• judi

    6 Tips Menjalankan Usaha Laundry Sepatu yang Kian Dilirik


    Usaha laundry sepatu adalah salah satu jenis usaha selain usaha barbershop yang kini kian dilirik oleh para pebisnis karena memiliki prospek bisnis yang menjanjikan. Selain itu, dengan menjamurnya usaha laundry pakaian, justru melahirkan lini bisnis baru yang pendapatannya mampu menyamai bahkan melebihi usaha laundry pakaian tersebut, yakni bisnis cuci sepatu ini. Ditambah dengan semakin tingginya minat dalam membeli sepatu fashion merek tertentu, membuat kesadaran untuk merawat sepatu semakin diperlukan. Sehingga tidak dipungkiri, peluang bisnis laundry sepatu ini masih memiliki umur yang panjang untuk dapat bertahan.

    Nah, jika ada dari salah satu Sobat BFI disini yang tertarik untuk menjalankan usaha laundry sepatu, maka artikel kali ini mungkin membantu Anda! Simak ulasan mengenai kelebihan dan kekurangan, tips sukses dalam menjalankan, serta modal usaha yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha laundry sepatu melalui artikel dibawah ini. Yuk kita simak bersama!

    Kelebihan dan Kekurangan Usaha Laundry Sepatu

    Untuk Anda yang belum familiar dengan usaha laundry sepatu ini, berikut adalah kelebihan dan kekurangan dalam menjalankan bisnis laundry sepatu.

    Kelebihan Usaha Laundry Sepatu

    1. Memiliki persaingan yang rendah karena belum banyak pemain dalam bidang usaha ini.
    2. Target pasar yang luas, mulai dari kalangan menengah hingga menengah ke atas.
    3. Target customer yang luas mulai dari mahasiswa, anak sekolah, pekerja kantoran, dan masyarakat umum.
    4. Peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan tidak terlalu rumit. Umumnya Anda membutuhkan mesin cuci sepatu, mesin pengering, 1 set pembersih sepatu, rak sepatu, dan lain-lain.
    5. Dapat dijalankan bagi pengusaha pemula yang minim pengalaman.

    Kekurangan Usaha Laundry Sepatu

    1. Pemilihan lokasi harus ditempat yang strategis, yang mampu didatangi banyak orang.
    2. Pemahaman masyarakat yang masih rendah terkait pentingnya merawat kebersihan dan kualitas sepatu. Sehingga, budget marketing diperkirakan akan lebih besar.
    3. Butuh ketelitian yang tinggi untuk membersihkan dan merawat sepatu. Karena, salah penangangan sedikit saja dapat berakibat munculnya komplain dari customer.

    Tips usaha laundry sepatu

    Tips Usaha Laundry Sepatu. Image source: Unsplash/Josh Calabrese

    6 Tips Memulai Usaha Laundry Sepatu

    1. Kuasai Teknik Merawat Sepatu dengan Baik

    Jika Anda ingin menjalankan bisnis laundry sepatu, langkah pertama yang harus Anda persiapkan tentunya mengetahui bagaimana cara merawat sepatu yang benar. Hal ini menjadi bekal untuk Anda agar dapat memenangkan persaingan dan dapat memilah informasi yang berguna untuk keberlangsungan bisnis Anda. Saat ini sudah banyak pelatihan laundry sepatu yang bisa Anda ikuti. Anda juga dapat menambah pengetahuan teknik merawat sepatu dengan benar melalui rekanan Anda yang lebih ahli di usaha laundry sepatu ini. Belajar melalui platform online seperti Youtube juga tidak ada salahnya lho, Sobat BFI.

    Dengan bekal pengetahuan tersebut, Anda akan terbiasa untuk mengetahui teknik merawat sepatu yang benar untuk jenis sepatu yang berbeda. Selain itu, tentunya customer akan lebih percaya terhadap hasil kerja dan pelayanan usaha laundry sepatu Anda jika Anda paham betul mengenai teknik merawat sepatu ini.

    2. Buat Business Plan yang Kompetitif

    Setelah Anda yakin dengan kemampuan Anda dalam teknik merawat laundry sepatu, saatnya Anda membuat business plan yang unggul dan dapat bersaing dengan kompetitor. Business plan ini mencakup rencana bisnis jangka pendek dan panjang Anda, budget yang digunakan, sarana promosi, dan lain-lain. Anda dapat melakukan riset kompetitor terlebih dahulu sebelum memutuskan rencana bisnis Anda. Cari tahu kelemahan dan kelebihan yang kompeitor miliki. Hal tersebut akan memudahkan dalam menyusun business plan usaha laundry sepatu Anda.

    Pastikan, Anda telah menentukan unique selling point bisnis Anda untuk dapat bersaing dengan kompetitor. Misalnya, dengan layanan laundry sepatu 10 menit jadi, atau laundry sepatu berbahan premium dengan harga terjangkau, dan lain sebagainya. Dengan unique selling point yang Anda miliki, akan memudahkan Anda dalam menjangkau customer.

    Dalam business plan usaha laundry sepatu ini didalamnya juga memuat penentuan target pasar. Biasanya target pasar dari usaha laundry sepatu ini adalah mahasiswa, pekerja kantoran, dan umum. Dengan target pasar yang jelas akan menentukan jenis promosi yang tepat sesuai dengan kriteria usia dan minat target pasar.

    Yang tidak kalah penting, perhatikan penentuan lokasi usaha yang strategis didalam business plan Anda. Lokasi usaha harus dikaitkan dengan target customer Anda. Jika Anda ingin menargetkan customer dari kalangan mahasiswa misalnya, Anda dapat memilih lokasi usaha yang dekat dengan kampus.

    3. Dapatkan Sumber Modal Usaha

    Langkah ketiga dalam menjalankan usaha laundry sepatu yaitu dengan mempersiapkan modal usaha. Modal usaha laundry sepatu umumnya membutuhkan modal yang tidak sedikit.  Rincian kisaran modal yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ini dijelaskan pada bagian bawah artikel.

    Terdapat berbagai cara untuk mendapatkan modal usaha. Jika Anda memiliki tabungan yang cukup, tidak ada salahnya untuk memanfaatkan dana tabungan untuk keperluan modal bisnis. Jika tidak, Anda dapat memanfaatkan layanan pinjaman modal usaha pada Bank maupun Perusahaan Pembiayaan seperti BFI Finance. Pinjaman untuk modal usaha awal yang ditawarkan oleh BFI Finance telah dirasakan manfaatnya oleh ribuan pelanggan di seluruh Indonesia. Tidak perlu khawatir, tim kami akan membantu Anda untuk mendapatkan pinjaman modal usaha yang sesuai dengan kebutuhan.

     

    Informasi untuk Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi untuk Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi untuk Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    4. Siapkan Peralatan dan Perlengkapan Bisnis yang Dibutuhkan

    Peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha laundry sepatu berbeda dengan usaha laundry pakaian. Usaha laundry pakaian membutuhkan peralatan dan perlengkapan yang lebih sederhana. Sementara itu, laundry sepatu membutuhkan alat dan bahan khusus seperti untuk membersihkan sepatu yang menguning, dan lain sebagainya.

    Berikut adalah beberapa peralatan dan bahan utama yang dibutuhkan dalam bisnis laundry sepatu ini:

    1. Mesin cuci sepatu
    2. Mesin pengering atau dryer
    3. Rak Sepatu
    4. Rak Peralatan
    5. Peralatan Pembersih seperti sikat sepatu, cairan pembersih sepatu, parfum sepatu, spons, lap microfiber, jarum sol, dan lain-lain.
    6. Kantong plastik sepatu dengan berbagai ukuran

    Perhatikan juga kualitas bahan yang digunakan untuk merawat sepatu customer. Pemilihan bahan yang berkualitas akan berpengaruh terhadap hasil akhir laundry sepatu yang baik dan tahan lama.

    5. Bangun dan Promosikan Brand Anda

    Setelah keempat poin diatas sudah terpenuhi, selanjutnya penting untuk Anda dalam membuat brand Anda semakin dikenal. Caranya dengan melakukan promosi baik dengan menggunakan sarana online ataupun offline. Untuk jenis usaha laundry sepatu ini, ada baiknya untuk Anda membuat akun media sosial seperti Instagram maupun Facebook. Anda dapat memperkenalkan brand laundry sepatu Anda di media tersebut dan menginformasikan berbagai promo yang sedang berlangsung.

    Selain membuat akun media sosial, Anda juga dapat membuat website untuk menjangkau customer lebih luas di mesin pencarian seperti Google.

    Untuk sarana promosi offline, Anda dapat menggunakan pamflet atau brosur yang disebar ke beberapa tempat strategis tertentu. Atau, dengan memasang baliho atau spanduk di persimpangan dan pinggir jalan untuk memudahkan calon customer melihat brand Anda.

    6. Perhatikan Kualitas Layanan

    Langkah terakhir dalam menjalankan usaha laundry sepatu adalah dengan memerhatikan pelayanan Anda terhadap customer. Sebaik-baiknya bahan yang Anda gunakan dalam merawat sepatu, tidak ada nilainya jika pelayanan Anda tidak memenuhi standar dan etika yang berlaku.

    Selalu layani customer dengan ramah dan solutif. Solutif berarti dapat menyelesaikan permasalahan yang dihadapi customer mengenai bisnis Anda. Tidak lupa juga untuk responsif dalam menampung segala keluhan yang dihadapi pelanggan. Hal ini tidak lain untuk menciptakan kepuasan dan loyalitas pelanggan secara maksimal.

    Untuk menjaga loyalitas pelanggan, Anda juga dapat menawarkan promosi seperti laundry 10 gratis 1, gratis antar-jemput dalam kota, diskon 50% untuk pelanggan baru, dan promo menarik lainnya.

    Kisaran Modal Usaha Laundry Sepatu

    Setelah Anda mengetahui tips jitu dalam menjalankannya, berikut adalah pemaparan mengenai kisaran modal usaha yang dibutuhkan untuk usaha laundry sepatu ini:

    Modal Awal

    No.ItemKuantitasHarga/KuantitasTotal
    1.Mesin Cuci Sepatu2Rp 3.500.000Rp 7.000.000
    2.Mesin Pengering/Dryer1Rp 3.500.000Rp 3.500.000
    3.Rak Sepatu2Rp 450.000Rp 900.000
    4.Meja Kursi1Rp 600.000Rp 600.000
    5.1 set perlengkapan pembersih sepatu (jarum sol, lap microfiber, parfum, unyellowing, sikat sepatu, moisturizer, dll)*3Rp 700.000Rp 2.100.000
    6.Desain ruangan1Rp 3.000.000Rp 3.000.000
    7.AC1Rp 3.000.000Rp 3.000.000
     Total  Rp 20.100.000

    *Untuk 150 kali penggunaan

     

    Biaya Operasional per bulan Usaha Laundry Sepatu

    No.ItemKuantitasHarga/KuantitasTotal
    1.Biaya sewa toko1 BulanRp 1.000.000Rp 1.000.000
    2.Biaya listrik1 BulanRp 500.000Rp 500.000
    3.Biaya air1 BulanRp 300.000Rp 300.000
    4.Biaya karyawan2 orangRp 1.500.000Rp 3.000.000
    5.Belanja cairan pembersih sepatu bulanan1Rp 500.000Rp 500.000
    6.Lain-lain1Rp 300.000Rp 300.000
     Total  Rp 5.600.000

     

    Pendapatan per bulan Usaha Laundry Sepatu

    Asumsikan biaya jasa paket stanper 1 pasang sepatu adalah

    No.ItemKuantitasHarga JasaPendapatan/Hari
    1.Pendapatan paket sepatu standar10Rp 35.000Rp 350.000
    2.Pendapatan paket deep clean10Rp 50.000Rp 500.000
    3.Pendapatan paket unyellowing5Rp 130.000Rp Rp 650.000
    4.Pendapatan lain-lain (Cuci helm, parfum)5Rp 30.000Rp 150.000
     Total  Rp 1.650.000

    Dengan total hari kerja dalam sebulan misalnya 25 hari, maka pendapatan kotor per bulan adalah 25 x Rp 1.650.000 = Rp 41.250.000

    Pendapatan Bersih per Bulan

    Pendapatan bersih per bulan Rp 41.250.000 – Rp 5.600.000 = Rp Rp 35.650.000

    Break-Even Point

    BEP = Modal awal : Laba bersih per bulan = Rp 20.100.000 : Rp 35.650.000 = 0,6 atau 1 bulan

    Sehingga, untuk balik modal dalam menjalankan usaha laundry sepatu ini membutuhkan waktu kurang lebih 1 bulan.

     

    Itulah tips dalam menjalankan usaha laundry sepatu yang kian dilirik ini. Semoga artikel kali ini membantu Sobat BFI yang ingin memulai usaha cuci sepatu ini ya. Jika Sobat BFI membutuhkan dana untuk keperluan modal usaha, Anda dapat mengajukannya melalui BFI Finance! BFI Finance menerima pengajuan pinjaman modal usaha dengan jaminan maupun tanpa jaminan. Jenis jaminan yang dapat diterima yaitu jaminan BPKB Mobil, BPKB Motor, dan Sertifikat Rumah. Dengan pinjaman dengan jaminan, Anda dapat menikmati plafond dana tunai mulai dari Rp 1 Juta hingga milyaran rupiah. Diluar itu, Anda berkesempatan untuk mendapatkan pembiayaan hingga Rp 25 juta jika Anda mengajukan melalui pinjaman tanpa jaminan.

    BFI Finance telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan telah memenuhi kebutuhan finansial ribuan pelanggan mulai dari pemenuhan modal usaha, investasi, dana pendidikan, biaya pernikahan, dan pembiayaan konsumtif lainnya. Sehingga, selalu percayakan pembiayaan Anda melalui BFI Finance! Informasi dan ketentuan lainnya terkait pengajuan pinjaman melalui BFI Finance dapat diakses pada tautan dibawah ini.

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    BFI Finance, Solusi Segala Kebutuhan Finansial Anda!

     

  • judi

    9 Tips Sukses Menjalankan Usaha Café (+ Rincian Modalnya)


    Jika Anda perhatikan, selalu ada saja bermunculan café-café hits disekitar kita. Mulai dari yang berbentuk coffee shop hingga yang mengusung tema family friendly. Peluang usaha café memang selalu ada dan berkembang setiap tahunnya. Konsep café juga berubah seiring dengan perkembangan zaman. Jika 5 tahun lalu, konsep café industrial masih belum banyak kita temui. Namun, saat ini sudah banyak café menggunakan desain interior bertemakan industrial atau rustic yang banyak disukai oleh kalangan muda. Sehingga, untuk dapat bersaing didalam bisnis café ini, pelaku usaha tidak hanya mementingkan kualitas makanannya saja, melainkan kenyamanan dan pemilihan desain interior menarik yang dapat dijadikan aktivitas swafoto bersama.

    Untuk Sobat BFI yang memiliki rencana menjalankan usaha café, artikel kali ini dapat Anda jadikan referensi untuk mengetahui langkah-langkah atau tips yang benar dalam memulai usahanya. Berikut tim BFI Finance berikan tips sukses dan kisaran modal usaha yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha café ini.

    9 Tips Sukses Menjalankan Usaha Cafe

    1. Tentukan Konsep Café yang Diusung

    Langkah pertama dalam menjalankan usaha café adalah dengan menentukan tema atau konsep café yang Anda usung. Konsep café akan menentukan menu makanan dan minuman yang Anda sajikan, desain interior café, dan strategi marketing yang Anda gunakan. Berikut adalah beberapa konsep café yang dapat Anda jadikan inspirasi:

    • Urban/contemporary café
    • Coffee shop
    • Pet Café
    • Specialty café (Korean food, Japanese food, dan lain-lain)
    • Dan lain-lain.

    Pemilihan konsep café ini harus didasari dari riset pasar terlebih dahulu ya Sobat BFI, seperti dari minat daya beli customer dan tren yang berkembang saat itu. Yang tidak kalah penting, Anda juga harus mempertimbangkan budget yang Anda miliki, apakah dapat dikembangkan untuk menjalankan konsep usaha café yang Anda pilih.

    2. Pilih Lokasi Café yang Strategis

    Didirikannya sebuah café adalah sebagai alternatif tempat berkumpul atau hanya sebagai tempat relaksasi sejenak. Maka dari itu, pemilihan tempat yang tepat menjadi prioritas utama. Pemilihan tempat yang tepat dapat dipertimbangkan dari aspek keramaian,  kemudahan akses jalan, dan keamanan. Jika Anda menargetkan café sebagai tempat hangout, pilihlah lokasi yang ramai dan mudah diakses, sehingga kemungkinan café Anda terlihat dan dikunjungi pelanggan semakin besar.

    Penentuan lokasi café juga harus disesuaikan dengan target customer Anda. Jika Anda mendirikan café dengan menu terjangkau untuk mahasiswa, maka pilihlah lokasi yang dekat dengan kampus. Atau jika Anda menargetkan customer secara umum, Anda bisa memilih lokasi yang dekat dengan titik ramai di kota tersebut.  

    3. Buat Menu yang Lezat dan Orisinil

    Salah satu kesuksesan dari suatu café datang dari menu makanannya yang lezat dan orisinil. Jika Anda memiliki resep autentik cobalah untuk dipasarkan secara luas dan jadikan resep tersebut sebagai menu utama dalam usaha café Anda.

    Sediakan menu café yang lengkap mulai dari hidangan pembuka, hidangan utama, dan hidangan penutup. Sajikan juga menu yang dapat disantap oleh kelompok besar (lebih dari 4 orang). Untuk sajian minuman, sesuaikan dengan target customer Anda. Jika Anda mengusung konsep café family friendly, sajikan menu minuman yang beragam yang dapat dinikmati oleh anak-anak hingga dewasa.

    4. Buat Desain Interior dan Eksterior Café yang Menarik

    Setelah menentukan menu yang akan Anda sajikan, selanjutnya Anda dapat menentukan desain interior dan eksterior café. Pemilihan desain ini disesuaikan dengan tema awal usaha café Anda. Pemilihan desain interior dan eksterior penting untuk diperhatikan karena dapat menjadi spot foto yang instagramable bagi customer. Berikut desain café yang dapat Anda pilih:

    • Industrial style
    • Desain dengan interior kayu
    • Desain monokrom
    • Dekorasi semen unfurnished
    • Vintage style
    • Organic style
    • Penggunaan batu bata ekspos
    • Desain dengan material logam dan kayu
    • Modern style
    • Dan lain-lain.

    Anda dapat menggunakan jasa arsitek dan desain interior untuk menetukan desain bangunan dan interior yang paling tepat.

    5. Pilih Supplier Terbaik

    Langkah kelima dalam menjalankan usaha café yaitu dengan memilih supplier terbaik untuk pembuatan menu makanan dan perlengkapan café. Dalam memilih supplier bahan makanan, pilihlah supplier yang menyediakan kualitas terbaik dengan harga terjangkau. Karena memerlukan pengolahan setiap harinya, maka dari itu kesegaran bahan baku makanan juga harus menjadi prioritas utama. Anda juga dapat bernegosiasi dengan supplier, mengenai termin pembayaran yang tepat. Apakah dilakukan setiap 2 minggu atau bulanan.

    Selanjutnya, dalam pemilihan furniture penunjang desain interior, pilihlah furniture yang cocok dengan konsep utama usaha café Anda. Anda dapat memilih supplier furniture dari luar kota jika menawarkan kualitas dan desain yang lebih baik.

    6. Maksimalkan Keterlibatan Sendiri Dalam Kegiatan Operasional

    Dalam beberapa aspek, keterlibatan owner dalam operasional usaha café juga diperlukan. Jika Anda pemilik sekaligus orang yang bertanggung jawab pada bagian produksi makanan, ada baiknya untuk terlibat secara penuh atau mengecek secara berkala untuk menjaga kualitas resep makanan tersebut. Sebagai owner, Anda juga dapat membantu dalam melayani customer seperti bertanggungjawab pada pembayaran di kasir dan melakukan pembukuan.

    Untuk mempercayakan kepada orang lain dalam kegiatan operasional café juga tidak ada salahnya. Jika Anda memiliki budget lebih, merekrut karyawan yang ditugaskan sebagai manager café, pelayanan, dan koki dapat Anda pertimbangkan.

    7. Buat Strategi Marketing yang Menarik dan Tepat Sasaran

    Jika seluruh kebutuhan dalam menjalankan usaha café sudah terpenuhi, selanjutnya buatlah strategi marketing yang tepat sasaran. Usaha café cenderung memiliki customer dengan usia muda yang cukup banyak, sehingga pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi dapat Anda gunakan. Anda dapat memperkenalkan brand Anda melalui media sosial seperti Facebook dan Instagram agar lebih dikenal oleh banyak orang. Selain itu, Anda juga dapat melakukan aktivitas promosi lainnya melalui media sosial seperti aktivitas giveaway, memperkenalkan menu terbaru, atau menginformasikan promosi  dengan potongan harga spesial.

    Anda juga dapat mendaftarkan usaha café Anda melalui fitur Google My Business, sehingga ketika orang mencari brand Anda melalui Google, brand café Anda akan muncul yang memuat lokasi usaha, kontak yang dapat dihubungi, review, dan foto dari pelanggan.

    Usaha café juga identik dengan pemberian potongan harga khusus pada hari-hari besar seperti hari kemerdekaan, bulan Ramadhan, Natal, dan lain sebagainya. Sehingga, manfaatkan momen-momen tertentu untuk dapat menarik pelanggan sebanyak-banyaknya.

    8. Gunakan Networking yang Ada

    Yang tidak kalah penting yaitu tetap manfaatkan networking yang Anda miliki untuk dapat memaksimalkan kunjungan pelanggan ke café Anda. Rekan-rekan bisnis Anda misalnya, dapat menggunakan café Anda sebagai tempat meeting atau hanya sebagai tempat meluangkan waktu bersama dengan keluarga saja. Melalui networking, usaha café Anda juga memiliki kemungkinan untuk mendapatkan orderan dalam jumlah besar seperti pada momen arisan, perayaan ulang tahun, dan lain sebagainya.c

    9. Berikan Layanan yang Terbaik Kepada Pelanggan

    Karena usaha café tidak melulu mengenai  jual beli  produk makanan, maka selalu perhatikan bagaimana cara merespon pelanggan dengan baik dan benar. Layani dengan ramah dan penuh senyum ketika Anda menerima dan mengantarkan orderan dari pelanggan.

    Terima segala masukan dan kritikan membangun dari pelanggan agar usaha café Anda lebih baik. Dengan pelayanan yang baik, tentunya pelanggan akan semakin nyaman dalam menikmati hidangan yang disajikan. Dan jika pelanggan memiliki kesan positif, tidak menutup kemungkinan pelanggan akan merekomendasikan café Anda ke beberapa rekannya.

    Usaha cafe

    Tips Sukses Usaha Cafe. Image Source: Unsplash/Sabri Tuzcu

    Kisaran Modal Usaha Café yang Dibutuhkan

    Modal yang dibutuhkan untuk membuka usaha café sederhana dan modern tentu berbeda. Perbedaannya terletak pada kebutuhan café tersebut mulai dari kapasitas pelanggan, pemilihan perlengkapan dan peralatan hingga biaya sewa per bulannya. Untuk modal usaha café sederhana paling tidak membutuhkan dana sebesar Rp 15.000.000, belum termasuk modal operasional bulanan. Sementara, modal yang dibutuhkan untuk membuka usaha café modern paling tidak menghabiskan biaya lebih dari Rp 30.000.000.

    Kisaran modal selengkapnya adalah sebagai berikut:

    Kisaran Modal Usaha Café Sederhana

    Modal Awal Café Sederhana

    No.ItemKuantitasHarga/KuantitasTotal
    1.Meja dan Kursi Pelanggan4Rp 800.000Rp 3.200.000
    2.Meja dan Kursi Kasir1Rp 1.000.000Rp 1.000.000
    3.Etalase Display Akrilik1Rp 800.000Rp 800.000
    4.Lemari es khusus makanan1Rp 2.500.000Rp 2.500.000
    5.Kompor2Rp 250.000Rp 500.000
    6.Peralatan makan dan minum (Sendok, piring, gelas, dll) Rp 500.000Rp 500.000
    7.Panci dan wajan2Rp 250.000Rp 500.000
    8.Blender1Rp 400.000Rp 400.000
    9.Belanja bahan makanan dan minuman Rp 2.000.000Rp 2.000.000
    10.Desain interior ruangan Rp 2.000.000Rp 2.000.000
    11.Hiasan ruangan Rp 500.000Rp 500.000
    12.Lain-lain Rp 500.000Rp 500.000
     Total  Rp 14.400.000

    Modal Operasional per Bulan

    No.Jenis BiayaKuantitasBiaya/KuantitasTotal
    1.Biaya sewa tempat usaha1 BulanRp 750.000Rp 750.000
    2.Gaji karyawan2Rp 1.500.000Rp 3.000.000
    3.LPG 12kg1Rp 187.000Rp 187.000
    4.Biaya listrik1 Bulan Rp 400.000Rp 400.000
    5.Biaya air1 BulanRp 300.000Rp 300.000
    6.Belanja Bahan makanan daan minuman1 BulanRp 1.000.000Rp 1.000.000
    7.Biaya tidak terduga1 BulanRp 300.000Rp 300.000
     Total  Rp 5.937.000

    Kisaran Modal Usaha Café Modern

    Modal Awal Café Modern

    No.ItemKuantitasHarga/KuantitasTotal
    1.Meja dan Kursi Pelanggan6Rp 2.000.000Rp 12.000.000
    2.Meja dan Kursi Kasir1Rp 1.000.000Rp 1.000.000
    3.Etalase Display Akrilik2Rp 800.000RP 1.600.000
    4.Lemari es khusus makanan1Rp 2.500.000Rp 2.500.000
    5.Kompor2Rp 250.000Rp 500.000
    6.Peralatan makan dan minum (Sendok, piring, gelas, dll) Rp 1.000.000Rp 1.000.000
    7.Panci dan wajan3Rp 250.000Rp 750.000
    8.Blender2Rp 400.000Rp 800.000
    9.Belanja bahan makanan dan minuman Rp 3.000.000Rp 3.000.000
    10.Desain interior ruangan Rp 10.000.000Rp 10.000.000
    11.Hiasan ruangan Rp 5.000.000Rp 5.000.000
    12.Lain-lain Rp 2.000.000Rp 2.000.000
     Total  Rp 40.150.000

    Modal Operasional per Bulan

    No.Jenis BiayaKuantitasBiaya/KuantitasTotal
    1.Biaya sewa tempat usaha1 BulanRp 1.000.000Rp 1.000.000
    2.Gaji karyawan3Rp 1.500.000Rp 4.500.000
    3.LPG 12kg2Rp 187.000Rp 374.000
    4.Biaya listrik1 Bulan Rp 600.000Rp 600.000
    5.Biaya air1 BulanRp 400.000Rp 400.000
    6.Belanja Bahan makanan dan minuman1 BulanRp 2.000.000Rp 2.000.000
    7.Biaya entertainment1 BulanRp 1.000.000Rp 1.000.000
    7.Biaya tidak terduga1 BulanRp 300.000Rp 300.000
     Total  Rp 10.174.000

     

    Kebutuhan diatas masih bisa disesuaikan misalnya dari segi jumlah karyawan, peralatan dapur, biaya dekorasi ruangan, dan lain-lain. Jika Anda memilih untuk merenovasi tempat usaha secara besar-besaran, maka modal yang dibutuhkan tentunya lebih besar. Secara keseluruhan, modal yang dibutuhkan untuk membuka usaha café memang tidak sedikit. Jika Anda memiliki dana tabungan khusus yang digunakan untuk berbisnis, tidak ada salahnya untuk menggunakannya untuk keperluan menjalankan usaha café ini. Jika Anda membutuhkan dana lebih untuk menambah modal usaha, Anda dapat mengajukan pinjaman modal usaha melalui BFI Finance! BFI Finance menerima jaminan BPKB Mobil, Motor, dan Sertifikat Rumah sebagai agunannya. Jangan khawatir jika BPKB Kendaraan Anda belum balik nama dan pajak kendaraan mati, karena kami akan membantu hingga proses approval. Klik link dibawah ini untuk informasi selengkapnya.

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    Menjalankan suatu bisnis tidak hanya memerlukan modal usaha, melainkan butuh kekonsistenan dan sikap pantang menyerah! Semoga Anda dilancarkan dalam memulai bisnis Anda ya Sobat BFI. Semoga artikel kali ini membantu. BFI Finance, Solusi Segala Kebutuhan Finansial Anda.

     

  • judi

    Simak Tips Bisnis Sukses Dalam Menjalankan Usaha Keluarga


    Bagi Anda yang terjun ke dunia wirausaha, ada sejumlah pilihan berbisnis yang akan Anda hadapi. Salah satunya adalah pilihan untuk meneruskan bisnis keluarga. Bagaimana cara menjalankan bisnis tersebut? Apakah ada tips bisnis sukses menjalankan usaha keluarga yang telah berlangsung lama?

    Meneruskan usaha keluarga memang bukanlah hal yang mudah. Terutama jika bisnis tersebut berskala besar. Namun, jangan sampai keraguan Anda membuat Anda enggan atau mundur meneruskan bisnis tersebut. Anda tetap bisa menjalankan bisnis tersebut, dengan persiapan yang matang. 

    Ada berbagai keuntungan yang Anda dapatkan apabila Anda berhasil menjalankan bisnis keluarga yang telah berlangsung dalam waktu lama. Anda bisa memperkuat ikatan keluarga Anda dengan bekerja sama, kerja keras, dan implementasi nilai-nilai positif lainnya. Anda juga bisa membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain. Serta, keuntungan yang Anda dapatkan bisa berguna bagi generasi-generasi selanjutnya. Selain menguntungkan diri sendiri, Anda juga bisa menguntungkan orang lain. 

    Nah, sebelum Anda meneruskan bisnis keluarga, simak sejumlah tips bisnis sukses dalam menjalankan usaha keluarga berikut ini!

    Mengapa Usaha Keluarga Menjanjikan?

    1. Jam Kerja Fleksibel

    Usaha keluarga umumnya memiliki jam kerja yang fleksibel, namun tetap disiplin. Jam kerja fleksibel disini maksudnya adalah pemilik usaha bebas untuk memantau kinerja karyawan dan operasional bisnisnya di jam berapa saja. Hal ini dapat terjadi karena mungkin pemilik bisnis memiliki jadwal yang padat, sehingga baru sempat memantau di jam kerja tertentu saja.

    2. Meningkatkan Kesejahteraan Keluarga

    Tujuan dari berbisnis salah satunya untuk mendapatkan keuntungan. Dengan menjalani usaha keluarga, harapannya kesejahteraan antar anggota keluarga akan semakin merata dan meningkat. Jika terdapat salah satu anggota keluarga yang belum bekerja misalnya, Ia dapat ditugaskan untuk mengelola usaha keluarga tersebut. Jika semakin tahun, usaha keluarga yang dikelolanya semakin berkembang, maka akan memperbesar kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan yang merata.

    3. Menumbuhkan Nilai-nilai Kekeluargaan

    Keuntungan lainnya jika Anda menjalankan usaha keluarga adalah akan semakin menumbuhkan nilai-nilai kekeluargaan seperti tanggung jawab, kepercayaan, sikap saling menghargai satu sama lain, kerja keras, kedisiplinan, dan lain-lain. Anda akan semakin belajar memahami sifat dan memperkuat bonding antar anggota keluarga.

    4. Mempersiapkan Kekayaan Generasi Berikutnya

    Dengan membangun usaha keluarga, Anda juga mempersiapkan kekayaan untuk generasi Anda selanjutnya. Anda akan memberikan peninggalan ilmu, aset, untuk anak dan cucu Anda. Agar aset Anda semakin berkembang, Anda juga dapat berinvestasi menggunakan penghasilan yang didapatkan dari usaha keluarga.

     

    Tips Agar Usaha Keluarga Dapat Berkembang

    Menjalankan usaha keluarga memiliki tantangan dan keuntungan tersendiri dibandingkan dengan menjalankan usaha dengan teman atau kerabat. Berikut adalah tips agar usaha keluarga yang Anda jalankan dapat berkembang dan mendapatkan keuntungan yang maksimal.

    1. Kenali dan Peduli dengan Bisnis Tersebut

    Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengenali dan mempelajari situasi bisnis keluarga Anda. Pelajari detail operasionalnya, peraturan dan SOP perusahaannya, staff dan karyawan di setiap bidang, dan lain sebagainya. Pelajari segala sesuatu yang berhubungan dengan sisi internal perusahaan. Dengan mempelajari dan mulai peduli dengan bisnis tersebut, maka bisnis tersebut bisa berkembang lebih maksimal. Anda dapat mengenal bisnis tersebut lebih dalam, dan mempelajari kekurangan yang harus diperbaiki. 

    2. Pelajari Sistem Keuangannya 

    Hal selanjutnya yang harus Anda pelajari juga adalah kondisi dan sistem keuangan perusahaan tersebut. Sebagai penerus bisnis, pastikan Anda terjun dan terlibat langsung dalam menjalankan bisnis tersebut. Kenali tata cara pengelolaannya, arus kas, profit, hutang, dan lain sebagainya. 

    Dengan memperbaiki dan mengelola sistem keuangan perusahaan tersebut, Anda bisa menentukan langkah dan strategi bisnis yang harus diambil. Dengan sistem keuangan yang jelas, barulah bisnis bisa berkembang lebih maksimal. 

    3. Koordinasikan Visi Misi yang Jelas

    Hal lain yang tak kalah penting adalah menentukan dan meneruskan visi misi yang jelas. Pastikan Anda memiliki visi dan target yang jelas, serta fokus dalam usaha pencapaian tersebut. Anda juga harus mengkoordinasi divisi atau staff yang ada. Pelajari kelebihan dan kekurangan yang ada pada masing-masing karyawan. Dengan demikian, Anda bisa bekerja sama untuk menentukan solusi dan perbaikan yang dibutuhkan. 

    4. Bedakan Kepentingan Bisnis dan Keluarga

    Tips selanjutnya dalam menjalankan usaha keluarga adalah dengan memisahkan kepentingan pribadi atau keluarga dengan kepentingan bisnis. Anda perlu berhati-hati dan bersikap profesional ketika sedang menjalankan bisnis. Mencampuri urusan bisnis dengan kepentingan pribadi atau keluarga dapat berefek negatif terhadap keberlangsungan usaha keluarga Anda. Jika terdapat masalah, komunikasikanlah antar kedua belah pihak dengan kepala dingin.

    5. Melakukan Evaluasi

    Yang tak kalah penting, lakukanlah evaluasi secara berkala, misalnya sebulan sekali. Anda bisa melakukan evaluasi pada sistem manajerial, SOP, dan lain sebagainya. Anda bisa meminta bantuan kepada konsultan dan auditor perusahaan untuk melakukan proses evaluasi perusahaan. Teruslah belajar agar Anda bisa meneruskan dan mengembangkan bisnis tersebut menjadi lebih sukses. 

     

    Tips usaha keluarga

    Tips Menjalankan Usaha Keluarga. Image Source: Unsplash/Dylan Gillis

    Jenis Bisnis yang Bisa Dijalankan Bersama Keluarga

    Ada beberapa jenis bisnis yang cocok untuk dijadikan usaha keluarga, diantaranya adalah:

    1. Bisnis Kuliner

    Contoh usaha keluarga yang bisa diterapkan adalah bisnis kuliner. Anda dapat memulai bisnis kuliner dengan cara membuka warung makan, usaha café, kios makanan kaki lima, ataupun berjualan secara online. Usaha kuliner merupakan jenis usaha yang memiliki banyak peminat dan selalu berkembang. Selain itu, jenis usaha ini juga dapat dilakukan dirumah, sehingga usaha kuliner sangat cocok untuk dijadikan alternatif sebagai usaha keluarga.

    Anda dapat membagi tugas dengan keluarga untuk masing-masing tanggung jawab seperti siapa yang bertugas memasak, mengemas makanan, pencatatan keuangan, dan bagian pelayanan.

    2. Hasil Kebun

    Ide usaha keluarga lainnya adalah dengan berbisnis hasil kebun. Jika Anda memiliki lahan untuk ditanami berbagai sayuran, buah-buahan, atau bahkan tanaman hias, Anda dapat memanfaatkannya sebagai lahan bisnis. Bisnis hasil kebun ini dapat ditangani oleh sedikit orang, dan cocok untuk dikelola bersama keluarga.

    Jenis bisnis berkebun juga banyak disukai bagi kalangan orang tua. Mereka menganggap jenis bisnis ini menyenangkan karena dapat menjadi pengisi di waktu luang.

    Jika digeluti dengan serius, keuntungan bisnis berkebun ini pun tidak kalah dengan jenis usaha populer lainnya.

    3. Usaha Fashion

    Sama seperti usaha kuliner, jenis usaha fashion adalah jenis usaha yang selalu berkembang. Dan hal tersebut dapat menjadi potensi sebagai usaha yang dijalankan bersama keluarga. Tren yang terjadi pada dunia fashion dapat diikuti oleh masing-masing generasi keluarga.

    Ada banyak jenis usaha fashion yang dapat Anda geluti seperti membuka toko baju dengan brand sendiri atau menjadi reseller, menjadi fashion designer, bahkan menjalankan usaha konveksi.

    4. Event Organizer

    Membangun usaha event organizer juga dapat menjadi alternatif usaha yang dijalankan bersama keluarga. Bisnis Event Organizer adalah jenis bisnis yang membutuhkan banyak orang untuk mengeksekusi acara yang dihandle-nya. Anda dapat memanfaatkan anggota keluarga untuk membantu pada jalannya operasional bisnis event organizer ini. Contohnya, orang yang bertanggung jawab mencari partner, koordinator lapangan, keuangan, pelayanan, dan lainnya.

    5. Usaha Sektor Pariwisata

    Jenis usaha terakhir yang cocok untuk diaplikasikan bersama keluarga adalah usaha di sektor pariwisata. Usaha tersebut dapat berupa usaha rental kendaraan, oleh-oleh tradisional, tempat penginapan, tour guide, toko souvenir, dan lain-lain. Jenis usaha ini akan lebih memiliki banyak peminat pada kota-kota wisata seperti Bali, Yogyakarta, Jakarta, dan lainnya.

     

    Nah, itulah pemahaman mengenai bagiamana menjalankan usaha keluarga dengan baik dan benar. Dengan kerja keras dan langkah yang tepat, menjalankan usaha keluarga bukanlah hal yang mustahil. Jika Anda membutuhkan modal usaha tambahan untuk usaha keluarga Anda, Anda dapat mengajukan pinjaman melalui BFI Finance dengan jaminan BPKB Kendaraan dan Sertifikat Rumah. Informasi dan ketentuan lainnya terkait pengajuan pinjaman melalui BFI Finance dapat diakses pada tautan dibawah ini.

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    Semoga tips bisnis kali ini bisa bermanfaat bagi Anda, ya. 

    #SelaluAdaJalan Bersama BFI Finance.