• judi

    Biaya Bangun Rumah 2 Lantai dan Tips Penting Dalam Membangun Rumah


    Memiliki rumah lantai dua mungkin menjadi idaman bagi banyak orang. Terlebih, setiap tahunnya lahan yang ada semakin terbatas dan harganya cenderung naik.

    Lantas, apa saja yang perlu dipersiapkan dan berapa biaya bangun rumah 2 lantai? Sobat BFI, mari kita simak uraian di bawah ini mengenai serba-serbi membangun rumah 2 lantai yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber terpercaya.

    Keuntungan Membangun Rumah 2 Lantai

    Ada sederet keuntungan yang bisa Anda peroleh dari membangun rumah 2 lantai. Keuntungan tersebut mencakup kenyamanan sampai dengan kebutuhan akan privasi. Yuk, kita simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

    1. Rumah dengan 2 Lantai Lebih Efisien

    Biaya bangun rumah 2 lantai memanglah tidak murah. Namun, anggaran yang perlu disiapkan cenderung lebih hemat ketimbang membangun rumah yang luas ke samping.

    Hal ini bisa terjadi karena rumah 2 lantai lebih efisien dalam pembuatan jalur listrik dan saluran air. Pasalnya, saluran yang dibuat akan berbentuk vertikal dan satu arah. Ini tentunya memungkinkan budget yang Anda miliki bisa diminimalisir karena tidak perlu menyediakan banyak saluran.

    2. Secara Estetika, Terlihat Lebih Menarik

    Secara estetika atau keindahan bangunan, rumah dengan 2 lantai terlihat lebih menarik dan enak untuk dipandang terlepas dari gaya bangunan seperti apa yang dipilih.

    Di samping itu, rumah dengan 2 lantai menawarkan pemandangan yang memanjakan mata. Khususnya bagi pemilik rumah yang bermukim di kawasan asri.

    3. Lebih Banyak Ruang dan Lega

    Salah satu permasalahan yang kerap kali kita jumpai di daerah perkotaan atau daerah padat yaitu terbatasnya lahan. Lahan yang terbatas membuat ruang gerak yang ada pun ikut terbatas.

    Solusinya yaitu dengan membuat rumah 2 lantai. Rumah yang dibangun secara vertikal cenderung memiliki lebih banyak ruang dan punya kesan lebih lega.

    Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi Anda yang ingin memiliki lebih banyak ruang dengan anggota keluarga yang cukup banyak namun memiliki kendala yakni terbatasnya lahan bangunan.

    4. Lebih Banyak Privasi

    Selain digunakan untuk tempat bernaung atau berteduh, rumah adalah tempat dimana seseorang bisa mendapatkan privasi.

    Dengan membangun rumah 2 lantai, Anda bisa mendapatkan privasi lebih baik, terbebas dari suara bising, dan menghirup udara lebih baik.

     

    Baca Juga: Simak 6 Aturan Renovasi Rumah Subsidi yang Telah Ditetapkan Pemerintah

     

    Cara Menghitung Biaya Rumah 2 Lantai

    Sebelum Anda mulai membangun rumah 2 lantai, ada hal penting yang tidak boleh Anda lewatkan. Salah satunya yaitu memperhitungkan kebutuhan apa saja yang nantinya bisa mempengaruhi biaya bangun rumah 2 lantai.

    Sobat BFI, berikut ini hal-hal yang sebaiknya Anda pertimbangkan secara matang sebelum mantap membangun rumah 2 lantai.

    Biaya Rumah 2 Lantai

    Image Source: Pexels/Sherry

    1. Pisahkan Biaya Tanah dengan Biaya Membangun Rumah

    Biaya membeli tanah dan biaya membangun rumah sudah sebaiknya dipisahkan. Sebab, jika keduanya disatukan, maka anggaran yang ada akan nampak lebih besar.

    Sebagai contoh harga tanah yang Anda miliki bernilai Rp100 juta dengan biaya pembangunan kurang lebih Rp200 juta, bilamana kedua harga tersebut digabungkan, maka biaya yang ada terasa begitu besar yaitu Rp300 juta.

    Lain halnya jika Anda memisahkan keduanya dimana biaya bangun rumah 2 lantai sebesar Rp200 juta. Besaran nilai tersebut tentunya terlihat tidak begitu mahal.

    2. Jika Memungkinkan, Lebihkan Budget yang Ada

    Biaya tambahan bisa datang sewaktu-waktu. Hal ini bisa dikatakan wajar, sebab, dalam membangun rumah memang sudah seyogyanya kita menaikan budget untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

    Amannya, Anda bisa melebihkan sekitar 20-30% dari budget yang Anda miliki. Usahakan juga budget yang ada terpakai dengan baik dan efektif, jadi nantinya lebihan budget yang ada bisa Anda gunakan untuk renovasi bagian dalam atau interior rumah.

     

    Baca Juga: 9 Inspirasi Desain Interior Apik untuk Renovasi Rumah

     

    3. Biaya Tukang Cenderung Lebih Mahal Dibandingkan dengan Biaya Membangun Rumah

    Biaya tukang bangunan bisa menjadi sesuatu yang tricky. Pasalnya, jika Anda kurang teliti dalam memilih tukang bangunan yang jujur dan sesuai, budget yang ada bisa saja dilebihkan dengan kualitas bangun yang ala kadarnya.

    Jika Anda ingin menghitungnya lebih gampang dengan kesepakatan waktu pengerjaan yang bisa disesuaikan, maka jasa tukang borongan bisa jadi solusinya. Estimasi biaya bangun rumah 2 lantai pun akan lebih tergambar dengan jelas.

    Namun, pastikan Anda meriset terlebih dahulu jasa pemborong mana yang hasil kerjanya sesuai dengan apa yang Anda cari. Salah satu caranya yaitu dengan bertanya kepada orang sekitar atau mencari tahu lewat jejaring sosial media.

    4. Pemilihan Material yang Harus Disesuaikan

    Material seperti bahan untuk pondasi, kusen, dan lain sebagainya sangatlah penting untuk membangun rumah yang kokoh dan awet hingga puluhan tahun.

    Jadi, selain memastikan 3 hal krusial sebelumnya, Anda juga harus memastikan hal ini dan lakukan konsultasi dengan tukang bangunan atau pemborong yang Anda percaya.

     

    Baca Juga: Syarat Gadai Sertifikat Rumah dan Hal Lain yang Perlu Dipertimbangkan

     

    Estimasi Biaya Rumah 2 Lantai

    Dalam membangun rumah, tentunya tidak terlepas dari perhitungan biaya. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk membangun rumah 2 lantai, berikut ini estimasi biaya bangun rumah 2 lantai bisa Anda jadikan referensi.

    Dilansir dari laman rumah.com, anggaran dana yang perlu Anda siapkan untuk membangun rumah 2 lantai ditentukan dari tipe bangunan yang Anda inginkan. Apakah rumah tersebut termasuk dengan kategori sederhana, standar, ataupun bagus.

    Rinciannya sebagai berikut.

    Estimasi Biaya Bangun Rumah 2 Lantai Kategori Sederhana

    Untuk membangun rumah dengan kategori ini, ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan. Mulai dari ukuran bangunan, material yang digunakan, sampai dengan estimasi biaya bangun rumah 2 lantai yang nantinya dikeluarkan.

    Membangun rumah 2 lantai dengan tipe sederhana setidaknya membutuhkan tanah dengan luas 36 m2.

    Material yang nantinya dipakai untuk membangun rumah tersebut terdiri batu kali sebagai pondasi rumah, batu bata merah kualitas lokal untuk bagian dinding atau tembok, dengan adonan semen dan pasir yang memiliki perbandingan 1 semen 7 bagian pasir.

    Untuk bagian atas rumah, Anda bisa menggunakan eternit dengan atap rumah yang dipilih yaitu genteng berbahan tanah liat. Nantinya pada bagian lantai rumah, Anda bisa memilih keramik putih ukuran 30X30.

    Terakhir, untuk pelengkap rumah seperti pintu, jendela, kusen, kunci, kaca, dan lain sebagainya bisa menggunakan kualitas biasa.

    Adapun biaya yang perlu Anda anggarkan untuk rumah lantai 2 dengan kategori biasa yaitu kisaran Rp150-200 Juta. Harga tersebut adalah estimasi, untuk kisaran harga yang lebih akurat bisa Anda lakukan riset terlebih dahulu. Termasuk diantaranya riset harga standar tukang bangunan dan material.

     

    Baca Juga:Tips, Jenis, dan Perhitungan Biaya Renovasi Rumah [Terbaru]

     

    Estimasi Biaya Bangun Rumah 2 Lantai Kategori Standar

    Seperti halnya membangun rumah 2 lantai dengan kategori sederhana, luas bangunan yang perlu Anda persiapkan dalam membangun rumah 2 lantai tipe standar yaitu sekitar 36 m2.

    Material yang dibutuhkan mencakup batu kali sebagai pondasi rumah, dinding bangunan yang terbuat dari batu bata dengan kualitas standar atau tengah, serta adonan semen yang perbandingannya sudah disesuaikan, yaitu 1 semen 5 bagian pasir.

    Pada bagian atas rumah Anda dapat memilih eternit dengan rangka hollow yang dikombinasikan dengan gypsum. Genteng tanah liat kualitas nomor satu bisa Anda pilih sebagai atap rumah.

    Biaya Rumah 2 Lantai

    Image Source: Pexels/Karolina Grabowska

    Sedangkan untuk lantainya, Anda bisa memilih lantai keramik bermotif yang disesuaikan dengan selera dan budget yang ada. Tidak lupa pelengkap rumah seperti kunci, kusen, pintu, dan lain sebagainya bisa memilih kualitas dua.

    Terakhir, biaya bangun rumah 2 lantai standar yang sebaiknya Anda siapkan berkisar Rp200 – 260 juta. Besaran biaya tersebut dapat berubah lebih mahal atau murah, tergantung dari material yang dipilih, harga yang berlaku saat ini, serta upah harian para buruh bangunan.

     

    Baca Juga: Tips dan Cara Mengajukan Pinjaman Renovasi Rumah 

     

    Estimasi Biaya Bangun Rumah 2 Lantai Kategori Bagus

    Selanjutnya yaitu perhitungan estimasi biaya bangun rumah 2 lantai dengan kategori kualitas bagus.

    Dalam membangun rumah 2 lantai yang bagus, Anda bisa menyiapkan lahan dengan ukuran 32 m2 atau di atasnya.

    Adapun rincian material yang akan digunakan yaitu terdiri dari pondasi bangunan yang berbahan dasar batu kali. Dinding bangunan menggunakan batu bata dengan kualitas terbaik dengan adonan semen yang lebih kental.

    Pada bagian atas rumah, Anda juga bisa menggunakan eternit dengan rangka hollow yang dikombinasikan dengan gypsum. Pilihlah rangka dan gypsum berkualitas baik yang nantinya dipadu padankan dengan atap kualitas premium.

    Dan untuk lantai rumah, agar bisa memberi sentuhan mewah, Anda bisa memilih lantai keramik ukuran besar dengan pelengkap rumah seperti kunci, kusen, pintu, dan lain sebagainya yang terbuat dari kualitas nomor satu

    Adapun biaya atau budget yang perlu dipersiapkan untuk membangun rumah lantai dua dengan kualitas bagus yaitu mulai dari Rp300 juta atau di atasnya. Anggaran ini bukanlah fix cost, bilamana Anda ingin membangunnya dengan kualitas nomor 1 dan waktu pengerjaan yang singkat, budget yang perlu dipersiapkan bisa lebih dari jumlah tersebut.

    Yang terpenting, pastikan Anda melakukan riset terlebih dahulu supaya bisa jeli dalam memilih material yang bagus dan serta buruh bangunan yang sesuai. Sehingga, hasil akhirnya bisa sesuai harapan Anda.

    Bicara mengenai biaya bangun rumah 2 lantai, Anda dapat mendapatkan dan mengajukannya di BFI Finance! Cukup dengan mengajukan pinjaman jaminan BPKB Mobil, Motor, ataupun Sertifikat Rumah, Anda berkesempatan mendapatkan pinjaman dengan berbagai plafon dan bunga yang rendah.

    Informasi selengkapnya bisa Anda dapatkan melalui tautan di bawah ini.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Informasi Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

    Sobat BFI, itulah informasi mengenai biaya bangun rumah 2 lantai. Harapannya, semoga informasi ini bisa bermanfaat dan membantu pembaca sekalian dalam membangun rumah impian.

    Dapatkan informasi menarik lainnya hanya di BFI Blog. Artikel terbaru setiap Senin-Jumat!

  • judi

    Kunci Sukses Bangun Rumah Tangga, Siapa Atur Keuangan?


    Membangun rumah tangga yang rukun dan damai adalah impian bagi semua pasangan, terutama mereka yang baru menikah. Namun, realitas kehidupan berumah tangga seringkali tidak selalu mulus seperti yang diharapkan. Setiap pasangan pasti akan menghadapi berbagai masalah dan tantangan yang muncul di sepanjang perjalanan mereka bersama.

    Foto pernikahan

    Penting untuk diingat bahwa masalah dan konflik adalah bagian alami dari kehidupan berumah tangga. Tidak ada hubungan yang bebas dari masalah, tetapi yang membedakan rumah tangga yang bahagia adalah cara pasangan menghadapinya. Ketika masalah muncul, jangan biarkan itu menjadi hambatan yang menghalangi Anda untuk menciptakan rumah tangga yang damai dan harmonis.

     

    1.Kunci Sukses Pernikahan

    Tentunya, membangun sebuah rumah tangga, terutama ketika Anda baru menikah, adalah langkah besar dalam kehidupan. Ada beberapa kunci sukses yang dapat membantu Anda dalam perjalanan ini. Berikut adalah beberapa tips penting yang bisa Anda pertimbangkan:

     

    orang berdialog

     

    1.1 Komunikasi

    Komunikasi yang baik adalah salah satu kunci sukses dalam membangun dan menjaga rumah tangga, terutama dalam rumah tangga baru. Pernikahan bukan hanya tentang individu Anda dan pasangan Anda, tetapi juga tentang hubungan Anda sebagai sebuah tim. Komunikasi yang terbuka dan jujur ​​sangat penting. Ini mencakup kemampuan untuk berbicara tentang perasaan, harapan, dan kekhawatiran Anda secara terbuka, serta mendengarkan dengan penuh perhatian saat pasangan Anda berbicara. Dengan komunikasi yang kuat, Anda dan pasangan Anda dapat memahami satu sama lain dengan lebih baik, menyelesaikan konflik dengan lebih efektif, dan membangun kedekatan yang lebih dalam.

     

    Baca juga: Serba-Serbi Biaya Pernikahan Sederhana yang Perlu Disiapkan

     

    1.2 Quality Time atau Waktu Berdua

    Kehidupan modern seringkali memaksa kita untuk mengejar berbagai tanggung jawab, seperti pekerjaan dan urusan rumah tangga, yang membuat waktu Anda terbatas untuk pasangan. Namun, mengabaikan waktu berdua dapat memiliki dampak negatif pada hubungan Anda. Quality time memungkinkan Anda untuk merasa lebih dekat satu sama lain, membangun kenangan bersama, dan meningkatkan ikatan emosional. Ini adalah saat-saat ketika Anda dapat benar-benar fokus pada pasangan Anda dan menunjukkan bahwa Anda menghargainya. Jadi, jadwalkan waktu berdua secara teratur, entah itu untuk berkencan, liburan singkat, atau bahkan sekadar waktu bersama di rumah, dan pastikan Anda merawat hubungan Anda dengan cara ini.

     

    Dengan menjaga komunikasi yang baik dan mengalokasikan waktu berkualitas berdua, Anda dapat membangun dasar yang kuat untuk rumah tangga yang bahagia dan sukses. Ini adalah investasi dalam hubungan Anda yang akan membantu Anda mengatasi tantangan, menghormati satu sama lain, dan terus memperkuat ikatan Anda seiring berjalannya waktu.

    foto orang berbicara

     

    1.3 Atur Keuangan

    Mengatur keuangan menjadi salah satu aspek krusial yang harus diperhatikan oleh pasangan suami-istri. Meskipun cinta dan kasih sayang adalah komponen penting dalam rumah tangga, namun hanya dengan perasaan tersebut tidaklah cukup untuk mempertahankan dan menjalani kehidupan berumah tangga yang stabil dan bahagia. Mengapa mengatur keuangan bersama-sama begitu penting?

     

    Mengatur keuangan bersama adalah tanda dari komitmen dan kerja sama dalam hubungan. Ini menunjukkan bahwa Anda dan pasangan Anda berdua memiliki tanggung jawab bersama terhadap kehidupan ekonomi kalian. Selain itu, mengatur keuangan juga membantu dalam merencanakan masa depan yang lebih baik. Anda dapat bersama-sama menetapkan tujuan keuangan jangka pendek dan jangka panjang, seperti memiliki rumah sendiri, pendidikan anak, atau pensiun yang nyaman. Dengan merencanakan secara bersama-sama, Anda dapat bekerja menuju tujuan-tujuan tersebut sebagai tim, dan ini dapat memberikan motivasi dan komitmen yang lebih kuat.

     

    Mengelola keuangan juga dapat membantu mencegah konflik dan ketegangan dalam rumah tangga. Ketika perencanaan keuangan dilakukan bersama-sama, ada transparansi dan pengertian mengenai bagaimana uang digunakan. Ini mengurangi kemungkinan terjadinya pertengkaran atau ketidaksetujuan terkait keuangan. Selain itu, mengelola keuangan bersama-sama memungkinkan Anda untuk membangun keamanan finansial bersama-sama. Dengan mengalokasikan dana untuk dana darurat, investasi, atau tabungan bersama, Anda dapat merasa lebih aman dan siap menghadapi perubahan dalam kehidupan Anda. Ini memberikan fondasi yang kuat untuk masa depan Anda bersama.

     

    Baca juga: Mengenal Pernikahan Adat Jawa dan Estimasi Biaya yang Dibutuhkan

     

    2. Cara Mengatur Keuangan

    2.1 Hitung Semua Pemasukkan

    Sebelum mengatur keuangan, ada baiknya Anda dan pasangan Anda menghitung pemasukkan yang kalian dapatkan. Pemasukkan sendiri tidak hanya berupa gaji bulanan, namun juga insentif-insentif yang kalian dapatkan. Tentu saja ini penting dilakukan agar Anda dan pasangan Anda dapat lebih mudah mengalokasikan pengeluaran-pengeluaran yang akan kalian keluarkan dalam kurun waktu tertentu.

     

    2.2 Buat Daftar Pengeluaran Wajib

    Setelah pemasukkan sudah dihitung, maka buatlah daftar pengeluaran wajib. Daftar pengeluaran wajib sendiri berupa hutang, belanja bulanan, belanja mingguan, transportasi, dan sebagainya. Daftar itu penting agar Anda dan pasangan Anda dapat langsung memisahkan pengeluaran yang wajib dibayarkan setiap bulannya. Harapannya, dengan memisahkan uang untuk pengeluaran wajib, Anda dan pasangan Anda tidak perlu merasa kekurangan hingga tanggal tua karena sudah dialokasikan sejak awal.

     

    Baca juga: 14 Ide Kado Pernikahan dan Tips Memilih Kado yang Tepat

    2.3 Siapkan Dana Darurat

    Setelah mengalokasikan pengeluaran untuk kebutuhan wajib dan mempertimbangkan investasi yang bijak, langkah berikutnya yang sangat penting dalam mengelola keuangan adalah menyiapkan dana darurat. Pentingnya memiliki dana darurat tidak bisa dianggap enteng, karena dalam hidup ini, kita tidak pernah tahu kapan kita akan dihadapkan pada situasi darurat. Contoh kejadian-kejadian tak terduga yang dapat memerlukan dana darurat antara lain adalah kehilangan pekerjaan (PHK), kecelakaan, penyakit serius, kerusakan rumah yang tidak terduga, atau bahkan kehilangan sumber pendapatan utama.

     

    2.4 Investasi

    Investasi adalah salah satu langkah cerdas yang harus Anda pertimbangkan jika Anda memiliki sisa uang yang ingin Anda kelola secara produktif. Meskipun sangat penting untuk memiliki tabungan darurat yang mencukupi, tetapi membiarkan uang Anda duduk di bank tanpa pertumbuhan yang signifikan adalah keputusan yang kurang bijaksana dalam jangka panjang. Inilah mengapa investasi menjadi pilihan yang bijak.

    Investasi apapun yang Anda dan pasangan Anda pilih, pastikan kalian memahami risiko dan melakukan riset yang matang sebelum membuat keputusan. Pastikan Anda memahami instrumen investasi yang Anda pilih, tujuan keuangan Anda, dan tingkat risiko yang Anda siapkan. Selalu penting untuk mencari nasihat dari ahli keuangan atau konsultan investasi jika Anda merasa perlu. Dengan cara ini, Anda dapat membuat keputusan investasi yang cerdas dan mengelola uang Anda dengan baik untuk masa depan yang lebih stabil secara finansial.

     

    Baca juga: Wajib Tahu! Ini Dia 8 Contoh Mahar Pernikahan Paling Unik dan Berkesan

    2.5 Tunjuk Penanggung Jawab Keuangan

    Pengaturan keuangan dalam rumah tangga adalah salah satu aspek yang sangat penting dan harus dilakukan secara bijak. Meskipun keuangan diatur bersama-sama, penting untuk menetapkan seorang penanggung jawab keuangan dalam hubungan Anda. Penanggung jawab keuangan adalah seseorang yang memiliki tanggung jawab utama dalam mengelola dan mengatur keuangan rumah tangga, sehingga pengeluaran tidak meledak dan sesuai dengan perencanaan yang sudah dibuat bersama.

     

    Pemilihan penanggung jawab keuangan dapat dilakukan secara bersama-sama, dan keputusan ini sebaiknya didasarkan pada kekuatan dan keterampilan masing-masing pasangan. Baik suami maupun istri memiliki potensi untuk menjadi penanggung jawab keuangan yang baik, asalkan mereka mampu mengelola keuangan dengan baik dan memiliki komunikasi yang baik satu sama lain.

     

    Baca juga: Tips Manfaatkan Pinjaman Proses Cepat untuk Nikah

     

    Tugas utama penanggung jawab keuangan adalah untuk mengatur dana ke dalam tiga kategori utama, yaitu dana wajib, dana darurat, dan investasi. Dana wajib mencakup pengeluaran rutin seperti tagihan listrik, air, makanan, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Penanggung jawab keuangan bertanggung jawab untuk memastikan bahwa dana wajib tercukupi setiap bulan, dana darurat selalu tersedia dan dapat diakses dengan cepat saat dibutuhkan, dan investasi dikelola dengan bijak untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang. Mereka juga harus memastikan bahwa rencana keuangan yang sudah dibuat bersama dengan pasangan tetap terlaksana.

     

    Selain itu, penanggung jawab keuangan juga harus memiliki kemampuan untuk melakukan perencanaan keuangan yang matang, mengidentifikasi area-area di mana penghematan dapat dilakukan, dan mengelola risiko keuangan yang mungkin timbul dalam kehidupan sehari-hari.

     

    Dengan adanya penanggung jawab keuangan yang bertanggung jawab, pengaturan keuangan dalam rumah tangga dapat berjalan lebih efisien dan efektif. Hal ini akan membantu menghindari konflik atau kebingungan dalam pengelolaan keuangan, dan memberikan kedamaian pikiran bagi kedua pasangan. Dengan bekerja sama dan saling mendukung, Anda dan pasangan Anda dapat mencapai tujuan keuangan dan membangun masa depan yang lebih stabil secara finansial.

     

    Baca juga: Siap Berumah Tangga? Intip Estimasi Biaya Lamaran Sederhana Berikut

     

    Kesimpulannya, dalam membangun rumah tangga yang bahagia dan sukses, ada beberapa kunci utama yang harus dipegang teguh oleh setiap pasangan, terutama mereka yang baru menikah. Komunikasi yang baik, waktu berkualitas bersama, dan pengelolaan keuangan yang bijak adalah inti dari keberhasilan dalam rumah tangga. Selain itu, menunjuk seorang penanggung jawab keuangan dalam rumah tangga adalah langkah bijak untuk mengatur pengeluaran, mengelola dana darurat, dan mengelola investasi dengan baik. Dengan kerja sama, komitmen, dan cinta, Anda dan pasangan Anda dapat menciptakan rumah tangga yang bahagia, damai, dan sukses dalam jangka panjang.

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko