• judi

    6 Tips Memulai Usaha Tanaman Hias dan List Tanaman Hias Terpopuler


    Minat dalam memelihara dan merawat tanaman hias mengalami peningkatan selama pandemi covid-19 berlangsung. Hal ini disebabkan karena merawat tanaman hias sangatlah memungkinkan untuk dilakukan dirumah dan dapat menjadi pelepas penat setelah beraktivitas seharian. Kondisi ini lantas tidak begitu saja dilewatkan bagi seseorang yang memiliki jiwa entrepreneurship. Peluang usaha tanaman hias menjadi peluang usaha yang menjanjikan ditengah kondisi yang mengharuskan masyarakatnya beraktivitas didalam rumah. Bagi Anda yang memiliki minat yang tinggi dalam mengoleksi tanaman hias dan ingin mencoba keperuntungannya dalam berbisnis tanaman hias ini, tidak ada kata terlambat untuk memulainya. Pada artikel kali ini, tim BFI Finance memberikan tips dalam memulai usaha tanaman hias yang dapat Anda jadikan pedoman beserta informasi mengenai jenis tanaman hias populer yang dapat Anda kelola. Simak ya!

    6 Tips Memulai Usaha Tanaman Hias

    Berikut adalah enam tips yang dapat Anda jalankan untuk memulai usaha tanaman hias atau memaksimalkan usaha tanaman hias yang telah Anda jalankan untuk mendapatkan keuntungan yang maksimal.

    1. Miliki Pengetahuan yang Cukup Mengenai Tanaman Hias

    Usaha tanaman hias adalah jenis usaha yang dapat berangkat dari hobi atau kesukaan. Biasanya ide bisnis datang dari mereka yang menyukai sisi positif dari bertanam. Untuk menjadi pelaku usaha tanaman hias yang professional tentunya harus memiliki pengetahuan dan bekal yang mumpuni. Jenis tanaman hias sangatlah beragam. Setiap jenis tanaman hias tersebut tentu memiliki perawatan yang berbeda-beda mulai dari pemilihan media tanam, intensitas menyiram, dan perlindungan dari penyakit tanaman. Semuanya dapat diperoleh dari pengalaman dalam merawatnya dan networking yang dipunyai. Networking berguna sebagai sarana tukar pemikiran dan pengalaman selama merawat tanaman hias tersebut. Jika Anda sudah memiliki pengetahuan yang cukup, saatnya Anda meyakinkan diri untuk terjun menjadi pengusaha tanaman hias!

    2. Pilih Jenis Tanaman Hias

    Setelah Anda memiliki pengetahuan yang cukup mengenai seluk beluk tanaman hias ini, selanjutnya Anda dapat menentukan jenis tanaman hias apa yang akan Anda jual. Pemilihan jenis tanaman hias tersebut dapat dipertimbangkan dari berbagai jenis aspek seperti tren tanaman hias, daya beli masyarakat, tingkat kesusahan dalam merawatnya, dan keuntungan yang didapatkan.

    Sebagai pengusaha pemula, mungkin Anda tidak dapat sekaligus menjual berbagai jenis tanaman hias. Anda dapat fokus menjual dengan 1 atau 2 jenis tanaman hias. Ketahui kelebihan dan kekurangan jenis tanaman hias tersebut. Jika sudah mengetahui “celah” nya maka Anda dapat mempertimbangkan untuk menambah jenis tanaman hias.

    3. Siapkan Modal Usaha Tanaman Hias

    Sudah mendapatkan jenis tanaman hias yang akan Anda jual, saatnya Anda mencari sumber modal usaha. Anda dapat menyiapkan modal usaha dengan menggunakan tabungan misalnya. Usaha tanaman hias dapat tergolong kedalam usaha modal 1 juta jika memiliki cakupan bisnis yang kecil. Jika Anda merencanakan untuk menjalankan usaha tanaman hias dalam skala besar dan membutuhkan modal yang cukup besar, tidak ada salahnya untuk mengajukan pinjaman modal usaha melalui Lembaga keuangan seperti Bank maupun Perusahaan Pembiayaan.

    Buat rincian dengan detail kebutuhan dalam menjalankan usaha tanaman hias ini. Mulai dari bibit tanaman hias, media tanam, pupuk, biaya perawatan hingga biaya promosi. Sebagai awalan, mungkin Anda dapat memulainya dengan modal yang tidak terlalu besar terlebih dahulu. Setelahnya, jika Anda sudah menguasai ritme dalam berbisnis tanaman hias ini, Anda bisa menambah modal untuk memperluas pasar, membeli bibit baru atau bahkan menambah jenis tanaman hias baru untuk dijual.

    4. Pilih Lokasi Usaha yang Tepat

    Usaha tanaman hias adalah jenis usaha yang dapat dilakukan dirumah. Jika Anda memiliki lahan kosong yang cukup luas dirumah, Anda dapat memanfaatkannya untuk menjadi tempat meletakkan berbagai jenis tanaman hias Anda. Jika Anda tidak memiliki ruang yang cukup dirumah, Anda dapat mempertimbangkan untuk menyewa tempat usaha yang cocok sebagai tempat hidup tanaman hias tersebut. Pastikan tempat usaha Anda memenuhi kriteria bertanam yang baik misalnya dari segi intensitas cahaya yang masuk, sirkulasi udara, temperatur, hingga luas lahan.

    5. Tentukan Strategi Pemasaran yang Tepat

    Langkah kelima dalam memulai usaha tanaman hias ini adalah tentukan strategi pemasaran yang tepat. Strategi tersebut mencakup beberapa aspek seperti packaging, sistem pengantaran, kegiatan promosi, dan cara melayani customer dengan baik dan benar. Usaha tanaman hias sangat memungkinkan untuk mendapatkan customer dari berbagai penjuru yang tidak terbatas jarak. Sehingga selalu perhatikan kualitas layanan dan packaging. Anda dapat membuat packaging semenarik mungkin dengan tetap memerhatikan aspek keamanan.

    Selain itu, Anda dapat memberikan potongan harga untuk customer yang membeli dalam jumlah banyak. Anda juga dapat memberikan paket bundling untuk jenis tanamah hias tertentu dan media tanamnya.

    Agar usaha tanaman hias Anda semakin dikenal, pastikan gunakan media sosial sebagai sarana promosi bisnis Anda. Anda dapat membuat akun bisnis Instagram dan Facebook tersendiri, berpartisipasi di komunitas online pecinta tanaman hias di Facebook, dan membuat akun jualan di marketplace.

    Yang tidak kalah penting adalah untuk memerhatikan pelayanan Anda kepada customer. Karena sebaik-baiknya produk tanaman hias Anda, tanpa pelayanan yang ramah dan solutif, maka hasilnya akan tidak maksimal.

    6. Ikuti Perkembangan Terupdate Mengenai Tanaman Hias

    Tren daya beli masyarakat pada setiap bisnis selalu muncul termasuk pada usaha tanaman hias ini. Jika 5 tahun yang lalu, tanaman anthurium “gelombang cinta” sangat dicari-cari hingga harga per pieces nya menembus ratusan juta rupiah. Namun, kini pesonanya telah digantikan oleh tanaman hias monstera. Perlunya mengikuti tren tanaman hias apa yang sedang populer adalah bekal yang wajib dipegang oleh para pecinta dan pengusaha tanaman hias. Anda dapat bergabung dengan komunitas pecinta tanaman hias agar mendapatkan informasi terupdate mengenai perkembangan tanaman hias. Selain itu, Anda juga dapat mengikuti perkembangan update tanaman hias melalui sosial media. Dengan selalu mengikuti tren yang berkembang, besar kemungkinan bisnis Anda dapat bertahan dengan lama.

     

    Itulah keenam tips dalam memulai usaha tanaman hias yang perlu Anda perhatikan. Informasi selanjutnya adalah jenis-jenis tanaman hias yang dapat Anda jadikan pelengkap dalam bisnis tanaman hias Anda.

    Pilihan Jenis Tanaman Hias

    Jenis tanaman hias banyak sekali ragamnya. Namun, list berikut ini adalah list favorit tanaman hias yang kerap dijadikan komoditas dalam menjalankan bisnis tanaman hias. Harga jualnya pun tergolong terjangkau, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah per pieces nya, tergantung dari ukuran dan jenis tanaman hias tersebut. Simak yuk!

    Monstera (Janda Bolong)

    Dari namanya, pasti Sobat BFI sekalian sudah tidak asing dengan tanaman hias satu ini. Monstera atau tanaman janda bolong dapat dibilang sebegai tanaman hias terfavorit diantara tanaman hias lainnya. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, hingga pertengahan 2020, produksi tanaman monstera di Indonesia mencapai 342,4 juta pieces dan menjadi komoditi ekspor dengan total 4,2 juta kilogram pengiriman. Angka yang fantastis bukan?

    Pantaslah memiliki banyak peminat, karena monstera memiliki bentuk yang unik dengan daunnya yang melebar berbentuk hati dan memiliki pola lubang yang teratur. Tanaman monstera memiliki beberapa jenis, tetapi diantaranya yang populer adalah:

    • Monstera Adansonii
    • Monstera Variegata
    • Monstera Obliqua
    • Monstera Minima
    • Monstera Punctulata
    • Dan lainnya.

    Harga jual monstera tergantung dari jenis dan ukurannya. Monstera berukuran sedang dapat dihargai mulai dari Rp 200.000 hingga Rp 400.000 per pieces nya.

    Usaha tanaman hias monstera

    Tanaman Hias Monstera. Image source: Unsplash/Huy Phan

    Philodendron

    Jenis tanaman hias berikutnya yang dapat menjadi inspirasi usaha tanaman hias Anda yaitu Philodendron atau Pohon Cinta. Disebut pohon cinta karena berasal dari kata Yunani yaitu philo yang berarti cinta dan dendron yang berarti pohon. Selain itu, kebanyakan jenis philodendron juga memiliki bentuk menyerupai hati. Tidak hanya memiliki arti yang indah, tentunya philodendron dapat menjadi penghias cantik di setiap sudut ruangan Anda.  Beberapa jenis philodendron yang populer yaitu:

    • Philodendron hederaceum (Heartleaf philodendron)
    • Philodendron domesticum (Elephant ear philodendron)
    • Philodendron erubescens (Red leaf philodendron)
    • Philodendron Selloum
    • Philodendron moonlight
    • Dan lainnya.

    Harga philodendron per piecesnya cuku bervariatif mulai Rp 20.000 hingga ratusan ribu rupiah, tergantung dari jenis dan ukurannya.

    Usaha tanaman hias philodendron

    Tanaman Hias Philodendron. Image Source: Unsplash/Olena Smhahalo

    Anthurium (Kuping Gajah)

    Anthurium atau juga dikenal dengan tanaman kuping gajah adalah salah satu tanaman hias yang juga kerap dijadikan sebagai komoditas ekspor. Bentuk dari tanaman anthurium tidak semuanya menyerupai kuping gajah, namun sebagian jenis yang paling banyak diminati adalah anthurium berbentuk kuping gajah atau berjenis Anthurium andraeanum. Tanaman ini bukan termasuk ke jenis tanaman merambat, sehingga lebih cocok untuk ditanam pada media pot. Cara merawat tanaman anthurium yang baik adalah dengan meletakannya pada dalam ruangan, karena cenderung akan tumbuh dengan baik dan sehat. Beberapa jenis anthurium yang populer adalah:

    • Anthurium andraeanum
    • Anthurium scherzerianum
    • Anthurium jemani
    • Anthurium superbum
    • Anthurium hookeri
    • Dan lainnya.

    Harga tanaman anthurium per piecesnya berkisar mulai dari Rp 25.000 hingga ratusan ribu rupiah.

    Tanaman hias anthurium

    Tanaman Hias Anthurium. Image Source: Unsplash/Hassan Pasha

    Aglaonema

    Jenis tanaman yang dapat menjadi pelengkap usaha tanaman hias Anda selanjutnya adalah tanaman aglaonema. Jenis tanaman hias aglaonema banyak dicari karena perawatannya yang mudah dan tampilannya yang cantik. Tanaman aglaonema mampu tumbuh dengan baik di tempat yang minim dengan cahaya. Karena kemudahan dalam merawatnya, sehingga tanaman hias ini cocok bagi pecinta tanaman hias pemula. Aglaonema tersedia dengan berbagai varian warna. Tetapi yang paling populer ialah aglaonema dengan warna merah dengan semburat hijau atau berjenis Aglaonema creta. Berikut adalah jenis tanaman aglaonema yang populer di Indonesia:

    • Aglaonema creta
    • Aglaonema super white
    • Aglaonema tiara
    • Aglaonema harlequeen
    • Aglaonema emerald bay
    • Dan lainnya.

    Harga tanaman hias aglaonema per piecesnya berkisar dari Rp 30.000 hingga Rp 300.000.

    Tanaman Hias Aglaonema

    Tanaman Hias Aglaonema. Image Source: Unsplash/David Clode

    Pothos (Sirih Gading)

    Pothos atau sirih gading adalah tanaman hias selanjutnya yang memiliki prospek bagus untuk dijadikan produk usaha. Sirih gading adalah jenis tanaman merambat tetapi juga cantik apabila diletakkan didalam pot hias. Secara fisik, sirih gading memiliki daun yang kecil tetapi rimbun dan memiliki warna dominan hijau dengan semburat kuning dan putih. Fakta unik dari tanaman sirih gading ini ternyata berbahaya bagi kucing dan anjing ya, Sobat BFI. Sehingga selalu awasi hewan peliharaan Anda untuk tidak memakan tanaman sirih gading ini. Berikut adalah jenis sirih gading yang banyak dipelihara para pecinta tanaman hias:

    • Golden pothos
    • Marble queen pothos
    • Silver pothos
    • Neon pothos
    • Manjual pothos
    • Dan lainnya.

    Harga tanaman sirih gading per pot nya adalah Rp 35.000 hingga Rp 150.000. Tergolong murah jika dibandingkan dengan jenis tanaman hias lainnya. 

    Tanaman Hias Sirih GadingTanaman Hias Sirih Gading. Image Source: Unsplash/Kelsey Brown

    Sansevieria (Lidah Mertua)

    Sansevieria atau lebih dikenal dengan tanaman lidah mertua sudah menjadi primadona tanaman hias sejak lama. Tanaman lidah mertua sangat mudah dikenali dengan bentuk daunnya yang memanjang keatas, berwarna hijau dengan semburat kuning, bertekstur keras, dan bagian ujungnya yang runcing. Selain dapat menjadi penghias ruangan, sansevieria bermanfaat bagi kesehatan paru-paru, lho. Karena tanaman ini dapat menyerap bahan beracun, menyaring udara kotor, dan menghasilkan oksigen. Wah super sekali ya manfaat tanaman yang satu ini! Ini dia jenis tanaman lidah mertua yang dapat dijadikan pelengkap usaha tanaman hias Anda:

    • Sansevieria trufasciata
    • Sansevieria trufasciata lautentii
    • Sansevieria hahnii
    • Sansevieria clyndrica
    • Dan lain sebagainya.

    Harga tanaman sansevieria per piecenya dijual mulai dari harga Rp 15.000 hingga Rp 100.000. Terjangkau bukan, Sobat BFI?

    Usaha tanaman hias sansevieria

    Tanaman Hias Sansevieria. Image Source: Unsplash/freestocks

    Peperomia

    Jenis tanaman hias peperomia berasal dari daratan Brazil yang memiliki iklim tropis, sehingga tanaman ini juga cocok untuk dibudidayakan di Indonesia. Mungkin Anda pernah melihat sesekali tanaman hias yang daunnya mirip seperti kulit semangka? Ya, itulah jenis peperomia argyreia atau peperomia watermelon. Tidak mau kalah dengan Monstera, tanaman peperomia kini juga kian dilirik untuk dijadikan pelengkap usaha tanaman hias. Tanaman ini sangat cocok jika ditanam melalui media pot. Selain itu, jangan tempatkan peperomia di tempat yang terkena langsung oleh paparan sinar matahari ya, Sobat BFI, karena akan memberikan efek pudar pada daunnya dalam jangka panjang. Berikut adalah jenis peperomia yang populer untuk dijadikan tanaman hias:

    • Peperomia argyreia (watermelon peperomia)
    • Peperomia obtusifolia
    • Peperomia prostrata
    • Peperomia rotundifolia
    • Peperomia hope
    • Dan lain-lain.

    Harga tanaman peperomia ini dijual dengan harga mulai dari Rp 15.000 hingga Rp 150.000 per piecesnya.

    Tanaman Hias Peperomia Watermelon

    Tanaman Hias Peperomia Watermelon. Image Source: Kompas

    Kaktus

    Selama pandemi covid-19 ini, tren memelihara tanaman hias kaktus turut meningkat. Tanaman kaktus cocok dipelihara bagi Anda yang memiliki waktu luang yang terbatas. Karena, kaktus tergolong mudah dalam perawatannya dan dapat tetap bertumbuh meskipun minim pengairan. Tampilan yang minimalis membuat keunikan tersendiri bagi tanaman kaktus ini. Anda dapat menanamnya di pot hias dan meletakannya diatas meja kerja atau sudut ruangan Anda. Berikut adalah jenis kaktus cantik yang cocok untuk jadi pelengkap usaha tanaman hias Anda:

    • Kaktus koboi
    • Kaktus Medusa
    • Kaktus Zebra
    • Kaktus Telinga Kelinci
    • Kaktus ball
    • Dan lain sebagainya.

    Harga kaktus per pot nya yaitu dijual dengan harga Rp 7.500 hingga Rp 100.000 saja.

    Usaha tanaman hias kaktus

    Tanaman Hias Kaktus. Image Source: Unsplash/Topcools Tee

     

    Nah, demikianlah informasi mengenai tips dalam memulai usaha tanaman hias beserta informasi lengkap mengenai jenis tanaman hias yang dapat dijadikan komoditas jualan Anda. Semoga artikel kali ini membantu ya, Sobat BFI. Jika Anda membutuhkan modal usaha dalam memulai usaha tanaman hias dalam skala besar maupun menengah, Anda dapat mengajukan pinjaman modal usaha melalui BFI Finance! Anda cukup menjaminkan BPKB Kendaraan (Mobil dan Motor) ataupun Sertifikat Rumah untuk dapat menikmati plafond pinjaman dengan suku bunga yang rendah dan tenor yang beragam. Ajukan segera ya!

     

    Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    BFI Finance, Solusi Segala Kebutuhan Finansial Anda.

     

  • judi

    Usaha Ikan Hias: Peluang Usaha yang Tidak Ada Matinya


    Usaha ikan hias adalah salah satu jenis usaha yang mampu bertahan bahkan saat kondisi sedang pandemi. Usaha yang satu ini bisa dengan mudah Anda mulai dengan modal minim. 

    Tidak hanya itu, bagi Anda memiliki hobi memelihara ikan hias, usaha ini bisa jadi aktivitas seru untuk dilakukan. Pasalnya, Anda akan menekuni hobi sekaligus berbisnis. Seru sekali bukan?

    Nah, kira-kira apa saja yang Perlu Anda ketahui sebelum terjun ke usaha ini? Artikel berikut akan membantu Anda menjawab semua pertanyaan terkait usaha ikan hias. Simak baik-baik, ya!

    Peluang Usaha Ikan Hias

    Usaha ikan hias menjadi peluang usaha yang tidak ada matinya. Dari tahun ke tahun akan selalu ada tren terbaru dengan pangsa pasar yang luas.

    Berikut ini beberapa alasan kuat mengapa usaha ikan hias sangat berpeluang menghasilkan banyak keuntungan jika Anda mencobanya!

    1. Biaya Perawatan Ikan Hias Cenderung Murah

    2. Tidak Membutuhkan Banyak Ruang

    3. Bisa Dilakukan di Rumah

    4. Bisa Dimulai Dengan Modal Minim

    5. Jangkauan Pemasaran Luas, Bisa Dijual di Marketplace

    6. Menjalankan Hobi Sekaligus Berbisnis

    7. Ikut Berkontribusi dalam Melestarikan Jenis Ikan Tertentu

    Jenis-Jenis Ikan Hias yang Paling Banyak Dicari

    Ada beragam jenis ikan hias yang bisa Anda pilih untuk usaha ikan hias. Beberapa ikan hias populer yang saat ini banyak dicari diantaranya sebagai berikut.

    1. Ikan Koi

    Jenis ikan hias pertama yang paling banyak dipelihara yaitu ikan koi. Ikan ini memiliki warna yang khas dengan corak warna cantik seperti merah, putih, hitam, kuning. 

    Bentuknya yang unik dengan gradasi warna yang khas membuat ikan ini memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak orang.

    Usaha ikan hias koi

    Ikan Hias Koi. Image Source: Unsplash/Lucas Hoang

    2. Ikan Cupang

    Salah satu jenis ikan yang sempat booming di masa pandemi. Ikan cupang memiliki ukuran tubuh yang mungil dengan corak warna yang cantik. Tidak hanya mudah ditemukan di toko-toko ikan hias, ikan cupang juga cenderung lebih mudah untuk dipelihara.

    Adapun beberapa jenis ikan cupang yang laku keras di pasaran antara lain:

    • Cupang Halfmoon

    • Belgi Bangkok

    • Cupang Emas

    • Cupang VeilTail

    • Cupang Halfmoon

    • Cupang Paradise

    • Cupang Slayer

    • Cupang Dumbo

    • Cupang Serit

    • Cupang Sarawak

    Ikan Hias Cupang

    Ikan Hias Cupang. Image Source: Unsplash/Blend Hell

     

    Baca Juga: Budidaya Ikan Cupang : Dari Kegemaran Jadi Penghasilan Tambahan

     

    3. Ikan Mas Koki

    Seperti halnya ikan koi, ikan mas koki juga sudah sejak lama menjadi komoditi usaha ikan hias yang paling banyak digandrungi.

    Namun, meskipun ikan ini nampak cantik dan menggemaskan, ikan satu butuh perawatan yang eksklusif. Sebab, ikan koi kurang bisa hidup berdampingan dengan ikan lainnya dan membutuhkan lebih banyak oksigen untuk bertahan hidup.

    Usaha ikan hias emas

    Ikan Hias Goldfish. Image Source: Unsplash/Kabita Darlami

    4. Ikan Louhan

    Jenis ikan yang satu ini cukup mudah dikenali hanya dengan melihatnya sekilas. Ikan louhan memiliki jenong pada bagian kepalanya dan sangat agresif terhadap ikan lain. Jadi, untuk memelihara ikan ini tidak bisa disatukan dengan ikan lainnya, terutama ikan kecil.

    Ikan ini punya nilai jual yang cukup fantastis, tergantung dari seberapa besar ukuran jenong serta keunikan corak yang dimiliki.

    Ikan Hias Louhan

    Ikan Hias Louhan. Image Source: Freepik

    5. Ikan Gupi

    Ikan Gupi terkenal akan siripnya yang memukau. Di samping itu, perawatannya pun cukup mudah, Anda hanya perlu menyediakan kolam ukuran berukuran kecil tanpa oksigen.

    Beberapa jenis ikan gupi yang populer antara lain ikan gupi dragon, cobra, dan gupi koi.

    Usaha ikan hias gupi

    Ikan Hias Gupi. Image Source: Unsplash/Gary Ellis

    6. Ikan ClownFish (Ikan Badut)

    Pernah menonton film Finding Nemo? Tokoh ikan dalam film tersebut adalah ikan clown fish. Memiliki corak warna unik yang terdiri dari oren, hitam, dan putih, ikan yang habitat aslinya di laut ini ternyata dapat dengan mudah dipelihara di air tawar.

    Anda hanya perlu menyediakan akuarium biasa dan memasukkan terumbu karang agar ikan ini merasa lebih nyaman dan seperti berada di habitat aslinya.

    Ikan Hias Clownfish

    Ikan Hias Clownfish. Image Source: Unsplash/David Clode

    7. Ikan Arwana

    Ikan arwana, salah satu jenis ikan hiasa dengan nilai jual yang tinggi. Ikan ini punya banyak nama seperti ikan naga, kayangan, payung.

    Memiliki ciri khas bentuk tubuhnya yang panjang dengan sisik yang mengkilap, beberapa jenis ikan arwana yang populer di pasaran yaitu:

    • Ikan Arwana Silver

    • Ikan Arwana Golden Red

    • Ikan Arwana Super Red

    Usaha ikan hias arwana

    Ikan Hias Arwana. Image Source: Unsplash/Riza Gabriela

    8. Ikan Discus

    Nama ikan discus belakangan ini cukup populer karena bentuk dan warnanya yang unik. Menjadikan ikan ini banyak diincar untuk dijadikan ikan hias di rumah.

    Ikan ini termasuk dalam kategori ikan high class yang habitat aslinya dari sungai amazon di Brazil. Nilai jual ikan ini bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta. Sangat cocok untuk dibudidayakan bagi Anda yang ingin menggeluti usaha ikan hias.

    Usaha ikan hias discus

    Ikan Hias Discus. Image Source: Unsplash/Adam Rao

    9. Ikan Manfish

    Salah satu ikan yang umum yang ditemui di akuarium ikan hias. Ikan ini mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan dapat disatukan dengan jenis ikan lainnya selama ikan tersebut bukan predator.

    Ikan ini memiliki ciri khas sirip yang memanjang dan bentuk tubuhnya yang pipih. Selain itu, pilihan warna pada jenis ikan ini sangatlah beragam, menjadikan ikan ini banyak dipilih sebagai ikan hias untuk mempercantik akuarium.

    Usaha ikan hias manfish

    Ikan Hias Manfish. Image Source: Unsplash/Nuri Hasanah

     

    Baca Juga: Cara Memulai Usaha Ternak Lele : Dari Modal Usaha Hingga Panen Tiba

     

    Keuntungan Memelihara Ikan Hias

    Memelihara ikan hias dapat memberikan sederet keuntungan bagi para pemiliknya. Berikut ini beberapa keuntungan dari memelihara ikan hias dikutip dari store.sirclo.com yang perlu Anda ketahui:

    Usaha Ikan Hias

    Image Source: Pexels/MART PRODUCTION

    1. Meredakan Stres

    Menjaga kesehatan mental sangatlah penting agar kita terhindar dari stres, rasa cemas, dan lain sebagainya yang dapat mengganggu produktivitas kita sehari-hari.

    Nah, salah satu cara efektif untuk meredakan stres yang dapat dicoba yaitu dengan memelihara ikan hias. Sebab, warna-warni yang terdapat pada ikan hias mammpu membuat siapa saja yang melihatnya menjadi lebih rileks.

     

    Baca Juga: Stoikisme: Aliran Filsafat yang Membuat Hidup Lebih Tenang dan Bijak

     

    2. Meningkatkan Fokus

    Tahukah Anda jika memandangi akuarium yang berisikan ikan hias mampu meningkatkan fokus yang kita miliki?

    Hal ini bisa terjadi karena akuarium yang berisikan ikan hias membawa efek terapeutik bagi siapa saja yang memandangnya selama beberapa menit. Alhasil, konsentrasi yang sempat buyar bisa kembali fokus dan meningkatkan produktivitas yang ada.

    Dari adanya manfaat ini, kehadiran usaha ikan hias tentunya akan sangat membantu mereka yang ingin mencari ketenangan dengan melakukan budidaya ikan hias.

    3. Memperbaiki Kualitas Tidur

    Stres adalah salah satu pemicu seseorang sulit tidur. Hal ini dapat memicu menurunnya kualitas tidur yang menjadikan seseorang mudah letih, lemas, dan lesu saat bangun di pagi hari.

    Tidak hanya itu, tidur yang kurang berkualitas juga mampu menurunkan kinerja otak di siang hari yang berimbas pada sulit fokus, gelisah, dan mudah marah.

    Memelihara ikan hias dapat membantu kita mengurangi stres yang ada dan menstimulasi otak kita agar lebih tenang dan rileks. Ini akan membuat Anda terhindar dari insomnia dan tidur lebih nyenyak.

    4. Menurunkan Tekanan Darah

    Sebagaimana yang disebutkan oleh Public Library of Science, adanya akuarium ikan hias terutama di rumah, mampu mengurangi tekanan darah khususnya bagi para lansia.

    5. Membuat Pasien Lebih Rileks

    Terakhir, keberadaan ikan hias juga mampu membuat pasien lebih rileks dan hanya membutuhkan sedikit obat penghilang rasa sakit.

    Seperti yang disebutkan oleh American Journal of Clinical Hypnosis, akuarium yang diletakan di ruang tunggu dokter dapat membantu para pasien lebih rileks dan meringankan rasa sakit yang tengah mereka rasakan.

    Tips Memulai Usaha Ikan Hias Bagi Pemula

    Siapa saja bisa memulai usaha ikan hias. Nah, supaya usaha yang Anda tekuni dapat berjalan dengan baik, Anda bisa mengikuti tips berikut ini.

    1. Menentukan Target Pasar

    Hal pertama yang harus Anda lakukan saat ingin memulai usaha ikan hias yaitu dengan menentukan target pasar.

    Sebab, target pasar yang Anda pilih bisa mempermudah Anda dalam menentukan jenis ikan yang hendak dijual, menentukan harga jual, sampa dengan strategi promosi.

     

    Baca Juga: Riset Pemasaran: Definisi, Tujuan, dan Cara Melakukannya

     

    2. Pilih Bisnis Model yang Sesuai

    Ada banyak cara berjualan yang bisa Anda lakukan sesuai dengan fleksibilitas waktu dan kondisi. Antara lain yaitu berjualan secara offline baik itu di rumah atau di ruko, berjualan secara online, menjadi reseller atau dropshipper, sampai dengan jastip ikan hias.

    Pilihlah cara berjualan yang paling sesuai dengan kondisi Anda. Pasalnya, cara yang Anda pilih nantinya akan berpengaruh cukup besar dengan besaran modal yang diperlukan sampai dengan strategi penjualan.

    3. Bekali Diri dengan Pengetahuan Seputar Ikan Hias

    Memulai usaha ikan hias bukan hanya perihal modal dan tekad yang kuat. Membuka usaha haruslah diimbangi dengan pengetahuan yang mumpuni. Jadi, pastikan Anda memiliki pengetahuan yang cukup terkait ikan hias sebelum betul-betul memulainya.

    Misalnya, jenis-jenis ikan hias, cara merawat ikan, sampai dengan cara melakukan budidaya ikan, dan pengemasan ikan yang baik supaya ikan tidak mudah mati atau kehabisan oksigen saat dalam perjalanan.

    4. Tentukan Jenis Ikan Hias yang Akan Dijual

    Sudah menentukan target pasar dan model bisnis yang akan dijalani? Selanjutnya tentukan jenis ikan hias apa yang akan Anda jual.

    Pilihlah jenis ikan hias yang sedang ramai dicari dan mudah dijual kembali dengan harga yang bersaing. Untuk mendapatkan jenis ikan yang Anda inginkan, Anda bisa langsung datang ke distributor ikan hias terpercaya.

     

    Baca Juga: Budidaya Ikan Nila: Tips Usaha dan Estimasi Keuntungannya

     

    5. Sediakan Peralatan yang Dibutuhkan

    Pastikan Anda juga menyiapkan peralatan yang dibutuhkan mulai dari akuarium, aerator, pakan atau pelet ikan, jaring, tanaman air, dan lain sebagainya.

    Sesuaikan perlengkapan yang ada sesuai dengan jenis ikan yang Anda pilih. Sebab, tidak semua jenis ikan bisa hidup berdampingan dalam satu akuarium yang sama.

    6. Jual Produk Lainnya yang Berkaitan dengan Akuarium

    Selain menjual berbagai jenis ikan, Anda juga bisa berjualan produk lainnya yang masih berkaitan dengan usaha ikan hias milik Anda.

    Misalnya, Anda menjual peralatan untuk budidaya ikan, tanaman air, pakan ikan, sampai dengan alat pancing.

    7. Manfaatkan Sosial Media

    Sosial media kini menjadi bagian dari keseharian kita. Banyak orang setiap harinya meluangkan waktu untuk membuka sosial media dengan tujuan yang berbeda-beda.

    Nah, dengan adanya sosial media ini Anda bisa mencari peluang untuk mengenalkan sekaligus mengembangkan usaha ikan hias milik Anda. Sebagai contoh Anda ikut bergabung di komunitas pecinta ikan hias.

    Nantinya, Anda bisa ikut berpartisipasi untuk saling bertukar informasi terkait ikan hias sekaligus menawarkan produk milik Anda.

    Anda juga bisa memanfaatkan fitur iklan yang ada di sosial media pilihan Anda. Ini akan sangat memudahkan Anda untuk menarget pelanggan sesuai dengan target pasar. 

    8. Berjualan Ikan Hias Secara Online

    Marketplace adalah tempat yang cocok untuk mengenalkan usaha ikan hias milik Anda. Bukan hanya jangkauannya yang luas, namun marketplace juga bisa membuat usaha Anda semakin dikenal dan menerima banyak orderan ikan hias.

    Sebelum memulai berjualan secara online, pastikan Anda paham betul cara mengemas ikan hias tanpa kehabisan oksigen selama diperjalanan. Terlebih jika ikan tersebut akan dikirimkan ke luar kota.

    Cara Mendapatkan Modal Usaha Ikan Hias

    Tertarik untuk memulai usaha ikan hias? BFI Finance siap sedia membantu Anda! Anda bisa mendapatkan pinjaman modal usaha dengan memilih pinjaman jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah.

    Informasi selengkapnya terkait pinjaman bisa Anda peroleh melalui tautan berikut ini.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

    Tunggu apalagi? Yuk, ajukan pinjaman di BFI Finance. Wujudkan impianmu sekarang!