• judi

    Arti Mimpi yang Sering Dialami Banyak Orang


    Mimpi adalah fenomena psikologis yang telah memikat manusia sepanjang sejarah. Sering kali, kita terbangun dengan pertanyaan, “Apa arti mimpi itu?” atau “Kenapa saya selalu bermimpi tentang hal-hal tertentu?” Mimpi adalah pintu ke dunia bawah sadar kita, dan sering kali, mimpi yang sering kita alami dapat membingungkan, misterius, atau bahkan mengganggu.

     

    Baca Juga: Ajukan Pinjaman Melalui BFI Finance Sekarang!

     

    1. Arti Mimpi yang Sering Dialami

    Mimpi adalah cermin bawah sadar kita, dan arti dari mimpi yang sering kita alami dapat sangat bervariasi. Berikut beberapa jenis mimpi yang sering muncul dan arti yang mungkin terkait:

     

    1.1 Mimpi Pasangan Selingkuh

    Mimpi tentang pasangan yang selingkuh adalah salah satu yang paling umum. Ini sering menimbulkan perasaan cemburu dan ketidakamanan. Namun, mimpi ini tidak selalu harus diartikan secara harfiah. Lebih sering, itu mencerminkan perasaan ketidakamanan atau kecemasan yang perlu diatasi dalam hubungan.

     

    1.2 Mimpi Hamil

    Mimpi tentang kehamilan seringkali menggambarkan perubahan dan pertumbuhan dalam hidup seseorang. Ini bisa menjadi tanda dari aspirasi, keinginan untuk menjadi orang tua, atau perubahan besar yang akan datang dalam hidup.

     

    1.3 Mimpi Digigit Ular

    Mimpi tentang digigit oleh ular sering kali dipenuhi dengan ketakutan dan kecemasan. Ular adalah simbol yang kompleks dalam budaya berbagai masyarakat, tetapi mimpi ini mungkin mencerminkan ancaman atau konflik dalam hidup seseorang yang perlu diatasi.

     

    1.4 Mimpi Gendong Bayi

    Mimpi tentang menggendong bayi sering kali menggambarkan perasaan ingin melindungi dan merawat. Ini dapat berhubungan dengan insting orangtua atau perasaan tanggung jawab terhadap seseorang atau sesuatu.

     

    1.5 Mimpi Gigi Copot

    Mimpi tentang gigi yang copot seringkali memicu kecemasan karena gigi adalah aset berharga dalam penampilan dan berbicara. Mimpi ini bisa menggambarkan perasaan tentang penampilan diri atau kehilangan kendali dalam hidup.

     

    1.6 Mimpi Seseorang Meninggal

    Mimpi tentang kematian seseorang, terutama seseorang yang kita cintai, seringkali sangat mengganggu. Ini bisa mencerminkan perasaan kehilangan atau ketakutan akan kehilangan orang yang kita cintai. Namun, dalam banyak kasus, mimpi ini tidak harus diartikan secara harfiah.

     

    Baca Juga: Mau Ngemil Tapi Takut Gemuk? Ini Rekomendasi Cemilan yang Bagus untuk Anda

     

    2. Tentang Mimpi

    2.1 Mengapa Mimpi Saat Tidur?

    Pertanyaan mengapa kita bermimpi saat tidur telah memicu minat para peneliti, psikolog, dan ilmuwan selama bertahun-tahun. Kendati masih ada banyak aspek tentang mimpi yang belum sepenuhnya dimengerti, teori dan penjelasan telah diajukan untuk menjelaskan fenomena ini. Salah satu teori utama adalah bahwa mimpi adalah cara otak kita untuk memproses dan menyortir informasi yang diterimanya sepanjang hari.

     

    Saat kita tidur, otak kita tetap aktif, meskipun dalam kondisi yang berbeda. Mimpi dapat dianggap sebagai hasil dari aktivitas otak yang kompleks selama tidur. Pada tahap tidur rapid eye movement (REM), otak kita menjadi sangat aktif, dan ini seringkali menjadi waktu ketika kita mengalami mimpi paling intens. Dalam fase ini, otak memproses pengalaman, informasi, dan emosi yang telah kita alami sepanjang hari.

     

    Mimpi juga bisa menjadi cara otak kita untuk mengintegrasikan pengalaman kita. Otak mencoba untuk menyusun dan menyatukan ingatan, emosi, dan pemahaman kita. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa mimpi dapat membantu kita belajar dan mengingat informasi dengan cara yang unik.

     

    2.2 Mimpi Indah dan Mimpi Buruk

    Mimpi dapat dibagi menjadi dua kategori utama: mimpi indah dan mimpi buruk. Mimpi indah adalah mimpi yang membawa perasaan positif, seperti kebahagiaan, kepuasan, atau kenikmatan. Mimpi semacam ini seringkali diinginkan, dan orang sering berharap untuk mengalami lebih banyak mimpi indah. Saat kita bermimpi tentang momen kebahagiaan, perasaan cinta, atau pencapaian, itu bisa memberikan rasa puas dan kebahagiaan.

     

    Di sisi lain, mimpi buruk adalah mimpi yang menimbulkan perasaan negatif, seperti ketakutan, cemas, atau kegelisahan. Mimpi buruk seringkali dianggap sebagai pengalaman yang tidak diinginkan, dan banyak yang berharap untuk menghindarinya. Meskipun mimpi buruk dapat menimbulkan stres dan kecemasan saat kita tidur, beberapa teori berpendapat bahwa mimpi buruk mungkin memiliki fungsi penting dalam membantu kita mengatasi ketakutan dan kecemasan yang ada dalam hidup nyata.

     

    Dalam keseluruhan, meskipun masih banyak yang perlu dipelajari tentang alam dan fungsi mimpi, fenomena ini tetap menjadi subjek yang menarik dan memikat. Mimpi adalah jendela ke dunia bawah sadar kita dan dapat memberikan wawasan yang berharga tentang pikiran, perasaan, dan pengalaman kita. Dengan lebih banyak penelitian dan penelitian yang terus berlanjut, mungkin kita akan semakin memahami mengapa kita bermimpi, apa arti dari mimpi kita, dan bagaimana memahami lebih baik peran mimpi dalam kehidupan manusia.

     

    3. Fungsi Mimpi

    Mimpi adalah fenomena kompleks yang terus memicu minat para peneliti dan ilmuwan. Salah satu pertanyaan utama yang selalu muncul adalah mengapa kita bermimpi dan apa fungsi sebenarnya dari mimpi ini. Fungsi mimpi adalah subjek penelitian dan perdebatan ilmiah yang berkelanjutan, dan berikut adalah beberapa teori yang telah diajukan untuk menjelaskan mengapa kita bermimpi:

     

    Baca Juga: Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Bikin Anda Panjang Umur, Mau Tau?

     

    3.1 Proses Pengolahan

    Salah satu teori yang paling umum adalah bahwa mimpi adalah cara otak kita untuk mengolah dan memproses informasi yang telah kita terima sepanjang hari. Saat kita tidur, otak kita tetap aktif dan bekerja keras dalam memilah-milah ingatan, pengalaman, dan emosi yang telah kita alami. Dalam mimpi, kita mungkin mengalami berbagai situasi yang mirip dengan pengalaman hidup kita. Hal ini membantu kita untuk memahami dan merespons pengalaman hidup kita dengan lebih baik. Mimpi juga bisa menjadi cara otak kita untuk mencoba memecahkan masalah atau konflik yang mungkin belum terpecahkan dalam pikiran kita saat kita terjaga.

     

    3.2 Menyelesaikan Masalah

    Teori lain mengusulkan bahwa mimpi dapat membantu kita dalam memecahkan masalah. Saat kita tidur, otak kita dapat menciptakan skenario dan solusi untuk masalah yang sedang kita hadapi dalam hidup nyata. Mimpi seringkali merupakan laboratorium mental di mana kita dapat menguji berbagai ide dan solusi tanpa risiko. Dalam beberapa kasus, ini bisa membantu kita merencanakan respons yang lebih baik terhadap situasi yang mungkin kita hadapi dalam hidup nyata.

     

    3.3 Pelatihan

    Beberapa peneliti berpendapat bahwa mimpi berfungsi sebagai bentuk pelatihan untuk situasi nyata. Saat kita bermimpi tentang menghadapi bahaya atau situasi yang menantang, otak kita dapat berlatih meresponsnya. Ini dapat membantu kita menjadi lebih siap dan tanggap saat kita menghadapi situasi serupa dalam kehidupan nyata. Misalnya, jika seseorang bermimpi tentang kebakaran, itu bisa membantu mereka merespons bahaya dengan lebih cepat dan efektif jika situasi nyata yang serupa terjadi.

     

    Mimpi adalah jendela ke bawah sadar kita dan dapat mengungkapkan perasaan, kekhawatiran, dan aspirasi yang mungkin tidak kita sadari saat kita terjaga. Meskipun arti mimpi dapat bervariasi antara individu, memahami fenomena ini dapat membantu kita lebih memahami diri kita sendiri dan mengatasi perasaan dan konflik yang mungkin tersembunyi di dalam diri kita. Mimpi juga merupakan area penelitian yang menarik bagi ilmuwan dan psikolog, yang terus berusaha untuk mengungkap misteri di balik aktivitas otak yang menarik ini. Seiring berjalannya waktu, kita mungkin akan lebih memahami arti dan fungsi dari mimpi dalam kehidupan manusia.

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

  • judi

    Sejarah, Arti Warna, dan Cara Merayakan


    Natal adalah salah satu perayaan paling bersejarah dan meriah yang dirayakan oleh jutaan orang di seluruh dunia. Perayaan ini tidak hanya memiliki makna keagamaan, tetapi juga sarat dengan tradisi dan simbolisme yang memberikan kehangatan dan kegembiraan bagi banyak orang.

     

    Baca Juga: Ajukan Pinjaman Melalui BFI Finance Sekarang!

     

    1. Sejarah Natal

    1.1 Akar Tradisi Keagamaan Kristen

    Perayaan Natal tidak hanya sekadar momen penuh kegembiraan, tetapi memiliki akar yang dalam dalam tradisi keagamaan Kristen. Natal dirayakan untuk memperingati kelahiran Yesus Kristus, Sosok sentral dalam ajaran Kristen. Kisah kelahiran Yesus ini terdokumentasi dalam Alkitab, terutama dalam kitab Injil Matius dan Lukas. Meskipun tidak ada penjelasan yang eksplisit tentang tanggal kelahiran Yesus, gereja Kristen memutuskan untuk merayakan Natal pada tanggal 25 Desember.

     

    1.2 Perkembangan Awal dan Perlawanan

    Pada awalnya, perayaan Natal tidak menikmati popularitas seperti yang kita saksikan saat ini. Di beberapa wilayah, perayaan ini bahkan mendapat perlawanan dari kelompok-kelompok yang menentang adanya perayaan hari besar keagamaan. Terdapat berbagai argumen dan kontroversi terkait dengan penetapan tanggal 25 Desember sebagai hari Natal. Namun, seiring berjalannya waktu, perayaan Natal mulai mendapatkan akseptansi dan menjadi bagian integral dari kalender liturgis Kristen.

     

    1.3 Transformasi Menjadi Peristiwa Dinanti-nanti

    Seiring dengan perubahan sosial dan kultural, Natal mengalami transformasi signifikan dari perayaan yang dihadapi perlawanan menjadi salah satu peristiwa paling dinanti-nanti dalam kalender liturgis Kristen. Perubahan ini tidak hanya mencakup aspek keagamaan, tetapi juga melibatkan elemen-elemen tradisional dan budaya dari berbagai masyarakat.

     

    Munculnya tradisi seperti penyanyian lagu-lagu Natal, pertunjukan panggung, dan pemberian hadiah semakin memperkaya perayaan Natal. Meskipun beberapa kelompok masih menentang aspek-aspek sekuler dalam perayaan ini, Natal telah menjadi momen yang merangkul banyak unsur, memberikan kesempatan bagi orang-orang dari berbagai latar belakang untuk bersatu dalam semangat kegembiraan dan solidaritas.

     

    Baca Juga: Bingung Mau Menginap Dimana saat Liburan? Ini yang Dapat Dipertimbangkan

     

    2. Arti Warna Natal

    Warna-warna yang dipilih untuk melambangkan Natal tidak hanya sekadar estetika, tetapi juga mengandung makna dan simbolisme yang dalam. Berikut adalah beberapa warna khas Natal beserta interpretasinya:

     

    2.1 Merah

    Warna merah tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga memuat makna mendalam. Dalam konteks Natal, merah melambangkan kasih, kehidupan, dan pengorbanan. Simbolisme terbesarnya terletak pada kaitannya dengan darah Yesus Kristus, yang dianggap sebagai pengorbanan agung untuk menebus dosa umat manusia. Merah pada dekorasi Natal, seperti hiasan pohon atau pakaian, menciptakan ikatan emosional dengan makna pengorbanan dan kasih yang mendalam.

     

    2.2 Hijau

    Warna hijau merujuk pada kehidupan yang abadi dan keberlanjutan. Pohon Natal yang dihiasi dengan lampu-lampu hijau bukan hanya elemen dekoratif; melainkan simbol kehidupan yang terus berlanjut di tengah-tengah musim dingin yang dingin. Kehijauan juga menciptakan nuansa alam yang menenangkan, membangkitkan semangat kebersamaan dan optimisme.

     

    2.3 Emas

    Emas melambangkan kemuliaan dan keagungan. Dalam konteks Natal, emas merujuk pada kelahiran sang Raja yang mulia, Yesus Kristus. Hiasan-hiasan emas yang dipergunakan selama perayaan Natal tidak hanya bersifat dekoratif, tetapi juga menjadi simbol kemuliaan kelahiran yang kudus.

     

    2.4. Putih

    Warna putih sering kali dihubungkan dengan kesucian dan kebersihan. Selama musim Natal, banyak dekorasi, seperti salju dan lilin putih, menciptakan atmosfer keagungan dan ketenangan. Warna ini mencerminkan kepolosan kelahiran Yesus dan memberikan nuansa penuh harap dan kedamaian selama perayaan ini.

     

    3. Cara Merayakan Natal di Berbagai Negara

    3.1 Eropa: Tradisi Klasik

    Di banyak negara Eropa, Natal dirayakan dengan penuh kehangatan keluarga. Masyarakat sering mengadakan pesta besar, menghiasi rumah dengan lampu-lampu berwarna, dan berkumpul di sekitar perapian. Di beberapa negara seperti Inggris, malam Natal diisi dengan penyanyian lagu-lagu Natal tradisional.

     

    3.2 Amerika Serikat: Dekorasi Bergaya

    Di Amerika Serikat, rumah-rumah dihiasi dengan pohon Natal, lampu-lampu berkedip, dan hiasan-hiasan kreatif. Beberapa keluarga mengadopsi tradisi menyusun lanskap desa miniatur untuk menciptakan suasana magis.

     

    3.3 Filipina: Simbang Gabi

    Di Filipina, perayaan Natal dimulai pada tanggal 16 Desember dengan tradisi Simbang Gabi, serangkaian misa malam yang dihadiri oleh banyak orang. Setelah misa, masyarakat sering mengadakan pesta dengan hidangan lezat.

     

    3.4 Australia: Natal Musim Panas

    Di Australia, Natal terjadi di musim panas, sehingga banyak yang merayakannya dengan piknik, barbekyu, dan berbagai kegiatan luar ruangan. Pesta pantai menjadi pilihan populer untuk merayakan Natal di bawah sinar matahari.

     

    3.5 Afrika Selatan: Braai dan Musik Tradisional

    Di Afrika Selatan, Natal dirayakan dengan braai (barbekyu khas Afrika Selatan) dan musik tradisional. Banyak keluarga juga menghiasi rumah mereka dengan lampu-lampu warna-warni dan pohon Natal.

     

    Baca Juga: Ini Alasan Kenapa Anda Butuh Liburan dan 5 Rekomendasi Liburan Murah

     

    4. Kreativitas dalam Merayakan Natal

    Selain mempraktikkan tradisi-tradisi klasik, banyak individu kini merangkul kreativitas sebagai bagian integral dari perayaan Natal. Inovasi dan keberanian untuk menciptakan momen berkesan tidak hanya menambah keceriaan perayaan tetapi juga meningkatkan nilai makna Natal. Beberapa ide kreatif yang semakin populer di kalangan masyarakat melibatkan:

     

    4.1 DIY (Do It Yourself) Dekorasi Natal

    Merayakan Natal dengan mendekorasi rumah menggunakan dekorasi yang dibuat sendiri menambah sentuhan personal dan kehangatan. Kegiatan DIY menjadi cara menyenangkan untuk menggabungkan seluruh anggota keluarga, memicu kreativitas bersama, dan menciptakan dekorasi yang unik. Mulai dari membuat hiasan pohon Natal hingga menyulam taplak meja dengan motif khas Natal, pilihan DIY dalam dekorasi memberikan kesempatan untuk mengekspresikan kreativitas dengan cara yang istimewa.

     

    4.2 Pertukaran Hadiah Unik

    Memberikan hadiah yang unik dan penuh makna dapat menambah kegembiraan dalam pertukaran hadiah keluarga atau teman. Ide kreatif seperti membuat hadiah sendiri, atau menggabungkan minat penerima hadiah dalam pembelian, menciptakan momen kejutan dan kebahagiaan. Inisiatif untuk membuat pertukaran hadiah menjadi lebih personal juga mencerminkan perhatian dan kasih sayang yang mendalam di balik setiap hadiah yang diberikan.

     

    4.3 Menciptakan Tradisi Sendiri

    Menggabungkan elemen-elemen yang memiliki makna khusus bagi keluarga menjadi ciri khas Natal yang unik. Aktivitas seperti membuat ornamen Natal bersama atau memasak hidangan spesial yang menjadi favorit keluarga tidak hanya menciptakan momen berharga tetapi juga membangun tradisi yang terus dikenang. Tradisi ini menjadi simbol warisan keluarga yang berkembang dari tahun ke tahun.

     

    4.4 Berpartisipasi dalam Kegiatan Sosial

    Natal memberikan kesempatan yang baik untuk berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial, seperti menyumbangkan waktu atau bantuan kepada yayasan amal, tidak hanya memberikan arti yang lebih mendalam bagi perayaan ini tetapi juga mengajarkan nilai-nilai empati dan kepedulian kepada generasi muda.

     

    Natal bukan hanya tentang merayakan kelahiran Yesus Kristus, tetapi juga tentang kehangatan keluarga, solidaritas, dan kegembiraan bersama. Sejarah panjang dan beragam tradisi di berbagai belahan dunia menciptakan mozaik perayaan Natal yang unik. Arti warna-warna khas Natal seperti merah, hijau, emas, dan putih memberikan dimensi simbolis yang dalam, sementara cara merayakan yang kreatif mencerminkan keberagaman budaya dan kreativitas manusia. Pada akhirnya, Natal adalah momen untuk merayakan cinta, perdamaian, dan harapan, serta menghargai hubungan yang kita miliki dengan sesama.

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

     

  • judi

    Arti, Jenis, Cara Membedakan Pinjol Legal dan Ilegal


    Istilah pinjol mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita. Saat ini pinjol sudah sangat marak di masyarakat Indonesia. Baik itu pinjol legal maupun illegal. Tidak bisa dipungkiri, hal itu selaras dengan laju perkembangan jaman yang cepat serta inovasi teknologi yang kian pesat. Pencairan dananya pun sangat mudah dan cepat, tidak perlu menunggu waktu lama, dana yang kita butuhkan bisa langsung cair kurang dari 24 jam. Pengguna pinjol sendiri datang dari berbagai kalangan dengan kebutuhan yang beragam.

    Sobat BFI, di artikel kali ini kami akan membahas mengenai apa itu pinjol dengan cukup jelas. Simak baik-baik ya!

    Definisi Pinjol

    Apa itu pinjol? Pinjaman Online atau yang lumrah disebut pinjol adalah pinjaman yang dilakukan secara online, baik itu melalui aplikasi atau website tanpa perlu menyertakan jaminan atau aset. Dengan kata lain, transaksi yang berlangsung antara peminjam dan pinjol dapat dilakukan tanpa harus bertemu secara langsung.

    Umumnya, pinjol difasilitasi oleh Lembaga keuangan berbasis online atau  Peer-to-Peer (P2P) Lending yang merupakan Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI). Pinjol yang ada harus mengikuti ketetapan OJK dalam POJK No. 77/POJK/.01/2016.

    Jenis Pinjol

    Setelah mengetahui apa itu pinjol, selanjutnya kita perlu mengetahui jenis pinjol yang ada. Hal ini akan mempermudah kita dalam memilih produk pinjaman online. Pinjaman Online (Pinjol) terbagi ke dalam 3 jenis:

    1. Pinjaman online dana tunai

    Kredit yang menawarkan pinjaman dana langsung cair ke bank pribadi. Tanpa jaminan atau agunan dan dapat digunakan untuk beragam jenis kebutuhan.

    2. Pinjaman online cicilan tanpa kartu kredit

    Merupakan pinjaman online tanpa kartu kredit yang dikhususkan untuk pembelian barang elektronik seperti kulkas, mesin cuci, handphone, laptop, dan lain-lain.

    3. Pinjaman online dana usaha

    Pinjaman online yang dikhususkan untuk pembiayaan usaha atau sebagai modal. Biasanya digunakan untuk UMKM atau bagi para pengusaha yang mengalami keseulitan mengajukan pinjaman modal ke bank.

    Apa Itu Pinjol

    Image Source: Unsplash/Olya Kobruseva

    Cara Membedakan Pinjol Legal dan Ilegal

    Sudah tahu apa itu pinjol? Selanjut perlu kita ketahui bahwasannya tidak semua pinjol yang ada adalah pinjol legal. Pinjol yang legal tidak hanya menawarkan pinjaman dana cepat, mudah, serta limit yang besar. Tapi juga menawarkan keamanan terhadap data diri Anda. Di bawah ini merupakan perbedaan antara pinjol legal dan illegal.

    Pinjol Legal

    Dilansir dari situs resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ciri-ciri pinjol legal seperti di bawah ini:

    1. Terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

    2. Terdapat identitas pengurus dan alamat kantor yang jelas

    3. Pengajuan pinjaman yang ada akan diseleksi terlebih dahulu

    4. Bunga maupun biaya pinjaman (fee) transparan

    5. Peminjam yang tidak dapat membayar sesuai dengan batas waktu yang ada (maksimal 90 hari) akan masuk ke daftar hitam (blacklist) Fintech Data Center. Sehingga tidak bisa mengajukan pinjaman ke situs, aplikasi, atau platform fintech yang lain.

    6. Memiliki layanan pengaduan

    7. Pada gawai peminjam, aplikasi hanya mengakses kamera, mikrofon, dan lokasi

    8. Pihak penagih (debt collector) wajib mengantongi sertifikasi penagihan dari AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia)

    9. Tidak menawarkan melalui saluran komunikasi pribadi. Contohnya melalui SMS, WhatsApp.

    Untuk mengetahui perusahaan pembiayaan sudah terdaftar di OJK, ikuti langkah berikut ini:

    • Buka situs resmi OJK di www.ojk.go.id
    • Masuk ke menu lalu pilih financial technology
    • Di laman tersebut akan terpapar jelas lembaga keuangan mana yang sudah terdaftar
    • Atau Anda juga bisa menuliskan langsung nama perusahaan pembiayaan yang dituju pada kolom pencarian di laman web OJK
    • Cara lainnya yaitu dengan bertanya melalui whatsapp OJK di 081-157-157-157
    • Hotline OJK di nomor 157

    Pinjol Ilegal

    1. Tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

    2. Tidak memiliki identitas pengurus dan alamat kantor yang jelas

    3. Pengajuan pinjaman sangat mudah (langsung cair tanpa ada verifikasi terlebih dahulu)

    4. Bunga maupun biaya pinjaman (fee) tidak transparan. Bisa mematok bunga dan denda harian yang tinggi

    5. Penyalahgunaan data peminjam, intimidasi, ancaman terror, tidak manusiawi, bertentabahkan pelecehan bagi mereka yang tidak membayar sesuai batas waktu.

    6. Tidak ada layanan pengaduan

    7. Meminta akses seluruh data pribadi pada gawai peminjam (termasuk akses ke seluruh kontak yang dimiliki)

    8. Pihak penagih (debt collector) tidak mengantongi sertifikasi penagihan dari AFPI (Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia)

    9. Menggunakan SMS, Whatsapp untuk menawarkan pinjaman dengan iming-iming yang menggiurkan

    Daftar Pinjol Resmi

    Berikut beberapa daftar pinjol resmi OJK per Mei 2022:

    https://p2p.danamas.co.id

    PT Pasar Dana Pinjaman

    https://www.investree.id

    PT Investree Radhika Jaya

    https://amartha.com

    PT Amartha Mikro Fintek

    https://www.dompetkilat.co.id

    PT Indo Fin Tek

    https://myboost.co.id

    PT Creative Mobile Adventure

    https://www.tokomodal.co.id

    PT Toko Modal Mitra Usaha

    https://modalku.co.id

    PT Mitrausaha Indonesia Grup

    http://asetku.co.id

    PT Pintar Inovasi Digital

    http://www.pendanaan.com

    PT Pendanaan Teknologi Nusa

    http://kreditpintar.co.id

    PT Kredit Pintar Indonesia

    Baca juga:  Pinjaman Uang Online Terbaik Untuk Karyawan

    Alternatif Pinjol Dengan Agunan Yang Aman Dan Cepat

    Butuh Pinjaman Dana Cepat? Untuk keperluan modal usaha, biaya pendidikan, dan keperluan lainnya? BFI Finance Solusinya!

    BFI Finance berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. BFI Finance menawarkan berbagai keuntungan untuk produk yang ditawarkan. Diantaranya yaitu:

    • Proses kredit cepat, 1-2 hari kerja
    • Plafon pinjaman tinggi hingga 80% dari nilai kendaraan
    • Jaringan luas dengan 340 cabang di seluruh indonesia
    • Perusahaan pembiayaan terbaik & terpercaya di Indonesia

    Informasi lebih lanjut dapat Anda temui melalui laman web di bawah ini:

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Itu lah informasi mengenai apa itu pinjol. Semoga pembaca semua bisa lebih waspada terhadap kemunculan pinjol ilegal di sekitar kita.

    Jangan sampai ketinggal berita terbaru seputar keuangan, bisnis, pinjaman, dan lainnya. Cek BFI Blog untuk artikel terbaru setiap minggunya!

  • judi

    Arti, Cara, Perbedaannya Dengan Hard Selling


    Pernahkah Anda merasa tertarik untuk membeli suatu produk setelah melihat sebuah review maupun cerita? Cerita tersebut terasa begitu personal dan sesuai dengan apa yang tengah Anda alami. Tidak cuma itu, di akhir cerita atau video yang ada terdapat sebuah cara untuk menyelesaikannya dengan sebuah produk maupun jasa. Jika iya, mungkin Anda baru saja disuguhkan salah satu startegi penjualan bernama Soft selling!

    Soft selling adalah salah satu teknik penjualan atau startegi promosi. Melalui cara ini, calon pelanggan atau pembeli akan merasa tertarik untuk membeli produk kita tanpa merasa dipaksa. Menarik bukan?

    Lalu, sebenarnya apa itu soft selling, cara melakukannya, dan adakah perbedaannya dengan hard selling? Mari kita simak uraian berikut ini.

    Apa Itu Soft Selling

    Soft selling adalah teknik penjualan secara halus dengan tingkat agresif yang rendah. Dilakukan secara ramah dan sangat persuasif, soft selling tidak memberlakukan paksaan terhadap calon pelanggan.

    Strategi soft selling dinilai jitu untuk membidik pelanggan setia dan menaikan kuantitas penjualan untuk jangka waktu yang lama. Hal ini dikarenakan strategi penjualan diterapkan dengan cara mengedukasi atau memberikan informasi yang berguna bagi permasalahan banyak orang.

    Cara Melakukan Soft Selling

    Setelah kita mengetahui soft selling adalah salah satu cara untuk menggaet minat pembeli, selanjutnya kita perlu tahu bagaimana cara yang tepat untuk melakukan soft selling. Setidaknya terdapat 7 cara yang dapat Anda tempuh.

    Soft Selling Adalah

    Image Source: Pexels/ Karolina Grabowska

    1. Melakukan Riset

    Langkah pertama yang harus Anda tempuh agar soft selling berjalan dengan semestinya yaitu melakukan riset pasar. Anda harus tahu betul apa saja tantangan yang akan Anda hadapi dalam menjual produk.

    Terutama dalam memahami keinginan para pelanggan. Hal ini sangat diperlukan karena soft selling adalah strategi yang mengedepankan kelebihan produk yang nantinya akan dijadikan rekomendasi.

    2. Buat Kesan Iklan Secara Personal

    Soft selling adalah cara beriklan yang erat kaitannya dengan kesan personal. Ini dikarenakan sesuatu yang berkaitan dengan hal personal dapat dengan mudah menyentuh emosi seseorang. Sehingga, para pelanggan akan tertarik untuk mendengarkan dan menyimak dengan baik.

    Misalnya, Anda menjual produk berupa alat masak anti lengket. Anda bisa bercerita kepada calon pelanggan, contohnya para ibu rumah tangga tentang betapa melelahkannya membersihkan noda yang menempel pada alat masak.

    Pastikan nada bicara yang Anda gunakan nantinya ikut disesuaikan dengan cerita personal yang ada.

     

    Baca Juga: Strategi Pemasaran Produk: Alasan dan Hal yang Perlu Dipertimbangkan

     

    3. Fokus Untuk Membangun Hubungan dengan Pelanggan

    Soft selling adalah strategi penjualan yang bertujuan untuk memperoleh pelanggan tetap. Pelanggan ini diharapkan untuk terus menggunakan produk atau pun jasa yang Anda jual, dengan kata lain besifat loyal.

    Maka dari itu, buat lah suatu promosi yang dapat membuat calon pelanggan merasa nyaman dan yakin dengan produk Anda. Salah satu caranya dengan membuat iklan secara personal dan menjalin relasi yang baik dengan para pelanggan.

    Penting juga untuk kita agar tetap berlaku sopan dan rendah hati supaya para pelanggan merasa dihargai. Pelanggan yang merasa dihargai, nyaman, merasa didengar cenderung setia menggunakan suatu produk, bahkan di banyak kesempatan mereka ikut mengajak orang di sekitar untuk menggunakan produk yang sama.

    4. Dengarkan Pelanggan Secara Aktif

    Kemampuan mendengarkan sangatlah penting. Pasalnya, dengan mendengarkan secara baik Anda akan mampu memahami apa yang dibutuhkan oleh pelanggan untuk kemudian memberikan tawaran yang berkaitan dengan produk Anda.

    Tidak hanya itu, melalui mendengarkan Anda dapat membangun kredibilitas terhadap citra brand atau perusahaan Anda.

    Salah satu cara yang dapat Anda lakukan yaitu dengan membuka sesi tanya jawab atau pengumpulan feedback lainnya, seperti pengisian form.

    5. Ajukan Pertanyaan Kepada Pelanggan

    Cara selanjutnya adalah mengajukan pertanyaan yang relevan. Terkesan sepele, nyatanya mengajukan pertanyaan kepada pelanggan terkait masalah yang tengah mereka hadapi justru dapat membangun hubungan yang baik dan memudahkan Anda dalam merekomendasikan produk.

    Para pelanggan akan merasa bahwa Anda begitu tulus dalam membantu mereka. Begitu pula dengan produk yang direkomendasikan, mereka akan menilai bahwa produk tersebut penting untuk dipertimbangkan.

    Cara yang dapat Anda terapkan dalam melakukan cara soft selling adalah berupa pertanyaan terbuka. Misalnya terkait kesulitan apa yang mereka alami atau harapan apa yang mereka impikan. Pertanyaan terbuka sejenis ini lebih mengedepankan jawaban berupa narasi dari pelanggan, bukan pernyataan singkat berupa ‘ya’ dan ‘tidak’. 

    6. Berikan Nilai Pada Produk yang Dijual Tanpa Meminta Pelanggan Untuk Langsung Membeli

    Memberikan nilai artinya Anda memberikan citra baik terhadap produk yang direkomendasikan. Dengan kata lain, Anda menawarkan kelebihan-kelebihan yang dimiliki produk Anda dan tidak ditemui pada produk lain.

    Perlu diingat, pastikan untuk tidak menjatuhkan citra produk atau brand kompetitor. Hal ini guna membangun citra positif terhadap produk Anda dan menjauhkan kesan arogan.

    7. Beri Pelanggan Waktu Untuk Memutuskan

    Sesuai dengan tujuan utamanya yaitu memperoleh pelanggan tetap, dalam soft selling Anda tidak boleh memaksakan kehendak pelanggan untuk membeli prroduk yang direkomendasikan.

    Berilah ruang bagi para pelanggan untuk berpikir dan memutuskan pilihan. Berusahalah untuk tetap ramah jika mereka menanyakan lebih lanjut mengenai produk ataupun waktu lebih untuk membuat keputusan.

     

    Baca Juga: Mengenal Word of Mouth, Strategi Marketing yang Banyak Keuntungannya

     

    Perbedaan Soft Selling dan Hard Selling

    Ada beberapa perbedaan yang cukup kentara antara soft selling dan hard selling. Cara paling mudah yaitu dengan memahami definisi keduanya. Jika soft selling adalah cara menjual produk secara persuasif dan tidak menawarkan langsung, maka hard selling adalah cara menjual produk dengan cara menawarkan langsung ke pada calon pembeli.

    Sehubungan dengan pengertian keduanya, berikut ini merupakan penjelasan lebih lanjut terkait perbedaan keduanya. Mari kita simak selengkapnya di bawah ini.

    Jangka Waktu Penjualan

    Soft selling adalah strategi yang menargetkan waktu penjualan untuk jangka panjang (long-term), hal ini berkenaan dengan tujuan soft selling itu sendiri yang menargetkan para pelanggan untuk tetap setia menggunakan produknya.

    Sedangkan unuk hard selling, waktu penjualan produk cenderung singkat atau disesuaikan dengan target. Hal ini tentunya selaras dengan tujuan hard selling itu sendiri, yaitu membuat pelanggan membeli produk yang ditawarkan saat itu juga.

    Berdasarkan sebuah riset yang dilakukan oleh New Century Media, menunjukan bahwa 97% konsumen akan merekomendasikan produk serupa kepada orang terdekat dan 95% akan membeli atau menggunakan kembali produk tersebut (repurchase).

    Dengan Adanya riset ini dapat ditarik kesimpulan bahwa startegi soft selling efektif untuk keberlangsungan penjualan produk dalam jangka waktu lama.

    Tujuan dan Ketertarikan Konsumen

    Soft selling adalah startegi yang dibuat tidak hanya untuk membuat para pelanggan tertarik dan tersentuh empatinya, akan tetapi ikut membangun awareness suatu brand agar mendapat citra yang baik di masyarakat.

    Beberapa riset menunjukan bahwasannya suatu brand yang terkenal akan citra baiknya cenderung lebih banyak dipilih untuk dibeli dan menarik rasa penasaran banyak orang. Hal ini tentunya berakibat baik terhadap kuantitas penjualan untuk jangka waktu yang lama.

    Lain halnya dengan hard selling yang mengedepankan penjualan secara cepat. Strategi hard selling dinilai cukup sulit menarik orang-orang tertarik dan mencari tahu lebih lanjut mengenai produk Anda. Hal ini dikarenakan startegi hard selling tidak mengedepankan adanya ikatan yang terjalanin antara brand dengan pelanggan, cara yg ada terfokus pada keberhasilan produk yang terjual.

     

    Baca Juga: Apa itu Unique Selling Point dan Manfaatnya Bagi Bisnis?

     

    Promosi yang Dilakukan

    Soft selling adalah bentuk strategi penjualan yang dilakukan secara perlahan dengan tujuan meraih penjualan dalam jangka waktu lama. Maka dari itu promosi soft selling lebih mengedepankan informasi dan solusi yang dapat membantu/mengedukasi pelanggan. Melalui informasi yang disampaikan ini nantinya secara perlahan Anda dapat mengenalkan produk beserta kelebihan ataupun manfaatnya.

    Berbeda dengan soft selling, cara hard selling mempromosikan produk dilakukan secara langsung atau dengan kata lain di waktu yang bersamaan saat penawaran produk berlangsung. Hal ini dilakukan guna membuat pelanggan terdorong untuk melakukan pembelian. Misalnya, voucher belanja yang hanya berlaku saat flashsale berlangsung selama 3 jam.

    Bidang Industri yang Menggunakan

    Setiap perusahaan memiliki strategi penjualan yang berbeda-beda. Ada perusahaan yang menggunakan 2 startegi sekaligus yaitu soft selling dan hard selling. Ada juga menggunakan salah satu diantara keduanya.

    Soft selling adalah startegi penjualan yang umumnya digunakan oleh perusahaan sejenis konstruksi, manufaktur, konsultan, content marketing, dan masih banyak lagi. Perusahaan sejenis ini mengharapkan penjualan dalam jangka waktu panjang dan membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk melakukan pendekatan kepada pelanggan. Oleh karenanya, startegi soft seling dinilai pas untuk diterapkan.

    Sedangkan untuk startegi penjualan berupa hard selling, perusahaan yang umumnya menerapkan ini antara lain toko ritel, asuransi, perbankan, telemarketing, penjualan mobil, dan lain-lain.

     

    Solusi Mudah Memperoleh Modal

    Tertarik untuk merintis usaha maupun mengembangkannya? BFI Finance siap membantu Anda! BFI Finance sudah terverifikasi OJK. Dengan mengajukan pinjaman di BFI Finance Anda akan memperoleh beragam keuntungan. Diantaranya sebagai berikut.

    Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

    Sobat BFI, demikian artikel kami mengenai Soft Selling Adalah: Arti, Cara, dan Perbedaannya Dengan Hard Selling. Ada berapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menerapkan teknik ini, salah satunya yaitu melalui konten berupa story telling. Terima kasih sudah membaca artikel ini, semoga dapat membantu Anda untuk memahami soft selling, dan bisa menerapkannya dengan baik. Salam bisnis!

    Ikuti terus artikel kami, update setiap Senin-Jum’at hanya di BFI Blog!

  • judi

    Grace Period Adalah: Arti, Keuntungan, dan Cara Memanfaatkannya


    Grace period adalah fitur yang disediakan oleh lembaga keuangan, misalnya bank. Fitur ini memudahkan para debitur yang mengalami kesulitan bayar pada tanggal jatuh tempo.

    Bagi pengguna kartu kredit, istilah grace period mungkin sudah tidak asing didengar. Namun bagi sebagian orang awam, istilah ini bisa jadi sesuatu yang baru dan menarik untuk disimak.

    Apa itu grace period?

    Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

    Apa Itu Grace Period?

    Mengalami kendala pembayaran bisa terjadi pada siapa saja. Untuk itu fitur grace period hadir sebagai solusi permasalahan kredit Anda.

    Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), grace period adalah kelonggaran waktu (masa tenggang) dalam melakukan pelunasan pinjaman pokok maupun bunganya selama jangka waktu tertentu agar tidak memberatkan pihak yang bersangkutan.

    Dengan kata lain, grace period adalah fitur yang ditawarkan oleh bank untuk memudahkan debitur yang mengalami kesulitan bayar pada tanggal jatuh tempo. Debitur yang dimaksud di sini adalah para nasabah yang memiliki kartu kredit.

    Fitur grace period diberikan secara selektif oleh lembaga keuangan tertentu. Tidak semua lembaga keuangan misalnya bank memiliki fitur ini. Fitur ini baru akan aktif jika Anda melunasi tagihan pada bulan ini sebelum masa jatuh tempo.

    Misalnya, Anda melunasi transaksi pada tanggal 10 maka transaksi per tanggal 11-18 sudah termasuk ke dalam masa grace period. Masa grace period umumnya berlaku 15 hari. Meski begitu, ada juga lembaga keuangan yang memberlakukan grace period lebih lama yakni 21 hari.

    Sederet Keuntungan Fitur Grace Period

    Grace period adalah fitur yang diberikan lembaga keuangan untuk memudahkan nasabahnya. Apa saja keuntungan yang ditawarkan dari fitur grace period ini? Simak penjelasan berikut ini.

    Waktu Pembayaran Lebih Lama

    Grace period adalah fitur yang menawarkan kemudahan dalam bentuk kelonggaran waktu pelunasan tagihan. Anda dapat membayar tagihan saat tanggal jatuh tempo sudah lewat. Hal ini tentunya sangat menguntungkan bagi para debitur untuk menghindari kredit macet.

    Nantinya, setiap transaksi yang terjadi selama masa grace period dihitung sebagai tagihan bulan berikutnya. Untuk jangka waktu yang berlaku, umumnya grace period berlangsung antara 15-21 hari, tergantung dari kebijakan masing-masing bank.

    Tidak Dikenakan Bunga

    Grace period adalah fitur yang sangat menguntungkan. Pasalnya, selain waktu pembayaran tagihan yang lebih lama, transaksi yang terjadi selama masa grace period tidak akan dikenai bunga sepeserpun.

    Momentum ini tentunya sangat menguntungkan bagi Anda dan dapat dimanfaatkan untuk melakukan transaksi dengan nominal yang cukup besar.

    Terhindar Dari Blacklist

    Selain memberikan fleksibilitas dalam waktu pelunasan serta terbebas dari bunga, Anda juga ikut diuntungkan dengan jaminan tidak akan masuk dalam daftar hitam pada laporan kartu kredit (blacklist) jika melakukan pembayaran lewat dari tanggal jatuh tempo.

    Bisa Membuat Tagihan Baru

    Sekalipun tagihan bulan ini belum terbayarkan, Anda masih dapat melakukan transaksi selama masa grace period berlangsung. Transaksi ini nantinya akan diakumulasikan sebagai tagihan di bulan selanjutnya.

    Meskipun grace period adalah fitur yang menawarkan sederet kemudahan serta keuntungan, Anda tetap harus bijak dalam mengelola finansial Anda. pastikan untuk melunasi cicilan sebelumnya jika ingin menambah pinjaman yang lain.

    Grace Period Adalah

    Image Source: Pexels/Pixabay

    Cara Memanfaatkan Grace Period

    Grace period adalah fitur yang diberikan oleh bank atau perusahaan asuransi, sehingga para nasabahnya dapat menunda waktu pembayaran pada jangka waktu tertentu setelah jatuh masa tempo (lewat dari batas waktu pembayaran).

    Sebelum anda memanfaatkan fitur grace period, ada hal penting yang perlu Anda perhatikan. Diantaranya sebagai berikut.

    • Tanggal Penutupan Transaksi Setiap Bulannya

    • Tanggal Jatuh Tempo Pembayaran Tagihan Kartu Kredit

    • Sisa Saldo Terakhir Kartu Kredit Anda

    Dengan mengetahui ketiga hal tersebut, Anda akan mengetahui kapan masa grace period berlaku dan berapa total biaya yang perlu Anda lunasi selama masa tersebut.

    Selain memperhatikan poin-poin tersebut ada baiknya Anda juga mencermati syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh pihak bank pada surat perjanjian. Sebab, tiap bank memiliki kebijakan yang berbeda-beda.

    Disamping itu, pastikan Anda tidak melewatkan pembayaran cicilan setiap bulannya yang mana pembayaran ini dilakukan mendekati jangka waktu pembayaran di bulan selanjutnya. Jika tidak, fitur grace period tidak dapat Anda manfaatkan, alhasil Anda perlu menanggung denda dan bunga dari tagihan sebelumnya

    Jika semua syarat sudah terpenuhi barulah Anda bisa memanfaatkan fitur ini. Beberapa contoh transaksi yang bisa Anda gunakan antara lain:

    Cicilan KPR atau Kredit Rumah dapat dibayarkan melalui grace period. Umumnya, waktu grace period pada kredit rumah berkisar antara 3 sampai 6 bulan.

    Grace period adalah fitur yang tidak hanya ditawarkan oleh lembaga keuangan seperti bank atau perusahaan pembiayaan. Banyak perusahaan asuransi di luar sana yang juga menawarkan fitur serupa.

    Misalnya untuk grace period pada asuransi jiwa umumnya berkisar antara 14 sampai 30 hari. Tergantung dari kebijakan perusahaan asuransi.

    Sedangkan untuk asuransi kendaraan, rentang waktu grace period yang diberikan bisa mencapai 60 hari.

     

    Baca Juga: Apa Itu Restrukturisasi Kredit? Simak Definisi, Jenis, dan Syaratnya!

     

    Contoh Penggunaan Fitur Grace Period

    Grace period adalah fitur yang ada pada kartu kredit untuk meringankan beban pembayaran. Untuk memudahkan Anda dalam memahami apa itu grace period, mari kita lihat contoh berikut ini.

    Pak Andre adalah nasabah bank A dan memiliki kartu kredit. Beliau memiliki tagihan kartu kredit setiap bulannya di tanggal 25. Pada surat perjanjian yang ada, dituliskan bahwa tanggal jatuh tempo ada di tanggal 6 di bulan selanjutnya.

    Bank A ini menyediakan fitur grace period. Jika Pak Andre ingin memanfaatkan fitur tersebut, beliau harus melakukan pelunasan pembayaran tepat pada tanggal 25 sebelum masa jatuh tempo. Barulah dari situ Pak Andre dapat bertransaksi tanpa perlu mengkhawatirkan bunga di tanggal 25 sampai tanggal 6 di bulan selanjutnya.

    Sebaliknya, jika Pak Andre tidak dapat melunasi tagihan sesuai tanggalnya, maka pak Andre tidak bisa menikmati fitur grace period yang ditawarkan oleh bank A. dan tetap berkewajiban untuk melunasi tagihan bulan ini beserta bunganya. Dengan ini dapat kita tarik kesimpulan jika grace period baru bisa kita gunakan jika kita telah melunasi tagihan biaya sebelumnya.

     

    Baca Juga: Tips Bijak! 7 Cara Menggunakan Kartu Kredit dengan Baik dan Benar

     

    Solusi Pinjaman Dengan Tenor Panjang

    Butuh pinjaman dana dengan tenor yang panjang? BFI Finance pilihan yang tepat! Anda dapat mengajukan pinjaman ke BFI Finance untuk beragam kebutuhan. Mulai dari modal usaha, biaya pendidikan, sampai dengan gaya hidup.

    Nikmati beragam keuntungan dengan mengajukan pinjaman sesuai dengan pilihan Anda!

    Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

    Informasi selengkapnya terkait pinjaman maupun pertanyaan lebih lanjut dapat Anda akses melalui laman berikut ini.

    Tips Melunasi Pinjaman Tepat Waktu

    Pinjaman, apapun itu bentuknya dapat menjadi beban yang cukup berat bilamana kita tidak mengaturnya secara cermat.

    Berikut ini adalah tips yang dapat Anda coba untuk melunasi pinjaman tepat waktu.

    1. Niat dan Tekad yang Kuat

    Keberhasilan ditentukan oleh banyak faktor, salah satu yang terpenting yaitu adanya niat dan tekad yang kuat. Anda harus memiliki dua hal ini jika ingin melunasi pinjaman yang ada.

    2. Rekapitulasi Pinjaman yang Ada

    Catat kembali pinjaman apa saja yang Anda miliki lengkap dengan tanggal jatuh tempo yang berlaku. Hal ini memudahkan Anda untuk mengetahui berapa banyak dana yang perlu dibayarkan untuk melunasi pinjaman tersebut.

    3. Tentukan Skala Prioritas

    Setelah Anda berhasil merekap semua pinjaman yang Anda miliki, langkah selanjutnya yaitu menentukan skala prioritas, memilih pinjaman mana yang harus segera di selesaikan (diprioritaskan).

    4. Menjual Barang yang Tidak Terpakai

    Pernah mendengar metode konmari? Anda bisa menerapkan metode ini dan menjual barang-barang yang tidak terpakai. Dana yang terkumpul nantinya dapat digunakan untuk membantu melunasi pinjaman Anda.

    5. Mencari penghasilan Tambahan

    Menjual barang tidak terpakai belum juga menutupi dana yang dibutuhkan untuk melunasi pinjaman? Mencari penghasilan tambahan bisa jadi solusinya! Contohnya, Anda bisa menawarkan jasa freelance di waktu luang. 

    6. Hindari Gali Lubang Tutup Lubang

    Walaupun terbilang cara yang instan, meminjam uang demi menutup pinjaman sebelumnya (gali lubang tutup lubang) bukanlah cara yang bijak untuk dilakukan. Bukannya hutang terselesaikan, yang ada justru menambah beban baru.

    Sobat BFI, itulah penjelasan mengenai grace period. Grace period adalah fitur yang memudahkan para debitur untuk melakukan penulasan pinjaman dengan waktu pembayaran yang lebih panjang.

    Meskipun menawarkan banyak kemudahan, menggunakan fitur ini haruslah bijak agar terhindar dari tagihan yang membengkak ataupun blacklist.

    Semoga artikel ini dapat membantu para pembaca untuk memahami grace period. Cari tahu informasi menarik lainnya di BFI Blog!

  • judi

    Memaknai Lebih Dekat Arti Dari Self Healing dan Cara Penerapannya


    Self healing, sebuah istilah kekinian yang kian populer di masyarakat. Istilah ini banyak digunakan, khususnya bagi netizen atau para pengguna sosial media.

    Tidak sedikit yang menyebutkan self healing artinya pergi berlibur ke suatu tempat atau staycation untuk meredakan stres atau pikiran negatif. Namun, apakah konsep tersebut benar-benar menggambarkan arti kata self healing yang sebenarnya?

    Yuk, cari tahu selengkapnya lewat penjelasan berikut ini! 

    Definisi Self Healing

    Istilah self healing berasal dari dua kata yakni self dan healing. Healing memiliki arti penyembuhan, sedangkan self berarti diri. Jadi, istilah self healing memiliki makna penyembuhan diri.

    Penyembuhan diri di sini bisa mencakup ranah yang sangat luas. Mulai dari penyembuhan jiwa, penyembuhan luka batin, sampai dengan pikiran. Secara singkat, self healing artinya penyembuhan luka batin yang mempengaruhi kondisi emosi atau kesehatan mental seseorang. 

    Adanya luka batin ini bisa terjadi karena berbagai faktor. Misalnya perasaan traumatis yang muncul akibat perlakuan yang tidak semestinya maupun kegagalan di masa silam.

    Pada dasarnya, setiap luka batin memiliki rentan waktu yang berbeda-beda. Akan tetapi, secara umum luka batin yang bersemayam dalam diri seseorang dapat bertahan dalam rentan waktu yang lama.

    Luka batin yang terus menerus dibiarkan ini akan berdampak buruk terhadap kesehatan mental kita. Misalnya, kita jadi mudah terkena gangguan kecemasan, stres, depresi, bahkan beresiko terjadinya self harm yang berujung pada percobaan bunuh dini.

     

    Baca Juga: 20 Tempat Wisata di Indonesia yang Populer dan Mendunia

     

    Tanda-Tanda Anda Butuh Self Healing

    Kehadiran luka batin kadang kala tidak dapat disadari begitu saja sampai akhirnya ada suatu kejadian yang berhasil menyadarkan kita jika self healing artinya perlu dilakukan.

    Berikut ini beberapa tanda Anda butuh self healing.

    1. Berubah Menjadi Lebih Sensitif

    Tanda pertama yang kerap kali terjadi saat seseorang membutuhkan self healing artinya terjadi perubahan sikap yang menjadi lebih sensitif daripada sebelumnya.

    Sebagai contoh, mudah menangis terhadap hal-hal kecil, mudah tersinggung terhadap suatu perkataan, sampai dengan mudah marah untuk hal-hal sepele.

    Nah, saat kondisi ini terjadi pada Anda, ada baiknya Anda mulai mempertimbangkan untuk self healing

    2. Seringkali Berpikir Negatif

    Selain menjadi lebih sensitif terhadap hal-hal kecil, orang dengan luka batin yang membutuhkan self healing seringkali dihinggapi pikiran negatif.

    Mereka mulai menyusun skenario buruk terhadap suatu hal yang bisa terjadi pada diri mereka, mudah merasa pesimis saat melakukan sesuatu, sampai dengan putus asa dengan hidup mereka.

    Bilamana hal ini terjadi pada Anda, self healing artinya sangat diperlukan untuk membantu menyingkirkan pikiran-pikiran negatif tersebut.

    3. Membalas Perlakuan Kurang Baik yang Dilakukan Orang Lain

    Saat luka batin yang dimiliki seseorang terpendam begitu saja, khususnya dalam waktu yang sangat lama, orang tersebut akan memiliki kecenderungan untuk memperlakukan orang lain sebagaimana mereka diperlakukan. Dengan kata lain, balas dendam.

    Mereka akan membalas segala bentuk perlakuan buruk yang pernah dilakukan oleh orang lain atas diri mereka. Tak hanya itu, mereka juga memiliki tendensi untuk selalu ingin diutamakan, dan memuaskan ego yang ada.

    4. Sulit Memaafkan dan Mempercayai Orang

    Salah satu pemaknaan self healing artinya mencoba menerima sekaligus memaafkan masa lalu. Orang dengan luka batin sering kali merasa sulit memaafkan dan mempercayai orang lain (trust issue).

    Jika dibiarkan, kondisi ini dapat mengganggu kehidupan sosial seseorang. Mereka akan merasa kesulitan untuk bergaul, kurang bisa berempati, dan hanya mau mementingkan diri sendiri. 

    5. Cenderung Tidak Peduli dengan Banyak Hal

    Luka batin yang lama dibiarkan dapat merubah seseorang menjadi apatis atau cuek dengan sekitarnya. Mereka tidak peduli orang lain akan bagaimana, sekalipun itu orang terdekat.

    Jika hal ini turut Anda rasakan, itu adalah sebuah pertanda self healing artinya harus dilakukan sesegera mungkin.

    Meskipun tanda-tanda di atas cukup menggambarkan kondisi Anda saat ini, sebaiknya lakukan konsultasi lebih lanjut ke ahlinya supaya Anda tidak self diagnose. Di samping itu, berkonsultasi juga dapat membantu Anda menyembuhkan luka batin secara tepat dan efisien.

    Manfaat Melakukan Self Healing

    Melakukan self healing memiliki banyak manfaat terhadap penyembuhan diri, khususnya bagi luka batin yang Anda miliki. Manfaat yang akan Anda dapatkan jika melakukan self healing antara lain yaitu:

    1. Membantu Anda dalam mengobati luka masa lalu

    2. Salah satu proses penerimaan terhadap masa lalu dan masa sekarang

    3. Efektif meredakan kecemasan dan stres

    4. Berpotensi mengetahui kekurang dan kelebihan yang Anda miliki

    5. Salah satu metode yang bisa membuat Anda lebih produktif dan kembali bersemangat

    Itulah manfaat yang bisa Anda peroleh dari self healing. Adapun cara melakukan self healing bisa Anda lakukan dengan mengikuti tahapan di bawah ini.

    Self Healing Artinya

    Image Source: unsplash/Shashi Chaturvedula

    Jenis dan Cara Melakukan Self Healing

    Dilansir dari hellosehat.com, ada 5 jenis self healing artinya yang bisa Anda terapkan bersamaan dengan cara melakukannya.

    1. Berdamai Dengan Diri Sendiri (Forgiveness)

    Self healing artinya berdamai dengan diri sendiri dan memaafkan kesalahan yang pernah dibuat orang lain. Berdamai dengan apa yang sudah terjadi memang tidak mudah untuk dilakukan.

    Namun, jika dilakukan dengan sungguh-sungguh, hal ini bisa melepas emosi negatif yang ada pada diri kita. Kita kembali menjadi manusia seutuhnya yang mampu bersimpati, berempati, menghargai diri sendiri, dan menikmati hidup.

    Berdamai dengan diri sendiri bisa Anda lakukan dengan cara bermeditasi. Caranya sebagai berikut:

    1. Tutup kedua mata Anda, tenangkan pikiran seraya mengatur pernapasan agar lebih rileks. Lakukan ini selama kurang lebih 3 menit.

    2. Selanjutnya, letakan jari pada kening Anda

    3. Mulailah mengucap syukur dan berterima kasih atas semua hal yang Anda miliki

    4. Setelah itu, pelan-pelan mengingat kembali kesalahan-kesalahan yang pernah Anda buat dan mulailah meminta maaf pada diri sendiri seraya menerima keadaan

    2. Jujur Terhadap Diri Sendiri (Self Compassion)

    Selain berdamai dengan keadaan, self healing artinya bersikap jujur terhadap diri sendiri. Terbuka dengan apa yang tengah kita rasakan saat ini.

    Hal ini mampu membantu Anda untuk mencintai diri sendiri, mengekspresikan diri, dan lebih mengenal siapa Anda sebenarnya. Saat Anda berusaha jujur terhadap diri sendiri, Anda akan lebih mudah untuk membangun relasi dengan orang di sekitar maupun orang lain. 

    3. Bicara Pada Diri Sendiri (Positive Self Talk)

    Berbicara pada diri sendiri tidak selamanya memiliki konotasi yang buruk. Jika hal ini dilakukan secara tepat, hal ini akan membuat Anda menjadi lebih rileks, memperbaharui suasana hati, bersikap lebih positif, menghilangkan rasa cemas ataupun putus asa.

    Untuk melakukan self healing yang satu ini cukuplah mudah. Caranya yaitu dengan memilih tempat yang tenang, atur pernafasan Anda, dan mulailah berbicara dengan diri sendiri terkait segala sesuatu yang menyangkut diri Anda maupun lingkungan sekitar.

    4. Bersyukur Terhadap Banyak Hal (Gratitude)

    Selain ketiga hal di atas, self healing artinya mensyukuri atas semua hal yang Anda miliki dengan cara mengekspresikannya melalui tindakan ataupun perkataan.

    Contohnya Anda berterima kasih kepada orang yang selama ini selalu mendukung Anda. Baik itu orangtua, pasangan, maupun kerabat terdekat. Anda bisa mengatakannya secara langsung atau mengirim pesan singkat lewat whatsapp dan platform sosial media lainnya.

    5. Meditasi (Mindfulness)

    Mindfulness merupakan salah satu cara self healing yang bisa Anda lakukan untuk memperoleh kesadaran penuh atas diri sendiri dan lingkungan sekitar.

    Dengan menerapkan ini Anda akan lebih berhati-hati saat bertindak, berperilaku, dan mengambil keputusan. Sebab, mereka yang memiliki kesadaran penuh atas dirinya akan lebih mudah untuk mengendalikan segala hal, seperti stres, cemas, dan energi negatif.

     

    Baca Juga: 7 Rekomendasi Buku Self Healing Terbaik 2022, Bikin Tentram Jiwa!

     

    Solusi Masalah Keuangan Anda

    Butuh pinjaman dana cepat untuk berbagai masalah keuangan Anda? Bisa ajukan pinjaman di BFI Finance!

    Prosesnya mudah, aman, dan cepat. BFI Finance membantu Anda mewujudkan berbagai impian. Mulai dari modal usaha, biaya pendidikan anak, dan pembiayaan lainnya.

    Tunggu apa lagi? Yuk, ajukan pinjaman di BFI Finance! Informasi selengkapnya dapat Anda akses melalui tautan berikut ini.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Informasi Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

    Sobat BFI, demikian penjelasan mengenai Self Healing Artinya Penyembuhan Diri, Begini Cara Melakukannya! Semoga artikel ini bisa mendorong Anda untuk menjadi individu yang lebih baik lagi. Jangan sungkan untuk melakukan konsultasi terkait kesehatan mental Anda. Semoga Anda senantiasa sehat dan berbahagia.

    Ikuti terus artikel kami mengenai bisnis, gaya hidup, informasi umum, dan sebagainya di BFI Blog. Update setiap Senin-Jumat!

  • judi

    Daya Listrik: Arti, Jenis, Biaya, dan Cara Menghemat Listrik


    Listrik adalah salah satu kebutuhan utama manusia.Tanpa adanya listrik, tentu akan sulit bagi kita untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama yang berkaitan dengan teknologi.

    Sobat BFI, pada artikel kali ini Tim BFI Finance akan membahas berbagai hal penting terkait daya listrik yang perlu Anda tahu. Mulai dari definisi, tarif listrik PLN terkini, sampai dengan cara menghemat listrik yang efektif.

    Mari kita simak pembahasan lengkapnya di uraian berikut ini.

    Definisi Daya Listrik

    Daya listrik adalah besaran suplai tenaga listrik yang mengalir dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Besaran daya ini lazim disebut volt ampere atau yang biasa disingkat menjadi VA.

    Di Indonesia, listrik merupakan salah satu sumber tenaga yang paling banyak dipakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sebagai contoh daya listrik PLN.

    Jenis Daya listrik

    Pada praktiknya, daya listrik terdiri dari beragam jenis. Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 28 Tahun 2016 dimana pada peraturan tersebut disebutkan ada 8 kategori listrik dan 4 diantaranya yaitu sebagai berikut.

    1. Listrik Rumah Tangga

    Jenis yang pertama yaitu daya listrik untuk rumah tangga. Pada jenis ini, daya yang ada dibagi ke dalam 3 golongan berbeda seperti uraian berikut.

    • Golongan R-1 tegangan rendah (R-1/TR) yang terdiri dari 450 VA, 900 VA, 900 VA-RTM, 1.300 VA, 2.200 VA

    • Golongan R-2 tegangan rendah (R-2/TR) yang terdiri dari 3.500 VA – 5.500 VA 

    • Golongan R-3 tegangan rendah (R-3/TR) dengan daya 6.600 VA

    2. Listrik Pelayanan Sosial

    Listrik untuk pelayanan sosial dikhususkan untuk kegiatan sosial, baik itu kegiatan sosial murni ataupun sosial komersial. Sebagaimana dengan daya listrik untuk keperluan rumah tangga, pada pelayanan sosial, listrik juga dibagi menjadi beberapa golongan. Dengan rincian seperti di bawah ini.

    • Golongan S-1 tegangan rendah (S-1/TR) dengan daya 220 VA

    • Golongan S-2 tegangan rendah (S-2/TR) dengan daya 220 VA – 220 KVA

    • Golongan S-3 tegangan menengah (S-3/TM) dengan daya di atas 220 KVA

    3. Listrik Bisnis

    Daya listrik untuk keperluan bisnis terbagi ke dalam 3 golongan berbeda yang ditentukan dari skala bisnisnya. Yaitu melipu listrik untuk bisnis skala kecil, bisnis skala menengah, dan bisnis skala besar.

    • Golongan B-1 tegangan rendah (B-1/TR) dengan daya sebesar 450 VA sampai dengan 5.500 VA. Diperuntukan bagi bisnis berskala kecil.

    • Golongan B-2 tegangan rendah (B-2/TR) dengan daya mulai dari 6.600 sampai 200 kVA. Golongan listrik yang satu ini diperuntukan bagi bisnis berskala menengah.

    • Golongan B-3 tegangan rendah (B-3/TR) dengan daya lebih dari 200 kVA. Golongan listrik yang satu ini diperuntukan bagi bisnis skala besar.

    4. Listrik Industri

    Terakhir yakni daya listrik yang khusus digunakan oleh industri. Listrik jenis ini terbagi ke dalam 4 golongan berbeda sebagai berikut.

    • Golongan I-1 tegangan rendah (I-1/TR) daya mulai 450 VA sampai dengan 14 kVA. Umumnya digunakan oleh industri rumahan atau industri rumah tangga

    • Golongan I-2 tegangan rendah (I-2/TR) dengan daya mulai dari 14 kVA sampai 200 kVA yang umumnya digunakan oleh industri berskala sedang

    • Golongan I-3 tegangan menengah (I-3/TR) daya yang ada di atas 200 kVA dan biasanya digunakan untuk industri menengah

    • Golongan I-4 tegangan tinggi (I-4/TT) daya listrik lebih dari 30.000 kVA dan umumnya digunakan oleh industri berskala besar

    Selain 4 jenis listrik yang disebutkan di atas, ada juga listrik yang diperuntukkan untuk umum seperti penerangan lampu jalan, kantor pemerintah, daya listrik untuk kebutuhan penjualan curah, dan lain sebagainya.

    Tarif Listrik Terbaru Oktober Sampai Desember 2022

    Tarif listrik diperbaharui setiap tiga bulan sekali oleh pemerintah. Penyesuaian yang ada ini diatur dalam Surat Menteri ESDM Nomor T-162/TL.04/MEM.L/2022.

    Adapun detail tarif yang berlaku untuk bulan Oktober, November, dan Desember 2022 sebagai berikut.

    • Golongan R-1/TR batas daya 900 VA-RTM untuk pemakaian reguler dan prabayar Rp1.352,00 per kWh

    • Golongan R-1/TR batas daya 1.300 VA untuk pemakaian reguler dan prabayar Rp1.444,70 per kWh

    • Golongan R-1/TR batas daya 2.200 VA untuk pemakaian reguler dan prabayar dikenai tarif sebesar Rp1.444,70 per kWh

    • Golongan R-2/TR batas daya 3.500 VA sampai 5.500 VA untuk pemakaian reguler dan prabayar Rp1.699,53 per kWh

    • Golongan R-3/TR batas daya 6.600 VA ke atas tarifnya Rp1.699,53 per kWh

    • Golongan B-2/TR batas daya 6.600 VA sampai 200 kVA Rp1.444,70 per kWh

    • Golongan P-1/TR batas daya 6.600 VA sampai 200 kVA Rp1.699,53 per kWh

    • Golongan P-3/TR untuk pemakaian reguler dan prabayar Rp1.699,53

    • Golongan L/TR, TM, TT pemakaian reguler Rp1.644,52

    Biaya Tambah Daya Listrik PLN

    Salah satu tanda jika listrik Anda perlu ditambah dayanya yaitu meteran listrik yang Anda miliki sering kali turun. Nah, bilamana hal ini terjadi, yang perlu Anda lakukan yaitu menambah daya listrik yang ada. Berapa kisaran biaya yang diperlukan untuk menambah daya listrik PLN?

    Untuk menambah daya, pastikan Anda mempersiapkan beberapa biaya penyambungan, penggantian MCB, dan tidak lupa menyiapkan uang jaminan pelanggan. Untuk penjelasan lengkapnya bisa Anda lihat di rincian berikut.

    Daya Listrik

    Image Source: Pexels/Matthias Schleiden

    1. Biaya Penyambungan atau Perubahan Daya Meteran

    Berikut ini rincian biaya penyambungan untuk listrik prabayar maupun pascabayar per 20 Februari 2021.

    Daya Awal 450 VA

    • 450 VA ke 900 VA Rp441.500

    • 450 VA ke 1.300 VA Rp816.450

    • 450 VA ke 2.200 VA Rp1.659.750

    • 450 VA ke 3.500 VA Rp2.975.450

    Daya Awal 900 VA

    • 900 VA ke 1.300 VA Rp394.800

    • 900 VA ke 2.200 VA Rp1.238.100

    • 900 VA ke 3.500 VA Rp2.539.400

    Daya Awal 1300 VA

    Daya Awal 2.200 VA ke 3.500 VA Rp1.279.700 

    Untuk biaya penyambungan terbaru bisa Anda dapatkan di aplikasi PLN Mobile.

    2. Biaya Ganti MCB

    MCB adalah singkatan dari Miniature Circuit Breaker, yakni sebuah alat yang berfungsi untuk membatasi arus listrik. MCB harus disesuaikan dengan daya atau tegangan listrik yang Anda gunakan. Oleh karenanya jika Anda hendak menambah daya listrik maka MCB harus turut diganti. 

    3. Uang Jaminan Pelanggan (Khusus Pascabayar)

    Terakhir yaitu menyiapkan sejumlah biaya untuk uang jaminan pelanggan. Uang ini dikhususkan bagi para pengguna pascabayar saja, bila Anda merupakan pelanggan prabayar maka tidak perlu repot-repot menyediakan biaya untuk ini.

    Nah, bagi Anda yang berencana untuk menambah daya listrik, migrasi listrik, ataupun penyambungan baru,  Anda bisa melakukannya melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di Play Store.

    Cara Menghemat Daya Listrik

    Tidak semua orang punya budget yang cukup untuk menaikan daya listrik. Nah, untuk mensiasatinya, Anda bisa melakukan penghematan listrik. 

    Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda coba sebagai cara menghemat listrik yang baik.

    1. Matikan lampu atau alat elektronik lainnya saat tidak terpakai

    2. Ganti lampu pijar Anda dengan lampu LED. harga lampu LED memang terbilang cukup mahal namun mampu menghemat listrik lebih baik daripada lampu pijar biasa dan tahan lama.

    3. Jika Anda termasuk pengguna AC, usahakan untuk menjalankannya di suhu 23-25 derajat celcius

    4. Gunakan tenaga alternatif seperti panel surya

    5. Optimalkan desain rumah yang tepat agar sinar matahari mampu menjangkau bagian dalam rumah sehingga bisa meminimalisir penggunaan lampu berlebihan

    6. Gunakan listrik prabayar

     

    Baca Juga: 7 Cara Menghemat Listrik Untuk Mengurangi Tagihan Listrik Bulanan

     

    Demikian informasi terkait daya listrik sampai dengan cara menghemat listrik dengan efektik. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda. Dapatkan pinjaman dana cepat dengan jumlah besar dengan jaminan sertifikat rumah hanya di BFI Finance!

    Ada banyak keuntungan dari meminjam dana cepat di BFI Finance yang bisa Anda manfaatkan untuk banyak keperluan seperti modal usaha, biaya renovasi rumah, dan masih banyak lagi.

    Informasi lebih lanjut dapat Anda peroleh di tautan berikut.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Informasi Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Informasi Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

     

    Ikuti terus artikel kami hanya di BFI Blog.