• judi

    Gak Buruk, Ini Sederet Keuntungan Beli Barang dengan Kartu Kredit


    Kartu kredit seringkali mendapatkan reputasi buruk dalam dunia finansial, terutama karena penyalahgunaannya dapat memicu masalah utang yang serius. Namun, pada kenyataannya, penggunaan yang bijak dari kartu kredit dapat memberikan sejumlah keuntungan yang signifikan. Dalam artikel ini, kita akan membahas keuntungan-keuntungan yang dapat Anda nikmati saat menggunakan kartu kredit dengan bijak, serta tips untuk menjaga keseimbangan keuangan Anda.

     

    Baca Juga: Ajukan Pinjaman Melalui BFI Finance Sekarang!

     

    1. Keuntungan Beli Barang dengan Kartu Kredit

    1.1 Ada Poin Reward untuk Pengguna

    Salah satu keuntungan utama dari menggunakan kartu kredit adalah kemungkinan mendapatkan poin reward. Banyak penyedia kartu kredit menawarkan program poin reward yang memungkinkan Anda untuk mengumpulkan poin setiap kali Anda menggunakan kartu kredit. Poin-poin ini dapat ditukarkan dengan berbagai manfaat, seperti diskon pada belanja berikutnya, perjalanan gratis, atau barang-barang lain yang menarik. Dengan program poin reward, Anda bisa mendapatkan manfaat tambahan dari pembelanjaan Anda.

     

    1.2 Membangun Track Record yang Baik

    Menggunakan kartu kredit secara bertanggung jawab juga dapat membantu membangun track record yang baik dalam hal kredit. Ini bisa sangat bermanfaat jika Anda berencana untuk mengajukan pinjaman, seperti hipotek atau pinjaman kendaraan, di masa depan. Memiliki sejarah kredit yang kuat dapat membantu Anda mendapatkan persetujuan lebih mudah dan bahkan suku bunga yang lebih baik. Penting untuk selalu membayar tagihan kartu kredit tepat waktu dan menghindari keterlambatan pembayaran yang dapat merusak sejarah kredit Anda.

     

    1.3 Dapat Membayar Belakangan

    Salah satu keuntungan besar dari menggunakan kartu kredit adalah kemampuan untuk membayar belanjaan Anda nanti. Dengan tanggal jatuh tempo yang biasanya terletak beberapa minggu setelah Anda melakukan pembelian, Anda memiliki waktu untuk mengatur keuangan Anda. Ini berarti Anda tidak perlu membayar secara tunai segera setelah berbelanja, yang bisa sangat berguna jika Anda membutuhkan waktu untuk memproses dan mengatur dana Anda.

     

    1.4 Memudahkan Pengaturan Budget

    Kartu kredit juga dapat memudahkan Anda dalam mengatur anggaran keuangan. Sebagian besar penyedia kartu kredit menyediakan laporan yang rinci tentang pengeluaran Anda setiap bulan. Ini memungkinkan Anda untuk melihat dengan jelas di mana uang Anda pergi dan membuat keputusan yang lebih bijak tentang bagaimana mengelola keuangan Anda. Anda dapat memantau pola pengeluaran Anda, mengidentifikasi area di mana Anda bisa menghemat, dan membuat perubahan yang diperlukan.

     

    Baca Juga: Mengenal Kolektibilitas Kredit, Skor Penting Sebelum Ajukan Kredit

     

    1.5 Dapat Dicicil

    Selain itu, kartu kredit juga memberikan fleksibilitas dalam hal pembayaran. Jika Anda melakukan pembelian besar yang sulit untuk dibayar sekaligus, kartu kredit memungkinkan Anda untuk mencicil pembayaran. Dengan membagi pembayaran menjadi beberapa bulan, Anda dapat mengelola tagihan dengan lebih baik tanpa harus membayar bunga jika Anda membayar tepat waktu. Namun, penting untuk selalu membaca syarat dan ketentuan dari penyedia kartu kredit Anda untuk memahami bagaimana program pembayaran cicilan berfungsi.

     

    2. Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Kartu Kredit

    Selain manfaat-manfaat yang signifikan yang bisa Anda nikmati ketika menggunakan kartu kredit, ada sejumlah hal yang harus Anda perhatikan agar penggunaan kartu kredit tetap positif dan bijak. Di bawah ini adalah faktor-faktor penting yang perlu Anda pertimbangkan saat menggunakan kartu kredit.

     

    2.1 Cari Kartu Kredit Sesuai Kebutuhan

    Pertama-tama, sebelum Anda mengambil keputusan dalam memilih kartu kredit, penting untuk memahami kebutuhan dan gaya hidup keuangan Anda dengan baik. Terdapat berbagai jenis kartu kredit yang ditawarkan oleh berbagai penyedia, dan setiap kartu memiliki manfaat dan poin reward yang berbeda. Sebelum Anda mendaftar, pertimbangkan apa yang paling sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

     

    Misalnya, jika Anda sering bepergian, Anda mungkin ingin memilih kartu kredit dengan program poin reward yang terfokus pada travel, seperti diskon penerbangan atau akomodasi hotel. Sebaliknya, jika Anda lebih sering menggunakan kartu kredit untuk belanja sehari-hari, mencari kartu dengan poin reward yang lebih menguntungkan untuk toko-toko atau restoran bisa lebih masuk akal. Pertimbangkan juga biaya tahunan kartu kredit, suku bunga, dan manfaat lainnya sebelum Anda membuat pilihan akhir.

     

    2.2 Pastikan Keuangan Aman

    Keamanan finansial adalah prioritas utama ketika Anda menggunakan kartu kredit. Anda harus selalu menjaga informasi kartu kredit Anda dengan baik dan tidak pernah membagikannya kepada siapapun yang tidak dapat Anda percayai sepenuhnya. Pastikan Anda memeriksa laporan kartu kredit Anda secara teratur untuk mendeteksi aktivitas yang mencurigakan. Ketika Anda menerima laporan bulanan dari penyedia kartu kredit, periksa transaksi dengan teliti dan pastikan tidak ada biaya atau transaksi yang tidak sah.

     

    Selain itu, banyak penyedia kartu kredit menawarkan layanan pemberitahuan transaksi. Dengan mengaktifkan layanan ini, Anda akan menerima pemberitahuan melalui pesan teks atau email setiap kali ada transaksi yang dilakukan dengan kartu kredit Anda. Hal ini dapat membantu Anda mendeteksi aktivitas yang mencurigakan dengan cepat dan mengambil tindakan yang diperlukan.

     

    2.3 Tentukan Limit Kartu Sesuai Kemampuan

    Saat Anda mengajukan kartu kredit, ada kesempatan untuk menentukan batas kredit yang sesuai dengan kemampuan keuangan Anda. Ini adalah pilihan yang penting, dan Anda harus berpikir dengan hati-hati sebelum menetapkan batas kredit. Jangan terlalu ambisius dengan menetapkan batas kredit yang sangat tinggi jika Anda tidak yakin bahwa Anda dapat mengelola pembayaran tagihan dengan baik.

     

    Menetapkan batas kredit yang lebih tinggi dapat memicu risiko pengeluaran berlebihan, yang pada gilirannya dapat mengarah pada masalah utang yang serius. Selalu pertimbangkan kemampuan Anda untuk membayar tagihan kartu kredit dengan tepat waktu dan dengan aman. Dengan memilih batas kredit yang sesuai, Anda dapat menjaga kontrol atas keuangan Anda dan mencegah pemborosan yang tidak perlu.

     

    Baca Juga: Limit Kredit Adalah: Pengertian, Fungsi, Jenis, Cara Menaikan Kredit

     

    2.4 Jangan Kalap Saat Menggunakan

    Salah satu bahaya besar yang harus dihindari saat menggunakan kartu kredit adalah risiko pengeluaran berlebihan. Kartu kredit dapat memberi Anda rasa tak terbatas dalam berbelanja, tetapi perlu diingat bahwa setiap pembelian harus dibayar kembali. Jangan sampai terjebak dalam utang yang tidak terkendali hanya karena Anda merasa bisa membeli apapun yang Anda inginkan.

     

    Disiplin diri adalah kunci untuk menjaga keuangan yang sehat ketika menggunakan kartu kredit. Buatlah anggaran dan patuhi batasan Anda. Ketika Anda menggunakan kartu kredit, ingatkan diri Anda tentang kewajiban untuk membayar tagihan Anda. Saat Anda memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang bijak, Anda dapat merasakan manfaat kartu kredit tanpa risiko jatuh ke dalam utang yang berat.

     

    Sebagai kesimpulan, menggunakan kartu kredit dengan bijak dapat memberikan sejumlah keuntungan signifikan. Dari poin reward hingga kemampuan untuk mengatur keuangan dengan lebih baik, kartu kredit dapat menjadi alat yang kuat dalam manajemen keuangan Anda. Namun, penting untuk selalu memahami risiko dan mematuhi praktik pengelolaan keuangan yang bijak. Dengan pendekatan yang hati-hati dan tanggung jawab, Anda dapat memanfaatkan keuntungan-keuntungan ini tanpa jatuh ke dalam utang yang tidak terkendali.

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

     

  • judi

    Tips Bijak! 7 Cara Menggunakan Kartu Kredit dengan Baik dan Benar BFI


    Penggunaan kartu kredit yang tidak sewajarnya akan menimbulkan beberapa efek negatif bagi kondisi keuangan kita. Kartu kredit memang menawarkan berbagai program yang menarik dalam berbelanja atau memenuhi kebutuhan sehari-hari kita. Namun, jika Anda tidak memiliki perencanaan keuangan yang matang dan tidak dapat mengontrol perilaku konsumtif, maka penggunaan kartu kredit tersebut akan semakin menambah beban hutang Anda. Maka dari itu, tim BFI Finance kali ini memberikan tujuh tips bagiamana cara menggunakan kartu kredit yang baik dan benar, agar terhindar dari gagal bayar. Dengan pembayaran tagihan kartu kredit yang lancar, maka akan memengaruhi juga secara positif skor kredit yang Anda miliki.

    7 Cara Menggunakan Kartu Kredit Secara Bijak

    1. Memilih Kartu Kredit Sesuai dengan Kebutuhan dan Kemampuan

    Cara menggunakan kartu kredit dengan bijak yang pertama yaitu pilihlah kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Bank menawarkan berbagai pilihan jenis kartu kredit yang dapat Anda gunakan dengan kemampuan dan kebutuhan. Jika Anda merasa kepemilikan kartu kredit lebih diperuntukkan untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari, maka pilihlah kartu kredit yang banyak bekerja sama dengan merchant penyedia kebutuhan sehari-hari atau supermarket. Jika Anda menggunakan kartu kredit lebih untuk keperluan travelling, maka pilihlah penyedia kartu kredit yang menawarkan program menarik dengan pihak jasa akomodasi dan travelling.

    Setelah Anda menentukan preferensi kegunaan kartu kredit Anda, selanjutnya Anda dapat menentukan limit kredit. Limit kredit pada akhirnya akan ditentukan oleh pihak bank sesuai dengan pendapatan dan pengeluran rutin yang Anda miliki. Penggunaan limit kredit yang sesuai juga dibutuhkan agar penggunaan kartu kredit Anda tidak melebihi dari pendapatan per bulan yang Anda terima. Maka, manfaatkanlah limit kredit secara bijak. Jangan tergoda untuk menaikkan limit kredit jika perencanaan keuangan Anda belum matang.

    2. Perhatikan Biaya yang Muncul dan Fasilitas yang Ditawarkan

    Setelah Anda mereview jenis kebutuhan dalam penggunaan kartu kredit, selanjutnya Anda dapat mempertimbangkan biaya-biaya yang muncul dalam penggunaan kartu kredit. Biaya yang muncul dalam kartu kredit terdiri dari biaya biaya tahunan, biaya keterlambatan pembayaran tagihan, biaya bunga, biaya over limit, dan lain-lain. Pastikan Anda mengetahui besaran presentase setiap biaya yang muncul dalam kartu kredit. Saat ini beberapa penyedia kartu kredit telah menawarkan cicilan bunga 0%, sehingga dapat meringankan cicilan per bulan penggunanya.

    3. Manfaatkan Promo yang Ditawarkan Kartu Kredit

    Berhemat adalah cara menggunakan kartu kredit secara baik dan benar yang ketiga. Berhemat kali ini memiliki artian dapat memanfaatkan promo yang diadakan oleh penyedia kartu kredit. Gunakan promo-promo tersebut agar untuk menekan biaya pengeluaran per bulan Anda. Promo tersebut dapat berupa potongan sekian persen ketika berbelanja di supermarket, makan di restaurant, biaya travel, menginap di hotel, dan dengan merchant lainnya yang sudah bekerja sama dengan penyedia kartu kredit. Atau bisa juga dengan mendapatkan point yang bisa ditukarkan dengan manfaat tertentu.

    4. Membayar Tagihan Kartu Kredit Dengan Tepat Waktu

    Seperti halnya KPR dan kredit kepemilikan mobil, kartu kredit juga memiliki aturan untuk membayar tagihan secara tepat waktu. Jika pengguna terlambat dalam membayar tagihannya, nantinya akan dikenakan biaya denda dan bunga yang membuat tagihan per bulannya semakin besar. Jika pengguna terlambat membayar tagihannya, juga akan memperburuk skor kredit atau SLIK di OJK. Jika calon debitur memiliki riwayat pembayaran yang kurang lancar, akan memengaruhi approval dalam mengajukan pinjaman di Lembaga keuangan lainnya. Maka dari itu, selalu bayar tagihan kartu kredit dengan tepat waktu ya!

    Cara menggunakan kartu kredit dengan bijak

    Menggunakan Kartu Kredit. Source: Unsplash/Mark OFlynn

    5. Membayar Tagihan Kartu Kredit Secara Penuh

    Selain membayar tagihan kartu kredit dengan tepat waktu, cara menggunakan kartu kredit yang benar adalah dengan membayar tagihan secara penuh. Penyedia kartu kredit biasanya memberikan pembayaran minimum sebesar 10% dari total tagihan per bulannya. Namun, hal ini akan memberikan kebiasaan “gali lubang tutup lubang” jika pengguna tidak memiliki perencanaan keuangan yang baik. Membayar tagihan per bulan secara penuh berarti Anda paham dan bertanggung jawab atas segala konsekuensi yang ditimbulkan dari penggunaan kartu kredit.

    6. Hindari Menarik Uang Melalui Kartu Kredit

    Fitur lain yang dapat dimanfaatkan dari kartu kredit yaitu menarik uang seperti halnya penggunaan kartu debit. Namun, penggunaannya memang tidak sepopuler dengan kartu debit. Sejatinya, menarik uang dari kartu kredit adalah sama saja dengan mengambil pinjaman dari bank. Lain halnya, jika pengguna mengambil uang dari kartu debit, karena pengguna mendapatkan uang tersebut dari tabungan yang telah dikumpulkan sejak lama. Fokuskanlah penggunaan kartu kredit untuk sarana memudahkan dalam berbelanja dan menambah asset, bukan menjadi sumber uang cash.

    7. Batasi Kepemilikan Kartu Kredit Maksimal 2 Buah

    Meskipun tidak ada batasan mengenai jumlah maksimal kartu kredit yang dimiliki. Namun, disarankan bagi Anda untuk tidak memiliki dan menggunakan kartu kredit lebih dari 2 buah. Jika Anda tidak dapat mengatur keuangan dengan baik, maka dikhawatirkan akan menambah hutang yang memiliki resiko tidak terbayar. Mengingat juga, biaya-biaya seperti biaya tahunan, biaya bunga juga, dan biaya lainnya akan bertambah seiring dengan jumlah kartu kredit yang dimilikinya. Dengan membatasi kepemilikan kartu kredit secukupnya dan cara menggunakan kartu kredit dengan bijak, tentunya akan mengurangi perilaku konsumtif.

     

    Itulah ketujuh tips mengenai cara menggunakan kartu kredit dengan baik dan benar. Kuncinya adalah terletak pada perencanaan keuangan yang baik dan bagaimana cara Anda mengontrol hasrat untuk berbebelanja. Jika Anda mengelola penggunaan kartu kredit dengan benar, niscaya hidup Anda juga tidak terbebani oleh kapan dan darimana harus membayar hutang dengan tepat waktu.

    Selain mendapatkan pinjaman melalui kartu kredit, Anda juga dapat mendapatkan pinjaman melalui BFI Finance. BFI Finance menyediakan pinjaman untuk keperluan modal usaha, investasi, maupun konsumtif. Anda cukup menjaminkan BPKB Mobil, Motor, atau Sertifikat Rumah, maka Anda akan berkesempatan untuk mendapatkan pinjaman dana dengan bunga yang rendah dan proses approval yang cepat. Anda juga bisa mendapatkan pinjaman mulai dari jutaan hingga ratusan juga rupiah tergantung pada asset yang Anda jaminkan. Yuk, ajukan segera pembiayaan Anda melalui BFI Finance! Informasi dan ketentuan lainnya terkait pengajuan pinjaman melalui BFI Finance dapat diakses pada tautan dibawah ini.

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    BFI Finance, Solusi Segala Kebutuhan Finansial Anda!

  • judi

    Cicilan Tanpa Kartu Kredit? Ini 6 Jenis Pinjaman yang Bisa Anda Pilih


    Saat ini, ada banyak layanan jasa keuangan yang menyediakan pinjaman untuk berbagai keperluan, mulai dari pinjaman modal usaha, pinjaman tambahan modal, pinjaman dan darurat, dan lain sebagainya. Pinjaman tersebut biasanya dikembalikan dalam bentuk cicilan setiap bulan dengan jangka waktu atau tenor tertentu. Apakah pinjaman yang cara pembayarannya dengan cara dicicil selalu berbentuk kartu kredit? Jawabannya tidak. Sebelum membaca informasi mengenai cicilan tanpa kartu kredit, simak informasi ini terlebih dahulu. 

    Pengertian Pinjaman 

    Pinjaman merupakan dana yang disediakan oleh beberapa lembaga pinjaman keuangan (dapat berupa bank atau perusahaan pembiayaan) dengan memberikan bunga pada masa pinjaman atau tenor tertentu yang sudah disepekati antara peminjam/Debitur dan pemberi pinjaman/Kreditur. Tidak semua pinjaman uang atau dana berasal dari bank lho, Sobat BFI! Ada berbagai pinjaman yang bisa Anda pilih sebagai pilihan untuk mencukupi kebutuhan atau mengatasi masalah keuangan berikut ini.

    6 Jenis Cicilan Tanpa Kartu Kredit

    1. Kredit Tanpa Agunan 

    Jenis cicilan tanpa kartu kredit yang pertama yaitu Kredit Tanpa Agunan. Sesuai dengan penamaannya, kredit tanpa agunan adalah pinjaman yang tidak memerlukan jaminan atau agunan saat proses pengajuannya. KTA sendiri adalah produk yang ditawarkan dari bank dengan manfaat untuk modal usaha hingga kebutuhan konsumtif.

    Untuk jenisnya, KTA dibagi menjadi 2 yaitu KTA Reguler dan KTA Payroll. KTA reguler diperuntukan untuk masyarakat umum tanpa harus menjadi nasabah dari bank yang menyediakannya. Sebaliknya, KTA payroll adalah KTA yang dikhususkan untuk karyawan dari suatu perusahaan yang menggunakan sistem payroll atau penggajian dari bank yang bersangkutan. KTA jenis ini memiliki jumlah pencairan yang lebih besar dan cepat karena kreditur/bank percaya jika debitur dapat melunasinya selama masih menjadi karyawan di perusahaan tersebut. 

    Walaupun prosesnya cukup mudah, tidak membutuhkan agunan, biaya administrasi ringan, dan pengajuannya yang fleksibel, saat mengajukan KTA Anda harus memiliki penghasilan dan profesi yang cukup stabil dan perlu memiliki kartu kredit sebelumnya. selain itu, bunga yang ditawarkan relatif besar dan terbatas pada limit pinjaman.  

    2. Pinjaman Online 

    Jenis cicilan tanpa kartu kredit berikutnya adalah pinjaman online. Hampir sama dengan KTA, pinjaman online atau pinjol tidak memerlukan agunan atau jaminan saat proses pengajuan pinjaman. Pinjaman online sendiri disediakan oleh lembaga keuangan yang berbasis internet. Hal ini memudahkan para konsumennya untuk melakukan pinjaman tanpa harus datang atau antre ke lembaga keuangan tersebut. 

    Saat pengajuan pinjaman online, Anda wajib memilih pinjaman online yang legal, yang artinya proses bisnisnya terdaftar dan diawasi oleh OJK. Apabila Anda meminjam uang di pinjaman ilegal, dampak buruk bisa menghantui, mulai dari bunga yang tinggi, denda yang tidak transparan, penagihan tidak sesuai ketentuan dan etika, serta penyalahgunaan data pribadi. 

    3. Paylater 

    Selanjutnya, paylater. Paylater adalah sebuah istilah yang merujuk pada transaksi pembelian suatu barang atau jasa. Paylater yang ada di Indonesia difasilitasi oleh beberapa lembaga jasa keuangan seperti Peer to Peer Lending, lembaga pembiayaan, atau bank. Prinsip yang digunakan dalam jenis cicilan tanpa kartu kredit ini adalah beli barang atau jasa sekarang, bayarnya di bulan selanjutnya. Saat ini, paylater juga memiliki jangka waktu pijaman atau tenor yang beragam, mulai dari 1 bulan hingga 12 bulan. Ada banyak contoh paylater di Indonesia dan kebanyakan tersedia di e-commerce

    4. Kredit Usaha Rakyat 

    Jenis pinjaman selanjutnya adalah Kredit Usaha Rakyat. Pinjaman ini disediakan oleh bank milik pemerintah dengan tujuan memberikan modal usaha kepada pelaku UMKM. Pinjaman ini memiliki limit yang cukup besar. KUR sendiri ada yang menggunakan jaminan ataupun tidak. Namun, tidak semua bank menawarkan KUR tanpa jaminan. Rata-rata KUR menawarkan pinjaman dengan jaminan yang harus diserahkan kepada bank mengingat limit pinjaman yang disediakan bank juga cukup besar. 

    5. Tempat Gadai 

    Jenis pinjaman yang selanjutnya adalah tempat gadai. Sesuai dengan namanya, pinjaman ini mengharuskan para konsumennya menggadaikan aset atau barang yang dimiliki. Tempat gadai sendiri ada yang berasal dari tempat swasta ataupun milik Kementrian BUMN seperti Pegadaian. Keduanya biasanya menerima aset atau barang yang memiliki nilai misalnya perhiasan, alat elektronik, kendaraan, surat berharga, dan alat produksi seperti mesin dan sebagainya. 

    6. Kredit Multiguna 

    Jenis cicilan tanpa kartu kredit yang terakhir adalah kredit multiguna. Saat mengajukan pinjaman ini, Anda perlu menyiapkan aset atau jaminan seperti kendaraan dalam bentuk BPKB dan juga sertifikat kepemilikan rumah. Walaupun memerlukan jaminan, Anda bisa mendapatkan pinjaman dengan limit yang cukup besar dengan tenor atau masa pinjaman yang cukup panjang. 

     

    Cicilan tanpa kartu kredit

    Jenis Cicilan Tanpa Kartu Kredit. Image Source: Unsplash/Jonas Leupe

    Pembayaran Pinjaman 

    Keenam jenis pinjaman di atas dapat menjadi solusi untuk Anda yang sedang membutuhkan dana darurat, modal usaha, pendidikan, sampai kebutuhan konsumtif. Proses pengembalian uangnya dapat dicicil dalam waktu tertentu sesuai kesepakatan. Saat mengajukan pinjaman, Anda dapat melihat estimasi cicilan setiap bulannya sesuai tenor yang dipilih. Semakin panjang tenor, maka semakin sedikit cicilan yang dibayarkan. Namun, selama periode tersebut Anda juga harus membayar bunga dan denda jika terjadi keterlambatan saat membayar angsuran. 

    Itulah informasi mengenai informasi jenis pinjaman dengan pembayaran cicilan tanpa kartu kredit yang bisa Anda coba. 

    Salah satu pinjaman yang dapat dikembalikan melalui cicilan tanpa kartu kredit adalah pinjaman dengan jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah di BFI Finance. Anda bisa mendapatkan pencairan dana tunai namun tetap bisa menggunakan aset yang dijaminkan. Selain itu, ada promo #PastiMerdeka spesial di bulan Agustus ini, Anda bisa mendapatkan total cashback uang tunai hingga Rp 77 juta! Berikut syarat dan ketentuannya : 

    1. Promo berlaku untuk konsumen yang mengajuan pinjaman periode 1 Agustus – 30 September 2022 melalui website BFI Finance di bfi.co.id atau produk.bfi.co.id 
    2. Anda berkesempatan mendapatkan cashback uang tunai jika mengajukan pinjaman jaminan BPKB kendaraan di periode promo dan berhasil pencairan maksimal tanggal 7 Oktober 2022. Sedangkan untuk produk pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah, cashback akan diberikan pada konsumen yang mengajukan pinjaman di periode promo dan berhasil pencairan maksimal tanggal 15 Oktober 2022. 
    3. Promo tidak dapat digabungkan dengan promo lainnya.
    4. Untuk informasi lebih jelas, silakan kunjungi akun media sosial resmi BFI Finance

    Jadi, tunggu apalagi? Yuk, ajukan pinjaman dengan jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah Anda hanya di BFI Finance. Dijamin prosesnya mudah, cepat, dan terpercaya. Informasi dan ketentuan lainnya terkait pengajuan pinjaman melalui BFI Finance dapat diakses pada tautan dibawah ini.

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    #SelaluAdaJalan bersama BFI Finance.

  • judi

    Lengkap! Ini Syarat dan Cara Membuat Kartu Keluarga Terbaru


    Cara membuat kartu keluarga wajib Anda pahami, khususnya bagi para pengantin baru. Sebab, keberadaan kartu keluarga sangat krusial untuk mengurus berbagai dokumen.

    Sayangnya, belum banyak orang yang tahu cara membuat kartu keluarga secara mandiri. Alhasil, banyak orang di luar sana yang lebih memilih jasa calo. Padahal, untuk membuatnya tidaklah sulit. Anda bahkan bisa membuatnya secara online tanpa harus mengantri lama!

    Lalu, bagaimana cara membuat kartu keluarga dan persyaratan apa saja yang harus dipenuhi? Simak selengkapnya di sini!

    Apa Itu Kartu Keluarga?

    Kartu keluarga adalah dokumen resmi yang memuat identitas anggota keluarga yang tinggal di rumah yang sama. Dokumen ini wajib dimiliki untuk mempermudah urusan administrasi yang berkenaan dengan data diri dan sebagai bukti domisili.

    Kartu keluarga dibuat oleh pemerintah setempat dan di dalamnya berisikan data diri seperti; nama, tanggal lahir, dan hubungan keluarga dengan anggota yang tercantum di kartu keluarga.

    Manfaat Kartu Keluarga

    Dengan memiliki kartu keluarga (KK), Anda akan mendapatkan beberapa manfaat yang meliputi:

    • Sebagai tanda pengenal. Kartu keluarga bisa digunakan sebagai tanda pengenal selain KTP.

    • Sebagai syarat administratif. Misalnya mengajukan pinjaman ke perusahaan pembiayaan, menunjukan data diri saat menaiki transportasi publik seperti kereta, perpanjang SIM kendaraan bermotor, syarat gadai BPKB mobil dan motor.

    • Sebagai bukti domisili atau tempat tinggal seseorang.

    • Sebagai bukti hubungan keluarga. Perihal ini dapat dilihat dengan jelas pada KK yang ada.

    • Sebagai salah satu syarat mendapatkan akses ke layanan publik. Misalnya kesehatan dan pendidikan.

    Syarat Membuat Kartu Keluarga

    Sebelum membahas mengenai cara membuat kartu keluarga, ada beberapa dokumen yang harus Anda siapkan sebagai prasyarat dalam pembuatan kartu keluarga. Adapun persyaratan yang ada ditentukan dari tujuan pembuatannya.

    1. Bagi Pasangan yang Baru Menikah

    Cara membuat kartu keluarga untuk pasangan yang baru menikah adalah sebagai berikut.

    • Fotokopi Kartu Keluarga (KK) Masing-Masing Pasangan.

    • Fotokopi e-KTP Orangtua Masing-Masing Pasangan.

    • Fotokopi Surat Nikah Kedua Orangtua Pasangan.

    • Fotokopi Buku Nikah atau Akta Nikah.

    • Fotokopi Akta Kelahiran (Opsional).

    • Surat Pengantar dari RT/RW Setempat.

    2. Untuk Menambah Anggota Keluarga

    Jika Anda memiliki anggota baru dalam keluarga seperti bayi atau mengadopsi anak, Anda dapat menggunakan persyaratan berikut ini.

    • Surat Pengantar dari RT/RW Setempat.

    • Kartu Keluarga yang Lama atau Fotokopi KK Lama yang Telah Dilegalisir.

    • Fotokopi Akta Nikah Orang Tua.

    • Surat Keterangan Kelahiran dari Rumah Sakit.

    3. Untuk Menambah Anggota Keluarga yang Ingin Menumpang KK

    Sedangkan jika ada yang ingin menumpang untuk tinggal di rumah Anda dalam rentan waktu yang lama, persyaratan pembuatan KK sebagai berikut.

    • Surat Pengantar dari RT/RW Setempat.

    • Membawa KK Lama dan KK yang Ditumpangi.

    • Surat Keterangan Pindah Domisili.

    • Surat Keterangan Datang Dari Luar Negeri (Khusus Untuk Masyarakat Indonesia yang Sebelumnya Tinggal di Luar Negeri).

    • Izin Tinggal Tetap, Paspor, Surat Keterangan Catatan Kepolisian, atau Surat Tanda Lapor Diri (Bagi WNA/Warga Negara Asing).

    4. Pengurangan Anggota KK

    Pengurangan anggota pada kartu keluarga dapat dilakukan secara online dengan cara membuat kartu keluarga yang baru dan memenuhi persyaratan berikut.

    • Kartu Keluarga yang Lama.

    • Surat Pengantar dari RT/RW Setempat.

    • Surat Keterangan Kematian (Bagi yang Anggota Keluarga Telah Meninggal Dunia).

    • Surat Keterangan Pindah atau Pindah Datang (Khusus Bagi Pendatang).

    Persyaratan tersebut wajib dilampirkan bila ada keluarga yang meninggal dunia atau ingin memisahkan diri dari kartu keluarga yang sekarang.

    5. Hilang atau Rusak

    Sedangkan bagi Anda yang mengalami musibah seperti kehilangan kartu keluarga atau KK yang ada telah rusak, Anda dapat membuat yang baru dengan menyertakan persyaratan berikut.

    • Surat Keterangan dari RT/RW Tempat Tinggal Anda.

    • Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian Domisili Anda.

    • Membawa Kartu Keluarga yang Rusak (Jika KK yang Lama Rusak).

    • Fotokopi Dokumen Kependudukan atau KTP Salah Satu Anggota Keluarga’.

    • Dokumen Kemigrasian (Khusus Bagi WNA Pendatang).

     

    Baca Juga: Contoh Surat Kuasa Pengambilan BPKB dan Cara Mudah Membuatnya

     

    5 Cara Mudah Membuat Kartu Keluarga

    Ada 5 cara yang bisa Anda pilih untuk membuat kartu keluarga, baik itu secara konvensional maupun online. Diantaranya yaitu membuat KK melalui situs kemendagri, situs disdukcapil, aplikasi alpukat betawi, aplikasi pemuda, dan aplikasi si dnok. Untuk lebih jelasnya, simak caranya di bawah ini.

    Lengkap! Ini Syarat dan Cara Membuat Kartu Keluarga Terbaru

    Image Source: pekanbaru.go.id

    1. Situs Kemendagri

    Membuat kartu keluarga (KK) kini tidak perlu lagi susah-susah mengantri. Anda bisa membuatnya secara online melalui situs resmi kemendagri. Cara membuat kartu keluarga di website tersebut sebagai berikut.

    • Kunjungi situs kemendagri.

    • Buat akun baru.

    • Masukan identitas diri seperti nama, nomor HP, dan alamat email yang aktif.

    • Buat kata sandi yang mudah diingat.

    • Jika sudah, masuk kembali dengan menggunakan nomor HP dan kata sandi.

    • Pada bagian laman yang ada, pilih menu pengurusan dokumen online.

    • Klik isi permohonan pembuatan KK.

    • Unggah semua persyaratan yang diperlukan.

    • KK yang baru akan dikirimkan ke alamat email Anda.

    2. Situs Disdukcapil

    Selain melalui situs kemendagri, Anda juga dapat membuat kartu keluarga melalui situs Disdukcapil daerah Anda. Langkah-langkahnya sebagai berikut.

    • Kunjungi situs Disdukcapil kota Anda.

    • Isi formulir pembuatan KK.

    • Unggah semua dokumen yang diminta.

    • Tunggu sampai proses pembuatan selesai.

    Jika KK sudah selesai, pihak Disdukcapil akan menginformasikan pada Anda melalui SMS atau email.

    3. Aplikasi Alpukat Betawi

    Bagi Anda yang berdomisili di Jakarta, Anda bisa membuat kartu keluarga melalui aplikasi bernama Alpukat Betawi. Selain itu, Anda juga dapat mengaksesnya melalui laman resmi yang ada. Begini cara membuat kartu keluarga melalui Alpukat Betawi.

    • Kunjungi situs resmi Alpukat Betawi atau unduh aplikasinya di Playstore atau App Store.

    • Pilih ‘Tambah Permohonan’.

    • Pastikan tidak ada kekeliruan. Jika sudah lengkap, klik ‘Selanjutnya’.

    • Pilih dokumen persyaratan yang dibutuhkan dan masukan nomor HP Anda.

    • Klik ‘Simpan’.

    • Berikutnya, unggah semua kelengkapan persyaratan yang diminta termasuk surat keterangan KK hilang jika Anda menggantinya dengan yang baru.

    • Pilih ‘Service Point’ dan tanggal pengambilan dokumen.

    • Lanjutkan dengan memilih tanggal permohonan.

    • Klik ‘YA’ jika tidak ada perubahan atau Anda berubah pikiran.

    • Lalu klik gambar printer untuk melihat surat permohonan dan mengunduhnya.

    4. Aplikasi Pemuda

    Khusus untuk warga Bandung, sekarang Anda bisa membuat kartu keluarga dengan lebih mudah. Berikut cara membuat kartu keluarga dengan aplikasi Pemuda (Pemutakhiran Data Kependudukan Mandiri).

    • Unduh aplikasi Pemuda di Playstore atau App Store.

    • Buat akun baru dengan menggunakan identitas Anda.

    • Jika sudah, lakukan login.

    • Pada halaman dashboard pilih jenis dokumen yang Anda butuhkan.

    • Unggah persyaratan yang diminta.

    • Tunggu sebentar sampai Anda menerima notifikasi dari admin Pemuda.

    • Apabila dokumen yang Anda ajukan telah siap, nantinya Anda akan memperoleh sebuah file dengan format PDF yang bisa Anda unduh maupun dicetak.

    5. Aplikasi Si Dnok

    Selain di DKI Jakarta dan Bandung, Anda juga bisa mengajukan permohonan pembuatan KK melalui aplikasi, khususnya bagi Anda yang berdomisili di Semarang. Cara membuat kartu keluarga bisa dengan mudah Anda lakukan di aplikasi Si Dnok.

    • Pilih kategori pengajuan.

    • Isi formulir pengajuan dengan lengkap.

    • Unggah data persyaratan yang diminta.

    • Jika sudah, kirim pengajuan.

    • Admin Si D’Nok akan memproses data yang ada.

    • Jika terjadi pending pada proses tersebut, artinya ada dokumen yang belum lengkap atau tidak sesuai arahan. Apabila hal ini terjadi, silakan untu melakukannya dari awal.

    • Jika tahap pemrosesan data telah selesai, selanjutnya Anda akan mendapatkan notifikasi jika dokumen sudah siap.

    • Ambil dokumen tersebut ke Disdukcapil dengan membawa beberapa dokumen pendukung serti persyaratan pembuatan KK.

     

    Baca Juga: Cara Mudah Membuat Surat Keterangan Domisili Untuk Berbagai Keperluan

     

    Biaya Pembuatan Kartu keluarga

    Bagi Anda yang bertanya-tanya berapa biaya yang dibutuhkan untuk cara membuat kartu keluarga, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya sepeserpun alias GRATIS. Jangan sampai Anda terkecoh bila ada pungutan tertentu atau pungli.

    Berapa Lama Proses Pembuatan Kartu Keluarga?

    Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No. 5 Tahun 2011, pembuatan kartu keluarga membutuhkan waktu 7 hari untuk pasangan yang baru menikah.

    Sedangkan jika Anda mengajukannya secara online, pembuatan kartu keluarga hanya memakan waktu sehari bila tidak ada kendala pada sistem SIAK (Sistem Informasi Administrasi Kependudukan) dan jaringan. Hal tersebut juga berlaku untuk pembuatan KK lainnya kecuali pasangan baru menikah.

    Ciri Kartu Keluarga Keluaran Terbaru

    Layaknya dokumen penting lainnya, kini kartu keluarga memiliki tampilan baru. Adapun ciri-cirinya sebagai berikut.

    • Dicetak di kertas HVS putih ukuran A4 80 gram. Dengan begitu, KK secara resmi tidak lagi dicetak pada kertas khusus.

    • Tanpa tanda tangan basah pejabat Dukcapil.

    • Tanpa cap instansi atau lembaga.

    • Terdapat QR Code yang terhubung dengan situs resmi Dukcapil Kemendagri.

    • Kartu keluarga bisa dicetak sendiri melalui salinan digital yang dikirimkan ke email.

    Sobat BFI, demikian informasi mengenai cara membuat kartu keluarga dengan mudah baik secara konvensional maupun online. Harapannya, semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian.

    Jika Anda membutuhkan pinjaman dana cepat, BFI Finance merupakan pilihan yang tepat!

    Beragam pilihan dan penawaran menguntungkan bisa Anda pilih dengan cara mengakses laman web di bawah ini!

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motorbpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko