjaman Anda nantinya bisa berjalan dengan lancar. 

    1.1. Persyaratan Kurang Lengkap

    Alasan pinjaman ditolak yang pertama adalah kurang lengkapnya persyaratan. Sebagaimana yang kita ketahui, persyaratan dan dokumen yang lengkap merupakan hal dasar yang harus dilengkapi oleh nasabah ketika mengajukan pinjaman pribadi perorangan.

    Umumnya, dokumen yang diperlukan adalah identitas diri seperti KTP, KK, dan lainnya. Serta dokumen pendukung seperti NPWP, SIUP, dan lain sebagainya. Beberapa lembaga keuangan mungkin akan membutuhkan dokumen tambahan. 

    Maka dari itu, ketika mengajukan pinjaman, pastikan Anda telah mempelajari syarat dan dokumen yang diperlukan oleh kreditur. Sehingga, proses pengajuan bisa berjalan dengan lancar, serta menghemat waktu Anda dengan mendapat dana pinjaman yang dibutuhkan secepat mungkin. Pasalnya, jika dokumen Anda tidak lengkap atau tidak sesuai, pengajuan pinjaman Anda tidak akan disetujui.

    1.2. Kemampuan dan Catatan Kredit Kurang Baik

    Catatan kredit memang bukan penentu utama pinjaman Anda pasti disetujui atau ditolak. Namun, catatan kredit juga merupakan faktor pertimbangan yang penting. Umumnya, lembaga keuangan akan melihat riwayat pinjaman dan rekam jejak finansial Anda melalui proses BI Checking atau SLIK OJK dengan cara mengukurnya melalui kolektibilitas kredit dari kol 1-5.

    Apabila Anda memiliki rekam jejak yang kurang baik dalam pengajuan pinjaman Anda sebelumnya, maka hal tersebut bisa menjadi alasan pinjaman ditolak. Selain itu, melalui proses pengecekan tersebut, lembaga keuangan juga akan menilai kemampuan membayar Anda. Hal ini di cek melalui slip gaji, profit perusahaan Anda, pendapatan Anda, dan lain sebagainya. Apabila kredibilitas Anda dinilai kurang baik, maka pinjaman Anda bisa jadi ditolak untuk mengurangi resiko kredit macet. 

     

    Baca Juga: Mudah dan Cepat! Cara Cek SLIK OJK Online dan Offline Terbaru

     

    1.3. Jaminan Tidak Sesuai

    Saat Anda mengajukan pinjaman dengan jaminan, nilai aset yang dijaminkan juga menjadi faktor penentu apakah pinjaman Anda akan disetujui atau tidak. Apabila nilai agunan tidak sesuai dengan standar yang ditentukan oleh kreditur, maka hal tersebut bisa menjadi alasan pinjaman ditolak berikutnya. 

    Jadi, saat Anda ingin mengajukan pinjaman pastikan bahwa agunan Anda sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Siapkanlah aset yang kurang lebih nilainya sama dengan nominal dana yang akan Anda pinjam. 

    1.4. Gagal Verifikasi

    Alasan pinjaman ditolak yang keempat yaitu gagal verifikasi. Hal ini umum terjadi akibat ketidak telitian saat mengajukan form pinjaman. Misalnya karena informasi yang Anda isi terkait nomor pribadi kurang 1 digit atau penggunaan swafoto yang kurang jelas akibat pencahayaan yang minim. Alhasil, pihak pinjaman tidak berhasil menghubungi Anda.

    Maka dari itu, untuk menghindari gagal verifikasi, pastikan Anda mengecek ulang form yang telah selesai diisi sebelum memencet tombol submit.

    1.5. Pemalsuan Data (Fraud)

    Setiap perusahaan pembiayaan memiliki wewenang untuk tidak memproses data yang dipalsukan seperti data diri, foto, ataupun dokumen pendukung lainnya. Adapun pengajuan pinjaman yang nekat menggunakan data palsu akan dimasukan ke daftar hitam (blacklist) untuk kedepannya akan ditolak secara otomatis.

    Jadi, pastikan data yang diminta Anda isi dengan benar dan lengkap untuk menghindari alasan pinjaman ditolak. Anda tidak perlu khawatir akan keamanan data yang diberikan, khususnya bila Anda mengajukan pinjaman dana ke lembaga terpercaya dan telah mengantongi izin resmi. Persyaratan ini digunakan untuk melihat kemampuan Anda dalam mengembalikan pinjaman atau menghindari risiko fraud maupun gagal bayar. 

     

    Baca Juga: Perusahaan Pembiayaan : Definisi, Jenis, dan Contohnya

     

    1.6. Kondisi Lembaga Keuangan Itu Sendiri

    Terakhir yakni kondisi lembaga keuangan itu sendiri juga mempengaruhi proses pengajuan pinjaman Anda. Apabila ada kondisi tertentu yang terjadi pada mereka, maka mereka terpaksa menolak pengajuan pinjaman Anda. Hal ini untuk menghindari mereka dari resiko finansial yang lebih parah. Misalnya, jika perusahaan mereka tengah mengalami perlambatan usaha atau rasio non performing loan yang meningkat.

    Itulah 6 alasan pinjaman ditolak yang umum terjadi disekitar kita. Selanjutnya mari kita simak beberapa tips bermanfaat agar pinjaman yang Anda ajukan bisa diterima.

    Alasan Pinjaman Ditolak

    Image Source: Pexels/Alex Green

    2. Tips Pengajuan Pinjaman Tanpa Ditolak

    Kegagalan dalam mengajukan pinjaman biasanya paling banyak disebabkan karena ketidakcocokan data atau hal sepele lainnya. Agar bisa mendapatkan dana tunai, cek tips mengajukan pinjaman tanpa ditolak berikut ini.

    2.1. Baca dan Ketahui Seluruh Persyaratan yang Ditentukan

    Membaca dengan seksama terkait ketentuan dan persyaratan yang ada merupakan hal wajib yang tidak boleh Anda sepelekan. Bilamana Anda kurang memahami maksud yang tertulis, Anda dapat langsung tanyakan ke bagian customer service yang ada pada perusahaan pembiayaan pilihan Anda.

    Keuntungan lainnya dari membaca keseluruhan persyaratan yang ada selain menghindari alasan pinjaman ditolak, yakni Anda bisa mengetahui apa saja benefit yang akan ada dapatkan nantinya dari produk pinjaman yang Anda pilih. Hal ini tentunya dapat menjadi pertimbangan Anda untuk membandingkan perusahaan pembiayaan satu dengan yang lainnya.

    2.2. Hindari Pemalsuan Data

    Pastikan data yang Anda isi merupakan data valid dan dapat dipertanggungjawabkan keasliannya. Data yang diminta biasanya terdiri dari informasi pribadi seperti nama lengkap, usia, alamat, nomor telepon, dan alamat email.

    Selain itu, penyedia pinjaman juga kerap meminta data pendukung seperti nominal gaji atau pendapatan, nama tempat bekerja, nomor kontak darurat, NPWP, BPJS, serta berkas penting lainnya terkait  informasi aset yang dijadikan jaminan baik itu BPKB kendaraan atau sertifikat rumah.

    2.3. Pastikan Verifikasi atau Survey Lancar

    Agar mengajukan pinjaman online tanpa ditolak, Anda harus memastikan surveyor atau pihak lembaga pinjaman dapat memverifikasi atau melakukan survey ke rumah dan kantor Anda untuk memastikan data diri yang diberikan adalah data valid. Selain melakukan survey atau kunjungan, verifikasi juga dilakukan dengan cara submit nomor OTP ataupun selfie (swafoto) untuk memastikan Anda tidak menggunakan data orang lain atau memalsukan data. 

    Apabila dalam proses pengajuan terdapat persyaratan untuk melakukan swafoto atau foto berkas, maka lakukan pengambilan gambar di pencahayaan yang cukup, tidak blur atau buram, dan sesuai denga petunjuk yang diberikan agar tidak menjadi salah satu alasan pinjaman ditolak.

    2.4. Pinjam Sesuai dengan Kebutuhan

    Tidak sedikit orang yang mengesampingkan poin penting yang satu ini. Padahal, besaran pinjaman yang kita ajukan bisa mempengaruhi status pengajuan pinjaman. Untuk menghindari ditolaknya pengajuan pinjaman, Anda dapat memanfaatkan fitur kalkulator yang umumnya disediakan oleh lembaga keuangan non bank dan bank. Fitur tersebut membantu para debitur melihat jumlah maksimal pinjaman. Sehingga, calon debitur yang ingin mengajukan pinjaman bisa mengetahui jumlah maksimal pinjaman dan sesuai atau tidaknya angka pinjaman yang diajukan dengan kriteria pengajuan. 

    2.5. Perbaiki Skor Kredit

    Yang terakhir adalah memperbaiki skor kredit. Tidak bisa dipungkiri bahwa untuk mengajukan pinjaman tanpa alasan pinjaman ditolak, Anda perlu memiliki riwayat kredit yang baik. Selain itu, skor kredit dilihat dari tertibnya Anda membayar tagihan secara tepat waktu, memiliki beberapa kredit dan tidak pernah terjadi gagal bayar. Oleh karena itu, pastikan Anda selalu membayar hutang atau tagihan tepat waktu untuk menghindari denda yang berjalan dan turunnya skor kredit. 

    Itulah beberapa alasan pinjaman ditolak serta cara mengajukan pinjaman tanpa ditolak ala BFI Finance. Untuk Anda yang berniat mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah, Anda dapat mengajukannya di BFI Finance. 

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

  • judi

    Fidusia Adalah Istilah Pada Pinjaman, Berikut Bahasan Lengkapnya


    Fidusia adalah istilah hukum yang mengatur perpindahan hak atas suatu barang atau benda. Istilah ini mungkin cukup asing terdengar, namun istilah ini banyak dipakai saat Anda mengajukan pinjaman ke lembaga keuangan non bank dan bank di Indonesia.

    Misalnya untuk pengajuan pinjaman terkait KPR, pinjaman modal, kredit kendaraan bermotor, dan lain sebagainya. Untuk mempermudah Anda dalam memahami apa itu fidusia, dasar hukumnya, unsur jaminan, objek jaminan, hak eksekusi, sampai dengan perbedaanya dengan gadai, mari kita simak selengkapnya di sini.

    1. Pengertian Fidusia

    Berdasarkan Undang-Undang No 42 Tahun 1999, apa yang dimaksud dengan fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan suatu benda atas dasar kepercayaan dengan ketentuan bahwa benda yang kepemilikannya dialihkan tersebut tetap dalam penguasaan pemilik benda.

    Sedangkan menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), fidusia diartikan sebagai pengikatan barang bergerak sebagai jaminan kredit, barang jaminan dikuasai oleh debitur, tetapi kepemilikannya diserahkan atas dasar kepercayaan kepada kreditur.

    Dari dua pengertian di atas dapat disimpulkan jika fidusia merupakan kegiatan pemindahan kepemilikan barang pada pihak lain, dalam konteks pinjaman yakni kepada kreditur (pemberi pinjaman) sebagai aset yang dijaminkan. Namun, pihak debitur sebagai pemilik barang tetap memiliki hak untuk mempergunakan barang yang dijaminkan.

    Misalnya, Anda meminjam sejumlah dana untuk modal usaha kepada perusahaan pembiayaan. Pinjaman yang Anda pilih berupa pinjaman jaminan BPKB motor. Pada praktiknya, hak kepemilikan motor telah berpindah ke pihak kreditur karena Anda menjaminkan BPKB motor milik Anda, akan tetapi Anda masih bisa menggunakan motor tersebut untuk mobilitas sehari-hari. Hak kepemilikan motor akan sepenuhnya kembali menjadi milik Anda jika pinjaman yang ada telah selesai atau berhasil dilunasi.

    Selain pinjaman dana, contoh lainnya yang paling sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari yaitu kredit motor. Meskipun motor yang ada atas nama Anda, pihak kredit tetaplah pemilik motor sampai dengan Anda melunasi kredit tersebut. Jadi, bilamana Anda gagal bayar, pihak pemberi kredit berhak mengambil motor Anda sewaktu-waktu sesuai dengan legalitas yang berlaku.

    2. Dasar Hukum Fidusia

    Dasar hukum fidusia tertuang dalam Undang-Undang No. 42 Tahun 1999. Dalam UU tersebut telah ditetapkan siapa saja pihak yang termasuk dalam Pemberi dan Penerima Fidusia.

    1. Pemberi fidusia adalah orang perseorangan atau korporasi pemilik benda yang menjadi objek Jaminan Fidusia. Dalam konteks pinjaman, pihak ini disebut sebagai kreditur atau pemberi pinjaman.

    2. Penerima fidusia adalah orang perseorangan atau korporasi yang mempunyai piutang yang pembayarannya dijamin dengan Jaminan Fidusia. Dalam konteks pinjaman pihak ini disebut sebagai debitur atau penerima pinjaman dan akan memperoleh hak atas barang yang ia jaminkan sampai terpenuhinya perjanjian yang telah disepakati. Misalnya, menunaikan kewajiban untuk melunasi cicilan atau pinjaman.

    Adapun benda-benda yang dapat dijadikan jaminan fidusia sesuai UU yang berlaku yakni benda bergerak baik yang berwujud maupun yang tidak, serta benda yang tidak bergerak. Seperti kendaraan bermotor, rumah, tanah, dan lain sebagainya.

    Agar tidak ada salah satu pihak yang dirugikan, perjanjian fidusia harus dibuat di notaris dengan beberapa klausal yang meliputi jangka waktu perjanjian, besaran kredit yang harus dibayar, cara pembayaran, dan sanksi yang berlaku jika salah satu pihak melanggar perjanjian yang dibuat.

    3. Unsur Jaminan Fidusia

    Unsur jaminan fidusia adalah istilah-istilah penting yang ada pada fidusia. Unsur ini terdiri dari 5 hal utama seperti berikut ini.

    3.1. Debitur

    Orang atau lembaga yang meminjam uang atau melakukan kredit terhadap barang.

    3.2. Kreditur

    Pihak yang memberikan pinjaman dengan perjanjian berupa jaminan dan persyaratan lainnya  yang sudah disepakati bersama dengan debitur.

    3.3. Objek Jaminan

    Aset yang dijaminkan untuk pembayaran hutang sesuai dengan dengan kesepakatan yang telah dibuat.

    3.4. Akta Jaminan Fidusia

    Dokumen yang berisikan jaminan fidusia antara pihak debitur dan kreditur. Akta ini dibuat oleh notaris dan disahkan oleh lembaga yang berwenang.

    3.5. Hukum Jaminan Fidusia

    Aturan yang mengatur tentang jaminan fidusia di Indonesia, tepatnya Undang-Undang No 49 Tahun 1999.

    4. Objek Jaminan Fidusia

    Aset yang digunakan untuk jaminan pinjaman atau hutang disebut sebagai objek fidusia. Objek jaminan fidusia adalah benda berwujud maupun tidak berwujud yang termasuk dalam kategori berikut ini:

    1. Kendaraan bermotor: mobil dan motor.

    2. Tanah dan bangunan: rumah, gedung, ruko, apartemen, tanah pertanian.

    3. Mesin dan peralatan: mesin industri, peralatan kantor.

    4. Obligasi dan saham: obligasi pemerintah, saham perusahaan.

    5. Rekening bank: tabungan, deposito.

    6. Surat berharga lainnya: surat utang, surat pajak.

    7. Persediaan barang: barang jadi, barang dagangan.

    Fidusia Adalah

    Image Source: Pexels/Karolina Grabowska

    Tambahan, objek fidusia haruslah barang yang bisa diidentifikasi dan jelas kepemilikannya, serta dapat dipertanggung jawabkan. Objek seperti hak cipta, hak kekayaan intelektual, dan semacamnya tidak bisa dikategorikan sebagai objek jaminan fidusia.

    5. Hak Eksekusi Fidusia

    Hak eksekusi fidusia adalah tindakan pengambilan barang oleh pihak kreditur karena pihak debitur tidak mampu melunasi cicilan atau pinjaman (kredit macet). Hak eksekusi ini tidak bisa dilakukan secara sembarangan, harus sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

    Pertama, pihak kreditur akan mengirimkan surat peringatan. Jika surat pertama tidak ada respon, maka surat peringatan kedua akan dikirimkan. Bilamana surat tersebut tak kunjung mendapat respon, pihak kreditur boleh mengirimkan surat kuasa eksekusi kepada kreditur terkait. 

    Baru setelahnya, pihak kreditur bisa mengambil hak barang seutuhnya dengan catatan harus melampirkan bukti pengiriman surat peringatan 1 dan 2, surat kuasa eksekusi, dan sertifikat fidusia untuk menghindari adanya kesalahpahaman.

     

    Baca Juga: Kredit Macet : Definisi, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

     

    6. Perbedaan Fidusia dengan Gadai

    Dilansir dari beberapa literatur yang terpercaya, berikut perbedaan mendasar antara gadai dengan fidusia adalah sebagai berikut.

    6.1.  Dasar Hukum

    Aktivitas gadai diatur dalam Pasal 1.150 s.d Pasal 1.160 Kitab Undang-undang Hukum Perdata (KUH Perdata). Sementara fidusia diatur dalam Undang-undang No.42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dan Peraturan Pemerintah No. 86 Tahun 2000 tentang Tata Cara Pendaftaran Jaminan Fidusia dan Biaya Pembuatan Akta Jaminan Fidusia.

    6.2.  Hak

    Penerima Gadai dan Fidusia:

    • Penerima gadai memiliki hak penguasaan atas benda yang digadaikan, tetapi tidak mempunyai hak untuk memiliki benda gadai. Sementara, sebagai penerima fidusia memiliki hak kepemilikan atas benda yang dijadikan objek fidusia, tetapi benda tersebut secara fisik tidak berada di bawah penguasaannya.

    • Jika debitur mengalami wanprestasi dan benda yang dijadikan jaminan akan dijual, penerima gadai tidak memerlukan penetapan dari Pengadilan dan tanpa perlu adanya juru sita. Sementara, sebagai penerima fidusia dalam aktivitasnya untuk menjual benda yang digunakan sebagai jaminan, memerlukan putusan dari Pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap.

    • Penerima gadai dapat menahan benda yang digunakan sebagai jaminan gadai, jika hutang pokok, bunga, dan biaya lainnya belum dilunaskan selama periode perjanjian tertentu oleh pemberi gadai. Selain itu, debitur tidak memiliki kuasa untuk menuntut pengembalian benda gadai. Sementara, sebagai penerima fidusia akan memperoleh hak terhadap benda yang digunakan sebagai objek jaminan fidusia jika dilakukan eksekusi.

    Pemberi Gadai dan Fidusia:

    • Pemberi gadai tetap mempunyai hak milik atas benda yang dijadikan jaminan gadai. Sementara, pemberi fidusia tetap memiliki kuasa benda yang dijadikan objek jaminan fidusia.

    • Selain itu, pemberi fidusia dapat menggunakan, menggabungkan, mencampur atau mengalihkan benda atau hasil dari benda yang menjadi objek jaminan fidusia, atau melakukan penagihan atau melakukan kompromi atas hutang jika penerima fidusia menyetujui.

    6.3.  Larangan

    • Penerima gadai atau kreditur tidak diperkenankan untuk memiliki atau menjadi pemilik atas benda yang digadaikan.

    • Sementara, pemberi fidusia dilarang melakukan fidusia ulang terhadap benda yang menjadi objek jaminan fidusia yang sudah terdaftar. Selain itu, pemberi fidusia dilarang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan kepada pihak lain benda yang menjadi objek jaminan fidusia yang bukan merupakan benda persediaan, kecuali atas persetujuan tertulis terlebih dahulu dari Penerima Fidusia.

    6.4.  Sanksi

    • Dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata, tidak diatur mengenai sanksi bagi para Pihak (Pemberi dan Penerima Gadai).

    • Pemberi fidusia akan menerima sanksi jika dengan sengaja mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan benda yang menjadi objek jaminan fidusia yang dilakukan tanpa persetujuan tertulis dari Penerima Fidusia.

    • Setiap orang yang dengan sengaja memalsukan, mengubah, menghilangkan atau dengan cara apapun memberikan keterangan yang menyesatkan diketahui oleh salah satu pihak yang tercantum dalam perjanjian jaminan fidusia, akan tetap menerima sanksi.

     

    Baca Juga: Apa Itu Gadai: Pengertian, Dasar Hukum, Jenis, dan Ketentuan Lainnya

     

    7. Tips Menghindari Eksekusi Fidusia Ala BFI

    Sebagai pihak debitur, tentunya kita tidak ingin aset yang kita jaminkan dieksekusi atau diambil karena kredit macet atau gagal bayar. Untuk menghindari hal tersebut terjadi, Anda bisa mengikuti beberapa tips anti gagal bayar berikut ini.

    7.1. Ajukan Pinjaman Sesuai Kemampuan Anda

    Hindari pengajuan pinjaman dengan nominal yang terlampau besar, sehingga menyulitkan Anda di kemudian hari.

    7.2. Buat Pengingat Pembayaran

    Ada kalanya beragam kesibukan yang kita jalani mampu membuat kita lupa untuk melaksanakan kewajiban kita, salah satunya yaitu membayar cicilan. Agar hal ini tidak terjadi dan untuk menghindari denda, Anda bisa membuat pengingat melalui aplikasi seperti kalender di ponsel Anda.

    7.3. Buat Anggaran Bulanan

    Jumlah hutang yang ideal tidak melebihi 30% dari pendapatan bulanan Anda. Dengan Anda membuat anggaran bulanan, Anda bisa memantau transaksi pengeluaran setiap bulannya, sehingga Anda bisa terus berkomitmen untuk selalu membayar cicilan yang ada.

    7.4. Pilih Perusahaan Pembiayaan yang Aman

    Memilih perusahaan pembiayaan yang aman adalah salah satu cara yang harus Anda lakukan untuk menghindari gagal bayar. Sebab, perusahaan pembiayaan yang resmi memiliki transparansi yang bagus. Anda dapat mengetahui nominal jumlah pinjaman, suku bunga, dan denda yang berlaku. Semuanya diperhitungkan sesuai kemampuan Anda dari segi finansial.

    Salah satu perusahaan pembiayaan terpercaya yang sudah berdiri sejak 1982 dan tersebar di seluruh Indonesia adalah BFI Finance. Anda bisa mewujudkan keinginan Anda bersama BFI Finance, mulai dari modal usaha, biaya pendidikan, sampai dengan gaya hidup.

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

  • judi

    Mari Mengenal Lebih Dekat Seputar Limit Kredit dalam Pinjaman


    Limit kredit adalah batasan pinjaman yang ditetapkan oleh lembaga pembiayaan untuk membatasi pinjaman dana atau kredit yang bisa diajukan oleh pihak debitur.

    Setiap orang memiliki limit kredit yang berbeda-beda, dimana limit tersebut bisa dinaikan dengan syarat dan ketentuan yang ada.

    Agar Anda tidak keliru memahami apa itu limit kredit, mari kita simak penjelasan berikut ini.

    1. Mengenal Limit Kredit

    Limit kredit adalah batas maksimal dana yang dapat dipinjam oleh seseorang dari lembaga keuangan non bank, bank, atau perusahaan pembiayaan lainnya. Batasan maksimal ini ditentukan berdasarkan berbagai faktor seperti pendapatan, riwayat kredit, serta jumlah aset yang dimiliki oleh individu.

    Tidak hanya itu saja, limit kredit juga dapat dijadikan sebagai tolak ukur besaran risiko yang mungkin diterima oleh lembaga keuangan. Salah satunya yakni resiko terburuk terjadinya kredit macet maupun gagal bayar.

    2. Tujuan Penentuan Limit Kredit

    Limit kredit adalah batasan yang sengaja ditentukan untuk membatasi jumlah pinjaman yang diajukan oleh pihak debitur. Harapannya, dengan adanya limit kredit kerugian yang mungkin muncul antara dua belah pihak dapat diminimalisir. Adapun tujuan lainnya meliputi hal krusial di bawah ini.

    • Mengukur risiko yang mungkin diterima lembaga keuangan, misalnya risiko gagal bayar.

    • Mengontrol tingkat utang seseorang untuk menjaga kestabilan finansial.

    • Menghindari terjadinya penarikan aset atau jaminan akibat ketidaksanggupan melunasi cicilan yang ada.

    • Membantu lembaga keuangan untuk menentukan suku bunga yang akan dikenakan pada pinjaman. Semakin tinggi limit kredit seseorang, maka semakin rendah suku bunga yang dikenakan, karena lembaga keuangan menganggap orang tersebut memiliki risiko yang lebih rendah.

     

    Baca Juga: Kredit Produktif : Pengertian, Jenis, dan Contohnya

     

    3. Jenis Limit Kredit

    Limit kredit adalah ketentuan batasan kredit yang tidak hanya berlaku pada kartu kredit saja, namun juga berlaku untuk produk keuangan lainnya. 

    3.1 KTA

    KTA atau kredit tanpa agunan adalah jenis kredit yang tidak membutuhkan jaminan atau agunan pada saat pengajuannya. 

    Meskipun tidak membutuhkan agunan atau jaminan, limit KTA umumnya ditentukan dari slip gaji ataupun limit kartu kredit bagi yang memilikinya.

    Besaran limit kredit tanpa agunan (KTA), umumnya tidak terlalu besar untuk meminimalisir terjadinya kredit macet ataupun gagal bayar.

    3.2 Kredit Multiguna

    Salah satu pinjaman yang paling banyak digunakan adalah kredit multiguna. Kredit jenis ini mengharuskan calon debitur untuk menjaminkan asetnya sesuai jenis pinjaman yang dipilih.

    Seperti pinjaman jaminan BPKB kendaraan dan sertifikat rumah. Limit kredit yang didapat pun lebih besar dibandingkan dengan KTA (kredit tanpa agunan). Anda bisa mendapatkan hampir 85% dari nilai aset yang diajukan.

    3.3 Kredit Usaha Rakyat

    Kredit usaha rakyat atau yang disingkat menjadi KUR adalah program kredit buatan pemerintah yang bekerjasama dengan bank dalam membantu UMR atau usaha mikro. Setiap bank memiliki kebijakan tersendiri terkait besaran KUR yang bisa dicairkan.

    3.4 Kredit Kepemilikan Rumah

    Kredit kepemilikan rumah atau KPR adalah jenis kredit yang menawarkan kemudahan untuk mendapatkan rumah impian. Limit kredit yang satu ini umumnya ditentukan dari nilai rumah yang dipilih serta penghasilan tetap per bulan.

    3.5 Kartu Kredit

    Jenis limit kredit yang terakhir tentu saja kartu kredit. Setiap bank yang memiliki layanan kartu kredit pasti menerapkan limit kredit yang berbeda-beda sesuai dengan ketentuan dan syarat yang berlaku.

    Beberapa poin penentu limit kartu kredit diantaranya yakni pendapatan bulanan, total utang di bank, status kepemilikan rumah, jumlah kredit yang diminta.

     

    Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Dia Cara Perhitungan Pelunasan Kredit Dipercepat

     

    4. Faktor yang Menentukan Limit Kredit

    Limit kredit tidak ditentukan secara sembarangan. Ada beberapa faktor yang menjadi tolak ukur untuk menentukan batasan atau limit kredit. Mulai dari pendapatan, riwayat/skor kredit, status kepemilikan rumah, serta jumlah yang diajukan. Untuk lebih jelasnya, simak uraian berikut ini. 

    4.1 Pendapatan

    Limit kredit adalah batasan seseorang untuk dapat mengajukan pinjaman. Pendapatan adalah salah satu faktor penentunya.

    Pihak bank atau perusahaan pembiayaan akan menanyakan pendapatan bulanan Anda sebagai bukti kesanggupan dalam membayar cicilan yang ada sekaligus penentu batasan limit kredit yang akan diberikan.

    Pada faktor ini, pihak kreditur biasanya akan meminta slip gaji atau rekening koran bank yang Anda gunakan.

    4.2 Riwayat/Skor Kredit

    Banyak dari kita mungkin sudah tidak asing dengan istilah skor kredit. Skor kredit sendiri adalah ukuran kelayakan apakah pengajuan pinjaman seseorang layak diterima atau ditolak. Skor ini dihitung melalui layanan SLIK OJK atau yang dulu dikenal sebagai BI Checking. 

    4.2.1 Cara Cek Skor Kredit

    • Datangi Kantor Perwakilan OJK terdekat di daerah Anda dengan membawa persyaratan dokumen yang dibutuhkan dan mengisi formulir permintaan informasi debitur yang disediakan. Untuk kelengkapan persyaratan bisa Anda cek di tautan berikut ini.

    • Pihak OJK akan memeriksa dan meneliti dokumen persyaratan dan formulir permintaan informasi debitur. Jika telah memenuhi persyaratan, pihak OJK akan melakukan pencetakan hasil informasi debitur.

    • Selanjutnya, OJK akan melakukan konfirmasi dan menyerahkan hasil informasi debitur kepada pemohon beserta tanda terima yang harus ditandatangani oleh pemohon.

    4.3 Status Kepemilikan Rumah

    Kepemilikan properti seperti rumah menjadi salah satu faktor penentu limit kredit Anda. Lembaga keuangan cenderung menyukai calon kreditur yang sudah memiliki rumah sendiri. Hal ini diyakini sebagai jaminan jika kondisi keuangan Anda stabil dan mampu melunasi cicilan yang ada.

    4.4 Jumlah yang Diajukan

    Besaran jumlah kredit yang Anda ajukan menjadi faktor penentu selanjutnya. Pihak bank atau perusahaan pembiayaan akan menganalisa apakah besaran yang diajukan sebanding dengan pemasukan tetap setiap bulannya. Dengan begini, kreditur dapat menentukan batasan kredit sesuai dengan kemampuan bayar calon debitur.

     

    Baca Juga: Mengenal Kredit Konsumtif dan Contohnya

     

    5. Cara Menaikkan Limit Kredit Untuk Pembiayaan Multiguna

    Meskipun tidak mudah namun tidak menutup kemungkinan jika limit kredit yang ada Berbicara mengenai cara menaikan limit kredit, tentunya hal ini erat kaitannya dengan penggunaan, kartu kredit. Nah, bagi Anda yang memiliki kartu kredit atau berencana memilikinya dalam waktu dekat, berikut ini cara menaikan limit pada kartu kredit ala BFI Finance.

    Limit Kredit Adalah

    Image Source: Freepik/KrishnaTedjo

    5.1 Lengkapi Semua Persyaratan yang Diminta

    Persyaratan administrasi adalah langkah awal untuk menaikan limit kredit yang Anda inginkan. Apabila kelengkapan persyaratan yang ada ini tidak Anda penuhi dengan baik ataupun ada yang terlewat, pihak kreditur dapat menolak ajuan Anda.

    5.2 Pastikan Kolektibilitas Kredit Anda Bagus

    Kolektibilitas kredit adalah skor penentu kredit. Adanya skor ini mampu memperlihatkan kemampuan seseorang dalam mengelola keuangan, khususnya dalam kemampuan membayar utang.

    Berdasarkan ketetapan Bank Indonesia (BI) No. 7/2/PBI/2005 pada surat edaran BI No. 7/3/DPNP tertanggal 31 Januari 2005 tentang Penilaian Kualitas Aktiva Bank Umum, Peraturan BI No. 14/15/PBI/2012 tentang Penilaian Kualitas Aset Bank Umum, dan ketetapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 29/POJK.05/2014 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan, terdapat 5 tingkatan kualitas skor kredit calon debitur. Penjelasannya sebagai berikut.

    • Skor Kredit 1: Kolektabilitas Lancar

    • Skor kredit 2: Kolektibilitas Dalam Perhatian Khusus (DPK)

    • Skor kredit 3: Kolektibilitas Kurang Lancar

    • Skor kredit 4: Kolektibilitas Diragukan

    • Skor kredit 5: Kolektibilitas Macet

     

    Baca Juga: Mengenal Kolektibilitas Kredit, Skor Penting Sebelum Ajukan Kredit

     

    5.3 Pastikan Nilai Aset yang Diajukan Tinggi

    Mengajukan pinjaman pada perusahaan pembiayaan maupun lembaga keuangan non bank dengan pilihan produk pembiayaan berjaminan, tentunya pencairan dana yang ada ditentukan dengan nilai aset yang Anda ajukan. Semakin tinggi nilai aset yang ada maka semakin besar perolehan pinjaman akan Anda dapatkan.

    5.3.1 Tips Menaikan Nilai Aset

    • Aset yang diajukan sesuai dengan kriteria yang diberikan oleh pihak kreditur.

    • Usahakan aset tersebut masih dalam kondisi prima. Anda bisa melakukan perawatan atau pembaharuan mesin jika aset yang diajukan berupa kendaraan bermotor.

    5.4 Pendapatan Per Bulan

    Pihak kreditur akan memastikan kondisi finansial Anda stabil sebelum dapat menaikan limit kredit yang ada. Salah satu caraya yakni dengan melihat langsung slip gaji bulanan Anda selama beberapa bulan. Jika sesuai dan tidak ada masalah, besar kemungkinan pengajuan Anda disetujui.

    Nah, bagi Anda yang membutuhkan pinjaman dana cepat dengan sederet keuntungan untuk modal usaha, biaya pendidikan anak, sampai dengan gaya hidup, Anda bisa mengajukan pinjaman di BFI Finance. Apa saja kelebihan pengajuan pinjaman di BFI Finance? Berikut ini sederet manfaat yang bisa Anda peroleh dengan mengajukan pinjaman di BFI Finance.

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motorbpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

     

    Sobat BFI, demikian informasi mengenai Limit Kredit Adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Menaikan Kredit. Mengajukan kredit adalah hal yang lumrah dilakukan oleh orang-orang. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk mengajukan kredit, pastikan untuk memilih lembaga keuangan resmi yang sudah terjamin legalitasnya.

  • judi

    7 Pinjaman Modal Usaha Kecil dan Masing-Masing Keuntungannya


    Kehadiran pinjaman modal usaha kecil sangatlah penting untuk membantu para pebisnis dalam memulai maupun mengembangkan bisnisnya.

    Dengan adanya pinjaman ini, berbagai aktivitas yang terjadi dapat berlangsung dengan baik, mulai dari urusan operasional, kebutuhan dana darurat, modal tambahan, dan lain sebagainya.

    Namun sayangnya, banyak orang yang belum mengetahui jenis pinjaman modal apa saja yang ada di Indonesia. Untuk itu, mari kita bahas pinjaman modal usaha kecil dan keuntungan dari masing-masing pinjaman tersebut di artikel yang satu ini, ya!

    1. 7 Alternatif Pinjaman Modal Usaha Kecil

    Kemajuan jaman dan teknologi turut mendukung pertumbuhan bisnis yang ada di Indonesia. Lembaga keuangan non bank maupun bank saling berlomba-lomba untuk menawarkan produk terbaiknya, tanpa terkecuali pinjaman modal usaha kecil!

    Nah, bagi Anda yang memiliki rencana untuk memulai atau mengembankan bisnis Anda saat ini, 7 alternatif pinjaman berikut ini dapat menjadi pilihan Anda.

    1. Pinjaman dengan Agunan

    Sesuai dengan namanya, pinjaman dengan agunan adalah jenis pinjaman yang mengharuskan peminjaman untuk menjaminkan aset yang mereka miliki sebagai salah satu syarat pinjaman. Aset yang dijaminkan umumnya berupa BPKB kendaraan bermotor dan sertifikat rumah. 

    Keuntungan Mengajukan Pinjaman dengan Agunan

     

    Baca Juga: 5 Manfaat Pinjaman Modal Usaha dan Cara Mudah Mendapat Modal

     

    2. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

    Kredit usaha rakyat atau yang disingkat menjadi KUR adalah jenis pinjaman yang diberikan oleh pemerintah, baik itu untuk UMKM maupun pebisnis pemula yang membutuhkan modal.

    Manfaat pinjaman yang satu ini dapat dengan mudah dirasakan bagi perusahaan yang bergerak di sektor industri, pertanian, perikanan, kelautan, perhutanan, maupun sektor keuangan berupa jasa simpan pinjam.

    Untuk mendapatkan kredit usaha rakyat, Anda bisa mengajukan pinjaman ke bank menjalankan program ini.

    pinjaman modal usaha kecil

    Image Source: freepik/odua

    Keuntungan Mengajukan Pinjaman di Kredit Usaha Rakyat (KUR)

    • Bunga rendah 2% – 6%

    • Limit pinjaman cukup besar hingga 500 juta

    • Tenor panjang berkisar 1 – 3 tahun

    • Persyaratan tidak berbelit-belit

    • Dapat diajukan tanpa jaminan

     

    Baca Juga: UMKM Adalah: Definisi, Jenis, Sampai Dengan Ide Usaha

     

    3. Koperasi

    Mendengar kata koperasi mungkin kebanyakan dari kita sudah tidak lagi asing dengan kata ini. Mengacu pada UU No. 17 Th 2012, koperasi memiliki tugas yang mirip dengan bank yaitu menghimpun dana dari para anggota koperasi lalu menyalurkannya ke anggota maupun non anggota.

    Perbedaan yang paling kentara antara koperasi simpan pinjam dengan bank yaitu besaran bunga yang diberikan. Koperasi simpan pinjam biasanya mematok besaran bunga yang lebih besar.

    Meskipun demikian, koperasi simpan pinjam dinilai cukup menguntungkan bagi para anggotanya karena di akhir periode akan dilakukan pembagian hasil dari selisih usaha yang didapatkan selama satu tahun setelah dikurangi dengan beban usaha.

    Umumnya, syarat pengajuan pinjaman di Koperasi Simpan Pinjam adalah fotokopi KTP, Kartu Keluarga, slip gaji, formular pengajuan pinjaman dana, fotokopi PBB atau rekening listrik.

    Keuntungan Mengajukan Pinjaman di Koperasi

    • Proses pengajuan pinjaman lebih mudah

    • Pencairan dana umumnya lebih cepat

    • Memungkinkan untuk meminjam tanpa jaminan

    • Terdapat pembagian hasil dari selisih usaha

     

    Baca Juga: UMKM Adalah: Definisi, Jenis, Sampai Dengan Ide Usaha

     

    4. P2P lending

    P2P lending atau kepanjangan dari peer to peer lending adalah salah satu produk fintech (financial technology) yang menawarkan pinjaman modal usaha kecil yang dapat membantu Anda dalam mengembangkan usaha maupun memulainyal

    Cara kerja P2P lending cukuplah unik. Platform yang satu ini bekerja dengan cara mempertemukan kreditur (pemilik modal) dengan debitur (peminjam modal).

    Ada banyak P2P yang tersedia di luaran sana dengan bunga pinjaman yang terjangkau. Namun, pastikan P2P yang Anda pilih berasal dari perusahaan yang terjamin legalitasnya, ya!

    Kelebihan P2P Lending Bagi Debitur

    5. Kredit Modal Kerja

    Kredit modal kerja merupakan salah satu produk bank yang turut menawarkan alternatif pinjaman modal usaha bagi mereka yang ingin merintis bisnis namun terhalang oleh modal.

    Produk finansial yang satu ini merupakan salah satu program besutan bank yang diperuntukan untuk pinjaman modal usaha kecil. Cakupan penggunaan Kredit Modal Kerja lebih luas yaitu dapat digunakan sebagai modal operasional bisnis maupun membayar hutang dagang. Periode kredit ini umumnya hanya 1 tahun. Maka dari itu, jenis kredit ini tergolong ke dalam kredit jangka pendek.

    Syarat dan ketentuan yang harus Anda penuhi agar dapat merasakan manfaat pinjaman jenis ini antara lain yaitu memiliki izin usaha, usaha yang ada telah berjalan kurang lebih satu tahun, sampai dengan melampirkan kelengkapan dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), buku tabungan, keterangan penghasilan, bukti adanya tanggungan atau cicilan jika ada.

    Kelebihan Kredit Modal Kerja Bagi Debitur

    • Mempercepat pengembangan bisnis atau usaha

    • Membantu operasional bisnis tetap berjalan lancar

    • Melindungi bisnis dari krisis modal kerja

     

    Baca Juga: 10 Cara Mendapatkan Pinjaman untuk Modal Usaha Awal

     

    6. Ventura

    Dilansir dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan modal ventura dapat diartikan sebagai perusahaan yang mendanai suatu usaha atau perusahaan dengan jangka waktu yang sudah ditentukan.

    Adapun bentuk kegiatannya bisa berupa kesepakatan dalam pembagian hasil, saham, dan lain sebagainya.

    Untuk dapat mengajukan pinjaman ke perusahaan jenis ini Anda diharuskan untuk membuat proposal yang menerangkan terkait bisnis yang Anda bangun serta skema keuntungan yang akan diperoleh oleh pihak ventura.

    Kelebihan Ventura Bagi Debitur

    • Pemasaran produk lebih efisien

    • Mendapat kepercayaan dari bank

    • Modal usaha yang didapatkan cenderung besar

    • Membantu proses ekspansi atau pengembangan bisnis menjadi lebih mudah

    7.  Pinjaman Tanpa Agunan

    KTA atau singkatan dari kredit tanpa agunan adalah salah satu jenis pinjaman yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan modal usaha. Dengan memilih jenis pinjaman yang satu ini, Anda tidak perlu menjaminkan aset yang Anda miliki seperti surat-surat berharga, BPKB kendaraan, maupun sertifikat rumah.

    Keuntungan Memilih Pinjaman Tanpa Agunan Bagi Debitur

    • Tanpa jaminan

    • Bunga yang ditawarkan cukup rendah

    • Tenor hingga 60 bulan atau 5 tahun (tergantung dari kebijakan perusahaan pembiayaan)

    • Proses mudah dan cepat

    Salah satu perusahaan pembiayaan yang menawarkan pinjaman untuk usaha Anda adalah BFI Finance. BFI Finance telah berdiri sejak tahun 1982 dan menjadi Perusahaan Pembiayaan pertama di Indonesia yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia.

    Anda tidak perlu khawatir mengajukan pinjaman di BFI Finance karena BFI Finance sudah terverifikasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan).

    Tunggu apa lagi? Kembangkan usaha Anda dan raup lebih banyak keuntungan dengan pinjaman jaminan BPKB kendaraan maupun sertifikat rumah!

    Nah sobat BFI, seperti itulah beberapa pilihan alternatif pinjaman modal usaha kecil yang dapat Anda manfaatkan untuk usaha Anda. Pastikan untuk teliti dan melakukan riset terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman ke perusahaan pembiayaan.

  • judi

    Cara Mendapatkan Pinjaman dengan BPKB Motor di BFI Finance


    Dalam menjalani kehidupan, seringkali Anda dihadapkan pada situasi di mana Anda membutuhkan dana tunai tambahan untuk berbagai keperluan, seperti memulai atau mengembangkan usaha, pendidikan anak, atau kebutuhan mendesak lainnya. Memenuhi kebutuhan tersebut bisa menjadi tantangan, tetapi dengan memiliki kendaraan bermotor dan BPKB yang sah, Anda memiliki akses kepada solusi finansial yang terpercaya.

     

    Baca Juga: Dimana Leasing Motor Mobil Yang Paling Untung?

     

    1. Keuntungan Mengajukan Pinjaman dengan BPKB Motor di BFI Finance

    1.1 Terpercaya dan Terawasi oleh OJK

    BFI Finance adalah lembaga keuangan terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sehingga Anda dapat mempercayai layanan kami.

    1.2 Menerima Take Over dari Leasing Lain

    BFI Finance memberikan fleksibilitas dengan menerima pengambilan alih (take over) dari leasing lain, sehingga Anda dapat mengkonsolidasikan hutang Anda.

    1.3 Pencairan Bersih Tanpa Potongan di Akhir

    Anda akan mendapatkan dana pinjaman sesuai dengan kesepakatan, tanpa adanya potongan di akhir tenor.

    1.4 Pembiayaan hingga 80% dari Nilai Kendaraan

    Anda dapat mengakses hingga 80% dari nilai kendaraan Anda sebagai pinjaman, memberikan Anda fleksibilitas finansial yang signifikan.

    1.5 Bunga Rendah dan Tetap*

    BFI Finance menawarkan suku bunga flat sebesar 2.25% per bulan, sehingga Anda dapat merencanakan pembayaran dengan lebih mudah.

    1.6 Suku Bunga Bersaing

    Suku bunga per tahun dimulai dari 27%

    1.7 Tenor Panjang

    Anda dapat memilih tenor mulai dari 6 bulan hingga 24 bulan, sesuai dengan kemampuan Anda.

    1.8 Lokasi Cabang yang Ada Dimana-Mana

    BFI Finance memiliki 190 cabang di seluruh Indonesia, memudahkan Anda untuk mengakses layanan.

     

    *Berdasarkan kondisi aset yang dijaminkan & kelengkapan dokumen

     

    2. Proses Pengajuan Pembiayaan yang Mudah

    Proses pengajuan pinjaman dengan jaminan BPKB motor di BFI Finance sangatlah mudah:

    2.1 Form Online

    Isi formulir secara online dengan data diri Anda untuk memulai proses pengajuan.

    2.2 Konfirmasi

    Setelah formulir terisi lengkap, Anda akan dihubungi oleh Call Center BFI Finance untuk mengkonfirmasi data Anda.

    2.3 Survey

    Tim BFI Finance akan melakukan survei untuk menilai kendaraan Anda dan menyelesaikan proses selanjutnya.

    2.4 Pencairan Dana

    Dana pinjaman akan dicairkan langsung ke rekening yang telah terdaftar.

     

    Baca Juga: 11 Cara Merawat Motor Matic Biar Awet Layaknya Motor Baru

     

    3. Syarat Pengajuan Pembiayaan

    Untuk mempermudah pengajuan, pastikan Anda memenuhi persyaratan berikut:

     

    3.1 Profil Diri:

    a.    Warga Negara Indonesia

    b.    Usia 21-60 tahun

    c.     Status perkawinan dapat berupa belum menikah, menikah, atau cerai

    d.    Status tempat tinggal meliputi rumah sendiri, pasangan, keluarga, atau kontrak tahunan

    e.    Profesi pekerjaan yang diterima mencakup karyawan (tetap/kontrak), PNS, dan wiraswasta

    Tidak dapat diterima jika jenis usaha atau profesi melanggar hukum

     

    3.2 Profil Kendaraan:

    a.    Kendaraan merupakan milik sendiri dengan BPKB asli

    b.    BPKB dapat atas nama pemohon, pasangan, atau orang lain (lampirkan bukti pembelian)

    c.     Kendaraan memiliki usia maksimum 10 tahun (minimal tahun kendaraan 2011) dengan merk motor Jepang dan Italia

    d.    STNK dan pajak kendaraan harus aktif

    e.    Pajak mati maksimal 4 tahun (tanpa potongan pencairan)

    f.      Pajak mati lebih dari 4 tahun akan diurus oleh pihak BFI Finance

    g.    Kendaraan harus memiliki plat hitam (tidak plat merah)

     

    3.3 Persiapan Dokumen Persyaratan Awal:

    a.    KTP pemohon dan pasangan (jika sudah menikah)

    b.    Kartu Keluarga

    c.     Bukti Pembayaran PBB terakhir

    d.    STNK dan BPKB Motor

     

    Baca Juga: Hal yang Harus Diperhatikan dalam Perawatan Motor

     

    Penting untuk diingat bahwa keamanan data Anda adalah prioritas utama BFI Finance. Dengan memenuhi persyaratan dan mengikuti langkah-langkah pengajuan, Anda dapat memperbesar peluang pinjaman Anda disetujui.

     

    BFI Finance hadir sebagai mitra yang siap membantu Anda mengatasi kebutuhan finansial tersebut. Dengan berbagai keuntungan, suku bunga yang kompetitif, dan proses pengajuan yang mudah, BFI Finance adalah pilihan terbaik untuk mendapatkan dana tunai yang Anda butuhkan. Jangan biarkan kebutuhan finansial menghambat impian Anda, segera ajukan pinjaman dengan jaminan BPKB motor di BFI Finance dan raih kenyamanan finansial untuk masa depan Anda.

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko