• judi

    Tips Sukses Serta Keuntungan Bisnis Ayam Petelur


    Telur adalah komoditi pangan yang banyak diminati oleh masyarakat, sebagaimana daging ayam, daging sapi, dan susu.

    Harganya yang terjangkau, kandungan gizi yang memadai, dan bisa diolah menjadi beragam aneka makanan menjadikan keberadaan telur tetap eksis tak lekang oleh waktu.

    Besarnya kebutuhan akan telur ini dapat Anda manfaatkan sebagai ide bisnis ayam petelur!

    Simak uraian lengkapnya di sini. Mulai dari alasan mengapa harus memilih bisnis ini, tips sukses, dan estimasi perhitungan modal serta keuntungan, semuanya terperinci di artikel berikut.

    Ayam petelur adalah ayam betina yang sengaja dibudidayakan untuk diambil telurnya saja. Lantas, mengapa bisnis ayam petelur bisa dikategorikan sebagai ide bisnis yang menjanjikan?

    Berikut ini beberapa alasan yang dapat Anda jadikan acuan untuk memilih bisnis ayam petulur.

    Dikutip dari Kemendag mengenai telur ayam ras, telur ayam kaya akan gizi. Kandungan gizi yang terdapat di dalamnya antara lain tergambar jelas pada tabel di bawah ini.

    KandunganTelur Ayam Segar
    UtuhKuning TelurPutih Telur
    Kalori (kal) 14332252
    Protein (gram) 12,5615,8610,90
    Lemak (gram) 9,5126,540,17
    Karbohidrat (gram) 0,723,590,73
    Fosfor (mg) 19839015
    Vitamin A (IU) 54014420

    Kota Dengan Konsumsi Telur Terbanyak

    Berdasarkan sebuah survei yang diambil oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Wilayah dengan konsumsi telur terbanyak berada di Pulau Jawa yang didominasi oleh Jawa Barat.

    Bisnis Ayam Petelur

    Image Source: Badan Pusat Statistik Indonesia

    Data yang sama juga menunjukan jika konsumsi telur ayam per kapita per bulan terbesar adalah terdapat di Kepulauan Riau (0.822 kg/bulan), Kalimantan Barat (0,726 kg/bulan), Riau (0.734 kg/bulan) dan Bangka Belitung (0,666 kg/bulan).

    Sementara itu, konsumsi per kapita per bulan terkecil terdapat pada Nusa Tenggara Timur (0.141 kg/bulan), Maluku Utara (0.167 kg/bulan), Maluku (0.193 kg/bulan) dan Sulawesi Barat (0,213 kg/bulan). Penduduk DKI Jakarta mengkonsumsi 0,649 kg/bulan, Jawa Barat mengkonsumsi 0,564 kg / bulan dan Papua mengkonsumsi 0,293 kg/bulan.

    Jenis-Jenis Ayam Petelur

    Ayam petelur terbagi ke dalam dua jenis. Ayam petelur putih dan ayam petelur coklat. Keduanya sangat ideal untuk diternak dan mampu menghasilkan telur yang berkualitas jika dirawat sebaik mungkin.

    Adapun karakteristik keduanya sebagai berikut ini.

    Ayam Petelur Putih

    Ayam jenis ini sering juga disebut dengan ayam ringan. Memiliki karakteristik antara lain:

    • Telur yang dihasilkan berwarna putih

    • Sensitif dengan udara panas dan suara bising

    • Jika dibandingkan dengan ayam petelur coklat, tubuh ayam petelur putih lebih ringan

    • Mudah ditemui di pasar

    • Mampu bertelur lebih dari 260 telur per tahun produksi hen house

    • Menghasilkan telur pada umur 15 sampai 16 minggu

    Ayam Petelur Coklat

    Kerap dikenal dengan sebutan ayam medium atau ayam dwiguna karena selain menghasilkan telur, ayam ini bisa juga dimanfaatkan dagingnya. Memiliki karekteristik antara lain:

    • Telur yang dihasilkan berwarna coklat

    • Harga telur relatif mahal karena lebih berat dari telur biasa

    • Ukuran telur lebih besar dan bulat ketimbang ayam petelur putih

    • Dapat dijadikan ayam pedaging

    • Jarang ditemui di pasar dan jika ada harganya mahal

    • Mulai bertelur antara 22 sampai 24 minggu

    Jenis Telur yang Dihasilkan Ayam Petelur

    Dikutip dari Kementerian Perdagangan (Kemendag), ayam petelur menghasilkan 2 jenis telur ayam. Yakni telur ayam steril dan telur ayam fertil.

    Telur ayam steril didapat dari ayam petelur tanpa melalui proses pembuahan oleh ayam jantan. Sedangkan untuk telur ayam fertil, telur yang ada didapat dari proses pembuahan ayam jantan.

    Adapun varian ayam petelur antara lain seperti di bawah ini.

    1. Telur anorganik

    Dihasilkan dari ayam petelur yang diberi pakan ternak. Sebagian besar dari telur ayam yang beredar di pasar Indonesia merupakan jenis ini.  

    2. Telur organik

    Dihasilkan dari ayam petelur yang diberi pakan dari bahan alami dan tanpa dicampur dengan pakan buatan atau penambahan hormon.

    3. Telur dengan Omega-3

    Merupakan telur yang mengandung DHA, berasal dari ayam petelur yang diberi pakan tertentu agar kandungan dari telur yang dihasilkan mengandung Omega-3. Umumnya pakan dicampur dengan minyak ikan atau suplemen lainnya yang dapat meningkatkan kandungan DHA telur. 

    4. Telur ayam kampung

    Merupakan jenis telur yang dihasilkan oleh ayam buras. Umumnya ayam kampung petelur diberikan pakan dan perawatan yang hampir sama seperti ayam ras petelur.

     

    Baca Juga: Cara Memulai Usaha Ternak Lele : Dari Modal Usaha Hingga Panen Tiba

     

    Tips Sukses Bisnis Ayam Petelur

    Jika digeluti dengan benar, bisnis ayam petelur dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan. Apa saja cara yang perlu Anda lakukan? Ikuti 7 tips sukses berikut ini.

    1. Memilih Lokasi Kandang yang Sesuai

    Ayam petelur cenderung mudah stres dan memiliki bau kotoran yang cukup menyengat.

    Untuk mensiasati kedua hal ini, pilihlah lokasi yang jauh dari pemukiman warga dan terhindar dari bunyi-bunyi nyaring yang dapat membuat ayam cepat stres.

    2. Pilih Bibit Ayam Petelur Berkualitas

    Telur yang bagus berasal dari ayam yang unggul. Dengan bibit ayam yang unggul ini Anda dapat menghasilkan telur berkualitas dan meraup untung lebih banyak.

    Ada 2 cara yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan bibit ayam petelur berkualitas. Antara lain dengan cara menetaskan bibit ayam petelur atau dengan membeli langsung ayam siap panen langsung dari distributor.

    Hal yang wajib Anda perhatikan saat ingin memilih bibit ayam petelur:

    1. Bulu ayam pada bibit unggul halus mengkilap

    2. Badan ayam ideal

    3. Bibit ayam berasal dari induk ayam yang sehat serta berkualitas

    4. Bibit ayam harus sehat

    5. Bibit ayam memiliki nafsu makan yang tinggi

    6. Tidak terdapat cacat pada tubuh bibit ayam

    3. Pakan Ayam yang Bergizi

    Tips ketiga untuk bisnis ayam petelur yaitu pakan ayam yang sesuai. Telur ayam yang berkualitas diperoleh dari bibit ayam yang unggul dan sehat. Oleh karenanya, penting bagi Anda memilih pakan ayam yang bagus.

    Selama proses pemberian pakan, setidaknya ada 2 fase yang perlu Anda lakukan. Pertama, fase starter di mana pakan diberikan pada empat minggu awal. Kedua, fase finishing pada minggu kelima sampai keenam.

    Jenis pakan yang dapat Anda pilih antara lain:

    • Jagung

    • Sentrat

    • Tepung Ikan

    • Bungkil Kedelai

    Keempat pakan tersebut kaya akan nutrisi dan protein yang dibutuhkan oleh ayam petelur. Untuk komposisi pemberian pakan ayam, Anda dapat mencampur 47,14% jagung dan 10 – 25% bungkil kedelai.

    Dan untuk besaran kuantitas yang dibutuhkan untuk pakan ayam petelur berkisar antara 2,18 – 2,25 kg. Dari besaran pakan tersebut perkiraan telur yang akan Anda dapatkan berkisar antara 1 kg telur.

    Selain pakan, asupan lainnya yang harus Anda perhatikan adalah pemberian obat anti stress yang dilarutakan dengan air minum dan sedikit gula agar rasanya tidak pahit. Hal ini dilakukan guna menjaga ayam-ayam yang ada agar terhindar dari stres sebab jika stress melanda, ayam-ayam tersebut tidak bisa menghasilkan telur yang berkualitas dan berpotensi gagal panen.

    4. Menjaga Kebersihan Kandang

    Tips bisnis ayam petelur ke-empat yaitu menjaga kebersihan kandang. Kebersihan kandang boleh jadi ujung tombak dari sukses atau tidaknya bisnis ayam petelur. Karena kandang yang bersih akan membawa dampak baik terhadap kesehatan ayam-ayam yang ada.

    Ayam yang sehat dan senantiasa bebas stress akan menghasilkan telur dengan kualitas baik dan bisnis Anda dapat berjalan dengan lancar.

    Lain halnya jika Anda tidak memperhatikan kebersihan kandang. Ayam-ayam yang ada akan mudah stress, cepat sakit, dan berujung pada kerugian.

    Tips menjaga kebersihan kandang:

    1. Lakukan pembersihan kandang ayam setiap hari

    2. Membangun kandang ayam di atas kolam agar kotoran yang ada bisa jatuh ke bawah dan mudah dibersihkan

    5. Melakukan Vaksinisasi Ayam Petelur

    Tips bisnis ayam petelur yang ke lima yaitu melakukan vaksinisasi ayam petelur. Hal ini dilakukan untuk menjaga kualitas telur agar tetap prima, bibit ayam petelur yang Anda miliki haruslah divaksin.

    Vaksin ini diberikan sebagai nutrisi tambahan dan vitamin untuk menjaga kesehatan ayam petelur.

    Tips tambahan: jangan satukan ayam yang sakit dengan ayam lainnya. Hal ini dikarenakan ayam yang sakit akan lebih mudah menyebarkan penyakit pada ayam lainnya.

    Jika terdapat ayam yang sakit, usahakanlah untuk memisahkannya dan memberikan perawatan yang intensif.

    6. Memperhatikan Proses Panen

    Tips bisnis ayam petelur yang ke enam yaitu memperhatikan proses panen. Panen telur ayam dapat dilakukan sebanyak 2-3 kali dalam sehari. Biasanya dapat dilakukan pada pagi, siang, dan malam hari.

    Meskipun begitu, sebaiknya Anda tetap melakukan quality control terhadap telur-telur yang ada. Supaya penjualan nantinya bisa lebih maksmimal.

    Cara menentukan telur yang berkualitas dan tidak:

    • Telur yang berkualitas umumnya berbentuk oval, tidak lonjong apalagi gepeng

    • Telur yang kualitasnya kurang baik cenderung memiliki ukuran yang sangat kecil

    • Telur yang berkualitas kulitnya tipis

    • Telur dengan kualitas kurang baik akan mengambang di atas air, itu berarti isi telur busuk

    • Telur yang berkualitas akan tenggelam di dalam air

    7. Melakukan Kerjasama atau Mitra Usaha

    Tips bisnis ayam petelur yang tidak kalah penting selanjutnya yaitu melakukan kerjasama atau bermitra usaha untuk menjual hasil panen telur yang Anda miliki.

    MIsalnya Anda dapat menjual telur ke rumah-rumah penduduk di dekat Anda, tengkulak, toko kelontong, tempat usaha makanan, distributor atau agen, dan masih banyak lagi.

    Bisnis Ayam Petelur

    Image Source: Unsplash/Erol Ahmed

     

    Baca Juga: 10 Peluang Usaha Modal 10 Juta. Tertarik Untuk Mencoba?

     

    Estimasi Modal dan Keuntungan dari Bisnis Ayam Petelur

    Dikutip dari situs GDM, berikut ini perkiraan modal yang harus Anda siapkan jika ingin memulai bisnis ayam petelur.

    Rincian Modal Bisnis Ayam Petelur
    Dana Awal Kebutuhan Peralatan
    No.PenjelasanSatuanJumlahHarga SatuanTotal
    1.Kandang Untuk Ayam Petelur 100 EkorPaket  Rp3.850.000
    2.Talang PakancmLebih kurang 80pcs Talang PakanRp89.000Rp89.000
    3.Nipple/Wadah Minum Ternakpcs50Rp7.000Rp35.000
    4.Tempat Telurcs200Rp5.000Rp1.000.000
    5.Sewa LahanM220Rp13.000Rp260.000
    6.Timbanganunit1Rp200.000Rp200.000
    7.Emberunit2Rp10.000Rp20.000
    8.Sekopunit1Rp35.000Rp35.000
    JumlahRp5.489.00
    Dana Penyusutan Peralatan
    No.PenjelasanSatuanJumlahHarga SatuanTotal
    1.Kandang Untuk Ayam Petelur 100 EkorPaket 1/24 x Rp3.850.000Rp160.500
    2.Talang PakancmLebih kurang 80pcs Talang Pakan1/24 x Rp89.000Rp3.700
    3.Nipple/Wadah Minum Ternakpcs5050/24XRp35.000Rp72.900
    4.Tempat Telurcs200833/24 x Rp1.000.000Rp8.300
    5.Sewa LahanM2201/24 x Rp260.000Rp10.800
    6.Timbanganunit11/24 x Rp200.000Rp8.300
    7.Emberunit22/24 x Rp20.000Rp1.700
    8.Sekopunit11/24 x Rp35.000Rp1.500
    JumlahRp267.700
    Biaya Operasional
    No.PenjelasanSatuanJumlahHarga SatuanTotal
    1.Bibit Ayam Petelur Umur 16 MingguEkor100Rp52.000Rp5.200.000
    2.PakanKG360 KG/bulanRp6.000Rp2.160.000
    3.VaksinPaket Rp833.000Rp833.000
    4.Suplemen Organik CairLiter1 liter/bulanRp26.000Rp26.000
    5.ListrikPaket Rp833.000Rp833.000
    6.AirPaket Rp550.000Rp550.000
    7.Gaji Tukang Pembuatan KandangRupiah Rp750.000Rp750.000
    JumlahRp9.869.000
    Total Biaya yang Diperlukan Untuk Bisnis Ayam Petelur 100 EkorRp10.136.700

    Adapun rincian keuntungan dari bisnis ayam petelur tertera pada tabel di bawah ini.

    Rincian Keuntungan Bisnis Ayam Petelur
    Pendapatan Per Bulan
    No.PenjelasanSatuanJumlahHarga SatuanTotal
    1.TelurButir8 KG/BulanRp13.000Rp3.120.000
    2.Ayam Afkir (Ayam yang sudah tidak produktif/tidak menghasilkan telur)Ekor7 Ekor/BulanRp28.000Rp196.000
    3.Kotoran ayamKarung180 Karung/BulanRp8.000Rp1.440.000
    Total Pendapatan Per BulanRp4.756.000

    Total Keuntungan Bisnis Ayam Petelur Selama Satu Periode

    (Pendapatan Per Bulan x 24 Bulan – Modal)

    Rp114.144.000 – Rp10.136.700 = Rp104.007.300

    Dari tabel di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam satu periode atau selama 24 bulan, Anda akan memperoleh keuntungan sebesar Rp104.007.300. Sangat menggiurkan bukan? 

    Angka yang tertera pada tabel merupakan estimasi saja, untuk harga satuan barang dan kebutuhan lainnya mengikuti harga terbaru saat ini. Keuntungan yang Anda peroleh pun bisa lebih besar jika jumlah ternak yang ada ditambah.

    Cara Mendapatkan Modal Bisnis Ayam Petelur

    Tertarik untuk menekuni bisnis ayam petelur? Ajukan pinjaman dana di BFI Finance aja!

    Prosesnya aman, mudah, dan sudah terverifikasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Anda bisa ajukan pinjaman untuk bisnis ayam petelur dengan pilihan jaminan yang bisa disesuaikan. Antara lain sebagai berikut.

    Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

    Jika Anda memiliki pertanyaan lebih lanjut terkait pinjaman, silakan akses laman berikut ini.

    Sobat BFI, itulah pembahasan Ide Bisnis Ayam Petelur: Tips Sukses, Estimasi Modal Serta Keuntungan. Semoga adanya artikel ini dapat menjadi inspirasi untuk ide bisnis Anda. Jangan pernah takut untuk mencoba. Salam bisnis!

    Cek artikel dan informasi menarik lainnya di BFI Blog.

  • judi

    Peluang Usaha Ternak Bebek Petelur dan Pedaging


    Usaha ternak bebek merupakan salah satu usaha peternakan yang masih eksis sampai saat ini. Bukan cuma sekedar eksis, agribisnis yang satu ini juga memiliki prospek bisnis yang menjanjikan.

    Terlebih, jika Anda berdomisili di daerah pedesaan, dimana kondisi alam masih sangat mendukung untuk melakukan usaha peternakan seperti ternak bebek dan berpeluang menjadi pemasok kebutuhan pokok masyarakat luas.

    Nah, bagi Anda yang serius ingin menekuni usaha ini, penjelasan berikut akan sangat membantu Anda.

    Peluang Besar Usaha Ternak Bebek

    Usaha ternak bebek terbagi ke dalam dua jenis. Antara lain yaitu bebek petelur dan bebek pedaging. Sesuai dengan namanya, bebek petelur adalah jenis usaha ternak bebek yang menjadikan telur bebek sebagai komoditi utama penjualan.

    Selain dapat dimanfaatkan untuk budidaya telur, bebek juga dapat dimanfaatkan sebagai olahan daging. Olahan daging bebek masih menjadi santapan favorit masyarakat Indonesia. Daging bebek memiliki cita rasa yang khas dan berbeda dengan daging ayam.

    Daging bebek memiliki rasa yang lebih empuk dan harga jual olahan dagingnya lebih mahal dibandingkan daging ayam. Maka dari itu, peluang usaha ternak bebek pedaging sangat menjanjikan dan dapat dilakukan oleh pebisnis pemula sekalipun.

    Tidak hanya diolah dagingnya, bebek yang digunakan sebagai ternak bebek pedaging juga dapat dimanfaatkan untuk bahan kerajinan (bulu) dan pakan ternak lele (kotoran bebek).

    Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, usaha ternak bebek adalah salah satu jenis usaha yang cukup menjanjikan. Berikut ini beberapa alasan kuat mengapa usaha yang satu ini layak untuk ditekuni.

    • Konsumsi bebek cukup stabil dan banyak dicari oleh masyarakat

    • Bebek dikenal memiliki citarasa yang lezat dan nikmat

    • Usaha bebek bisa dimulai dari skala rumahan

    • Modal minim dan perawatan relatif mudah

    • Hasil panen bisa didistribusikan dimana saja seperti pemasok bebek, rumah makan, sampai dengan menjualnya secara online

     

    Baca Juga: Ide Bisnis Ayam Petelur: Tips Sukses, Estimasi Modal Serta Keuntungan

     

    Risiko Ternak Bebek

    Setiap usaha pasti memiliki risikonya tersendiri. Begitu pun juga dengan usaha ternak bebek dimana risiko yang paling umum terjadi meliputi dua hal berikut ini.

    1. Rentan Penyakit

    Bebek adalah unggas yang lebih rentan terhadap serangan penyakit dibandingkan unggas lainnya seperti ayam dan burung puyuh.

    Penyakit yang dapat menyerang usaha ternak bebek ini diantaranya perubahan bulu menjadi lebih kusam, lemas, bermata biru, penurunan berat badan, dan lainnya.

    Untuk mencegahnya, sangat disarankan untuk memberikan vaksin secara rutin untuk seluruh bebek ternak, pemilihan pakan yang tepat, dan menjaga kebersihan kandang.

    Sebab jika sedikit saja bebek yang terpapar penyakit akan mudah untuk menularkan ke bebek lainnya karena mereka hidup dalam satu koloni.

    Apabila Anda belum berani untuk beternak bebek dengan kuantitas yang besar, mulailah beternak bebek dengan jumlah 30 – 50 ekor.

    Kemudian, jika sudah mengetahui konsep beternak bebek dengan tepat, Anda dapat menambah jumlah bebek untuk diternakkan.

    2. Harga Pakan yang Tinggi

    Pakan bebek yang berasal dari olahan pabrik memang memiliki kualitas yang lebih baik. Namun, hal ini dapat menjadi tantangan jika pakan bebek yang berasal dari pabrik terjadi kenaikan harga.

    Beberapa pakan bebek diantaranya juga berasal dari impor, dimana harga jualnya tentu akan menyesuaikan dari pergerakan nilai dollar terhadap rupiah. Jika harga pakan semakin naik, tentunya akan mengganggu jalannya proses produksi ternak.

    Solusi dari risiko ini adalah dengan membuat pakan bebek dari hasil olahan sendiri. Hasil olahan tersebut dapat berupa ampas tempe dan tahu, bekatul, nasi kering, onggok (limbah tepung tapioka), tepung bekicot, limbah tauge, atau biji kecipir. Pastikan kebutuhan gizi bebek ternak tetap terpenuhi, meskipun harga jual pakan dan olahannya cenderung fluktuatif.

     

    Baca Juga: Budidaya Ikan Nila: Tips Usaha dan Estimasi Keuntungannya

     

    Tips Sukses Budidaya Bebek Petelur dan Pedaging

    Tertarik untuk memulai usaha ternak bebek? Simak tips sukses berikut ini agar usaha yang Anda jalani bisa berjalan dengan baik.

    Anda juga bisa menyesuaikan tips yang ada sesuai dengan jenis usaha bebek yang ingin Anda tekuni.

    Usaha Ternak Bebek

    Image Source: Freepik/jcomp

    Cara Budidaya Bebek Petelur

    Untuk menghasilkan telur bebek yang berkualitas super dan menghindari gagal panen, penting bagi Anda untuk memperhatikan beberapa hal krusial berikut ini.

    1. Siapkan Kandang Bebek

    Kondisi lingkungan ternak, khususnya kandang bebek menjadi faktor utama penentu kualitas telur yang nantinya Anda dapatkan.

    Persiapkan kandang bebek yang sesuai dengan umur, atur suhu ruangan sebaik mungkin, dan pastikan penerangan yang ada cukup agar bebek tidak mudah stres dan kandang mudah dibersihkan.

    Ukuran kandang yang dibuat bisa disesuaikan dengan umur bebek ternak. Mulai dari fase grower, fase brower, serta fase layer. Untuk material yang dipakai, kandang bebek petelur umumnya menggunakan kandang boks yang diukur sesuai kepadatan jumlah bebek yang ada.

    Misalnya Anda memiliki 100 ekor bebek petelur, maka kandang bebek yang bisa Anda siapkan yaitu berukuran 2 Meter X 2 Meter. 

    2. Gunakan Bibit Bebek Berkualitas

    Berikutnya yaitu terkait pemilihan bibit bebek. Pemilihan bibit ini harus diperhatikan dengan cermat terutama dari kondisi fisik dan kesehatannya.

    Pilihlah bibit bebek yang berkualitas dari pemasok terpercaya. Salah satu pemasok bibit bebek petelur yang cukup terkenal akan kualitasnya yang baik yaitu bebek-bebek yang berasal dari Mojosari.

    3. Selektif Dalam Memberi Pakan dan Suplemen

    Komposisi pemberian pakan dan suplemen haruslah disesuaikan dengan usia dan kebutuhan ternak. Sebab, asupan makanan yang diberikan akan mempengaruhi kualitas telur saat masa panen tiba.

    4. Usahakan Kandang Selalu Bersih

    Tips penting yang terakhir yaitu pentingnya menjaga kebersihan kandang usaha ternak bebek. Sanitasi yang baik akan senantiasa menjaga bebek-bebek yang ada tetap sehat dan produktif menghasilkan telur yang baik.

    Lain halnya jika Anda cukup abai dalam masalah kebersihan. Bebek-bebek yang ada akan mudah terjangkit penyakit dan dalam hitungan hari bebek–bebek lainnya yang berada di satu kandang yang sama akan ikut terpapar penyakit serupa.

    Jika terus dibiarkan, usaha ternak bebek yang Anda miliki akan mengalami gagal panen akibat bebek yang ada mati semuanya.

    Maka dari itu, sebagai tindakan preventif sekaligus menghasilkan telur bebek yang berkualitas, penting bagi Anda untuk menjaga kebersihan kandang bebek petelur dengan cara rutin membersihkannya setiap hari, mencuci wadah pakan dan minum bebek, serta menyemprotkan desinfektan pada kandang supaya terbebas dari virus dan kuman.

     

    Baca Juga: Cara Memulai Usaha Ternak Lele : Dari Modal Usaha Hingga Panen Tiba

     

    Cara Budidaya Bebek Pedaging

    Adapun cara budidaya bebek pedaging yang bisa Anda terapkan sebagai berikut.

    1. Membuat Kandang Ternak yang Layak

    Langkah pertama dalam budidaya usaha ternak bebek pedaging adalah dengan membuat kandang ternak yang layak agar bebek ternak terhindar dari stres dan serangan berbagai macam penyakit.

    Buatlah kandang bebek yang profesional, terbuat dari bahan yang memenuhi standar, dan tahan lama. Umumnya kandang bebek terbuat dari bahan seperti bambu, kayu, dan besi. Berikut kriteria kandang ternak bebek yang layak:

    Syarat Kandang Ternak Bebek Pedaging yang Baik

    1. Pengaturan suhu kandang yang tidak terlalu tinggi atau rendah. Suhu kandang ternak bebek pedaging yang optimal adalah kurang lebih 39 derajat celcius.

    2. Kelembaban kandang ternak bebek pedaging mulai dari 60% hingga 65%.

    3. Penerangan yang baik untuk memudahkan pengawasan, pengaturan, dan keamanan.

    4. Desain kandang yang mudah untuk dibersihkan. Hal ini dilakukan agar bebek ternak terjaga kebersihannya dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

    5. Sirkulasi udara yang lancar agar bebek terhindar dari stres dan lebih nyaman.

    6. Paparan sinar matahari langsung yang cukup.

    7. Fasilitas lengkap seperti tempat makan, minum, dan sanitasi agar kandang tetap steril.

    Jenis Kandang Ternak Bebek Pedaging

    Kandang postal adalah kandang tertutup yang memiliki alas lantai terbuat dari tanah yang dipadatkan dan dilapisi sekam/serbuk gergaji yang dicampur dengan serbuk kapur. Lapisan tersebut dibuat agar bebek ternak terhindar dari serangan bibit penyakit.

    Tidak hanya atap yang tertutup, jenis kandang postal juga memiliki dinding yang tertutup. Namun, tentunya tidak 100% dinding tersebut tertutup. Terdapat ventilasi yang berguna untuk memperlancar sirkulasi udara, sehingga suhu udara dan kelembaban didalam kandang tetap terjaga dengan baik.

    Kandang postal dapat diisi dengan 4 hingga 5 ekor bebek dewasa per meter perseginya. Kelebihan kandang postal ini adalah membutuhkan perawatan yang lebih mudah, higienis, dan mudah dipantau. Sementara itu, kekurangan kandang postal ini adalah biaya pembuatannya yang cukup mahal.

    Kandang koloni adalah kandang yang dapat menampung bebek ternak secara masal dan tidak memiliki atap. Biasanya bebek ternak yang menggunakan kandang koloni juga melepas bebek agar tidak stres terlalu lama di kandang. Sistem kandang koloni banyak digunakan peternak yang merawat ternak bebek dengan metode konvensional.

    Ciri utama kandang koloni adalah lantai yang terbuat dari tanah yang dipadatkan atau semen dan diatasnya diberi kulit padi, sekam, serbuk kayu, dan bahan sejenisnya. Selain itu, biasanya di dalam kandang koloni dibuat kolam buatan yang digunakan untuk bebek berenang.

    Kelebihan kandang ini adalah biaya pembuatannya lebih murah karena tidak membutuhkan peralatan yang kompleks. Sementara itu, kekurangan Kandang koloni adalah perawatannya yang lebih sulit termasuk cara membersihkannya dan bebek harus dilepas beberapa saat agar tidak stres berada di dalam kandang.

    2. Pilih Jenis Bebek yang Berkualitas

    Setelah mengetahui bagaimana cara membuat Kandang ternak bebek dengan benar, saatnya Anda mengetahui jenis-jenis peranakan bebek atau itik yang sering dijadikan ternak bebek pedaging. Berikut diantaranya:

    Bebek jenis ini adalah jenis bebek yang paling banyak digunakan untuk usaha ternak bebek pedaging. Alasannya karena saat berusia dewasa, berat tubuh bebek peking dapat mencapai 4,5kg – 5kg per ekornya. Dengan bobot yang lebih besar dibandingkan dengan jenis bebek pedaging lainnya, tentunya keuntungan yang didapatkan lebih besar.

    Bebek branti adalah jenis bebek pedaging hasil persilangan antara bebek entok betina dengan bebek lokal alibio. Masyarakat menyukai daging bebek branti ini karena memiliki rasa yang enak dan khas. Jika sudah dewasa, bobot bebek branti dapat mencapai 2,5kg hingga 3 kg per ekor.

    Bebek Muscovy sering juga disebut dengan bebek entok atau manila. Bobot bebek entok jika sudah dewasa dapat mencapai 3 kg hingga 3,5kg per ekornya. Selain memiliki bobot yang cukup tinggi, Bebek Muscovy juga memiliki daya eram yang baik, sehingga dapat mudah untuk dikembangbiakkan.

    3. Memilih DoD (Day Old Duck) Bebek Pedaging yang Tepat

    DoD (Day Old Duck) adalah umur bebek pedaging saat baru menetas atau mudahnya DoD adalah bibit bebek pedaging. Pemilihan DoD atau bibit bebek ini menentukan keberhasilan usaha ternak bebek pedaging Anda. Anda harus dapat memiliki bibit bebek yang unggul. Ciri-ciri bibit bebek yang unggul adalah:

    • Berkelamin jantan
    • Berumur 2-7 hari
    • Minimal bobot adalah 40 gram per ekor 

    4. Pemberian Pakan Bebek Pedaging Berkualitas

    Untuk memperoleh bebek pedaging yang berkualitas, diperlukan pemberian pakan yang bermutu. Pemberian pakan ini disesuaikan dengan umur bebek yang ada.

    Misalnya, saat umur bebek berada di 1-14 hari sebaiknya pakan yang diberikan dicampur dengan air dan frekuensi pemberian pakan bisa dilakukan sebanyak 5X dalam sehari.

    Usaha Ternak Bebek

    Image Source: Freepik/jcomp

    Perlu diingat, pada dua minggu pertama umur bebek adalah masa pertumbuhan terbaik dan perlu diberikan pakan konsentrat 511 sebesar 100%.

    Berikutnya, saat umur bebek memasuki 15-20 hari, pakan yang bisa Anda gunakan yakni jenis grower bertekstur yang dicampur dengan sedikit air dan diberikan sebanyak 3X dalam sehari.

    Sedangkan untuk bebek dengan usia panen, Anda bisa memberikan pakan campuran buatan sendiri seperti dedak, tepung bulu unggas, tepung ikan, tepung jagung, ataupun ditambahkan dengan sayuran organik agar daging bebek berkualitas.

    Pemeliharaan lainnya terkait pakan yaitu pastikan air minum yang ada di sekitar kandang bebek tetap terisi dan berilah obat stres saat usia bebek memasuki 20 hari.

    5. Pantau Kesehatan Bebek Pedaging

    Salah satu hal yang tidak boleh Anda lewatkan dari usaha ternak bebek yakni memastikan kesehatan bebek pedaging. Pastikan bebek-bebek yang Anda miliki terbebas dari penyakit.

    Beberapa penyakit yang kerap kali menyerang bebek pedaging antara lain kelumpuhan, berak kapur, dan nafsu makan hilang.

    Penyakit-penyakit tersebut dapat dicegah dengan rajin membersihkan kandang bebek, memberikan vaksin dan vitamin yang sesuai, atur suhu kandang yang tepat.

    6. Saatnya Panen

    Bebek pedaging bisa dipanen saat sudah berumur 35 hari. Saat masa panen tiba, usahakan untuk melakukan sortir pada bebek-bebek yang ada. Pisahkan antara bebek dengan kualitas terbaik, sedang, dan biasa. Setelah itu, bersihkan kandang untuk dipakai ternak bebek periode berikutnya. 

    7. Penjualan

    Bebek potong jantan dengan bebek betina memiliki varian harga yang berbeda. Oleh karenanya, bebek potong jantan bisa dipanen lebih cepat.

    Sebagai tips, usahakan untuk menjual bebek dengan umur yang masih tergolong muda. Pasalnya, bebek yang berumur masih muda memiliki citarasa daging yang lebih ampuh, rasa lebih gurih, dan tentunya bernilai gizi tinggi.

    Estimasi Modal Usaha 

    Penasaran dengan estimasi modal serta keuntungan yang berpotensi Anda dapatkan dari usaha ternak bebek? Simak perhitungan lengkapnya di bawah ini.

    Estimasi Modal Usaha Bebek Petelur

    Memulai ternak bebek petelur dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama yaitu membeli bebek yang sudah siap bertelur dengan rentan usia 5-6 bulan. Kedua, Anda bisa membeli bibit bebek yang belum siap bertelur.

    Jika Anda memilih cara kedua, tentunya Anda akan membutuhkan waktu lebih banyak sampai bebek-bebek yang ada dapat bertelur. Sebaliknya, jika Anda memilih cara pertama maka tidak butuh waktu lama untuk menghasilkan telur-telur yang akan dipasarkan.

    Berikut ini estimasi modal usaha dan analisis singkat terkait usaha ternak bebek yang menggunakan bibit bebek siap bertelur.

    NoItemKuantitasHarga Per KuantitasTotal
    1.Bibit Bebek Siap Bertelur100 EkorRp55.000 – Rp60.000Rp6.000.000
    2.Kandang Bebek1Rp1.200.000Rp1.200.000
    3.Pakan, Vaksin, dan Biaya Perawatan BebekPer BulanRp1.700.000Rp1.700.000
    4.Perawatan Kandang dan Biaya Operasional Bulanan LainnyaPer BulanRp1.000.000Rp1.000.000
    TotalRp9.900.000

    Selanjutnya mari kita hitung estimasi pendapatan yang didapat selama satu tahun jika satu ekor bebek dapat menghasilkan setidaknya 200 – 250 butir telur tiap tahunnya.

    Itu berarti 100 ekor bebek yang Anda miliki dikalikan dengan jumlah telur yang bisa dihasilkan, berarti 100 X 250 = 25 ribu butir telur.

    • Bebek petelur umumnya mampu menghasilkan telur sampai usia 2 tahun secara berturut-turut. Jadi perhitungannya 24 bulan dikurangi umur bibit bebek yang sudah siap bertelur. 24 – 6 bulan = 18 bulan (1,5 tahun untuk pembudidayaan).
    • Maka 1,5 tahun x 25 ribu butir telur yang kemungkinan dihasilkan = 37,5 ribu butir telur
    • Jika harga satu telurnya sebesar Rp2.500, maka estimasi pendapatan pertahun dari 37,5 ribu telur yang dihasilkan yakni sebesar Rp 93.750.000
    • Dan bebek yang sudah tidak produktif atau tidak lagi menghasilkan telur (afkir) dapat dijual kembali dengan harga Rp60.000, maka 100 X Rp60.000 = Rp 6 Juta

    Total estimasi pendapatan yang bisa Anda dapatkan dari usaha ternak bebek petelur yakni Rp99.750.000, angka tersebut belum termasuk perhitungan laba bersih. 

    Untuk menghitung laba bersih yang bisa Anda dapatkan, Anda dapat menghitungnya dengan cara berikut ini.

    • Biaya Pakan, Vaksin, dan Perawatan Bebek Selama 1,5 Tahun Rp1.700.000 X 18 Bulan = Rp30.600.000

    • Perawatan Kandang dan Biaya Operasional Bulanan Lainnya Selama 1,5 Tahun Rp1.000.000 X 18 Bulan = Rp18.000.000

    • Total Modal keseluruhan Serta Biaya Lainnya Rp6.000.000 + Rp1.200.000 +  Rp 30.600.000 + Rp 18.000.000 = Rp55.800.000

    • Laba satu kali pemeliharaan (1,5 tahun) Rp93.750.000 – Rp55.800.000= Rp37.950.000

    Dari perhitungan di atas bisa disimpulkan estimasi laba bersih atau profit yang Anda hasilkan dari usaha ternak bebek selama satu kali pemeliharaan yaitu sebesar Rp37.950.000

     

    Baca Juga: Akurat, Begini Rumus Cara Menghitung Laba yang Mudah dan Benar

     

    Estimasi Modal Usaha Bebek Pedaging

    Seperti yang telah dijelaskan diatas, usaha ternak bebek pedaging memiliki perawatan yang tidak terlalu kompleks dibandingkan ternak bebek petelur. Hal tersebut memengaruhi jumlah modal awal yang dibutuhkan untuk memulai usaha ternak bebek pedaging ini. Berikut estimasinya:

    No.ItemKuantitasHarga Per KuantitasTotal
    1.Bibit Bebek Pedaging/Bebek Peking200Rp12.000Rp2.400.000
    2.Biaya Pembuatan Kandang1Rp2.000.000Rp2.000.000
    3.Harga Pakan per bulan1Rp600.000Rp600.000
    4.Vitamin Bebek1Rp400.000Rp400.000
    5.Pemeliharaan dan Biaya lainnya1Rp400.000Rp400.000
    TotalRp5.900.000

    Modal awal yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ternak bebek pedaging adalah Rp 5.900.000.

    Jika bebek sudah berusia 2 bulan, bebek tersebut sudah siap dijual. Umumnya, harga jual bebek pedaging per ekor adalah Rp 55.000. Sehingga, jika Anda menjual 200 bebek pedaging yang sudah siap jual, Anda bisa mendapatkan total penjualan Rp 11.000.000.

    Estimasi laba bersih per bulan yang didapatkan yaitu Rp 11.000.000 – Rp 5.900.000 = Rp 5.100.000.

    Solusi Efektif Mendapatkan Modal Usaha

    Tertarik untuk menggeluti usaha ternak bebek? Ajukan pinjaman modal usaha di BFI Finance!

    Dengan jaminan BPKB Motor, Mobil, dan Sertifikat Rumah, pengajuan pinjaman modal usaha Anda akan kami proses dengan cepat dan tentunya dengan penawaran suku bunga yang  rendah. 

    Informasi lebih lanjut terkait pinjaman dan penawaran menarik lainnya dapat Anda akses melalui tautan berikut ini.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Informasi Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

    Sobat BFI, itulah informasi mengenai Peluang Usaha Ternak Bebek Petelur dan Pedaging, Untungnya Jutaan! Semoga artikel ini dapat menginspirasi Anda. Salam bisnis!