• judi

    Murah dan Berkualitas, Kenali Apa Itu Mobil LCGC


    Ada banyak mobil yang gandrungi masyarakat Indonesia. Hal ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa mobil yang ada di pasaran sangat beragam.

    Salah satu di antaranya yaitu mobil LCGC. Bagi Sobat BFI pecinta dunia otomotif, mungkin sudah tidak asing dengan jenis mobil ini.

    Namun, bagi Anda yang masih merasa awam dan sedang mencari mobil yang tepat, artikel kali ini akan sangat membantu Anda dalam memilih mobil idaman. Apa itu mobil LCGC? mari kita kupas selengkapnya di ulasan berikut ini.

    Definisi Mobil LCGC

    Kata LCGC merupakan kepanjangan dari Low Cost Green Car. Maksudnya adalah, mobil jenis ini mengusung tema mobil murah yang ramah lingkungan. Ini juga menjadi faktor pendukung mengapa mobil LCGC ramai diminati masyarakat kita.

    Sebab, mobil dengan harga ekonomis ini mampu menjangkau berbagai lapisan. Salah satunya yaitu bagi masyarakat menengah ke bawah yang ingin memiliki kendaraan pribadi.

    Lalu, apa perbedaannya mobil LCGC dengan mobil biasa?

    Setidaknya ada 4 perbedaan yang paling mencolok antara mobil LCGC dengan mobil lainnya.

    Pertama, mobil jenis ini memiliki desain simple dan minimalis dengan bodi yang lebih ramping. Kedua, sesuai dengan ketetapan pemerintah, mobil ini memiliki mesin dengan kapasitas rendah yang membuatnya ramah lingkungan.

    Ketiga, mobil ini diperuntukan untuk kalangan menengah ke bawah yang menjadikannya harga pasaran mobil ini dapat dijangkau mulai dari Rp100 juta-an. Ke-empat, fitur mobil ini lebih sederhana jika dibandingkan dengan mobil biasa atau konvensional pada umumnya.

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya terkait ketetapan pemerintah terhadap mobil LCGC, khususnya oleh Kementerian Perindustrian. Berikut ini spesifikasi mobil yang masuk dalam kriteria mobil ini.

    • Mesin mobil berkapasitas 980-1200 cc

    • Untuk mobil dengan bahan bakar bensin, bensin yang digunakan harus berjenis RON 92 (Research Octane Number)

    • Konsumsi BBM berada di 20 km/liter untuk mesin dengan bahan bakar bensin

    • Mobil dengan mesin diesel memiliki kapasitas mesin maksimal 1500 cc dan konsumsi BBM sekitar 20 km/liter

    • Untuk mobil dengan bahan bakar diesel, bensin yang digunakan harus berjenis CN 51

    • Memiliki radius belok di angka maksimal 4.6 meter

    • Terdapat penambahan merek dan logo khas Indonesia

    • Harga yang dipasarkan tidak lebih dari Rp95 juta dengan catatan boleh dilakukan penyesuaian harga sebesar 15% untuk tipe otomatis, 10% untuk keamanan, dan harga yang ada bisa disesuaikan dengan inflasi yang ada saat ini

     

    Baca Juga: Jenis Jenis Mobil dan Merk Mobil Terlaris di Indonesia

     

    Kelebihan Mobil LCGC

    Selain harganya yang dibanderol terjangkau dengan konsep ramah lingkungan, mobil LCGC juga memiliki beberapa kelebihan lainnya.

    Apa saja kelebihan yang dimiliki mobil jenis ini?

    1. Bahan Bakar yang Irit

    Kelebihan pertama yang dimiliki mobil jenis ini yaitu bahan bakar mobil yang irit. Hal ini tidak hanya membawa efek positif terhadap lingkungan, tapi juga membawa efek positif yang sama terhadap para pemiliknya. Pengeluaran pun jadi lebih terkontrol dan tetap nyaman berkendara.

    Sebagaimana yang dikutip dari qoala.app, mobil LCGC paling irit mampu menghabiskan 1 liter bahan bakar untuk jarak tempuh setidaknya 20KM. Hal ini bisa dibilang terobosan yang sangat baik jika dibandingkan dengan mobil konvensional lainnya yang membutuhkan bahan bakar lebih banyak dengan jarak tempuh yang sama.

    2. Awet

    Mobil LCGC termasuk mobil yang awet. Durabilitas yang ada pada mobil ini teruji dengan baik. Jadi, meskipun mobil ini murah namun kualitasnya tidak bisa diremehkan.

    Sebagai contoh mobil jenis yang termurah yakni Toyota Agya. Mobil tersebut ditenagai dengan mesin 1200 cc dengan 4 silinder segaris, Dual VVT-I dan 16 katup, DOHC. Sangat mendukung untuk kenyamanan saat Anda berkendara.

    3. Cocok Untuk Pengemudi Pemula

    Lantaran harganya yang terjangkau, yakni dibanderol mulai dari Rp100 juta-an, mobil LCGC sangat cocok digunakan pengemudi pemula.

    Anda bisa memilih transmisi sesuai dengan keinginan Anda. Baik itu manual maupun otomatis.

    4. Bodi Mobil Lebih Compact

    Memiliki mobil dengan bodi compact membawa keuntungan tersendiri. Terlebih, jika Anda lebih sering mengemudi di wilayah yang padat dan akrab dengan kemacetan.

    Anda bisa meminimalisir munculnya baret pada mobil (tag link) dan mampu bergerak lebih gesit.

     

    Baca Juga: Patut Berbangga! Yuk, Kenali Lebih Dalam Jenis Mobil Listrik Buatan Indonesia Ini!

     

    Kelemahan Mobil LCGC

    Meskipun mobil ini sangat compact dan punya sederet keuntungan. Namun, ternyata ada juga lho kelemahan dari mobil ini.

    Apa saja kelemahan mobil LCGC?

    1. Power Mobil Berkapasitas Kecil

    Mobil LCGC umumnya ditenagai dengan mesin 1000 cc atau 1200 cc. Kapasitas mesin tersebut terbilang kecil jika kita bandingkan dengan mobil konvensional jenis lain. Hal ini tentunya berimbas pada power mobil yang dihasilkan relatif sedikit.

    2. Kurang Cocok Digunakan Dalam Kecepatan Tinggi

    Dikarenakan kapasitas mesin yang kecil, power yang dihasilkan pun akan sama kecilnya. Hal ini membuat mobil ini kurang cocok bilamana digunakan dalam kecepatan tinggi. Apabila dipaksa, mobil akan mudah oleng yang mengakibatkan kestabilan saat mengemudi menjadi taruhannya.

    Meskipun begitu, saat ini sudah mulai banyak mobil LCGC yang konon dirancang lebih stabil saat melaju dalam kecepatan tinggi.

    3. Fitur Mobil yang Minim

    Harga yang murah dengan klaim yang menjanjikan tidak serta merta membuat mobil compact yang satu ini lengkap akan fitur penunjang.

    Sebab, mobil jenis ini pada umumnya tidak dilengkapi dengan fitur airbag dan rem ABS.

     

    Baca Juga: Biaya Mutasi Mobil di Tahun 2022 dan Cara Mudah Mengurusnya

     

    Rekomendasi Mobil LCGC Terbaik Untuk Anda

    Tertarik untuk membeli mobil LCGC?

    Rekomendasi mobil LCGC tahun 2022 berikut ini bisa jadi pilihan Anda!

    Mobil LCGC

    Image Source: Carmudi

    1. Daihatsu Ayla

    Mobil Daihatsu sudah sejak lama dikenal sebagai mobil yang merakyat. Sebab, harga jual mobil ini relatif murah dengan kenyamanan mobil yang baik.

    Selain harganya yang terjangkau, mobil ini juga disebut-sebut sebagai mobil LCGC paling irit di kelasnya.

    1 liter bahan bakar untuk Daihatsu Ayla mampu menempuh jarak 14-15 KM untuk berkendara di dalam kota. Sedangkan untuk jalan tol, mobil ini bisa menempuh sampai dengan 20 KM.

    Mobil ini tersedia dalam 2 transmisi yakni otomatis dan manual. Dibanderol mulai dari harga Rp 103 juta untuk tipe mobil termurah dan Rp 161 juta untuk mobil Daihatsu Ayla termahal dengan tipe Daihatsu New Ayla 1.2 R Deluxe AT.

    2. Toyota Agya

    Berikutnya yaitu Toyota Agya. Mobil LCGC yang satu ini banyak dipilih oleh kaum muda mudi lantaran bodinya yang keren cenderung sporty, serta mudah untuk dimanuver.

    Toyota Agya didukung dengan mesin berkapasitas 1200 cc dan bahan bikin irit yang mampu menempuh jarak 15 KM/liter untuk perjalanan di dalam kota dan 20 KM/liter untuk jalan tol.

    Jika Anda tertarik untuk membeli mobil ini, Anda dapat menyiapkan budget mulai dari Rp 144 juta untuk Toyota Agya termurah sampai dengan Rp 170 juta untuk harga termahal dengan tipe Toyota Agya 1.2 G A/T TRD.

    3. Honda Brio Satya

    Bicara soal bahan bakar yang irit, mobil LCGC jenis Honda Brio Satya patut diacungi jempol.

    Pasalnya, mobil ini dapat melaju 16.6km/liter untuk perjalanan di dalam kota dan 22.6 km/liter untuk jalan tol. Cukup fantastis bukan?

    Selain dikenal sebagai mobil LCGC terlaris, mobil ini juga disebut sebagai city car terbaik di kelasnya.

    Tidak hanya itu, mobil ini juga memiliki interior dan eksterior yang terkesan mewah. Dan dilengkapi dengan fitur mobil mulai dari dual front SRS airbag, rem ABS+EBD.

    Ditenagai dengan mesin berteknologi i-VTEC 1.2 L, mobil ini mampu menghasilkan tenaga hingga 90 PS pada 6.000 rpm dan torsi maksimal di 110 Nm pada 4.800 rpm.

    Tak heran jika mobil ini dinobatkan sebagai mobil LCGC terbaik.

    Bicara soal harga, mobil ini dijual mulai dari Rp 151 juta sampai dengan Rp 175 juta dengan tipe Honda Brio E CVT.

     

    Baca Juga: Cara Mudah Bayar Pajak Mobil Online, Tidak Perlu Datang Ke Samsat!

     

    4. Nissan Datsun Go Panca

    Mobil LCGC terkenal karena harganya yang murah serta irit bahan bakar.

    Salah satu merek mobil yang menjadi pionir mobil murah di Indonesia adalah Datsun Go.

    Datsun merupakan merek dagang yang dimiliki Nissan. Fakta ini membuat mobil tersebut memiliki teknologi mesin yang serupa dengan mobil Nissan.

    Tak ayal, jika mobil ini dapat melaju hingga 20 km/liter. Cukup irit untuk menunjang produktivitas Anda sehari-hari.

    Di sisi lain, harga mobil ini juga dipasarkan mulai dari Rp100 juta sampai dengan Rp 104 juta saja. Sangat terjangkau bagi Anda yang mendambakan mobil irit, bagus dengan harga yang relatif murah.

    5. New Daihatsu Sigra

    Mobil LCGC yang satu ini memiliki desain yang sama dengan Calya. Hal ini cukup masuk akal mengingat keduanya berasal dari perusahaan yang sama.

    Daihatsu Sigra menawarkan banyak keuntungan. Mulai dari pilihan mobil yang bervariasi sampai dengan fitur keamanan mumpuni. Seperti sensor parkir, Dual SRS Airbag, serta Side Impact Beam.

    Mobil Daihatsu Sigra dibanderol mulai dari Rp120 juta untuk harga terendah sampai dengan Rp163 juta untuk harga termahal dengan tipe Daihatsu Sigra 1.2 R AT DLX.

    Demikian informasi seputar mobil LCGC. Dapatkan pinjaman dana cepat dengan jaminan BPKB Mobil hanya di BFI Finance.

    Wujudkan impian Anda bersama BFI Finance! Beragam kebutuhan mulai dari modal usaha, biaya pendidikan, sampai dengan gaya hidup, semua bisa kami bantu.

    Informasi lebih lanjut bisa Anda klik melalui tautan berikut.

    Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

     

    Cari informasi menarik lainnya seputar mobil, bisnis, gaya hidup, dan masih banyak lagi? Kunjungi BFI Blog. Artikel terbaru setiap Senin-Jumat.

     

    #SelaluAdaJalan Bersama BFI Finance

  • judi

    Kenali Lebih Dekat Apa Itu Rumah Cluster dan Karakteristiknya


    Ada banyak tipe rumah yang ada di Indonesia. Beberapa rumah yang cukup populer antara lain yaitu rumah cluster, town house, dan residence. Di kesempatan kali ini Tim BFI Finance akan membahas mengenai rumah tipe cluster mulai dari definisi, karakteristik, kelebihan dan kekurangan, sampai dengan perbedaannya dengan rumah townhouse dan residence. Yuk, simak selengkapnya di artikel berikut ini!

    Apa Itu Rumah Cluster?

    Bagi Anda yang belum mengenal apa itu rumah dengan tipe cluster, inilah saat yang tepat untuk mengenal rumah ini lebih dekat.

    Rumah cluster adalah tipe rumah tapak yang dibangun di suatu komplek dan terdiri dari puluhan sampai dengan ratusan unit rumah. Rumah tipe ini umumnya memiliki bentuk dan ukuran yang seragam serta tidak memiliki pagar pada bagian depannya. Antara rumah satu dengan rumah lainnya hanya dipisahkan oleh tembok beton.

    Selain memiliki desain rumah yang mirip, perumahan cluster umumnya dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang cukup lengkap. Mulai dari security, taman, lapangan olahraga, dan lain sebagainya.

    Banyak orang cenderung memilih tipe rumah ini karena memiliki sistem keamanan yang baik dan tertutup. Dengan kata lain, tidak sembarang orang bisa masuk ke area perumahan ini tanpa perizinan dari pihak keamanan. Tak ayal, orang luar yang berkunjung ke area perumahan cluster sering dimintai identitas seperti KTP sebelum diperbolehkan masuk ke dalam.

    Karakteristik Rumah Cluster

    Seperti halnya jenis rumah lain yang ada di Indonesia, rumah cluster memiliki karakteristik tersendiri yang menjadi pembeda dari rumah lainnya. Berikut beberapa karakteristik yang perlu Anda ketahui.

    1. Desain dan Bangunan Rumah yang Sama

    Rumah cluster berada di suatu komplek atau area perumahan dengan bangunan yang seragam. Jika Anda berada di suatu komplek perumahan dengan desain dan bentuk bangunan yang sama maka bisa dipastikan perumahan tersebut masuk dalam kategori rumah cluster.

    2. Memiliki Fasilitas Lengkap yang Digunakan Bersama

    Rumah cluster dilengkapi dengan fasilitas penunjang yang dapat digunakan bersama dengan para penghuni perumahan lainnya. Seperti ruang terbuka hijau, playground atau taman bermain, lapangan olahraga, kolam renang, dan lain sebagainya.

    3. One Gate System

    Tipe rumah yang satu ini memiliki akses yang terbatas, dimana tidak semua orang bisa masuk ke dalamnya tanpa perizinan. Mereka menggunakan one gate system atau sistem satu pintu yang memungkinkan akses keluar masuk berada di pintu yang sama dengan pengawasan 24 jam dan dilengkapi oleh CCTV, sehingga siapa saja yang masuk dapat diketahui oleh pihak keamanan. Tak heran, hunian yang ada di dalamnya termasuk yang paling aman meskipun tidak dilengkapi dengan pagar.

    4. Memiliki Banyak Unit

    Pada sebuah cluster, unit yang ada di dalamnya cukuplah banyak, mulai dari puluhan sampai dengan ratusan. Proses pembangunan rumah yang ada di dalamnya dilakukan secara bertahap (step by step) dari satu cluster ke cluster lainnya.

    5. Tanpa Pagar

    Perumahan tipe ini mengusung tema terbuka dimana pemilik rumah satu dan lainnya dapat berbaur dengan mudah. Tak heran jika rumah cluster tidak dilengkapi dengan pagar pembatas antara rumah satu dengan rumah lainnya. Di samping itu, ketiadaan pagar pembatas ini dapat memudahkan akses keluar masuk bagi pemilik rumah maupun tamu yang datang.

    Para pemilik rumah juga tidak perlu was-was karena sistem keamanan yang ada memungkinkan kendaraan selalu terjaga dengan aman.

     

    Baca Juga: Biaya Bangun Rumah 2 Lantai dan Tips Penting Dalam Membangun Rumah

     

    Kelebihan dan Kekurangan Rumah Cluster

    Dalam hal memilih rumah, tentunya ada beberapa faktor yang menjadi bahan pertimbangan. Umumnya faktor tersebut meliputi kelebihan dan kekurangan. Nah, kira-kira apa saja kelebihan dan kekurangan yang dimiliki rumah cluster?

    rumah cluster

    Ilustrasi Rumah Cluster. Image Source: Pexels/Eziz Charyyev

    Kelebihan Rumah Cluster

    1. Fasilitas Bersama yang Lengkap dan Memadai

    Ada berbagai fasilitas yang dapat mendukung produktivitas dan hiburan bagi para penghuni daerah cluster. Mulai dari taman bermain, tempat olahraga, lapangan tenis, dan masih banyak lagi.

    2. Keamanan Terjamin 24 Jam

    Sistem keamanan rumah cluster dijamin dengan pengawasan 24 jam dan dilengkapi oleh CCTV. Jadi, semua orang yang masuk dan keluar perumahan akan terdata oleh bagian security. Tak heran, walaupun rumah yang ada di dalamnya tidak berpagar, perumahan cluster akan tetap aman. 

    3. Lingkungan yang Nyaman

    Untuk Anda yang memiliki buah hati, lingkungan yang ditempati pastinya menjadi bahan pertimbangan tersendiri. Nah, di perumahan cluster tidak perlu khawatir saat anak Anda bermain di sekitaran rumah. Pasalnya, kendaraan yang berlalu-lalang tidak akan seramai perumahan biasa. Anak pun akan nyaman dan aman saat bermain di luar rumah.

    4. Nilai Investasi yang Tinggi

    Perumahan cluster identik dengan lokasi pembangunan yang strategis. Hal ini memungkinkan para pemilik rumah menjangkau fasilitas umum lebih cepat dan efisien. Misalnya dibangun di dekat jalan besar, stasiun kereta api, mall, dan masih banyak lagi.

    Dengan adanya kemudahan akses pada tempat-tempat tersebut, menjadikan rumah cluster memiliki nilai jual yang tinggi dari tahun ke tahun. Jadi, bilamana Anda ingin berinvestasi di bidang properti, rumah tipe ini cocok untuk Anda jadikan sebagai pilihan. Semakin strategis dan lengkap fasilitas yang ditawarkan, maka semakin tinggi pula nilai investasi yang ada.

    5. Cocok Untuk Anak-Anak

    Rumah cluster memiliki keamanan 24 jam dan umumnya terdapat taman bermain di dalamnya. Poin ini menjadi salah satu alasan mengapa rumah tipe ini cocok untuk dijadikan hunian jangka panjang bagi mereka yang memiliki anak.

    Kekurangan Rumah Cluster

    Kurang adil rasanya jika kita tidak membahas terkait kekurangan yang dimiliki rumah cluster. Meskipun nyaris sempurna, nyatanya ada beberapa kekurangan yang dimiliki rumah ini.

    1. Desain yang Monoton

    Lantaran bangunan yang ada di perumahan ini seragam antara satu dan lainnya, membuat desain yang ada terkesan monoton. Rumah satu dengan yang lainnya tidak memiliki perbedaan yang kentara. Lainnya halnya dengan perumahan biasa yang identik dengan fasad rumah yang beragam.

    2. Perlunya Biaya Tambahan

    Tidak hanya membayar listrik dan air, bagi Anda yang memiliki properti di perumahan cluster, Anda diwajibkan untuk membayar biaya tambahan lainnya. Biaya ini merupakan biaya pemeliharaan lingkungan yang terdiri dari biaya keamanan, pungutan sampah, kebersihan jalan, dan lainnya tergantung dari kebijakan yang berlaku.

    3. Harga yang Tinggi

    Rumah cluster dibangun di tempat yang strategis dan dekat dengan akses publik seperti jalan raya, stasiun kereta api/MRT, mall, jalan tol, dan sebagainya. Adanya kemudahan akses ini membuat nilai jual suatu properti dibanderol dengan harga yang lebih tinggi.

     

    Baca Juga: Fasad Rumah: Pengertian, Fungsi, Jenis Material, dan Contohnya

     

    Perbedaan Rumah Cluster dengan Jenis Rumah Lainnya

    Jika dibandingkan dengan tipe rumah lainnya, inilah beberapa perbedaan yang nampak antara rumah cluster dengan tipe townhouse dan residence.

    Rumah Cluster dengan Townhouse

    Tidak sedikit orang yang mengira jika rumah cluster sama dengan rumah townhall. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup kentara, terlebih dari target pasar antara keduanya, dimana rumah townhouse lebih diperuntukkan bagi kaum elit atau masyarakat menengah ke atas.

    1. Desain Rumah

    Desain rumah cluster sama dengan unit rumah lainnya dan mengusung konsep perumahan hijau terbuka. Sedangkan townhouse umumnya terdiri dari beberapa unit rumah dengan pagar rumah pada bagian depannya.

    Cluster menyusung konsep minimalis karena target pasarnya cenderung semua kalangan. Berbeda dengan townhouse yang diperuntukkan untuk kalangan atas.

    2. Ukuran Rumah

    Rumah tipe cluster memiliki ukuran yang lebih besar jika dibandingkan dengan townhouse. Ini dikarenakan rumah tipe cluster menyediakan lebih banyak ruang terbuka.

    3. Harga Rumah

    Harga per unit rumah cluster dibanderol dengan harga yang mahal karena berlokasi di tempat yang strategis dengan fasilitas yang cukup lengkap. Akan tetapi, harga tersebut tidak semahal dengan rumah jenis townhouse dimana per unitnya dihargai mulai dari miliaran.

    4. Kepemilikan

    Cluster merupakan properti terbatas yang bisa dimiliki siapa saja. Manakala townhouse umumnya dihuni oleh ekspatriat atau kaum elite yang bermukim di Indonesia. Tak heran, rumah berjenis townhouse lebih eksklusif.

    Jumlah rumah townhouse cenderung terbatas, tidak seperti rumah cluster yang terdiri dari banyak unit.

    5. Fasilitas

    Fasilitas yang terdapat pada cluster memang cukup lengkap. Namun, perumahan townhouse menawarkan fasilitas yang lebih lengkap dan memadai karena menyusung konsep eksklusif.

     

    Baca Juga: Tips, Jenis, dan Perhitungan Biaya Renovasi Rumah [Terbaru]

     

    Rumah Cluster dengan Residence

    Berikut ini beberapa perbedaan yang nampak antara rumah cluster dengan rumah residence.

    1. Lokasi

    Rumah cluster berada di daerah yang ramai dan dekat fasilitas publik. Sedangkan residence, umumnya berada di daerah sub-urban atau pinggiran kota besar.

    2. Jumlah Unit

    Rumah cluster memiliki jumlah unit yang lebih banyak bahkan dapat berjumlah ratusan. Sedangkan residence jumlahnya lebih sedikit.

    3. Suasana yang Ditawarkan

    Cluster mengusung tema open space atau ruangan terbuka, ini juga yang menjadikan alasan rumah yang ada di area cluster tidak memiliki pagar pembatas. Manakali area residence atau perumahan umumnya dilengkapi dengan pagar pembatas pada bagian depan rumah dan memiliki fasad rumah yang berbeda-beda.

    4. Fasilitas yang Ada

    Cluster didukung dengan berbagai fasilitas yang dapat menunjang penghuninya. Mulai dari one gate system, playground, lapangan olahraga, dan masih banyak lagi. Lain halnya dengan residence yang jauh lebih sederhana.

    5. Harga Rumah

    Terakhir yakni dari harga rumah yang ditawarkan. Rumah cluster memiliki nilai yang lebih tinggi ketimbang residence. Ini dapat terjadi karena cluster terletak di lokasi yang strategis degan sederet fasilitas penunjang yang lebih lengkap.

    Sobat BFI, itulah tadi bahasan terkait rumah cluster. Apakah Anda tertarik untuk memilikinya? Jika Anda berencana untuk membeli rumah maupun merenovasinya, namun masih kekurangan dana, Anda bisa mengajukan pinjaman dana cepat di BFI Finance!

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motorbpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

  • judi

    Apa Itu Analisis Peluang Usaha? Ini Tujuan dan Metode Analisisnya


    Analisis peluang usaha perlu dilakukan agar usaha Anda nantinya dapat berjalan dengan baik. Ada banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan menganalisis peluang bisnis yang ada. Antara lain yaitu memahami berbagai faktor yang mempengaruhi kesuksesan sebuah usaha, seperti model, risiko, kompetitor, dan lain sebagainya.

    Lantaran fungsinya yang cukup krusial, tidak ada salahnya jika Anda belajar memahami bagaimana analisis peluang usaha dapat dilakukan. Kabar baiknya, Anda dapat menganalisisnya secara mandiri, sehingga budget yang Anda miliki bisa dialokasikan untuk hal lain yang lebih penting.

    1. Apa Itu Analisis Peluang Usaha?

    Analisis peluang usaha adalah sebuah proses mengidentifikasi dan mengevaluasi peluang usaha yang memungkinkan seseorang atau perusahaan mampu mengambil keputusan untuk memulai suatu bisnis ataupun mengembangkannya.

    Secara umum, analisis yang ada mencakup 4 komponen penting berikut ini.

    1.1. Analisis Pasar / Konsumen

    Analisis pasar dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dan minat target konsumen, potensi pertumbuhan pasar yang ada. Misalnya Anda tertarik untuk membuka sebuah usaha yang tengah viral karena permintaan pasar saat ini cukup tinggi sehingga memungkinkan untuk memulai usaha tersebut.

    1.2. Analisis Kompetitor

    Secara garis besar, hampir semua usaha yang ada di dunia ini pasti memiliki kompetitor atau pesaing di industri yang kita pilih. Dengan melakukan analisis peluang usaha melalui pengumpulan data dan strategi yang dilakukan oleh kompetitor, Anda dapat mengetahui kelebihan dan kekurang yang mereka miliki.

    Hal ini dapat menjadi sebuah celah bagi Anda untuk menjadi pemain yang unggul dalam persaingan bisnis. Misalnya Anda berencana untuk membuka usaha catering makanan dimana catering yang ada di daerah Anda belum banyak yang menjalankan sistem pre-order ataupun menjualnya secara online.

    1.3. Analisis Keuangan

    Analisis peluang usaha erat kaitannya dengan analisis keuangan yang ada pada usaha Anda, mulai dari perhitungan modal, memperkirakan laba yang akan diperoleh, biaya operasional, biaya promosi, dan lain sebagainya.

    1.4. Analisis Risiko Bisnis

    Risiko bisnis menjadi sebuah tantangan yang pasti akan dihadapi oleh para pebisnis. Dengan melakukan analisis peluang usaha dengan baik Anda dapat meminimalisir berbagai risiko yang mungkin muncul di masa depan dan bilamana ada kejadian tidak terprediksi Anda akan lebih siap untuk menghadapinya.

    2. Tujuan Analisis Peluang Usaha

    Melansir dari berbagai sumber yang ada, analisis peluang usaha memiliki beberapa tujuan yang sangat penting demi keberlangsungan suatu bisnis. Diantaranya sebagai berikut ini.

    2.1. Mengidentifikasi Risiko yang Mungkin Terjadi

    Dengan membuat analisis peluang usaha, Anda dapat mengidentifikasikan berbagai risiko yang sangat mungkin terjadi kapan saja, sehingga Anda bisa lebih siap untuk menghadapinya dengan kepala dingin.

    Beberapa contoh risiko yang ada seperti persaingan yang ketat atau perubahan tren pasar. Dengan membuat sebuah analisa, Anda dapat mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi atau menghindari risiko tersebut.

    2.2. Mengidentifikasi Pasar yang Potensial

    Dengan melakukan analisis peluang usaha, Anda akan lebih mudah untuk mengidentifikasi pasar yang potensial dan mengetahui kebutuhan serta minat konsumen.

    2.3. Mengenali Kompetitor

    Setiap bisnis yang ada umumnya memiliki kompetitor di bidang yang serupa. Lewat analisis ini nantinya Anda akan lebih mudah mengenali kompetitor yang Anda miliki, mulai dari variasi produk yang dimiliki, harga yang ditawarkan, strategi pemasaran, sampai dengan unique selling point

     

    Baca Juga: Strategi Pemasaran Produk : Alasan dan Hal yang Perlu Dipertimbangkan

     

    2.4. Menemukan Celah Bisnis yang Belum Terisi

    Analisis peluang usaha memungkinkan Anda untuk menemukan celah bisnis yang belum terisi atau hanya memiliki pesaing yang sedikit, sehingga Anda bisa memanfaatkan peluang yang ada untuk mengembangkan bisnis Anda.

    2.5. Menentukan Strategi Pemasaran

    Melakukan analisis peluang usaha dapat membantu Anda untuk membuat strategi pemasaran yang tepat dan sesuai dengan target pasar. Dalam membuat strategi pemasaran Anda dapat menerapkan prinsip SMART (Specific, Measurable, Actionable, Relevant, dan Time-bound). Penjelasan detailnya sebagai berikut ini.

    • Specific: Target pemasaran harus ditetapkan secara jelas dan spesifik pada 1 tujuan.

    • Measurable: Target dapat diukur dengan parameter tertentu.

    • Actionable / Achievable: Target yang ada harus bersifat realistis dan memungkinkan untuk dilakukan oleh sumber daya yang ada. 

    • Relevant: Target disesuaikan dengan visi dan misi bisnis Anda.

    • Time-bound: Terdapat tenggat waktu yang jelas dan dapat ditentukan dari strategi sampai dengan pencapaian.

    2.6. Mengevaluasi Produk dan Jasa yang Ditawarkan

    Analisis peluang usaha tidak hanya dilakukan saat Anda hendak memulai sebuah bisnis, akan tetapi pada saat produk atau jasa yang Anda miliki sudah masuk ke pasar. 

    Dengan melakukan analisa, Anda berkesempatan untuk mengetahui respon masyarakat terhadap produk atau jasa yang Anda miliki, sehingga Anda bisa terus mengembangkan produk Anda lebih baik lagi dan diterima dengan hangat oleh para konsumen.

    3. Metode Analisis Peluang Usaha

    Tertarik untuk membuat analisis peluang usaha? Metode analisis berikut ini dapat Anda pilih untuk mempermudah dalam proses analisa dan membuat kesimpulan yang tepat.

    analisis peluang usaha

    Image Source: Pexels/fauxels

    3.1. Analisa SWOT

    Metode pertama yang lazim digunakan untuk membuat analisis peluang usaha adalah analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threat)

    Metode ini memungkinkan Anda untuk untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam suatu bisnis. Singkatnya, analisa SWOT dapat membantu Anda untuk memahami posisi bisnis yang tengah berjalan dan menemukan cara untuk memanfaatkan peluang serta mengatasi ancaman.

    3.2. Menentukan Target Pasar / Konsumen

    Konsumen adalah salah satu bagian paling berpengaruh dalam keberlangsungan bisnis Anda. inilah mengapa Anda perlu menargetkan konsumen yang sesuai dengan bisnis Anda.

    Tips Menentukan Target Konsumen

    • Pilih segmentasi pasar yang besar

    • Pertimbangkan untuk memilih target pasar dengan persaingan yang relatif kecil

    • Pilih target pasar yang mudah untuk dijangkau

    • Pilih jenis konsumen dengan kebutuhan yang sesuai dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan

    • Pilih konsumen yang sesuai dengan harga produk yang Anda tawarkan

    • Pertimbangkan hal lainnya yang masih berkaitan dengan beberapa poin di atas

    3.3. Mengidentifikasi Kompetitor (5 Porter)

    Metode analisis peluang usaha yang kelima adalah 5 porter’s five forces (lima hal sebelum bersaing) atau yang kerap kali disebut dengan 5 porter.

    Metode analisis Porter’s Five Forces digunakan untuk mengevaluasi tingkat persaingan dalam suatu pasar. Analisis ini melihat lima faktor utama yang mempengaruhi persaingan di pasar yakni:

    • Ancaman Pendatang Baru (Threat of New Entrants)

    • Ancaman Produk atau Jasa Pengganti (Threat of Substitutes)

    • Kekuatan Tawar Menawar Pembeli (Bargaining Power of Buyers)

    • Kekuatan Tawar Menawar Pemasok (Bargaining Power of Suppliers)

    • Persaingan dalam Industri Sejenis (Rivalry of Competitors)

    3.4. Analisa Strategi Pemasaran dengan 4P

    Analisis strategi pemasaran 4P adalah sebuah metode yang seringkali digunakan untuk merancang dan mengimplementasikan strategi pemasaran yang efektif.

    Konsep 4P terdiri dari empat elemen dasar pemasaran seperti yang diuraikan di bawah ini.

    • Produk (Product): Merupakan barang atau jasa yang akan dipasarkan. Elemen produk meliputi desain produk, kualitas, fitur, merek, dan kemasan. Dalam analisis strategi pemasaran 4P, produk harus disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pasar.

    • Harga (Price): Harga adalah jumlah uang yang harus dibayar pelanggan untuk membeli produk atau jasa. Dalam analisis strategi pemasaran 4P, harga harus disesuaikan dengan nilai produk, permintaan pasar, dan strategi pesaing.

    • Promosi (Promotion): Promosi adalah kegiatan untuk memperkenalkan produk atau jasa kepada pasar. Elemen promosi meliputi iklan, promosi penjualan, hubungan masyarakat, dan penjualan langsung. Dalam analisis strategi pemasaran 4P, promosi harus dirancang untuk mencapai target pasar yang tepat dan menciptakan kesadaran merek yang kuat.

    • Tempat (Place): Tempat atau distribusi adalah cara produk atau jasa sampai ke pelanggan. Elemen tempat meliputi saluran distribusi, lokasi toko, dan sistem pengiriman. Dalam analisis strategi pemasaran 4P, tempat harus dipilih dengan cermat untuk mencapai pasar yang tepat dan memaksimalkan keuntungan.

    3.5. Analisis PESTLE

    Metode analisis peluang usaha berikutnya yakni analisi PESTLE (Political, Economic, Social, Technological, Legal, Environmental) digunakan untuk mengevaluasi faktor-faktor eksternal yang dapat berpengaruh terhadap suatu bisnis.

    Beberapa faktor-faktor ada pada analisis ini diantaranya yaitu perubahan politik, ekonomi, sosial, teknologi, hukum, dan lingkungan yang dapat mempengaruhi bisnis dan membantu seseorang atau perusahaan dalam mengantisipasi perubahan serta menemukan peluang baru.

    3.6. Evaluasi

    Metode terakhir sekaligus menjadi metode analisis peluang usaha yang tidak boleh Anda lewatkan adalah melakukan evaluasi secara berkala. Tanpa adanya evaluasi akan sulit bagi Anda untuk memiliki bisnis yang sustainable dan mampu bertahan dalam segala kondisi. Pastikan juga untuk selalu up to date terkait tren terkini agar bisnis Anda tidak sepi peminat.

    Manfaatkan peluang usaha yang ada, dapatkan pinjaman modal cepat dengan pinjaman jaminan BPKB motor! Proses mudah dan aman, dapatkan pinjaman hingga 85% dari nilai aset yang dijaminkan jika persyaratan lengkap.

    Temukan informasi pinjaman lainnya di tautan berikut.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Dapatkan dana pencairan hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 4 tahun.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Dapatkan pinjaman dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 24 bulan.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% per bulan dan tenor panjang hingga 7 tahun.

  • judi

    Apa Itu Manajemen Waktu dan Hal Penting Lainnya


    Waktu adalah sesuatu yang sangat berharga, terbatas, dan karenanya waktu tidak dapat diperbaharui. Maka dari itu manajemen waktu sangatlah penting untuk meningkatkan produktivitas, mencapai tujuan, meningkatkan kualitas hidup, sampai dengan mengurangi stres akibat manajemen waktu yang buruk.

    Sobat BFI, sudahkah Anda tahu bagaimana cara mengatur waktu yang baik? Mari kita bahas selengkapnya di uraian berikut ini.

    1. Pengertian Manajemen Waktu

    Manajemen waktu adalah sebuah keterampilan dalam mengelola dan merencanakan penggunaan waktu secara efektif dan efisien. 

    Kita tentu tahu jika semua orang di muka bumi ini memiliki jumlah waktu yang sama. Namun, tidak semua orang dapat memanfaatkannya dengan baik akibat satu atau dua hal lainnya.

    Secara umum, manajemen waktu sangat berguna untuk memudahkan Anda dalam menentukan skala prioritas di tengah berbagai kesibukan dan tujuan yang ingin dicapai.

    1.1. Pengertian Manajemen Waktu Menurut Para Ahli

    1. James T. McCay

    “Manajemen waktu adalah suatu usaha untuk mengorganisir dan menggunakan waktu yang tersedia secara efektif, sehingga dapat mencapai tujuan yang diinginkan dengan sedikit atau tanpa kegiatan yang berlebihan.”

    2. Peter F. Drucker

    “Manajemen waktu adalah seni dan keterampilan mengelola waktu yang dapat dipelajari dan ditingkatkan. Manajemen waktu melibatkan pengelolaan aktivitas, prioritas, dan tujuan dengan cara yang efektif dan efisien.”

    3. Stephen Covey

    “Manajemen waktu bukanlah tentang bagaimana kita memanipulasi waktu, tetapi tentang bagaimana kita memanipulasi diri kita sendiri dalam menghadapi tugas dan prioritas.”

    4. Brian Tracy

    “Manajemen waktu adalah kemampuan untuk menentukan tugas-tugas yang paling penting dan kemudian mengorganisir waktu dan sumber daya secara efektif untuk menyelesaikan tugas-tugas tersebut.”

    5. M. K. Saleem

    “Manajemen waktu adalah kemampuan untuk menggunakan waktu yang tersedia secara efektif dan efisien dalam mengelola kegiatan dan tugas-tugas yang penting bagi pencapaian tujuan.”

    Dari pengertian para ahli di atas dapat disimpulkan jika manajemen waktu adalah sebuah seni mengelola waktu secara efektif untuk mencapai keseimbangan dalam hidup yang mana akan membantu kita untuk mencapai berbagai tujuan yang ingin dicapai.

    2. Karakteristik Waktu

    Dilansir dari simplicable.com, waktu memiliki beberapa karakteristik unik seperti berikut ini.

    2.1. Absolute (Mutlak)

    Waktu mutlak merupakan salah satu gagasan yang menegaskan jika waktu yang ada di seluruh alam semesta bersifat konstan bagi seluruh pengamat. Hal ini sesuai dengan sistem fisika yang dikemukakan oleh ilmuwan bernama Sir Isaac Newton yang kemudian dikenal dengan hukum newton.

    2.2. Irreversible (Tidak Pernah Kembali / Terulang)

    Irreversible atau irreversibilitas merupakan karakteristik waktu berikutnya dimana waktu bergerak ke depan dan tidak bisa kembali ke masa lalu. Dengan kata lain kita tidak dapat mengulang kembali waktu yang telah berlalu.

    2.3. Required (Dibutuhkan)

    Waktu adalah sesuatu yang dibutuhkan atau dapat dimaknai sebagai salah satu persyaratan penting agar suatu hal bisa terjadi. Tanpa adanya waktu, mustahil sesuatu dapat terjadi secara sekejap, semuanya membutuhkan waktu dan tidak terjadi begitu saja.

    2.4. Measurable (Dapat Dihitung / Diukur)

    Waktu memiliki sifat measurable yang artinya dapat dihitung dengan satuan detik, sebagaimana waktu kerap kali dijadikan acuan dalam banyak kegiatan sehari-hari.

    2.5. Involuntary (Tidak Disengaja)

    Waktu berjalan tanpa disengaja dan akan terus bergulir meskipun kita ingin waktu tersebut dapat berhenti ataupun kembali.

    infografis manajemen waktu

    Infografis Manajemen Waktu | Source: Aset Digital BFI Finance

    3. Manfaat Manajemen Waktu yang Baik

    Kepiawaian seseorang dalam manajemen waktu yang efektif dan efisien dapat mendatangkan banyak manfaat, baik itu secara pribadi maupun profesional. Manfaat yang didapat dari manajemen waktu yang baik adalah sebagai berikut.

    3.1. Menjadikan Seseorang Lebih Rapi dan Teratur

    Dengan menggunakan waktu yang ada sebaik mungkin, segala kegiatan yang Anda lakukan dapat lebih rapi dan teratur.

    3.2. Meningkatkan Produktivitas

    Dengan manajemen waktu yang baik, Anda dapat memaksimalkan waktu yang ada untuk menyelesaikan tugas-tugas penting dan mendesak. Hal ini tentunya akan berpengaruh pada produktivitas dalam bekerja dan menyelesaikan kegiatan sehari-hari.

    3.3. Meningkatkan Disiplinitas

    Manajemen waktu mengajarkan Anda untuk memprioritaskan tugas yang harus Anda selesaikan sesuai dengan tingkat urgensinya. Dengan begitu, Anda akan lebih disiplin dalam menghargai waktu.

    3.4. Mengurangi Stress dan Cemas

    Manajemen waktu yang baik dapat membantu Anda untuk menghindari pemborosan waktu dan menyelesaikan tugas dengan cara yang lebih teratur dan tertata, mengurangi stres.

    3.5. Membangun Citra Positif

    Manajemen waktu yang baik juga dapat meningkatkan reputasi seseorang di tempat kerja dan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menyelesaikan tugas dengan tepat waktu dan efektif, seseorang dapat memperoleh reputasi yang baik sebagai orang yang dapat diandalkan dan berkualitas tinggi.

    4. Dampak Manajemen Waktu yang Buruk

    Manajemen waktu yang buruk dapat berdampak buruk pada kehidupan kita. Berikut ini dampak yang paling umum ditemui saat seseorang tidak dapat mengelola waktunya dengan baik.

    4.1. Penundaan Aktivitas

    Orang yang tidak pandai dalam mengatur waktu cenderung senang menunda-nunda berbagai aktivitas yang perlu diselesaikan. Alhasil, banyak tugas atau kegiatan yang tidak diselesaikan dengan baik.

    4.2. Kurangnya Jam Tidur

    Manajemen waktu yang buruk dapat berdampak pada kurangnya jam tidur yang Anda miliki. Pasalnya, ketika ada kegiatan atau tugas yang tidak selesai di waktu yang telah ditentukan, hal tersebut akan berefek pada pengurangan jam tidur yang Anda miliki.

    4.3. Tidak Tepat Waktu

    Sering mengundur-undur waktu dan menunda berbagai hal penting membuat Anda tidak tepat waktu dalam mengerjakan berbagai hal. Alhasil, pekerjaan yang seharusnya bisa selesai dalam waktu 30 menit justru berubah menjadi 50 menit sampai dengan satu jam.

    4.4. Tergesa-Gesa

    Seringkali merasa tergesa-gesa akibat mengerjakan segala sesuatunya mepet waktu atau mepet deadline? Bisa jadi manajemen waktu yang ada tidak dimanage dengan baik.

    4.5. Kurang Terorganisir

    Lalai dalam mengatur waktu dapat merugikan Anda khususnya dalam urusan keteraturan. Berbagai hal yang Anda jalani menjadi kurang terorganisir dan terkesan tidak rapi. Ini bisa terjadi karena waktu yang ada banyak tertunda untuk melakukan kegiatan lain yang kurang bermanfaat.

    4.6. Mood

    Tahukah Anda jika salah satu penyebab mood berubah menjadi kurang baik dapat terjadi dikarenakan manajemen waktu yang kurang baik? Itulah sebabnya mereka yang mampu mengatur waktunya sedemikian rupa cenderung memiliki mood yang lebih stabil dan siap menghadapi hari-hari dengan lebih semangat.

    5. 6 Tips Manajemen Waktu yang Baik

    Manajemen waktu yang baik dan efektif bisa diraih dengan cara membiasakan diri untuk disiplin dalam menyusun dan mengerjakan sesuatu. Berikut ini tips manajemen waktu yang bisa Anda praktekan sendiri.

    manajemen waktu

    Image Source: Pexels/Andrea Piacquadio

    5.1. Susun Rencana

    Tips mengatur waktu yang pertama adalah menyusun rencana. Susunan yang ada ini akan sangat membantu Anda dalam mengatur timeline kegiatan yang perlu diprioritaskan sekaligus menjadi list tujuan-tujuan yang perlu dicapai dalam jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

    5.2. Buat Skala Prioritas

    Setelah Anda menuliskan apa saja yang menjadi acuan Anda, selanjutnya buatlah skala prioritas dari masing-masing rencana yang ada. Kelompokan rencana tersebut sesuai dengan target penyelesaiannya lalu atur kapan sebaiknya untuk diselesaikan.

    5.3. Motivasi Diri Sendiri

    Ada kalanya kita merasa tidak percaya diri dengan berbagai rencana yang telah disusun sedemikian rupa atau bisa jadi di tengah jalan menjadi kurang bersemangat.

    Apa yang Anda rasakan tersebut tidaklah salah dan merupakan sesuatu yang normal dialami oleh semua orang. Namun, Anda bisa meminimalisir hal tersebut dengan memotivasi diri sendiri agar skala prioritas yang Anda buat bisa tercapai sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

    Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk memotivasi diri sendiri adalah dengan rutin berolahraga, melakukan meditasi, makan-makanan sehat dan kaya akan gizi, serta menyempatkan waktu untuk melakukan hobi atau apapun yang Anda sukai.

    Anda juga bisa berbicara dengan orang terdekat dan meminta dukungan dari mereka. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang membawa energi positif serta mendukung Anda untuk jadi pribadi yang lebih baik.

    5.4. Manfaatkan Tools Manajemen Waktu

    Saat ini sudah banyak sekali tools manajemen waktu yang bisa Anda unduh secara gratis dan membantu Anda dalam mengatur berbagai kegiatan sehari-hari. Manfaatkan tools tersebut sebaik mungkin agar Anda tetap berada di jalur yang sesuai.

    5.5. Kuasai Manajemen Stres

    Selain motivasi dari dalam sendiri serta dukungan orang yang Anda sayangi, stres menjadi salah satu faktor pemicu terganggunya berbagai rencana yang Anda buat. Oleh karenanya, untuk mempermudah Anda dalam mencapai tujuan utama pastikan Anda menguasai manajemen stres yang baik.

    Jika Anda masih merasa kesulitan dalam mengelola stres yang ada, jangan sungkan untuk berkonsultasi dengan ahlinya agar kualitas hidup Anda menjadi lebih baik.

     

    Baca Juga: Metode Konmari: Seni Beres-Beres Yang Baik Untuk Kesehatan Mental

     

    5.6. Lakukan Evaluasi Secara Berkala

    Tips mengelola waktu yang penting berikutnya adalah rutin melakukan evaluasi dari waktu ke waktu. Dengan mengevaluasi cara Anda mengerjakan berbagai tugas dan membagi waktu yang ada, Anda dapat melihat secara lebih dekat bagian mana yang sekiranya penting untuk Anda perbaiki sembari mengatur strategi kedepannya untuk efisiensi waktu.

    Jangan sampai kehilangan kesempatan yang ada, manfaatkan pinjaman dana cepat cair dengan pencairan hingga 85% dari nilai aset yang dijaminkan hanya di BFI Finance! Solusi tepat untuk wujudkan impian Anda.

    Temukan promo menarik dan informasi lebih lanjut terkait pembiayaan di tautan berikut ini.

    Jaminan BPKB Mobil

    Dapatkan dana pencairan hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 4 tahun.

    Jaminan BPKB Motor

    Dapatkan pinjaman dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 24 bulan.

    Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% per bulan dan tenor panjang hingga 7 tahun.

    Temukan artikel inspiratif lainnya hanya di BFl Blog. Artikel terbaru setiap Senin-Jumat!

  • judi

    Apa Itu Testimoni: Definisi, Fungsi, dan Cara Mendapatkannya


    Pernahkah Anda mendengar kata ‘testimoni’? Kata tersebut kiranya sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan dari kita. Kata ini kerap kali kita jumpai sehari-hari di berbagai tempat, mulai dari kemasan produk, iklan di media massa, sampai dengan postingan di media sosial.

    Namun, apa itu testimoni sebenarnya dan mengapa testimoni memiliki peranan yang penting untuk keberlangsungan suatu bisnis? Agar tidak salah kaprah dalam mengartikan kata ini, mari kita bahas selengkapnya di artikel yang satu ini.

    1. Definisi Testimoni

    Apa itu testimoni? Testimoni adalah sebuah ulasan atau pernyataan yang diberikan oleh seseorang atau sebuah kelompok terkait pandangan mereka terhadap suatu produk, layanan, dan lain sebagainya.

    Pernyataan yang diberikan dapat berupa respon positif maupun negatif, tergantung dari kesan yang diterima oleh orang yang memberikan testimoni. Pada dasarnya, kehadiran testimoni dapat menguntungkan banyak pihak.

    Melalui testimoni penjual akan terbantu untuk memasarkan produknya secara gratis dari testimoni positif yang diberikan oleh para pelanggan. Testimoni positif mampu membuat orang lain tertarik untuk membeli produk yang dijual serta dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas produk, pelayanan, maupun reputasi.

    Di sisi lain, adanya testimoni juga turut membantu calon pembeli untuk menentukan pilihan terhadap suatu produk. Dengan begitu mereka dapat menghindari produk atau layanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan mereka.

    Testimoni dapat diberikan secara tertulis maupun lisan dan diberikan secara langsung ataupun diminta. Secara garis besar, testimoni adalah informasi yang bersifat objektif dari seseorang atau kelompok yang membagikan pengalamannya terkait produk atau layanan secara langsung.

    2. Jenis-Jenis Testimoni

    Setelah Anda mengetahui apa itu testimoni, selanjutnya mari kita bahas apa saja jenis-jenis testimoni yang ada.

    2.1. Testimoni Berupa Tulisan

    Jenis testimoni yang pertama adalah testimoni berupa tulisan. Testimoni yang satu ini cukup populer dan dinilai efektif untuk menarik perhatian publik.

    Pasalnya, testimoni yang satu ini ditulis langsung oleh mereka yang memiliki pengalaman terhadap suatu produk atau jasa. Para pelaku bisnis juga seringkali mengutip testimoni seperti ini sebagai salah satu strategi pemasaran.

    Testimoni ini dapat dengan mudah kita temui di situs web, kemasan produk, brosur, sosial media, laman toko online, dan lain-lain.

    2.2. Testimoni Berupa Video

    Kedua yakni testimoni berupa video. Sesuai dengan namanya, testimoni yang satu ini dibuat dalam bentuk video dimana seseorang menceritakan pengalamannya terhadap suatu produk atau jasa.

    Testimoni dalam bentuk video lazim ditemui di situs website brand, sosial media, maupun laman toko online di e commerce.

    3.3. Testimoni Influencer

    Jika sebelumnya kita membahas 2 jenis testimoni pelanggan dengan format tulisan dan video, selanjutnya mari kita bahas terkait testimoni influencer.

    Apa itu testimoni influencer? Testimoni yang satu ini dibuat langsung oleh influencer atau mereka yang memiliki pengaruh besar terhadap suatu audiens atas dasar kesepakatan yang dibuat di awal atau istilah lainnya Endorse.

    Jenis testimoni yang satu ini seringkali dipilih oleh para penjual atau brand untuk menaikan brand awareness, meraih simpati publik, dan mendongkrak penjualan.

     

    Baca Juga: Branding Adalah: Pengertian, Jenis, dan Tips Melakukannya

     

    3.4. Testimoni Pelanggan

    Testimoni jenis ini diberikan langsung oleh para pelanggan yang telah menggunakan suatu produk atau layanan tertentu. Testimoni pelanggan dapat kita temui di ulasan produk online maupun dari survei kepuasan pelanggan.

    3.5. Testimoni Ahli

    Testimoni ahli adalah ulasan yang diberikan oleh ahli di bidang terkait mengenai suatu produk atau layanan tertentu. Kehadiran testimoni ini mampu memberikan kredibilitas tambahan pada produk atau jasa, sehingga calon pembeli lebih yakin untuk memilih produk tersebut.

    3.6. Testimoni Media

    Terakhir, testimoni media yang diberikan langsung oleh media seperti majalah, surat kabar, atau situs web yang telah meninjau suatu produk atau layanan. Adanya testimoni media dapat memberikan pengaruh besar terhadap masyarakat karena media memiliki jangkauan audiens yang luas.

     

    Baca Juga: 23 Peluang Bisnis Paling Menjanjikan di Tahun 2023

     

    4. Fungsi Testimoni

    Testimoni adalah ulasan pelanggan yang dapat membawa dampak signifikan bagi penjual ataupun brand. Berikut ini beberapa fungsi dari adanya testimoni yang perlu Anda ketahui.

    Apa Itu Testimoni

    Image Source: Unsplash/abillion

    4.1. Meningkatkan Kepercayaan Calon Pembeli

    Testimoni dapat membantu meningkatkan kepercayaan calon pembeli terhadap produk atau layanan yang ditawarkan oleh penjual atau brand. Testimoni positif yang diterima dari pelanggan sebelumnya dapat membantu meyakinkan calon pembeli bahwa produk atau layanan tersebut terpercaya dan memiliki kualitas yang baik.

    4.2. Meningkatkan Penjualan

    Jika dikaitkan dengan pertanyaan apa itu testimoni sebenarnya, testimoni sendiri merupakan salah satu alat pemasaran yang sangat efektif. Pasalnya, testimoni yang positif dapat menarik perhatian calon pembeli dan mendorong mereka untuk membeli produk atau layanan yang ada.

    4.3. Meningkatkan Reputasi

    Sudah jadi rahasia umum jika testimoni yang positif mampu menaikan citra suatu produk maupun brand di masyarakat luas. Ketika suatu brand memiliki banyak testimoni positif dari pembeli sebelumnya, hal ini tentunya dapat membantu membangun kepercayaan masyarakat sekaligus menjadi media promosi secara gratis.

    4.4. Membantu Calon Pembeli Memahami Lebih Baik Tentang Produk atau Jasa

    Melalui testimoni calon pembeli dapat terbantu untuk memahami suatu produk atau jasa lebih baik lagi, sehingga mereka mampu membuat keputusan yang tepat. Testimoni juga dapat membantu brand atau penjual untuk memperbaiki kualitas produk dan layanan yang diberikan.

    4.5. Membantu Penjual Untuk Mengevaluasi Produk yang Ada

    Testimoni berisikan ulasan atau komentar yang bersifat pribadi dari para pembeli terkait produk maupun pelayanan yang Anda berikan.

    Setiap ulasan yang masuk dapat Anda jadikan sebagai bahan evaluasi untuk memahami apa yang disukai atau tidak disukai oleh para pembelo. Dengan begitu, Anda dapat meningkatkan kualitas produk dan jasa yang ditawarkan, sehingga mampu mendongkrak penjualan yang ada.

    4.6. Meningkatkan Kepuasan Pelanggan

    Testimoni yang positif dapat membantu meningkatkan kepuasan pelanggan. Ketika pelanggan merasa puas dengan produk atau layanan yang mereka beli, mereka cenderung memberikan testimoni positif, yang dapat membantu perusahaan mempertahankan pelanggan yang ada dan menarik pelanggan.

    4.7. Mengurangi Biaya Pemasaran

    Testimoni dari pelanggan dapat membantu mengurangi biaya pemasaran. Testimoni ini dapat berfungsi sebagai promosi gratis karena testimoni tersebut dapat dibagikan melalui media sosial atau website, yang dapat mencapai audiens yang lebih luas tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan.

     

    Baca Juga: Wajib Coba, Ini dia 10 Ide Usaha Online Modal Kecil Untung Berlipat!

     

    5. Cara Mengumpulkan Testimoni

    Sejauh ini mungkin sudah terbayang oleh Anda apa itu testimoni serta manfaatnya. Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah mengetahui cara mengumpulkan testimoni yang tepat. Begini caranya.

    5.1. Melalui Ulasan Online

    Cara pertama yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan testimoni yaitu dengan meminta pelanggan Anda untuk menuliskannya secara sukarela di sosial media maupun di search engine seperti Google atau situs web Anda.

    5.2. Kolom Review di Marketplace

    Kolom review yang ada pada marketplace sangat berguna untuk mendapatkan berbagai testimoni dari para pelanggan. Setiap testimoni yang terkumpul dapat Anda pilah lalu digunakan untuk kebutuhan promosi agar lebih banyak pelanggan yang tertarik untuk membeli produk Anda.

    5.3. Formulir Online

    Cara ketiga yakni dengan memberikan formulir online kepada mereka yang sudah membeli produk dan jasa Anda. Dengan memberikan formulir, Anda dapat mendengar langsung testimoni para pelanggan terhadap produk Anda.

    5.4. Permintaan Langsung

    Testimoni sangat memungkinkan untuk Anda dapatkan saat Anda memintanya secara langsung kepada pembeli atau pengguna jasa Anda. Misalnya dengan meminta langsung melalui email, telepon, maupun sosial media. Selain testimoni, Anda juga dapat menanyakan feedback terkait produk atau jasa untuk kedepannya dapat dilakukan perbaikan yang mampu memuaskan banyak pelanggan.

    Penting untuk diingat bahwa ketika meminta testimoni dari pelanggan, pastikan untuk memberikan arahan yang jelas tentang jenis testimoni yang diinginkan dan pastikan bahwa testimoni tersebut diberikan secara jujur dan akurat.

    Sobat BFI, itulah bahasan terkait apa itu testimoni Keberadaan testimoni di jaman yang serba digital seperti saat ini sangatlah penting bagi para pelaku usaha karena dengan adanya testimoni Anda dapat meningkatkan reputasi, meningkatkan loyalitas pelanggan, serta menjadi salah satu strategi untuk menaikan penjualan. Semakin banyak testimoni positif yang Anda terima maka semakin besar juga kesuksesan yang Anda terima. 

    Mau buka usaha sendiri tapi kekurangan modal? Ajukan pinjaman modal di BFI Finance saja!

    Prosesnya mudah dan cepat, dapatkan pencairan dana hingga 85% dari nilai aset yang dijaminkan jika persyaratan lengkap. Informasi selengkapnya klik tautan berikut.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Dapatkan dana pencairan hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 4 tahun.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Dapatkan pinjaman dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 24 bulan.

    Bunga rendah mulai dari 0.9% per bulan dan tenor panjang hingga 7 tahun.

  • judi

    Berencana Untuk Mengajukan KPR? Kenali Dulu Apa Itu Akad Kredit!


    Akad kredit adalah salah satu istilah yang lumrah dijumpai dalam bahasan KPR (Kredit Perumahan Rakyat). Kehadiran akad kredit sangat membantu kedua belah pihak, dalam hal ini yaitu pemberi pinjaman (kreditur) dengan penerima pinjaman (debitur) untuk memberikan perlindungan hukum bilamana terjadi perselisihan di kemudian hari.

    Lantaran fungsinya yang sangat krusial ini, tidak ada salahnya jika Anda mengenal lebih lanjut mengenai apa itu akad kredit, siapa saja pihak yang terlibat, prosesnya seperti apa, dan hal penting lainnya. Sobat BFI, mari kita simak bahan seputar akad kredit berikut ini.

    Definisi Akad Kredit

    Akad kredit adalah serangkaian proses yang perlu dilakukan saat hendak mengajukan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) yang dilakukan oleh pihak debitur dan kreditur. Proses ini umumnya dapat Anda jumpai di Bank atau lembaga keuangan yang menawarkan produk pinjaman berupa KPR.

    Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), yang dimaksud dengan akad kredit adalah perjanjian atau kontrak perkreditan. Dalam hal ini perjanjian yang dimaksud berupa kredit jual beli rumah.

    Dalam tahapan proses perkreditan, akad kredit merupakan tahapan terakhir yang harus dilakukan oleh debitur agar pengajuan KPR dapat disetujui oleh pihak kreditur. Beberapa hal penting yang ada pada akad kredit diantaranya yaitu menyangkut syarat dan ketentuan antara dua belah pihak, seperti besaran bunga, jangka waktu kredit atau tenor, sampai dengan sanksi keterlambatan pembayaran.

    Unsur Akad Kredit

    Sebagaimana dengan jenis kredit lainnya, pada akad kredit terdapat beberapa unsur yang penting untuk Anda ketahui. Penjelasan unsur akad kredit adalah sebagai berikut ini.

    1. Kreditur

    Kreditur adalah pihak pemberi pinjaman. Dalam akad kredit, kreditur yang dimaksud ialah pihak pemberi pinjaman seperti bank atau perusahaan pembiayaan.

    2. Debitur

    Debitur merupakan pihak penerima pinjaman. Dalam akad kredit, debitur merupakan orang yang mengajukan KPR ke bank atau perusahaan pembiayaan.

    3. Kepercayaan

    Kepercayaan adalah sebuah keyakinan yang diberikan dari pihak kreditur kepada debitur berupa uang atau jasa yang sudah disepakati bersama.

    4. Kesepakatan

    Kesepakatan merupakan persetujuan antara dua belah pihak, menyangkut pihak debitur dan kreditur. Di dalam kesepakatan yang dibuat mencakup beberapa hal penting yang tidak boleh dilanggar.

    5. Jangka Waktu

    Dalam proses kredit, umumnya terdapat jangka waktu yang telah ditentukan untuk pihak debitur dapat melunasi pinjaman yang telah diberikan oleh pihak pemberi pinjaman (kreditur).

    6. Resiko

    Risiko adalah kerugian yang terjadi akibat adanya penyelewengan kesepakatan antara kedua belah pihak yang dilakukan oleh pihak debitur, baik itu secara sengaja maupun tidak sengaja. 

    7. Bungan Pinjaman / Balas Jasa

    Bunga pinjaman adalah keuntungan yang diperoleh oleh pihak pemberi pinjaman dari adanya pemberian pinjaman kepada debitur. Setiap bank atau lembaga pemberi pinjaman memiliki besaran bunga yang berbeda-beda, bergantung pada kebijakan yang mereka miliki. 

     

    Baca Juga: Syarat Gadai Sertifikat Rumah dan Hal Lain yang Perlu Dipertimbangkan

     

    Pihak yang Terlibat dalam Akad Kredit

    Dalam proses akad kredit terdapat beberapa pihak yang terlibat di dalamnya. Pihak yang terlibat dalam akad kredit adalah sebagai berikut ini.

    1. Debitur (jika sudah menikah harus datang bersama pasangan, suami atau istri. Sedangkan jika masih sendiri bisa datang bersama dengan wali yang biasanya dilakukan oleh ibu kandung.

    2. Wakil dari Bank.

    3. Pihak Pengembang (Developer) atau Penjual Rumah.

    4. Notaris. Bertugas  untuk legitimasi atau mengesahkan perjanjian akad kredit. Selain itu, notaris juga memiliki kewajiban untuk menginformasikan mengenai biaya yang harus dibayar, seperti biaya notaris, balik nama sertifikat dari penjual ke pembeli, pajak penghasilan (PPh) untuk pihak penjual, dan biaya BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan) sebagai biaya pajak bagi pembeli rumah.

    Biaya Akad Kredit

    Biaya akad kredit bergantung pada kebijakan yang ditetapkan oleh pihak pemberi pinjaman (kreditur). Namun, umumnya biaya akad kredit adalah 7%-10% dari nilai plafon yang ada.

     

    Baca Juga: Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah, Syarat, dan Cara Menghitungnya

     

    Proses Akad Kredit

    Akad kredit adalah kesepakatan antara dua belah pihak yang dilakukan dengan beberapa tahapan. Mulai dari proses sebelum akad, pelaksanaan, sampai dengan setelah akad. Adapun detailnya sebagai berikut ini.

    Akad Kredit Adalah

    Image Source: Freepik/@freepik

    1. Proses Sebelum Akad Kredit

    Sebelum akad kredit dilakukan, pihak debitur diharuskan untuk melakukan tahapan berikut ini.

    • Surat persetujuan pengajuan kredit dari pihak bank atau lembaga keuangan.

    • Penentuan waktu terjadinya akad kredit.

    • Kewajiban membayar biaya KPR (Kredit Pemilikan Rumah).

    • Menyiapkan dokumen yang persyaratan, seperti KTP suami istri (jika sudah menikah), Kartu Keluarga, NPWP, dan Surat Nikah.

    Sementara itu untuk dokumen yang perlu dipersiapkan oleh pihak penjual diantaranya yaitu:

    • Sertifikat Tanah.

    • IMB (Izin Mendirikan Bangunan).

    • Bukti Pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan).

    • Dokumen Pendukung Lainnya.

    2. Pelaksanaan Akad Kredit

    Tahapan yang kedua setelah Anda berhasil melalui proses sebelum akad kredit adalah pelaksanaan akad. Pada tahap pelaksanaan ini pihak bank (kreditur) dan pihak peminjam (debitur) diharuskan untuk menandatangani perjanjian yang ada secara bersama-sama.

    • Tanda tangan surat perjanjian antara dua belah pihak, yakni kreditur dan debitur. Perjanjian yang ada berisikan jumlah plafon kredit yang diberikan, besaran cicilan per bulan, tenor, hak serta kewajiban masing-masing pihak.

    • Tanda tangan antara pihak penjual dengan pembeli. Dalam hal ini pihak penjual yang dimaksud adalah pihak developer atau pihak yang menjual properti, dengan ketentuan perjanjian yang ditanda tangani berupa harga rumah, luas tanah dan bangunan, IMB, PBB, lokasi rumah, dan AJB yang dibuat oleh notaris.

     

    Baca Juga: AJB Adalah: Pengertian, Fungsi, Cara dan Syarat Pembuatannya

     

    3. Setelah Akad Kredit

    Setelah akad kredit selesai, hak kepemilikan rumah atau properti sudah berpindah tangan ke debitur dan siap untuk dihuni. Adapun demikian, debitur tetap memiliki kewajiban untuk membayar cicilan KPR yang ada sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

    Bila cicilan KPR sudah lunas, selanjutnya pihak bank akan mengeluarkan dokumen berupa Surat Pelunasan Hutang dan Sertifikat Asli Kepemilikan Rumah. Sementara itu, untuk uang hasil penjualan rumah akan ditransfer ke pihak penjual paling lambat 7 hari kerja.

    Dokumen yang Diterima Saat Akad Kredit

    Setidaknya ada 7 dokumen yang diterima saat akad kredit, mulai dari perjanjian sampai dengan akta jual beli.

    1. Perjanjian Akad kredit

    Terdiri dari dokumen yang berisikan kesepakatan antar dua belah pihak, yakni debitur dan kreditur. Dokumen ini penting untuk disimpan demi menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diharapkan di kemudian hari.

    2. Sertifikat Tanda Bukti Hak dan Izin Mendirikan Bangunan

    Sertifikat yang satu ini akan diberikan sebagai bukti resmi jika Anda merupakan pemilik yang sah dari rumah yang Anda tempati. Seertifikat ini umumnya diberikan bersamaan dengan surat izin mendirikan bangunan di tanah tersebut.

    3. Pengakuan Hutang dan Kuasa Menjual

    Dokumen berikut memuat informasi mengenai hutang dan kuasa untuk menjual bangunan jika yang bersangkutan (debitur) tidak dapat melunasi cicilan KPR yang ada. Dokumen ini memungkinkan pihak bank untuk menarik kembali ataupun menjual properti yang ada bilamana pihak debitur tidak dapat melunasi pinjaman sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

    4. Surat Kuasa Hak Memberikan Tanggungan (SKMIIT)

    SKMIIT pada akad kredit adalah sebuah surat yang menjadi bukti bilamana Anda memiliki hak tanggungan atas rumah KPR secara sah.

    5. Polis Asuransi

    Polis asuransi diberikan oleh pihak bank atau kreditur sebagai jaminan keselamatan dan ganti rugi bagi keluarga korban bilama terjadi kecelakaan seperti kebakaran dan lain sebagainya.

    6. Polis Asuransi Jiwa Kredit (AJK)

    Seperti halnya dengan polis asuransi, AJK atau kepanjangan dari Asuransi Jiwa Kredit merupakan jaminan asuransi yang diberikan keoada debitur sebagai peminjam dana KPR.

    7. Akta Jual Beli

    Akta jual beli atau AJB adalah dokumen yang akan diterima oleh debitur bilamana pinjaman dana KPR yang ada sudah sepenuhnya tuntas. Akta jual beli atau yang disingkat menjadi AJB adalah bukti sah adanya perpindahan hak atas suatu properti akibat adanya proses jual beli. Di dalamnya terdapat kesepakatan antara dua belah pihak, yakni pihak pembeli dan penjual.

    Meskipun demikian, AJB tidak dapat dikatakan sebagai dokumen resmi kepemilikan properti seperti SHM. Pasalnya, dokumen yang satu ini dikeluarkan oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) bukan Badan Pertanahan Nasional (BPN).
     

    Baca Juga: Tips Aman Ajukan Kredit Jaminan Sertifikat Rumah

     

    Hal yang perlu Diperhatikan Selama Proses Akad Kredit

    Dikutip dari kamus.tokopedia.com, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan dengan seksama selama proses akad kredit terjadi.

    1. Teliti saat membaca perjanjian kredit, pastikan tidak ada satu poin pun yang terlewat atau tidak Anda mengerti.

    2. Jangan pernah memberikan tanda tangan di atas blanko kosong apapun itu alasannya.

    3. Perhatikan klausal yang ada pada perjanjian, apakah sudah sesuai surat penawaran. Dalam hal ini, kesesuaian yang ada mencakup jumlah kredit yang diberikan, suku bunga, biaya provisi, administrasi, dan hal lainnya.

    4. Jangan sungkan untuk bertanya jika terdapat informasi yang belum jelas.

    5. Jika terdapat ketidaksesuaian atau ada persyaratan yang memberatkan, Anda dapat mengajukan pembatalan akad kredit.

    Sobat BFI, itulah pembahasan terkait Mari Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Akad Kredit Beserta Prosesnya. Semoga dengan adanya informasi ini Anda bisa terbantu untuk memahami apa itu akad kredit secara lebih mudah.

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

     

  • judi

    Mengenal Lebih Dekat Apa Itu Entrepreneur dan Perbedaannya dengan Pengusaha


    Apa yang terlintas di dalam benak Anda ketika mendengar kata entrepreneur? Kebanyakan dari kita mungkin akan berpikir jika entrepreneur adalah seseorang yang menggeluti suatu bidang bisnis dan mampu menghadirkan berbagai inovasi masa kini.

    Pengertian tersebut pada dasarnya tidaklah salah. Namun, apakah pengertian entrepreneur hanya sebatas itu saja? Mari kita bahas lebih detailnya di uraian berikut.

    Apa Itu Entrepreneur?

    Entrepreneur adalah seseorang yang memiliki ide kreatif dan inovatif yang mampu mengembangkan suatu bisnis untuk mencapai kesuksesan. Setiap entrepreneur memiliki definisi kesuksesan yang berbeda-beda.

    Namun secara umum, saat mereka telah mencapai titik kesuksesan yang diidamkan, entrepreneur tidak akan diam di tempat dan merasa puas. Sebaliknya, mereka akan senantiasa untuk terus berinovasi dan menciptakan perubahan yang positif untuk masyarakat.

    Dilansir dari investopedia, entrepreneur adalah seseorang yang mampu menciptakan bisnis baru dan berani menanggung sebagian besar risiko yang ada. Sebagai imbalan nya, mereka dapat menikmati sebagian besar dari penghasilan yang didapat.

    Selain entrepreneur, Anda juga mungkin pernah mendengar istilah entrepreneurship. Istilah yang satu ini memiliki dapat diartikan sebagai suatu proses dimana seorang entrepreneur mendirikan sebuah bisnis.

    Entrepreneurship menjadi salah satu faktor penting dalam pertumbuhan ekonomi karena mampu membuka berbagai lowongan pekerjaan, menciptakan inovasi, dan mendorong perkembangan teknologi.

     

    Baca Juga: 23 Peluang Bisnis Paling Menjanjikan di Tahun 2023

     

    Karakteristik Seorang Entrepreneur

    Sama halnya dengan pekerjaan lainnya, seorang entrepreneur adalah orang yang memiliki karakteristik yang khas dan dapat Anda kenali dengan mudah. Ini dia beberapa karakteristik yang perlu Anda ketahui!

    1. Optimis

    Seseorang dapat disebut sebagai entrepreneur jika ia memiliki sifat yang satu ini. Pasalnya, seorang entrepreneur akan selalu berpikiran positif dan bersikap optimis terhadap berbagai tantangan yang ada di hadapan mereka. Tak ayal, meski dihadapkan dengan berbagai masalah yang ada mereka tetap mampu menyelesaikannya dan mencapai tujuan mereka.

    2. Bersikap Terbuka

    Seorang entrepreneur memiliki sifat terbuka yang menjadikan mereka lebih mudah untuk beradaptasi terhadap perkembangan zaman serta kritik dan saran yang mampu membawa mereka ke dalam perubahan yang baik.

    3. Fokus Pada Tujuan

    Para entrepreneur umumnya memiliki daya fokus yang sangat baik terhadap berbagai hal yang mereka lakukan, termasuk diantaranya saat mereka memiliki sebuah tujuan yang ingin diraih. Mereka tidak akan menggunakan waktunya untuk hal yang sia-sia.

    4. Memiliki Kemampuan Problem Solving yang Baik

    Selain ketiga hal yang sudah disebutkan sebelumnya, entrepreneur adalah seseorang yang mampu menyelesaikan masalah dengan baik (problem solver). Jadi, bukan hanya mampu menciptakan ide-ide kreatif dan inovatif dalam berbisnis, mereka juga mampu menyelesaikan masalah yang timbul secara efektif dan minim risiko.

    5. Berani Mengambil Risiko

    Ciri selanjutnya dari entrepreneur adalah keberanian mereka dalam mengambil risiko. Hal ini tidak terjadi begitu saja atau tanpa perhitungan yang matang.

     

    Baca Juga: Wajib Coba, Ini dia 10 Ide Usaha Online Modal Kecil Untung Berlipat!

     

    6. Berkontribusi dalam Menciptakan Lapangan Pekerjaan

    Terakhir, seorang entrepreneur mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang mana hal ini berkontribusi langsung dalam meningkatkan perekonomian suatu wilayah dan membantu mensejahterakan masyarakat sekitar.

    Jenis-Jenis Entrepreneur yang Ada di Indonesia

    Entrepreneur adalah mereka yang menjalani bisnis dengan penuh keberanian dan inovasi. Ternyata, ada beberapa jenis entrepreneur yang umum ditemui di Indonesia, antara lain yaitu:

    1. Technopreneur

    Technopreneur merupakan sebuah istilah yang berasal dari dua kata yaitu technology dan entrepreneur. Technopreneur adalah seorang entrepreneur yang mampu mengkombinasikan bidang usaha dengan teknologi. Dengan kata lain, orang tersebut tidak hanya menguasai keahlian wirausaha, akan tetapi turut menguasai bidang teknologi terkini.

    2. Ecopreneur

    Ecopreneur adalah seseorang yang bergerak di bidang ramah lingkungan. Jadi, selain menjalankan suatu bisnis, mereka juga ikut berpartisipasi dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

    3. Sociopreneur

    Sesuai dengan asal katanya, sociopreneur berasal dari kata socius yang berarti sosial dan entrepreneur yang memiliki arti seorang pebisnis. Sehingga, sociopreneur sendiri bisa diartikan sebagai pebisnis yang menjalankan bisnisnya namun dengan tujuan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat. 

    Dengan kata lain, sociopreneur tidak boleh mementingkan profit atau keuntungan bisnis yang dijalankan, melainkan wajib memberikan beberapa perubahan sosial atau dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat.

     

    Baca Juga: Mengenal Sociopreneur, Bisnis yang Berdampak Untuk Banyak Orang

     

    4. Food Preneur

    Foodpreneur menjadi salah satu jenis entrepreneur yang tiap tahunnya banyak digeluti oleh orang-orang. Sesuai dengan namanya, profesi ini bergerak di bidang F&B dimana mereka menawarkan produk makanan dan minuman untuk memenuhi kebutuhan primer maupun gaya hidup orang banyak.

     

    Baca Juga: Bisa Dicoba, Ini Dia 23 Ide Usaha Makanan Ringan Serba 1000!

     

    4 Tipe Entrepreneur

    Dikutip dari businesstown.com, setidaknya ada 4 tipe entrepreneur yang perlu Anda ketahui. Tipe-tipe entrepreneur adalah sebagai berikut.

    entrepreneur adalah

    Image Source: Freepik/@benzoix

    1. The World Changer

    Tipe yang pertama disebut dengan the world changer. Sesuai dengan namanya, tipe yang satu ini memiliki tujuan yang sangat mulia dimana mereka membangun suatu bisnis untuk menciptakan perubahan yang positif bagi dunia.

    Tipe yang satu ini cenderung memiliki rasa empati yang tinggi dan mampu memahami permasalahan yang tengah terjadi di masyarakat. Salah satu contoh the world changer adalah sociopreneur.

    2. The Survivor

    Pernah mendengar cerita seorang karyawan yang memilih resign dari tempat kerjanya dan membangun bisnis pribadi? Orang tersebut termasuk ke dalam tipe entrepreneur berikutnya yang disebut the survivor!

    Entrepreneur dengan tipe ini merupakan pribadi yang merasa jenuh untuk bekerja 9 to 5 ataupun memiliki pengalaman yang kurang mengenakan di perusahaan tempat ia bekerja sebelumnya.

    Tak ayal, mereka memilih untuk membangun bisnisnya sendiri dengan sistem yang mereka buat sesuai keinginan. Selain membantu sekitarnya, mereka juga ingin mencapai tujuan utama yakni financial freedom.

     

    Baca Juga: 8 Cara Mencapai Financial Freedom Versi Terbaik dari Diri Sendiri!

     

    3. The Visionary

    Tipe yang ketiga adalah the visionary. Orang dengan tipe ini banyak memiliki ide-ide kreatif nan out of the box! Mereka memiliki kecenderungan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan tidak pernah terpikirkan oleh orang lain sebelumnya.

    Salah satu contoh the visionary yang sangat dikenal oleh dunia adalah Steve Jobs, seorang pendiri salah satu perusahaan raksasa di bidang teknologi bernama Apple.

    4. The Strategist

    Tipe yang terakhir adalah the strategist. Berbeda dengan entrepreneur lainnya yang menjalankan suatu bisnis karena melihat adanya peluang dan keinginan untuk mengubah dunia, namun tidak benar-benar ahli di bidangnya.

    Tipe yang satu ini adalah mereka yang sangat paham dengan bidang bisnis yang mereka jalani, sehingga mereka mampu membuat strategi dan analisis secara mendalam.
     

    Baca Juga: Tipe Pengusaha Berdasarkan Kepribadian dan Jenis Usaha, yang Manakah Anda?

     

    Perbedaan Entrepreneur dan Pengusaha

    Dilansir dari smallbusinessfy.com, pengusaha dan entrepreneur adalah dua istilah yang berbeda. Namun sayangnya, banyak orang yang belum mengetahui hal ini dan menganggap keduanya sama.

    Berikut ini beberapa perbedaan yang ada antara entrepreneur dan pengusaha.

    1. Ide

    Perbedaan yang ada di antara keduanya terletak pada ide bisnis yang dijalankan. Seorang pengusaha umumnya menjalankan suatu bisnis yang sudah terbukti menguntungkan, lain hanya dengan seorang entrepreneur yang membangun suatu bisnis dimulai dari permasalahan atau kebutuhan yang ada di masyarakat. Mereka adalah seorang inovator yang mampu menciptakan peluang baru dan memberi dampak yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

    2. Tujuan

    Perbedaan yang kedua terletak pada tujuan yang ingin dicapai. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, bagi seorang entrepreneur berbisnis adalah perkara bagaimana kita dapat memberikan manfaat bagi banyak orang maupun dunia.

    Hal tersebut tentunya menjadi pembeda dari tujuan seorang pengusaha yang umumnya berfokus pada tujuan finansialnya dan berusaha untuk meraup keuntungan secara moneter.

    2. Sifat / Karakter

    Berikutnya yakni perbedaan dari segi sifat atau karakter yang dimiliki oleh keduanya, khususnya pada saat mengambil keputusan dalam berbisnis. Seorang pengusaha memiliki kecenderungan untuk bertindak dengan penuh perhitungan saat akan mengambil suatu pilihan.

    Lalu, mereka akan mencoba mengidentifikasikan konsekuensi dari masing-masing pilihan yang ada. Berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari kerugian dalam berbisnis.

    Sedangkan seorang entrepreneur memiliki sifat yang intuitif dengan kreatifitas yang tinggi. Mereka memiliki kecenderungan untuk berfokus pada penciptaan produk yang bermanfaat di masa depan.

    Meskipun begitu, bukan berarti seorang entrepreneur tidak memikirkan tindakan yang mereka lakukan. Mereka tetap bertindak dengan sangat hati-hati untuk menghindari kesalahan yang dapat menghambat tujuan mereka.

    4. Keberanian dalam Mengambil Risiko

    Entrepreneur adalah sosok pebisnis yang berani mengambil risiko besar. Pasalnya, bisnis yang mereka jalankan relatif baru dan masih minim akan data-data pendukung. Berbeda dengan pengusaha yang menjalankan suatu bisnis yang sudah terbukti menghasilkan dan didukung dengan banyak data yang valid.

    5. Reaksi Terhadap Perubahan

    Perubahan, apapun itu bentuknya merupakan suatu hal yang tidak terelakan. Bagi seorang entrepreneur perubahan merupakan salah satu peluang dalam mengembangkan ide yang bisa membawa perubahan untuk kebaikan banyak orang. Umumnya, seorang entrepreneur akan tertantang untuk terus berinovasi dan menciptakan hal baru.

    Sementara itu tidak sedikit para pengusaha yang memandang perubahan sebagai sesuatu yang negatif dan mampu mengancam operasional bisnis mereka.

     

    Baca Juga: 11 Faktor Keberhasilan Usaha, Calon Entrepreneur Wajib Baca!

     

    Bagaimana? Apakah sejauh ini Anda tertarik untuk menjadi seorang entrepreneur? Jika Anda membutuhkan modal usaha tambahan atau untuk keperluan membangun usaha lainnya, BFI Finance siap sedia membantu Anda.

     

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

     

  • judi

    Pahami Apa Itu Introvert: Ciri-ciri, Tipe, dan Cara Menyikapinya


    Saat mendengar kata introvert, apa yang terlintas dalam benak Anda? Kebanyakan dari kita mungkin akan berpikir jika introvert adalah seseorang yang cenderung tidak banyak bicara dan komunikasi seperlunya atau dengan kata lain ‘pendiam’.

    Namun, apa itu introvert yang sebenarnya? Agar Anda tidak salah kaprah dalam memahami istilah yang satu ini, mari kita bahas satu persatu di uraian berikut!

    1. Apa Itu Introvert?

    Sebelum kita masuk ke pembahasan lebih lanjut, mari kita pahami terlebih dahulu apa itu introvert. Secara sederhana, seorang introvert adalah seseorang yang cenderung lebih suka menghabiskan waktu sendiri atau dalam lingkungan yang tenang, daripada berinteraksi sosial secara intens.

    Mereka cenderung lebih introspektif, memperoleh energi dari waktu sendiri, dan sering kali merasa terlalu banyak interaksi sosial dapat menguras energi mereka. Introvert tidak sama dengan pemalu atau antisosial, tetapi lebih merupakan preferensi kepribadian dalam cara mereka mendapatkan energi dan berinteraksi dengan dunia di sekitar mereka.

    Jadi, dibandingkan dengan ekstrovert yang merasa energik dan bersemangat jika menghabiskan waktu dengan banyak orang, introvert lebih suka menghabiskan waktu sendirian atau dalam kelompok kecil yang akrab.

    2. Ciri-ciri Orang Introvert

    Setiap orang memiliki kepribadian yang unik, begitu juga dengan orang introvert. Berikut adalah beberapa ciri-ciri umum yang sering terlihat pada orang introvert.

    2.1. Menghabiskan Waktu Sendirian

    Orang introvert cenderung menikmati waktu sendirian untuk merenung, berpikir, atau melakukan kegiatan yang mereka sukai tanpa terganggu oleh interaksi sosial yang intens.

    2.2. Kecenderungan Mendengarkan Lebih Banyak

    Mereka sering menjadi pendengar yang baik dan lebih suka memperhatikan sekitar mereka daripada menjadi pusat perhatian.

    2.3. Memilih Teman Dekat dengan Hati-Hati

    Meskipun introvert bisa bersosialisasi dengan baik, mereka lebih suka memiliki sedikit teman yang dekat dan akrab dengan mereka, dibandingkan dengan memiliki banyak teman yang hanya sebatas kenalan.

    2.4. Cenderung Berpikir Sebelum Bertindak

    Mereka cenderung merenung dan memproses segala sesuatu sebelum mengambil tindakan, sering kali berpikir mendalam sebelum berbicara atau mengambil keputusan. Mereka akan berusaha untuk tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan maupun bertindak.

    3. Tipe-Tipe Introvert dan Kelebihannya

    Dikutip dari mindbodygreen, salah satu situs yang membahas terkait kepribadian introvert, ada empat tipe introvert yang umum kita temui di kehidupan sehari-hari. Di antaranya yaitu:

    3.1. Tipe Introvert Sosial (Social Introvert)

    Tipe yang satu ini lebih senang untuk menikmati waktunya seorang diri. Namun, mereka merasa tidak keberatan untuk berinteraksi dengan orang terdekat. Misalnya keluarga, sahabat, dan orang terkasih lainnya.

    3.2. Tipe Introvert Pemikir (Thinking Introvert)

    Orang-orang dengan tipe ini cenderung mendalami pemikiran dan refleksi diri mereka sendiri. Mereka senang menghabiskan waktu sendirian untuk berpikir, membaca, menulis, atau mengeksplorasi minat pribadi mereka.

    3.3. Tipe Introvert yang Mudah Gugup (Anxious Introvert)

    Tipe berikutnya yakni introvert yang mudah gugup. Orang-orang dengan tipe ini memiliki sensitivitas yang cukup tinggi terhadap lingkungan sekitar. Mereka lebih menyukai lingkungan yang tenang dan damai. Sebaliknya, ketika mereka berada di lingkungan yang ramai, mereka akan mudah merasa gugup.

    3.4. Tipe Introvert Ekstrovert (Restrained Introvert)

    Ya, Anda tidak salah baca. Tipe ini merupakan gabungan kepribadian antara introvert dan ekstrovert. Orang dengan tipe ini memiliki kemampuan beradaptasi yang baik di lingkungan sosial. Meskipun demikian, mereka akan tetap membutuhkan waktu sendirian untuk me-recharge energi.

    Walau pun introvert lebih senang menghabiskan waktu seorang diri. Pada kenyataannya, mereka memiliki kelebihan, seperti kepekaan sosial yang lebih tinggi, kemampuan refleksi diri yang baik, dan menjalin hubungan sosial yang lebih mendalam.

     

    Baca Juga: Tipe Pengusaha Berdasarkan Kepribadian dan Jenis Usaha, yang Manakah Anda?

     

    4. Perbedaan antara Introvert dan Ekstrovert

    Selain introvert, terdapat juga kelompok orang yang disebut ekstrovert. Jadi, apa perbedaan antara keduanya? Perbedaan utama terletak pada sumber energi yang mereka nikmati. Introvert cenderung menarik energi dari dalam diri mereka sendiri, sementara ekstrovert mendapatkan energi dari interaksi sosial dan situasi lingkungan yang ramai.

    Hal ini tidak berarti bahwa introvert dan ekstrovert tidak dapat bersosialisasi atau berinteraksi satu sama lain. Mereka hanya memiliki preferensi yang berbeda dalam memanfaatkan energi dan merespon lingkungan.

    5. Bagaimana Sebaiknya Kita Menyikapi Orang Introvert?

    Ketika berinteraksi dengan orang introvert, penting bagi kita untuk memahami dan menghargai preferensi mereka. Berikut adalah beberapa tips untuk menyikapi orang introvert:

    apa itu introvert

    Image Source: Pexels/cottonbro-studio

    5.1. Berikan Ruang dan Waktu

    Jangan memaksa orang introvert untuk terlibat dalam interaksi sosial yang berlebihan. Berikan mereka waktu dan ruang untuk merasa nyaman.

    5.2. Dengarkan dengan Empati

    Ketika mereka berbicara, dengarkan dengan sepenuh hati dan tunjukkan minat yang tulus terhadap apa yang mereka sampaikan. Ini dapat membuat mereka merasa dihargai dan didengar.

    5.3. Hargai Pilihan Mereka

    Mengingat bahwa introvert cenderung mengambil energi dari waktu sendirian, jangan salah paham jika mereka memilih untuk menghabiskan waktu sendirian. Hargai kebutuhan mereka dan berikan dukungan.

    5.4. Jangan Menghakimi

    Introvert bukanlah seseorang yang harus “diperbaiki” atau dianggap sebagai keanehan. Jangan menghakimi mereka karena preferensi sosial mereka yang berbeda.

    6. Test Kepribadian Introvert dan Ekstrovert

    Banyak dari kita mungkin belum tahu tipe kepribadian yang kita miliki. Nah, bagi Anda yang penasaran apakah Anda termasuk introvert atau ekstrovert, Anda dapat mencoba melakukan tes kepribadian.

    Salah satu situs yang dapat Anda akses secara gratis adalah 16personalities.com. Situs ini menyediakan tes kepribadian yang dapat membantu Anda memahami preferensi dan karakteristik kepribadian Anda secara lebih mendalam. Tes tersebut tidak hanya membedakan antara introvert dan ekstrovert, tetapi juga melibatkan aspek-aspek lain dari kepribadian Anda.

    7. Apakah Introvert Bisa Berubah Menjadi Ekstrovert dan Sebaliknya?

    Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah seseorang yang introvert dapat berubah menjadi ekstrovert, dan sebaliknya. Penting untuk diketahui bahwa kepribadian tidaklah sesuatu yang tetap dan tidak berubah seiring waktu. Meskipun ada kecenderungan bawaan pada kepribadian seseorang, faktor lingkungan, pengalaman hidup, dan perkembangan pribadi dapat mempengaruhi kepribadian seseorang.

    Namun, perubahan ini biasanya bukanlah perubahan ekstrem dari sepenuhnya introvert menjadi ekstrovert atau sebaliknya. Seringkali perubahan itu lebih mengarah pada peningkatan keterampilan sosial, kenyamanan dalam berinteraksi, atau penyesuaian dalam situasi tertentu.

    Misalnya, seorang introvert dapat belajar untuk lebih nyaman dalam situasi sosial atau belajar berkomunikasi yang lebih baik, tetapi tetap memiliki preferensi bawaan untuk me-recharge energinya dengan cara meluangkan waktu sendirian. Sebaliknya, seorang ekstrovert dapat belajar untuk lebih menghargai waktu sendirian dan mengembangkan keterampilan yang ia miliki.

    Sobat BFI, sekarang Anda sudah cukup paham bukan apa itu introvert? Penting untuk diingat bahwa setiap individu unik dan menghargai perbedaan adalah kunci untuk menciptakan hubungan yang harmonis.

    Tidak ada kepribadian yang lebih baik atau lebih buruk. Keduanya memiliki kelebihan dan keunikan masing-masing. Yang terpenting adalah untuk menerima dan menghargai diri sendiri dan orang lain apa adanya, serta menjalin hubungan yang saling memahami antara introvert dan ekstrovert. Jadi, mari kita terus belajar dan saling menghormati satu sama lain, tanpa menghakimi.

    Sekian artikel sederhana ini, semoga bermanfaat bagi Anda dalam memahami diri sendiri dan orang-orang di sekitar Anda. Tetaplah menjadi diri Anda yang luar biasa, baik sebagai introvert maupun ekstrovert. Sampai jumpa di artikel berikutnya, sobat BFI!

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko