• judi

    Cara Cermat Manfaatkan Aplikasi Pinjaman Uang


    Mengajukan pinjaman dari layanan aplikasi pinjaman uang yang disediakan oleh perusahaan pembiayaan merupakan solusi yang umum dilakukan. Tujuannya bisa bermacam-macam. Mulai dari tambahan modal usaha, biaya pendidikan, biaya renovasi rumah, dan masih banyak lagi. 

    Produk pinjaman yang tersedia pun bervariasi. Mulai dari pinjaman dengan jaminan BPKB kendaraan, jaminan sertifikat rumah, hingga yang tanpa jaminan atau KTA. 

    Aplikasi pinjaman uang sendiri memberikan banyak keuntungan. Proses dan persyaratan pencairan cepat dan praktis. Bahkan, beberapa perusahaan pembiayaan menawarkan pencairan dana kurang dari satu hari. Sehingga, cara ini banyak dilakukan oleh mereka yang membutuhkan dana cepat cair dalam waktu singkat. 

    Sayangnya, kemudahan ini terkadang tidak diimbangi oleh kebijaksanaan nasabahnya. Masih banyak orang-orang yang tidak bijak dalam memanfaatkan dana pinjaman. Akibatnya, bukannya membantu, mereka malah terjerumus dalam hutang dan keadaan finansial yang memburuk. Sehingga, mengajukan pinjaman seringkali dinilai negatif. 

    Padahal, mengajukan aplikasi pinjaman uang boleh-boleh saja selama Anda tahu cara cermat memanfaatkan dana pinjaman tersebut. Perencana Keuangan Oneshildt Personal Financial Planning, Budi Rahardjo, mengatakan bahwa selama pinjaman yang Anda tuju telah terdaftar dan diawasi oleh OJK, maka aplikasi pinjaman bisa Anda jadikan salah satu alternatif untuk kebutuhan finansial Anda. 

    Apa saja yang harus diperhatikan? Yuk, simak ulasannya!

     

    aplikasi pinjaman uang

    Disiplin

    Eko Endarto, Perencana Keuangan Finansia Consulting, berpesan bahwa Anda harus senantiasa disiplin dan tidak menggunakan dana pinjaman untuk hal-hal yang bersifat konsumtif. Gunakan dana pinjaman sesuai dengan rencana dan tujuan awal meminjam, dan jangan digunakan untuk hal-hal lain. 

    Selain disiplin dalam penggunaan dana, Eko juga berpesan untuk disiplin dalam membayar pinjaman dengan menjadikan pembayaran angsuran pinjaman sebagai prioritas. Sebaiknya, jumlah cicilan tidak melebihi 30% dari penghasilan.

    Sebelum mengajukan pinjaman, sebaiknya Anda mempertimbangkan betul-betul apakah tujuan penggunaan dana pinjaman tersebut sifatnya produktif atau tidak. Lalu, pahami syarat-syarat dan biaya administrasinya, termasuk bunga, cara pembayaran angsuran, hingga denda. 

    Manajemen Hutang

    Selain mempelajari persyaratan, skema bunga, cara pembayaran angsuran, denda, serta sanksi, sebaiknya Anda juga mempertimbangkan tenor pinjaman.

    Hal ini tentunya harus disesuaikan dengan jumlah pinjaman dan keadaan finansial Anda. Namun, disarankan agar Anda mengambil tenor pinjaman dalam tempo yang lama, misalnya 6 bulan. Sehingga, Anda bisa memperkecil potensi gagal bayar. 

    Karena itulah,  penggunaan uang hasil pinjaman sebaiknya untuk hal yang sifatnya produktif dan menghasilkan. Sehingga, hasil dari pinjaman tersebut bisa mengkompensasi pembayaran cicilan dan bunga.

    Dengan kata lain, pengajuan pinjaman harus diimbangi dengan kemampuan mencicil yang baik agar tidak menyulitkan keadaan finansial Anda di kemudian hari. 

    Ajukan Aplikasi Pinjaman Uang Terpercaya!

    Itulah cara cermat dalam memanfaatkan aplikasi pinjaman uang. Yuk, ajukan pinjaman aman dan terpercaya di BFI Finance!

    BFI Finance telah beroperasi sejak tahun 1982 dan telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Dapatkan pinjaman aman dan terpercaya dengan bunga flat rate dan tenor panjang dengan jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah. 

    Ajukan aplikasi pinjaman uang terpercaya di BFI Finance!
     

  • judi

    3 Jenis Pinjaman Bunga Rendah dan Tips Cermat Memilihnya


    Pinjaman bunga rendah merupakan hal yang banyak dicari oleh calon debitur saat mengajukan pinjaman untuk keperluan apapun. Dengan suku bunga yang rendah, nantinya akan menentukan besarnya cicilan atau angsuran yang dibayarkan. Setiap Lembaga Keuangan berlomba-lomba untuk menawarkan suku bunga yang kompetitif. Sebagai calon debitur tentunya harus dengan cermat dalam melihat persyaratan yang ditawarkan apakah sesuai dengan manfaat yang didapatkan. Tentunya, suku bunga yang ditawarkan juga akan berbeda pada setiap produk pembiayaan ya. Nah, pada kesempatan kali ini tim BFI Finance ingin memberikan pemahaman kepada Anda mengenai beberapa jenis pinjaman bunga rendah yang ada dan tips dalam memilihnya. Simak yuk!

    3 Jenis Pinjaman Bunga Rendah

    1. KTA / Pinjaman Tanpa Jaminan

    Pinjaman bunga rendah yang pertama adalah Kredit Tanpa Agunan atau yang biasa disebut dengan KTA. Mungkin Anda sudah tidak asing lagi ya mendengar istilah tersebut? Benar, KTA adalah produk pinjaman tanpa jaminan yang umumnya ditawarkan oleh Bank. Pinjaman KTA dapat digunakan untuk keperluan dana pendidikan anak, renovasi rumah, membuka usaha, dan lain-lain. Pencairan dana KTA umumnya memakan waktu 3 hingga 5 hari tergantung kebijakan bank dan kelengkapan dokumen persyaratan calon debitur.

    Layaknya Bank, Perusahaan Pembiayaan seperti BFI Finance juga memiliki produk pinjaman serupa yang tidak mensyaratkan jaminan. Saat ini, BFI Finance memiliki pembiayaan tanpa jaminan bernama BFI SELFI atau Seller Financing. Sesuai dengan namanya, pembiayaan BFI Seller Financing bertujuan untuk memenuhi kebutuhan modal usaha para pelaku UMKM. Calon debitur dapat mengajukan pembiayaan hingga sebesar Rp 25.000.000. Informasi selengkapnya mengenai BFI SELFI dapat Anda ketahui melalui tautan berikut ini.

    2. Pinjaman Dengan Jaminan

    Sesuai dengan namanya, jika Anda mengajukan pembiayaan melalui metode ini, Anda perlu membutuhkan jaminan sebagai salah satu persyaratannya. Bentuk jaminannya dapat berupa BPKB Mobil , Motor, ataupun Sertifikat Rumah. Umumnya, suku bunga yang ditawarkan pada pinjaman dengan jaminan, lebih rendah dibandingkan pinjaman tanpa jaminan. Salah satu penyebabnya adalah risiko yang ditimbulkan pinjaman tanpa jaminan, lebih tinggi dibandingkan pinjaman dengan jaminan.

    Selain itu, kelebihan pinjaman dengan jaminan ini adalah menawarkan tenor yang lebih panjang. Anda dapat mendapatkan masa tenor yang panjang melalui pinjaman dengan jaminan sertifikat rumah. Tenor yang ditawarkan mulai dari 1 hingga 7 tahun.

    Semua keuntungan tersebut dapat Anda temukan melalui produk pembiayaan multiguna BFI Finance! Saat ini, BFI Finance telah memiliki lebih dari 300 cabang dan gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, seiring dengan berkembangnya dunia digital, calon debitur juga dapat mengajukan pembiayaan melalui online yang dapat diakses melalui website utama BFI Finance. Karena itu, Anda tidak perlu merasa kesulitan lagi dalam memenuhi kebutuhan melalui pinjaman dengan jaminan BFI Finance!

    3. Pinjaman Online

    Seiring dengan berkembangnya teknologi, maka berpengaruh juga terhadap akses pinjaman dana melalui media daring maupun aplikasi. Pinjaman Online atau biasa disebut Pinjol mulai merebak di Indonesia sejak tahun 2016. Berdasarkan data dari OJK per 6 Oktober 2021, jumlah entitas pinjaman online yang telah terdaftar dan berizin OJK di Indonesia berjumlah 106. Selama proses bisnis berjalan, pinjaman online sudah melakukan transaksi sebesar Rp 249.928 Triliun. Angka yang cukup fantastis dan melalui kehadiran pinjaman online tentunya telah membantu roda perekonomian Indonesia. Namun diluar itu, Anda perlu lebih berhati-hati karena masih terdapat juga pinjaman online illegal. Bukannya terbantu, debitur yang terjerat oleh pinjaman online illegal ini justru akan terbebani oleh masalah yang baru. Ciri-ciri pinjaman online illegal adalah umumnya menetapkan suku bunga yang tinggi, fee yang besar, denda tidak terbatas, dan melakukan teror atau intimidasi kepada debitur.

    Sebelum Anda memutuskan untuk mengajukan pinjaman melalui pinjaman online, Anda perlu melihat kembali track record yang dimiliki oleh entitas tersebut. Dan yang pasti, ajukanlah pinjaman online melalui entitas yang sudah terdaftar dan mendapat izin resmi dari OJK.

     

    Pinjaman Bunga Rendah

    Image Source: Unsplash

    Tips dalam Menentukan Pinjaman Bunga Rendah

    Setelah Anda mengetahui jenis pinjaman bunga rendah, selanjutnya berikut merupakan tips dalam memilih pinjaman bunga rendah:

    1. Tentukan Jumlah Pinjaman dan Jaminan

    Langkah pertama dalam menentukan pinjaman bunga rendah adalah dengan menentukan jumlah pinjaman sesuai dengan kebutuhan Anda. Besarnya pinjaman juga ditentukan oleh kemampuan dalam membayar cicilan Anda per bulannya. Jika Anda memutuskan untuk menggunakan jaminan dalam melakukan pinjaman, maka tentukanlah jaminan yang dapat mencakup kebutuhan dana Anda. Umumnya, plafond yang diberikan kepada calon debitur jika mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB Motor, berkisar dari Rp 1.000.000. Lain halnya, jika mengajukan pinjaman dengan jaminan BPKB Mobil, plafond pembiayaan yang diberikan mulai dari Rp 10.000.000.

    Jika Anda memutuskan untuk menggunakan platform Pinjaman Online, Anda berkesempatan mendapatkan pencairan dana mulai dari Rp 500.000. Jumlah tersebut tentunya berbeda antara entitas pinjaman online satu dengan yang lainnya.

    2. Tentukan Tenor Pinjaman Anda

    Selanjutnya, Anda dapat menentukan tenor atau jangka waktu pinjaman Anda. Memang, semakin panjang tenor akan membuat jumlah angsuran semakin kecil. Namun perlu diperhatikan, lamanya tenor juga menentukan tingkat suku bunga yang diberikan kepada calon debitur. Semakin panjang tenor, maka suku bunga yang dibebankan akan semakin tinggi. Sebaliknya, semakin pendek tenor yang dipilih, maka suku bunga yang didapatkan akan semakin rendah.

    Biasanya, untuk pinjaman dengan jaminan BPKB Motor, calon debitur akan mendapatkan masa tenor hingga 18 bulan. Sedangkan, untuk pinjaman dengan BPKB Mobil akan mendapatkan masa tenor hingga 48 bulan. Semuanya bergantung pada kapasitas dan kemampuan calon debitur dalam membayar angsuran. Lain halnya, jika Anda mengajukan pinjaman tanpa jaminan seperti melalui platform pinjaman online, masa tenor yang diberikan lebih pendek dan bervariasi mulai dari hitungan hari hingga beberapa bulan saja.

    3. Bandingkan Suku Bunga dan Biaya Lain yang Muncul

    Setelah Anda menentukan jumlah pinjaman dan masa tenor, selanjutnya Anda dapat membandingkan suku bunga dan biaya lain-lain yang muncul saat pengajuan pinjaman. Besarnya suku bunga yang ditawarkan antar Lembaga keuangan cukup kompetitif, sehingga Anda harus jeli dalam menentukannya. Selain itu, Anda juga harus memerhatikan biaya awal yang muncul saat mengajukan pinjaman seperti biaya administrasi dan biaya provisi. Pastikan, Anda mendapatkan keuntungan yang setimpal dengan beberapa persyaratan yang diberikan.

    4. Perhatikan Kredibilitas Lembaga Keuangan

    Tips yang tidak kalah penting adalah dengan memerhatikan kredibilitas pemberi pinjaman. Misalnya, sejak kapan perusahaan itu berdiri, berapa banhyak cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, dan yang pasti apakah sudah terdaftar dan mendapat izin resmi dari OJK. Beberapa hal tersebut dapat digunakan untuk mereview kualitas Lembaga keuangan pemberi pinjaman.

    5. Siapkan Dokumen dan Persyaratan yang Dibutuhkan

    Tips terakhir adalah dengan menyiapkan persyaratan dokumen yang dibutuhkan jauh hari sebelum hari pengajuan. Umumnya, dokumen yang dibutuhkan adalah KTP, Kartu Keluarga, NPWP, Slip Gaji, dan Surat Izin Usaha jika Anda membutuhkan pinjaman untuk keperluan modal usaha. Setiap produk pinjaman mungkin memiliki persyaratan berbeda, sehingga Anda perlu lebih cermat dalam mendapatkan informasinya.

     

    Seperti itulah ketiga jenis pinjaman bunga rendah yang dapat menjadi alternatif Anda dalam mengajukan pinjaman beserta tips mendapatkannya. Setiap produk pinjaman tentunya memiliki risiko yang berbeda. Semuanya bergantung pada besar atau kecilnya kebutuhan pinjaman Anda. Sekali lagi, cermatlah dalam memilih entitas yang menawarkan pinjaman bunga rendah. Jika Anda membutuhkan pinjaman untuk keperluan investasi, modal usaha, dana pendidikan anak, hingga biaya renovasi rumah, Anda selalu dapat mengajukannya melalui BFI Finance! Tentunya, BFI Finance telah terdaftar dan diawasi oleh OJK. Selain itu, BFI Finance telah memiliki lebih dari 300 cabang dan gerai yang tersebar di seluruh Indonesia. Sehingga, percayakan saja pembiayaan Anda melalui BFI Finance! Informasi dan ketentuan lainnya terkait pengajuan pinjaman melalui BFI Finance dapat diakses pada tautan dibawah ini.

     

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

     

    BFI Finance, Solusi Segala Kebutuhan Finansial Anda!