• judi

    Cara Agar Pinjaman Disetujui dengan Meningkatkan Skor Kredit


    Ada beberapa hal yang mempengaruhi pengajuan pinjaman ditolak, baik di bank maupun lembaga pembiayaan lainnya. Sebelum melakukan peminjaman, pastikan Anda memiliki skor kredit yang baik. Skor kredit sendiri adalah ukuran kelayakan apakah pengajuan pinjaman seseorang layak diterima atau ditolak. Semakin rendah skor kredit, maka akan semakin tinggi risiko orang tersebut mengalami gagal bayar. 

    Lalu, apakah ada cara untuk memperbaiki skor kredit? Berikut tim BFI Finance berikan cara yang dapat Anda terapkan untuk meningkatkan skor kredit. 

    Apa Itu Skor Kredit?

    Skor kredit adalah sistem penilaian yang digunakan untuk mengetahui kelayakan apakah calon debitur dapat diberikan fasilitas kredit atau tidak. Skor kredit yang valid dapat diakses melalui layanan SLIK OJK. Nantinya, debitur akan mendapatkan salah satu dari lima skor kredit yang didasarkan atas histori transaksi keuangannya. Jika debitur memiliki skor kredit buruk, maka besar kemungkinan pengajuan pinjaman atau kreditnya akan ditolak oleh kreditur. Sebaliknya, jika debitur memiliki skor kredit yang baik, memiliki kemungkinan besar pengajuan kredit atau pinjamannya dapat diterima.

    Memiliki skor kredit yang buruk tentunya lebih banyak menimbulkan kerugian bagi debitur. Namun, jangan khawatir, skor kredit yang buruk dapat diperbaiki dengan menerapkan kebiasaan keuangan yang sehat.

    Klasifikasi Skor Kredit

    Klasifikasi atau tingkatan skor kredit dibagi menjadi 5 sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 40/POJK.03/2019. Kelima tingkatan skor kredit tersebut yaitu:

    1. Skor Kredit 1: Kolektabilitas Lancar

    Debitur memiliki skor kredit 1 apabila dalam pembayaran hutang pokok dan bunganya selalu membayar dengan tepat waktu.

    2. Skor kredit 2: Kolektabilitas Dalam Perhatian Khusus (DPK)

    Debitur memiliki skor kredit 2 apabila dalam pembayaran hutang pokok dan bunganya mengalami keterlambatan bayar mulai dari 1 hingga 90 hari dari jatuh temponya.

    3. Skor kredit 3: Kolekatabilitas Kurang Lancar

    Debitur memiliki skor kredit 3 apabila dalam pembayaran hutang pokok dan bunganya mengalami keterlambatan bayar 91 hingga 120 hari dari jatuh temponya.

    4. Skor kredit 4: Kolektabilitas Diragukan

    Debitur memiliki skor kredit 4 apabila dalam pembayaran hutang pokok dan bunganya mengalami keterlambatan bayar 121 hingga 180 hari dari jatuh temponya.

    5. Skor kredit 5: Kolektabilitas Macet

    Debitur memiliki skor kredit 5 apabila dalam pembayaran hutang pokok dan bunganya mengalami keterlambatan bayar lebih dari 180 hari dari jatuh temponya.

     

    Cara meningkatkan skor kredit

    Cara Meningkatkan Skor Kredit. Image Source: Unsplash/CardMapr.nl

    Cara Meningkatkan Skor Kredit

    Gunakan Kartu Kredit 

    Menggunakan kartu kredit bisa menjadi salah satu cara meningkatkan skor kredit seseorang. Dengan memiliki kartu kredit, Anda akan memiliki histori kredit. Dari histori tersebut, pihak lembaga keuangan seperti bank atau lembaga pembiayaan dapat melihat profil hingga risiko yang ada. Jadi, pastikan Anda paham bagaimana cara menggunakan kartu kredit dengan bijak dan membayarnya tepat waktu.

    Pastikan Kartu Kredit Tetap Aktif

    Jika Anda memiliki beberapa kartu kredit, pastikan kartu kredit yang tidak terpakai masih tetap aktif. Menurut ahli, salah satu cara perusahaan global menilai kredit nasabah dengan melihat jumlah kartu kredit yang aktif. Tetapi dengan syarat, kartu kredit yang tidak terpakai memiliki histori pembayaran yang baik. 

    Bayar Cicilan Kartu Kredit Secara Penuh

    Meskipun pihak Bank menawarkan pembayaran cicilan minimum, tetapi usahakan lakukanlah pembayaran cicilan kartu kredit secara penuh. Hal ini bertujuan untuk menghindari hutang yang menumpuk dan gagal bayar. Semakin banyaknya hutang yang belum terbayarkan tentunya akan menambah beban suku bunga yang semakin besar. Jika mengalami keterlambatan bayar, selain akan memperburuk skor kredit, denda keterlambatan bayar akan menghampiri Anda.

    Berhutang dengan Sehat 

    Memiliki hutang sehat juga menjadi penilaian dari kredit seseorang. Seseorang dapat dikatakan memiliki hutang sehat selama tidak melebihi dari 30% penghasilan bulanan. Angka ini menjadi angka aman yang dapat menilai kelayakan seseorang dalam mengajukan pinjaman. Selain itu, besarnya hutang yang dimiliki debitur dapat digunakan sebagai instrumen perhitungan debt service ratio atau rasio hutang terhadap pendapatan yang Anda terima setiap bulannya.

    Membayar Tagihan Tepat Waktu 

    Apabila memiliki hutang, sudah selayaknya untuk dibayar. Dengan membayar secara tepat waktu, skor kredit Anda dapat meningkat atau mempunyai nilai yang baik. Adapun beberapa cara agar Anda dapat membayar tagihan tepat waktu seperti berikut : 

    • Pasang pengingat 
    • Sisihkan uang untuk membayar hutang di awal bulan 
    • Memisahkan pos keuangan hutang dengan pos lainnya

    Restrukturisasi Kredit

    Jika Anda menghadapi kondisi kredit macet atau sedang mengalami kesulitan keuangan, ada baiknya Anda mengajukan restrukturisasi kredit. Restrukturisasi kredit bertujuan untuk meringankan pembayaran angsuran debitur dengan kondisi tertentu. Tidak semua pengajuan restrukturisasi kredit akan diterima oleh kreditur. Dalam hal ini, kreditur perlu melakukan analisa kelayakan apakah Anda benar-benar memerlukan layanan tersebut.

    Terdapat paling tidak 6 cara dalam melakukan restrukturisasi kredit, tetapi yang paling umum mungkin melalui 3 cara berikut ini:

    1. Rescheduling (Penjadwalan Kembali)

    Metode rescheduling adalah metode pengalihan pembayaran hutang pada debitur tertentu dengan mengubah tenor atau jangka waktu pembayaran hutang. Misal, debitur dengan tenor awal 36 bulan, dengan metode rescheduling, tenor akan berubah menjadi tenor 48 bulan.

    2. Reconditioning (Persyaratan Kembali)

    Sementara itu, metode restructuring adalah metode pengalihan hutang pada debitur dengan kondisi tertentu dengan mengubah sebagian atau seluruh syarat perjanjian kredit. Perubahan perjanjian kredit ini dapat berupa perubahan pada suku bunga yang dikenakan, tenor, maupun pengurangan sebagian pokok pinjaman.

    3. Restructuring (Penataan Kembali)

    Selanjutnya, metode restructuring adalah metode pengalihan hutang debitur dengan kondisi tertentu dengan mengubah persyaratan kredit yang mencakup perubahan jumlah pokok hutang dan penambahan dana.

     

    Nah, itu dia cara-cara yang bisa Anda lakukan agar pengajuan diterima atau tidak ditolak dengan cara meningkatkan skor kredit. Dengan skor kredit yang baik, Anda bisa mengajukan pinjaman secara mudah di BFI Finance. Selain menjadi perusahaan pembiayaan yang aman dan terpercaya, BFI Finance sudah memiliki sekitar 300 kantor cabang dan gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan pinjaman untuk segala keperluan di BFI Finance.

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    Selalu Ada Jalan Bersama BFI Finance.

  • judi

    Cara Meningkatkan Brand Awareness untuk Penjualan Bisnis Online


    Kemajuan teknologi yang semakin canggih memberikan dampak yang baik bagi kehidupan. Dengan adanya teknologi, manusia semakin mudah untuk melakukan suatu hal secara efisien dan efektif. Semua bisa dilakukan hanya dalam satu genggaman, mulai dari memesan makanan, menggunakan jasa profesi lain, sampai melakukan penjualan. Terkait dengan penjualan, tentu Anda tidak asing dengan e-commerce. E-commerce sendiri adalah aktivitas jual beli yang dilakukan menggunakan jaringan internet. Dalam prosesnya, Anda tidak perlu bertatap muka, cukup memilih barang barang dan melakukan pembayaran secara online

    Ternyata penjualan secara online ini juga dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan ekonomi. Tak jarang, para penjual justru memiliki untung yang relatif besar saat berjualan online dibanding offline. Bukan hanya itu, menjalankan bisnis online juga membutuhkan modal yang relatif rendah karena Anda tidak perlu membuka toko fisik sehingga modal operasional untuk sewa toko dan pegawai di toko dapat dihemat. 

    Keuntungan lainnya, konsumen lebih cepat menerima informasi mengenai produk karena dapat melihat detail produk yang dijual dengan membaca deskripsi produk. Berbisnis online juga dapat menjangkau calon pembeli lebih luas tanpa terbatas di suatu wilayah saja. Jangkauan yang semakin luas meningkatkan potensi barang terjual lebih cepat dan laris. Karena penjualannya secara online, metode pembayaran yang ditawarkan juga beragam bahkan pembeli dapat memilih pilihan untuk menggunakan pay later yang ditawarkan beberapa merek dompet digital.

    Kemajuan teknologi juga membuat citra bisnis mudah dibentuk sehingga memungkinkan untuk memiliki citra baik. Saat berjualan online, pembeli dapat memberikan saran, masukan, ucapan terima kasih, dan rasa kepuasannya terhadap produk yang dibeli, layanan/service yang diberikan penjual, dan proses pengemasan yang aman. Nah, hal ini akan memberikan awareness dan sentimen yang baik. Oleh karena itu, penting sekali gunanya brand awareness dan membangun citra baik dalam bisnis online. 

    Pengertian Brand Awareness 

    Brand awareness adalah kemampuan konsumen untuk mengingat suatu produk, jasa, atau merek. Kesadaran merek atau brand awareness terbentuk karena konsumen pernah membeli produk tersebut, mengetahui dari pihak ketiga, atau karena citra yang dibangun oleh merek tersebut sangat baik sehingga konsumen dapat mengingat produk atau merek tersebut. Brand awareness tidak selalu baik, biasanya semakin baik citra maka akan baik pula brand awarenessnya. Sebaliknya, konsumen dapat juga mengingat suatu merek karena rasa ketidakpuasan saat membeli produk atau menggunakan jasa dari suatu merek. 

    Brand awareness penting bagi bisnis karena dapat mempengaruhi konsumen untuk membeli produk atau menggunakan jasa dari suatu merek. Bisnis online yang mengalami penurunan penjualan, akan memperbaiki dan meningkatkan brand awareness mereka. Lalu, bagaimana cara meningkatkan brand awareness? Simak informasinya berikut ini. 

     

    Cara meningkatkan brand awareness

    Cara meningkatkan brand awareness dengan baik dan benar. Image source: Freepik

    Cara Meningkatkan Brand Awareness yang Baik

    1. Memanfaatkan Media Sosial 

    Cara yang pertama adalah dengan memanfaatkan media sosial. Pastikan untuk aktif di media sosial. Pasalnya, menurut data dari Digital Around The World tahun 2019, orang yang menggunakan media sosial di Indonesia lebih dari sekitar 150 juta orang atau sekitar 78% dari jumlah penduduknya. Hal ini bisa menjadi media yang tepat untuk mempromosikan bisnis online Anda dan mencakup audiens yang lebih luas sehingga dapat meningkatkan awareness.

    2. Membuat Konten Marketing 

    Setelah aktif di media sosial, Anda juga dapat membuat konten marketing sebagai bentuk promosi dari produk atau jasa yang ditawarkan. Konten marketing sendiri adalah proses pemasaran dari kegiatan bisnis untuk membuat dan mendistribusikan konten yang menarik, relevan, memperoleh, dan melibatkan target konsumen. Agar menghasilkan banyak engagement atau interaksi dari audiens, cobalah membuat konten yang membahas tentang isu atau hal yang sedang tren pada saat itu. Namun, hindari pembuatan dan publikasi konten yang mengandung SARA.

    3. Menjalankan Iklan (Konvensional atau Berbayar) 

    Cara berikutnya adalah menjalankan iklan. Ada 2 hal yang bisa dilakukan yaitu menjalankan iklan secara konvensional ataupun berbayar. Iklan konvensional umumnya melalui banner, reklame, radio, dan media lainnya. Sedangkan, iklan berbayar akan jauh lebih efektif secara waktu dan biaya. Untuk menjalankan iklan berbayar, Anda bisa beriklan melalui media sosial atau platform google. Anda tidak perlu khawatir akan biaya yang dikeluarkan karena Anda dapat mengatur budget atau biaya yang diinginkan saat menjalankan iklan. 

    Selanjutnya, Anda bisa menggunakan influencer sebagai media promosi produk atau jasa dari bisnis Anda. Influencer memiliki banyak pengikut atau followers yang sangat berpotensi untuk membeli produk atau jasa yang digunakan oleh idolanya. Biaya atau rate yang dipatok oleh masing-masing influencer berbeda-beda. Semakin banyak pengikut dan jumlah keterlibatannya dalam postingan media sosial, maka semakin mahal biaya yang diberikan. 

    4. Memberikan Promosi 

    Anda juga bisa memberikan promosi dengan memberikan harga diskon dari produk atau jasa yang ditawarkan. Promo berupa potongan harga dapat meningkatkan minat konsumen untuk membeli produk dari bisnis online Anda. Agar brand awareness terus meningkat, pastikan untuk memberikan pelayanan yang terbaik agar konsumen mengenal merek bisnis online Anda dan melakukan pembelian secara berkala.

    5. Lakukan Co-Branding

    Berbagai merek ternama sudah melakukan strategi ini sebagai salah cara meningkatkan brand awareness. Co-branding sendiri merupakan kerja sama antara 2 merek dengan tujuan sama-sama meningkatkan citra dari produk mereka. 

    6. Adakan Event

    Yang terakhir, dengan mengadakan event dan memberikan gimmick berupa hadiah bagi peserta yang memeriahkan acara tersebut. Namun, mengadakan event ini memakan biaya yang cukup besar. Sebagai gantinya, Anda bisa melakukan giveaway di platform media sosial bisnis Anda. Anda bisa melakukan aktivitas ini secara rutin setiap bulannya untuk meningkatkan keterlibatan pengikut media sosial bisnis Anda terhadap konten yang disediakan. 

    Itulah beberapa cara meningkatkan brand awareness yang baik saat berbisnis online. Untuk Anda yang membutuhkan modal tambahan atau modal awal untuk memulai bisnis online, Anda dapat menjaminkan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah Anda di BFI Finance. Informasi dan ketentuan lainnya terkait pengajuan pinjaman melalui BFI Finance dapat diakses pada tautan dibawah ini.

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    Semoga artikel kali ini bermanfaat ya, Sobat BFI!