• judi

    7 Cara Menghemat Listrik Untuk Kurangi Tagihan Listrik Bulanan


    Akibat pandemi virus COVID-19 yang terjadi secara global, beberapa sektor di Indonesia pun terkena imbasnya. Termasuk sektor perekonomian. Akibatnya, baik kegiatan perekonomian perorangan maupun perusahaan pun terganggu. Di saat seperti inilah, kita harus menghemat pengeluaran kita semaksimal mungkin agar kedepannya tidak terjebak dalam kesulitan finansial. Pada ulasan kali ini, BFI Finance Indonesia akan memberi tips agar Anda bisa menghemat salah satu pengeluaran terbesar, yaitu tagihan listrik. 

    Per 1 Juli 2022, Pemerintah Indonesia telah menaikkan tarif dasar listrik untuk golongan tertentu saja, yaitu pelanggan rumah tangga mampu non-subsidi golongan 3.500 VA keatas (R2 dan R3) dan golongan pemerintah (P1, P1, dan P3). Untuk golongan R2 dan R3, tarif dasar listrik yang ditetapkan yaitu dari semula Rp 1.444,7 per kWh menjadi Rp 1.699,53 per kWh. Sementara, pelanggan pemerintah dengan golongan P1 dan P3 dari semula Rp 1.444,7 per kWh menjadi Rp 1.699,53 per kWh. Untuk golongan P2 dari semula Rp 1.114,74 kWh menjadi Rp 1.522,8 per kWh.

    Tagihan listrik ini tentunya selalu ada setiap bulan. Karena setiap rumah pasti membutuhkan aliran listrik untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Terlepas dari kebijakan tersebut, sebenarnya pengeluaran ini bisa ditekan setiap bulannya. Nah, berikut 7 cara menghemat listrik yang bisa membantu Anda menekan pengeluaran listrik Anda. 

    7 Cara Menghemat Listrik Rumah, Efektif Kurangi Tagihan Listrik Bulanan

    1. Mematikan Perangkat Elektronik Jika Selesai Digunakan

    Cara menghemat listrik yang pertama yaitu dengan mematikan perangkat elektronik setelah selesai digunakan. Kegiatan ini terdengar sepele, namun terkadang masih sering terlupakan. Yang sering terlupakan adalah lampu dan televisi. Banyak kita temui lampu yang tetap menyala pada siang hari meskipun dengan penerangan alami yang cukup. Hal tersebut yang tidak kita sadari membuat tagihan listrik meningkat. Selain mematikan secara manual, Anda juga bisa menggunakan timer atau stiker pengingat yang ditempel di dekat saklar. Dengan begitu, diharapkan Anda tidak akan lupa mematikan perangkat yang sudah tidak digunakan. Hal ini termasuk juga dengan mencabut kabel listrik dari stop kontak apabila sudah tidak digunakan. Karena perangkat yang kabelnya tetap dicolok tetap menyerap daya listrik walaupun tidak digunakan. Cara ini bisa menghemat daya listrik Anda hingga 30%, lho. Alternatif cara menghemat listrik lainnya yaitu dengan mematikan lampu menjelang jam tidur.

    2. Menggunakan Perangkat Hemat Energi

    Jika Anda hendak mengganti perangkat elektronik di rumah, pastikan untuk membeli produk elektronik yang hemat energi. Contohnya AC, kulkas, TV, dan lain sebagainya. Memang, peralatan seperti ini umumnya sedikit lebih mahal. Namun tagihan listrik Anda bisa berkurang secara signifikan. Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan perangkat elektronik substitusi yang lebih hemat energi. Contohnya, mengganti AC di ruang tamu dengan kipas angin. Selain ruangan tetap sejuk, biaya listrik pun bisa ditekan. 

    Selain itu, penggunaan lampu LED adalah cara menghemat listrik berikutnya yang dapat Anda coba. Dibandingkan dengan lampu pijar biasa, lampu LED dapat meringankan 60% hingga 70% beban penggunaan listrik. Cahaya yang dihasilkan lampu LED 3 watt sejajar dengan hasil cahaya lampu pijar 40 watt. Selain itu, umur penggunaan lampu LED lebih lama dibandingkan jenis lampu lainnya. Karena 1 lampu LED dapat digunakan hingga 50.000 jam. Tentunya, hal tersebut akan memangkas biaya untuk mengganti lampu. Meskipun lampu LED memiliki harga jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan lampu biasa, tetapi efektivitas penggunaan lampu LED dapat memangkas biaya tagihan listrik dalam jangka waktu yang panjang.

    3.  Membersihkan Perangkat Elektronik

    Sering-sering membersihkan perangkat elektronik juga bisa membantu Anda menekan tagihan listrik, lho. Salah satu perangkat elektronik yang harus sering dibersihkan adalah kulkas dan AC. Jika saringan AC sudah kotor atau jelek, kotoran akan lebih mudah masuk ke dalam mesin AC dan membuat kinerja AC lebih berat. Hal ini menyebabkan pemakaian listrik lebih boros untuk proses pendinginan. Seringlah bersihkan filter kulkas dan AC agar penggunaan listrik bisa lebih hemat. 

    Cara menghemat listrik bulanan

    Tips Cara Menghemat Listrik Bulanan. Image Source: Unsplash/Dina Lydia

    4. Menggunakan Listrik Prabayar

    Seperti yang Anda ketahui, selain menyediakan meteran listrik pasca bayar, PLN juga menyediakan alternatif penggunaan meteran listrik dengan sistem prabayar. Penggunaan meteran listrik prabayar dapat Anda coba untuk menghemat tagihan listrik bulanan. Karena dengan dengan sistem prabayar, Anda dapat mengatur besar kecilnya pemakaian listrik per bulan. Dengan sistem prabayar, Anda dapat mengontrol pemakaian perlengkapan listrik rumah tangga dengan lebih bijak.

    5. Gunakan AC dengan Bijak

    Rata-rata AC memiliki penggunaan listrik diatas 300 watt. Besaran itu cukup berkontribusi terhadap besarnya tagihan listrik per bulan. Menggunakan AC memang menguntungkan karena dapat mengurangi hawa panas ruangan, tetapi tetap bijak ya dalam penggunaannya. Misalnya, dengan mematikan AC jika Anda berpergian keluar rumah atau hanya gunakan saat waktu tidur tiba.

    Alternatif dari cara menghemat listrik yang satu ini yaitu dengan menggunakan kipas angin atau membuat ventilasi udara yang baik agar udara yang keluar digunakan sebagai pendingin ruangan alami.

    6. Atur Ventilasi Udara Agar Sirkulasi Udara Lebih Baik

    Posisi ventilasi udara yang baik menentukan sirkulasi udara didalam ruangan yang lebih sehat dan dapat menjadi sumber pencahayaan alami. Dengan sumber cahaya alami yang didapat dari ventilasi udara yang baik, maka akan menghemat penggunaan daya listrik ketika siang hari. Selain itu, ruangan akan terasa lebih segar, sehingga dapat juga untuk mengurangi penggunaan AC.

    7. Gunakan Kulkas dengan Bijak

    Cara menghemat listrik yang terakhir yaitu dengan menggunakan kulkas dengan bijak. Kulkas juga berkontribusi terhadap pemakaian daya listrik yang cukup besar, tidak jauh berbeda dengan AC. Atur suhu kulkas pada suhu yang rendah jika tidak terlalu banyak menyimpan makanan. Selain itu, jika Anda berpergian keluar rumah dalam jangka waktu yang lama, lebih baik cabut daya listrik kulkas agar tagihan listrik tidak berjalan terus menerus dan menghemat penggunaan freon.

     

    Nah, semoga beberapa cara menghemat listrik dari BFI Finance diatas bisa membantu Anda dalam menekan biaya listrik bulanan, ya. Tips diatas diharapkan juga bisa membantu Anda jika kebijakan yang ditetapkan pemerintah telah berakhir. Sayang bukan, jika dana yang seharusnya bisa ditabung malah digunakan untuk membayar tagihan listrik yang berlebih? Semoga Anda bisa menekan pengeluaran di saat-saat seperti ini dan menjaga keuangan Anda tetap sehat, ya. 

     

  • judi

    Estimasi Biaya Servis Mobil Terbaru dan Tips Menghemat Biaya Servis


    Biaya servis mobil adalah sejumlah biaya yang perlu Anda bayarkan untuk menjaga performa mesin kendaraan agar tetap prima dan berkendara dengan aman.

    Seperti yang kita ketahui, besaran biaya servis mobil bisa sangat bervariatif tergantung merk mobil, jenis, dan besaran kilometer yang sudah dicapai.

    Bila Anda kebingungan terkait biaya servis mobil dan hal krusial lainnya yang perlu Anda lakukan, artikel yang satu ini bisa jadi jawaban atas pertanyaan Anda. Sobat BFI, mari kita simak informasi yang satu ini!

    Jenis Servis Mobil

    Jenis dan biaya servis mobil terbagi menjadi beberapa jenis yakni servis mobil berkala, tune up mobil, dan servis mobil lainnya yang dikhususkan untuk bagian tertentu saja.

    Servis Mobil Berkala

    Servis mobil terbagi ke dalam beberapa jenis. Salah satu yang paling sering dilakukan yakni servis mobil secara berkala atau servis rutin. Servis mobil berkala dilakukan sesuai interval kilometer mobil yang telah Anda capai.

    Servis berkala ini umumnya gratis dan dilakukan di bengkel resmi dengan jadwal tertentu. Untuk jadwalnya bisa Anda cek di buku servis mobil yang Anda dapatkan pada saat membeli mobil.

    Buku servis ini jangan sampai hilang sebab tanpa buku tersebut Anda akan kesulitan untuk melakukan servis berkala dan mengecek catatan servis mobil yang perlu dilakukan.

    Adapun informasi detailnya dan kisaran biaya yang perlu Anda keluarkan dapat dilihat di uraian berikut.

    1. Servis Berkala 1.000 KM

    Servis pertama yang akan Anda dapatkan saat pertama kali membeli mobil yakni servis mobil berkala 1,000 KM.

    Servis berkala ini meliputi pengecekan dan pemebersihan komponen mobil. Mencakup oli yang adapada kendaraan, minyak rem, air radiator, kopling, baut pada roda, filter udara, tekanan angin, idle mesin, dan pemeriksaan sistem kemudi.

    2. Servis Berkala 5.000 KM

    Rangkaian perawatan yang dilakukan saat kilometer mobil telah mencapai 5.000 antara lain yaitu penggantian oli mobil, penggantian beberapa komponen, dan pengecekan bagian mobil yang hampir serupa dengan servis berkala 1.000 KM.

    Seperti sistem steering, kampas rem, serta cairan yang terdapat pada mobil. Tidak hanya melakukan pergantian oli mobil, filter oli yanga da pada mobil Anda akan turut diganti dengan yang baru untuk menjaga sirkulasi dalam keadaan baik.

    Untuk biaya servis mobil berkala 5.000 KM, Anda tidak perlu merogoh kocek sepeserpun karena masih termasuk dalam masa perawatan mobil secara gratis selama 1 tahun.

    Tunggu apalagi? Jangan ragu untuk melakukan servis berkala 5.000 KM selama masa gratis masih berlaku!

    3. Servis Berkala 10.000 KM

    Saat mobil Anda mencapai 10.000 KM, ada beberapa rangakaian tindakan yang akan dilakukan oleh bengkel.

    Umumnya, pihak bengkel akan melakukan pembersihan dan pengecekan komponen mesin. Seperti mengganti mobil Anda yang terdiri dari oli mesin, oli power steering, oli transmisi. Mereka juga akan melakukan pergantian untuk minyak rem, air radiator, dan kopling.

    Untuk pengecekan bagian mobil, biasanya bagian yang perlu dicek yaitu aki mobil, tekanan angin, sistem kemudi, filter udara, idle mesin, baut roda, dan mengecek bagian lainnya untuk memastikan tidak ada kebocoran atau rembes.

    Untuk biaya servis mobil berkala 10.000 KM, Anda bisa menyiapkan budget sebesar Rp400.000 sampa dengan Rp600.000. Namun, untuk merk mobil tertentu tidak dikenakan biaya sama sekali alias gratis.

    4. Servis Berkala 15.000 KM

    Selanjutnya yaitu servis mobil dengan jarak tempuh 15.000 KM. Untuk servis dengan interval kilometer yang satu ini, pengecekan yang ada tidak berbeda jauh dengan interval 5.000 KM.

    Antara lain yaitu pergantian oli mobil, pergantian rem, pengecekan air radiator, baut kolong, suspensi, fluida, serta minyak lainnya yang ada pada mobil.

    Biaya servis mobil dengan jarak tempuh 15.000 KM bervariasi namun umumnya gratis karena masih terhitung dalam perawatan mobil gratis selama 1 tahun.

    5. Servis Berkala 20.000 KM

    Terakhir adalah biaya servis mobil dengan jarak tempuh 20.000 KM atau yang biasa dilakukan saat mobil sudha digunakan selama satu tahun.

    Pada servis ini, waktu pengerjaan relatif lebih lama dibandingkan dengan interval kilometer yang sebelumnya. Hal itu dikarenakan penanganan yang ada meliputi performa rem semua roda mobil, pembersihan throttle body, pembersihan saringan udara, pengecekan dan penyetelan klep, penggantian filter AC, penggantian busi, balancing dan spooring, rotasi ban menyilang, dan lain sebagainya.

    Untuk besaran biaya yang dibutuhkan, umumnya gratis karena masih tercover biaya servis mobil gratis selama satu tahun dari pihak pabrikan otomotif atau penjual.

     

    Baca Juga: Apa Itu Uji Emisi Kendaraan? Pengertian, Cara, Manfaat, Syarat Lulus

     

    Perawatan Tune Up Mobil

    Setelah melewati masa 1 tahun penggunaan mobil, servis berikutnya dinamakan tune up mobil. Tune up dilakukan setiap tahunnya untuk menjaga performa mobil selalu dalam kondisi prima.

    Tune up mobil membutuhkan waktu pengerjaan yang lebih lama karena perlu dilakukan penyetelan ulang semua komponen mobil dan montir bengkel akan mengecek lebih jauh terkait komponen-komponen mobil Anda. 

    Adapun perawatan yang dilakukan selam proses tune up meliputi penggantian beberapa komponen seperti filter bahan bakar, busi, kabel busi, serta penyetelan sensor oksigen.

    Tindakan lainnya yang bisa dilakukan saat tune up mobil yakni penggantian komponen mobil yang sudah habis masa pakainya, pembersihan injektor, angin karburator, pembersihan sistem bahan bakar dengan cairan khusus.

    Untuk biaya servis mobil berupa tune up, budget yang perlu Anda siapkan bisa sangat bervariatif, tergantung dari tempat Anda melakukan servis baik itu di bengkel resmi ataupun bengkel umum, dan komponen tertentu yang perlu diganti maupun diperbaiki.

     

    Baca Juga: Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB dan Cara Mudah Membuatnya

     

    Jenis Servis Mobil Lainnya

    Selain biaya servis mobil berkala dan tune up, servis mobil juga terbagi ke dalam beberapa jenis lainnya. Apa saja? Ini dia jenis servis mobil lainnya. Dalam artian lain, Anda bisa menyervis mobil Anda untuk bagian tertentu saja.

    • Servis Rem

    • Servis Jok Mobil

    • Servis Sabuk Pengaman

    • Servis Pintu

    • Servis Audio

    • Servis Mesin

    • Servis Lampu

    • Servis Aki

    • Servis Shockbreaker

    • Servis Speedometer

    • Servis Klakson

    • Servis Kaca

    • Servis Knalpot

    • Servis Alternator

    • Sevis Bemper

    • Servis Kopling

    • Servis Velg

    • Servis Radiator

    • Servis Plafon

    Biaya Servis Mobil

    Image Source: Pexels/cottonbro

    Estimasi Biaya Servis Mobil Untuk Merk Tertentu 

    Dilansir dari berbagai situs terpercaya, berikut ini estimasi budget yang bisa Anda jadikan referensi untuk biaya servis mobil dengan merk tertentu.

    1. Biaya Servis Mobil Honda

    Estimasi biaya servis mobil honda di bengkel resmi sebagai berikut.

    • Untuk Jarak Tempuh 10.000 KM, biaya perawatan yang dibutuhkan berkisar antara Rp400.000 – Rp600.000

    • Untuk Jarak Tempuh 40.000 KM, biaya perawatan yang dibutuhkan berkisar antara Rp1.000.000 – Rp1.200.000

    • Untuk Jarak Tempuh 80.000 KM biaya perawatan yang dibutuhkan berkisar antara Rp2.600.000 – Rp3.000.000

    Perlu diingat, biaya tersebut bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti harga terbaru yang berlaku saat ini.

    2. Biaya Servis Mobil Toyota

    Biaya servis mobil bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan masing-masing kendaraan. Untuk biaya servis mobil toyota, Anda tidak perlu mengeluarkan sejumlah biaya apabila interval kilometer belum mecapai 50.000 KM atau sekitar 4 tahun.

    Adapun kisaran biaya servis mobil toyota di atas 50.000 KM sebagai berikut.

    Toyota Agya

    • Untuk Jarak Tempuh 60.000 KM – 140.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp399.000 dan Rp447.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 70.000 KM – 90.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp367.000 dan Rp366.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 80.000 KM – 240.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp599.000 dan Rp974.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 100.000 KM – 300.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp399.000 dan Rp447.000 untuk komponen

    Toyota Sienta

    • Untuk Jarak Tempuh 60.000 KM – 140.000 KM dikenakan biaya servis mobil untuk jasa sebesar Rp537.000 dan Rp1.619.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 70.000 KM – 90.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp494.000 dan Rp499.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 80.000 KM – 240.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp751.000 dan Rp2.007.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 100.000 KM – 300.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp537.000 dan Rp1.617.000 untuk komponen

    Toyota Calya

    • Untuk Jarak Tempuh 60.000 KM – 140.000 KM dikenakan biaya biaya servis mobil untuk jasa sebesar Rp399.000 dan Rp766.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 70.000 KM – 90.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp367.000 dan Rp366.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 80.000 KM – 240.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp599.000 dan Rp2.389.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 100.000 KM – 300.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp399.000 dan Rp726.000 untuk komponen

    Toyota Innova Bensin

    • Untuk Jarak Tempuh 60.000 KM – 140.000 KM dikenakan biaya servis mobil untuk jasa sebesar Rp830.000 dan Rp756.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 70.000 KM – 90.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp715.000 dan Rp696.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 80.000 KM – 240.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp916.000 dan Rp2.07.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 100.000 KM – 300.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp830.000 dan Rp756.000 untuk komponen

    Toyota Fortuner Bensin

    • Untuk Jarak Tempuh 60.000 KM – 140.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp1.287.000 dan Rp756.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 70.000 KM – 90.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp1.159.000 dan Rp696.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 80.000 KM – 240.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp1.588.000 dan Rp2.07.000 untuk komponen

    • Untuk Jarak Tempuh 100.000 KM – 300.000 KM dikenakan biaya jasa sebesar Rp1.287.000 dan Rp756.000 untuk komponen

    Adapun biaya servis mobil toyota lainnya bisa Anda cek langsung ke bengkel resmi atau situs resmi toyota. Perlu diingat juga, harga yang tertera di atas dapat berubah sewaltu-waktu tergantu dari harga servis yang berlaku saat ini.

    3. Biaya Servis Mobil Suzuki

    Tidak berbeda jauh dengan biaya servis mobil toyota, untuk mobil merk suzuki, Anda tidak akan dikenakan biaya sampai dengan jarak tempuh 50.000 KM.

    Nah, untuk interval mulai dari 60.000 Anda akan mulai dikenakan biaya servis mobil dengan kisaran harga yang bervariatif tergantung jumlah kilometer dan penanganan penting lainnya.

    4. Biaya Servis Mobil Daihatsu

    Biaya servis mobil daihatsu umumnya dibedakan tergantung kategori mobilnya, apakah manual atau otomatis.

    Adapun kisaran biaya servis mobil daihatsu jenis sigra untuk 70.000 KM sekitar Rp330.000 dan grand new xenia untuk 80.000 KM sekitar Rp883.000.

     

    Baca Juga: Biaya Mutasi Mobil di Tahun 2022 dan Cara Mudah Mengurusnya

     

    Manfaat Servis Mobil

    Dengan mengeluarkan sejumlah dana untuk biaya servis mobil secara berkala, Anda akan mendapatkan sederet keuntungan yang tentunya bisa membuat mobil kesayangan Anda lebih awet dengan performa yang prima. Berikut sederet keuntungan yang akan Anda dapatkan.

    Biaya Servis Mobil

    Image Source: Pexels/Artem Podrez

    1. Aman dan Nyaman Saat Berkendara

    Hal yang paling penting dalam berkendara adalah keamanan dan rasa nyaman. Dua hal ini sangat krusial mengingat keduanya bisa menjadi pemicu utama terjadinya kecelakaan.

    Dengan Anda melakukan servis berkala, kendaraan Anda akan berfungsi dengan optimal yang membuat perjalanan Anda selama berkendara akan lancar dan aman sentosa.

    Anda akan terhindar dari perasaan was-was seperti rem blong atau mobil mogok.

    2. Kualitas Mesin Mobil Tetap Prima

    Merogoh kocek sekian ratusan ribu untuk biaya servis mobil tidaklah percuma. Pasalnya, melakukan servis mobil secara rutin dapat membantu menjaga performa mesin mobil Anda dalam keadaan optimal.

    Mobil akan tetap melaju dengan prima tanpa perlu mengkhawatirkan hal tertentu saat Anda mengendarainya.

    Hal ini dikarenakan servis mobil secara rutin akan membantu Anda untuk mencegah terjadinya kerusakan mobil baik yang bersifat ringan maupun fatal melalui pengecekan beberapa bagian penting.

    Misalnya, pengecekan busi, kampas rem, dan saringan udara. Bila ada masalah pada bagian tersebut, Anda bisa melakukan perbaikan sedini mungkin.

    Jadi, kerusakan yang ada tidak akan menjalar ke bagian lain yang justru akan memperparah kerusakan dan memaksa Anda untuk merogoh kocek lebih besar daripada budget yang sudah disiapkan.

    3. Nilai Jual Kendaraan Stabil

    Pada saat Anda hendak menjual mobil, tentunya ada kriteria dan persyaratan tertentu yang harus Anda lakukan. Salah satunya yaitu memberikan informasi mengenai kondisi mobil Anda.

    Nah, jika Anda rutin melakukan biaya servis mobil secara berkala, pastinya nilai taksiran mobil Anda lebih stabil ketimbang dengan yang tidak.

    Mobil yang rutin diservis pastinya memiliki performa yang baik dan lebih diminati di pasaran. Sebab, meskipun second atau mobil bekas, mobil yang rutin diservis masih memiliki kualitas yang baik dari segi mesin, rangka, dan performa lainnya.

    4. Lebih Hemat, Tidak Membutuhkan Banyak Pengeluaran

    Servis mobil secara berkala selain mampu menjaga performa mobil, bisa juga membantu Anda terbebas dari resiko kantong jebol!

    Mengapa demikian? Sebab, servis kendaraan yang dilakukan berkala akan membantu Anda untuk mendeteksi kerusakan lebih dini. Pihak bengkel nantinya akan menginfokan langsung bagian tertentu yang perlu diperbaiki atau diganti.

    Lain halnya jika Anda tidak rutin melakukan servis, besar kemungkinan kerusakan yang ada akan merembet ke bagian lainnya, yang justru mengharuskan Anda untuk memperbaiki ataupun menggantinya.

    Nah, saat hal ini terjadi pastinya Anda harus menyiapkan sejumlah budget biaya servis mobil yang tidak sedikit. Pengeluaran yang besar akan mengganggu cashflow bulanan Anda. Maka dari itu, usahakan untuk melakukan servis mobil secara rutin, ya!

    5. Umur Kendaraan Lebih Lama, Mobil Lebih Awet

    Segala sesuatu yang terawat dengan baik pastinya akan bertahan lebih lama atau awet. Hal ini juga berlaku terhadap kendaraan yang rutin melakukan servis.

    Biaya servis mobil yang Anda keluarkan untuk servis rutin dapat membantu Anda menjaga kestabilan performa mobil dengan melakukan maintenance pada mesin dan bagian penting lainnya. Mencegah terjadinya kerusakan fatal yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

     

    Baca Juga: Inilah Besaran Biaya Balik Nama Mobil dan Cara Mudah Mengurusnya!

     

    Tips Hemat Servis Mobil

    Biaya servis mobil bisa dibilang cukup menguras kantong para pemiliknya. Nah, untuk menyiasati agar budget yang dikeluarkan relatif lebih murah dan terjangkau, Anda bisa menerapkan beberapa tips berikut.

    1. Servis Mobil di Bengkel Resmi

    Tips pertama yang bisa Anda lakukan untuk menghemat biaya servis mobil yaitu dengan melakukan servis di bengkel resmi.

    Sebab, bengkel resmi memiliki sparepart mobil yang asli, dilengkapi dengan teknologi, dan teknisi bengkel yang memadai.

    2. Manfaatkan Promo dan Paket Servis

    Pada kesempatan tertentu, biasanya bengkel mobil akan melakukan promo dalam rangka perayaan hari besar tertentu. Nah, Anda bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan servis maupun mangganti bagian tertentu pada mobil Anda.

    Selain promo, paket servis yang ditawarkan oleh bengkel cenderung lebih murah ketimbang melakukan 1 jenis servis yang kita inginkan.

    Cara menghemat biaya servis mobil tersebut bisa Anda jadikan alternatif penghematan biaya.

    3. Memiliki Asuransi kendaraan

    Secara general, asuransi kendaraan tidak bisa mengcover biaya servis tahunan Anda. Namun, dengan adanya asuransi kendaraan Anda bisa menghemat lebih banyak biaya servis mobil bilamana terjadi hal-hal yang tidak diharapkan. Misalnya kecelakaan mobil.

    4. Gunakan Bahan Bakar yang Sesuai

    Penggunaan bahan bakar yang tepat ikut berkontribusi dalam menjaga keawetan kendaraan Anda. Biasanya, pada saat membeli mobil akan direkomendasikan bahan bakar apa yang sesuai dengan mesin mobil Anda. Jadi, biaya servis mobil Anda bisa lebih hemat lagi.

    Sobat BFI, demikian informasi mengenai Biaya Servis Mobil Terbaru dan Tips Hemat Servis Mobil, Lengkap!

    Apapun jenis mobil yang Anda miliki, pastikan untuk melakukan servis mobil secara rutin agar performa mobil Anda selalu prima dan terbebas dari marabahaya.

    Butuh dana cepat tapi mobil belum balik nama atau pajak mati? BFI Finance siap membantu Anda!

    Klik laman web di bawah ini untuk informasi lebih lanjut!

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Selain dengan jaminan BPKB Mobil, BFI Finance menyediakan pembiayaan dengan jaminan BPKB Motor dan Sertitifikat Rumah. Informasi selengkapnya sebagai berikut.

    Informasi Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Informasi Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

    Pertanyaan lebih lanjut dapat Anda akses melalui laman berikut ini.

     

    Cek artikel dan informasi menarik lainnya di BFI Blog.

  • judi

    Daya Listrik: Arti, Jenis, Biaya, dan Cara Menghemat Listrik


    Listrik adalah salah satu kebutuhan utama manusia.Tanpa adanya listrik, tentu akan sulit bagi kita untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan teknologi.

    Sobat BFI, pada artikel kali ini Tim BFI Finance akan membahas berbagai hal penting terkait daya listrik yang perlu Anda tahu. Mulai dari definisi, tarif listrik PLN terkini, sampai dengan cara menghemat listrik yang efektif.

    Mari kita simak pembahasan lengkapnya di uraian berikut ini.

    Definisi Daya Listrik

    Daya listrik adalah besaran suplai tenaga listrik yang mengalir dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Besaran daya ini lazim disebut volt ampere atau yang biasa disingkat menjadi VA.

    Di Indonesia, listrik merupakan salah satu sumber tenaga yang paling banyak dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagai contoh daya listrik PLN.

    Jenis Daya listrik

    Pada praktiknya, daya listrik terdiri dari beragam jenis. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 dimana pada peraturan tersebut disebutkan ada 8 kategori listrik dan 4 diantaranya yaitu sebagai berikut.

    1. Listrik Rumah Tangga

    Jenis yang pertama yaitu daya listrik untuk rumah tangga. Pada jenis ini, daya yang ada dibagi ke dalam 3 golongan berbeda seperti uraian berikut.

    • Golongan R-1 tegangan rendah (R-1/TR) yang terdiri dari 450 VA, 900 VA, 900 VA-RTM, 1.300 VA, 2.200 VA

    • Golongan R-2 tegangan rendah (R-2/TR) yang terdiri dari 3.500 VA – 5.500 VA 

    • Golongan R-3 tegangan rendah (R-3/TR) dengan daya 6.600 VA

    2. Listrik Pelayanan Sosial

    Listrik untuk pelayanan sosial dikhususkan untuk kegiatan sosial, baik itu kegiatan sosial murni ataupun sosial komersial. Sebagaimana dengan daya listrik untuk keperluan rumah tangga, pada pelayanan sosial, listrik juga dibagi menjadi beberapa golongan. Dengan rincian seperti di bawah ini.

    • Golongan S-1 tegangan rendah (S-1/TR) dengan daya 220 VA

    • Golongan S-2 tegangan rendah (S-2/TR) dengan daya 220 VA – 220 KVA

    • Golongan S-3 tegangan menengah (S-3/TM) dengan daya di atas 220 KVA

    3. Listrik Bisnis

    Daya listrik untuk keperluan bisnis terbagi ke dalam 3 golongan berbeda yang ditentukan dari skala bisnisnya. Yaitu melipu listrik untuk bisnis skala kecil, bisnis skala menengah, dan bisnis skala besar.

    • Golongan B-1 tegangan rendah (B-1/TR) dengan daya sebesar 450 VA sampai dengan 5.500 VA. Diperuntukan bagi bisnis berskala kecil.

    • Golongan B-2 tegangan rendah (B-2/TR) dengan daya mulai dari 6.600 sampai 200 kVA. Golongan listrik yang satu ini diperuntukan bagi bisnis berskala menengah.

    • Golongan B-3 tegangan rendah (B-3/TR) dengan daya lebih dari 200 kVA. Golongan listrik yang satu ini diperuntukan bagi bisnis skala besar.

    4. Listrik Industri

    Terakhir yakni daya listrik yang khusus digunakan oleh industri. Listrik jenis ini terbagi ke dalam 4 golongan berbeda sebagai berikut.

    • Golongan I-1 tegangan rendah (I-1/TR) daya mulai 450 VA sampai dengan 14 kVA. Umumnya digunakan oleh industri rumahan atau industri rumah tangga

    • Golongan I-2 tegangan rendah (I-2/TR) dengan daya mulai dari 14 kVA sampai 200 kVA yang umumnya digunakan oleh industri berskala sedang

    • Golongan I-3 tegangan menengah (I-3/TR) daya yang ada di atas 200 kVA dan biasanya digunakan untuk industri menengah

    • Golongan I-4 tegangan tinggi (I-4/TT) daya listrik lebih dari 30.000 kVA dan umumnya digunakan oleh industri berskala besar

    Selain 4 jenis listrik yang disebutkan di atas, ada juga listrik yang diperuntukkan untuk umum seperti penerangan lampu jalan, kantor pemerintah, daya listrik untuk kebutuhan penjualan curah, dan lain sebagainya.

    Tarif Listrik Terbaru Oktober Sampai Desember 2022

    Tarif listrik diperbaharui setiap tiga bulan sekali oleh pemerintah. Penyesuaian yang ada ini diatur dalam Surat Menteri ESDM Nomor T-162/TL.04/MEM.L/2022.

    Adapun detail tarif yang berlaku untuk bulan Oktober, November, dan Desember 2022 sebagai berikut.

    • Golongan R-1/TR batas daya 900 VA-RTM untuk pemakaian reguler dan prabayar Rp1.352,00 per kWh

    • Golongan R-1/TR batas daya 1.300 VA untuk pemakaian reguler dan prabayar Rp1.444,70 per kWh

    • Golongan R-1/TR batas daya 2.200 VA untuk pemakaian reguler dan prabayar dikenai tarif sebesar Rp1.444,70 per kWh

    • Golongan R-2/TR batas daya 3.500 VA sampai 5.500 VA untuk pemakaian reguler dan prabayar Rp1.699,53 per kWh

    • Golongan R-3/TR batas daya 6.600 VA ke atas tarifnya Rp1.699,53 per kWh

    • Golongan B-2/TR batas daya 6.600 VA sampai 200 kVA Rp1.444,70 per kWh

    • Golongan P-1/TR batas daya 6.600 VA sampai 200 kVA Rp1.699,53 per kWh

    • Golongan P-3/TR untuk pemakaian reguler dan prabayar Rp1.699,53

    • Golongan L/TR, TM, TT pemakaian reguler Rp1.644,52

    Biaya Tambah Daya Listrik PLN

    Salah satu tanda jika listrik Anda perlu ditambah dayanya yaitu meteran listrik yang Anda miliki sering kali turun. Nah, bilamana hal ini terjadi, yang perlu Anda lakukan yaitu menambah daya listrik yang ada. Berapa kisaran biaya yang diperlukan untuk menambah daya listrik PLN?

    Untuk menambah daya, pastikan Anda mempersiapkan beberapa biaya penyambungan, penggantian MCB, dan tidak lupa menyiapkan uang jaminan pelanggan. Untuk penjelasan lengkapnya bisa Anda lihat di rincian berikut.

    Daya Listrik

    Image Source: Pexels/Matthias Schleiden

    1. Biaya Penyambungan atau Perubahan Daya Meteran

    Berikut ini rincian biaya penyambungan untuk listrik prabayar maupun pascabayar per 20 Februari 2021.

    Daya Awal 450 VA

    • 450 VA ke 900 VA Rp441.500

    • 450 VA ke 1.300 VA Rp816.450

    • 450 VA ke 2.200 VA Rp1.659.750

    • 450 VA ke 3.500 VA Rp2.975.450

    Daya Awal 900 VA

    • 900 VA ke 1.300 VA Rp394.800

    • 900 VA ke 2.200 VA Rp1.238.100

    • 900 VA ke 3.500 VA Rp2.539.400

    Daya Awal 1300 VA

    Daya Awal 2.200 VA ke 3.500 VA Rp1.279.700 

    Untuk biaya penyambungan terbaru bisa Anda dapatkan di aplikasi PLN Mobile.

    2. Biaya Ganti MCB

    MCB adalah singkatan dari Miniature Circuit Breaker, yakni sebuah alat yang berfungsi untuk membatasi arus listrik. MCB harus disesuaikan dengan daya atau tegangan listrik yang Anda gunakan. Oleh karenanya jika Anda hendak menambah daya listrik maka MCB harus turut diganti. 

    3. Uang Jaminan Pelanggan (Khusus Pascabayar)

    Terakhir yaitu menyiapkan sejumlah biaya untuk uang jaminan pelanggan. Uang ini dikhususkan bagi para pengguna pascabayar saja, bila Anda merupakan pelanggan prabayar maka tidak perlu repot-repot menyediakan biaya untuk ini.

    Nah, bagi Anda yang berencana untuk menambah daya listrik, migrasi listrik, ataupun penyambungan baru,  Anda bisa melakukannya melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di Play Store.

    Cara Menghemat Daya Listrik

    Tidak semua orang punya budget yang cukup untuk menaikan daya listrik. Nah, untuk mensiasatinya, Anda bisa melakukan penghematan listrik. 

    Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda coba sebagai cara menghemat listrik yang baik.

    1. Matikan lampu atau alat elektronik lainnya saat tidak terpakai

    2. Ganti lampu pijar Anda dengan lampu LED. harga lampu LED memang terbilang cukup mahal namun mampu menghemat listrik lebih baik daripada lampu pijar biasa dan tahan lama.

    3. Jika Anda termasuk pengguna AC, usahakan untuk menjalankannya di suhu 23-25 derajat celcius

    4. Gunakan tenaga alternatif seperti panel surya

    5. Optimalkan desain rumah yang tepat agar sinar matahari mampu menjangkau bagian dalam rumah sehingga bisa meminimalisir penggunaan lampu berlebihan

    6. Gunakan listrik prabayar

     

    Baca Juga: 7 Cara Menghemat Listrik Untuk Mengurangi Tagihan Listrik Bulanan

     

    Demikian informasi terkait daya listrik sampai dengan cara menghemat listrik dengan efektik. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Dapatkan pinjaman dana cepat dengan jumlah besar dengan jaminan sertifikat rumah hanya di BFI Finance!

    Ada banyak keuntungan dari meminjam dana cepat di BFI Finance yang bisa Anda manfaatkan untuk banyak keperluan seperti modal usaha, biaya renovasi rumah, dan masih banyak lagi.

    Informasi lebih lanjut dapat Anda peroleh di tautan berikut.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Informasi Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

     

    Ikuti terus artikel kami hanya di BFI Blog.