• judi

    Dear Pebisnis, Ini Tips Hadapi Inflasi Agar Modal Ada Terus


    Inflasi menjadi tantangan serius bagi para pebisnis di berbagai sektor. Dalam kondisi di mana harga-harga terus meningkat, menjaga agar modal bisnis tetap stabil dan berkelanjutan merupakan hal yang krusial.

     

    Baca Juga: Ajukan Pinjaman Melalui BFI Finance Sekarang!

     

    1. Penyebab Inflasi

    1.1 Berkurangnya Daya Beli

    Beragam faktor dapat memicu inflasi, dan salah satunya adalah berkurangnya daya beli masyarakat. Ketika pendapatan masyarakat meningkat, mereka memiliki lebih banyak uang untuk dibelanjakan. Namun, jika pertumbuhan penawaran barang dan jasa tidak sejalan dengan peningkatan daya beli, permintaan yang berlebihan dapat menyebabkan kenaikan harga. Fenomena ini biasanya terjadi ketika masyarakat memiliki harapan tinggi terhadap pertumbuhan ekonomi dan penghasilan yang lebih tinggi.

     

    1.2 Suku Bunga Lebih Tinggi

    Kenaikan suku bunga oleh bank sentral juga dapat menjadi pemicu inflasi. Suku bunga yang lebih tinggi mengakibatkan penurunan jumlah uang yang beredar di pasar. Ini disebabkan oleh kurangnya pinjaman dan investasi karena biaya pinjaman menjadi lebih mahal. Pembatasan likuiditas ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, tetapi pada saat yang sama, dapat membantu mencegah inflasi yang berlebihan.

     

    1.3 Penyusutan Nilai Uang

    Penyusutan nilai uang atau devaluasi mata uang nasional dapat menjadi faktor penting dalam memicu inflasi. Ketika nilai mata uang menurun, barang-barang impor menjadi lebih mahal, memicu kenaikan harga di dalam negeri. Faktor ini terkait erat dengan kebijakan moneter dan stabilitas mata uang nasional.

     

    1.4 Pertumbuhan Ekonomi Melambat

    Pertumbuhan ekonomi yang melambat dapat memberikan tekanan pada tingkat inflasi. Ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan dapat menyebabkan kenaikan harga, terutama jika pasokan barang dan jasa tidak dapat memenuhi kebutuhan konsumen. Faktor ini sering terjadi dalam situasi di mana investasi dan produksi mengalami stagnasi, menciptakan lingkungan ekonomi yang tidak stabil.

     

    Baca Juga: Mengenal Istilah B2B dan B2C dalam Bisnis, Apa Bedanya?

     

    2. Jenis-Jenis Inflasi

    2.1 Berdasarkan Tingkat Keparahan

    Ringan (Mild): Ini adalah tingkat inflasi yang ditandai oleh kenaikan harga yang terbatas pada beberapa barang dan jasa. Meskipun masih dapat diatasi dengan relatif mudah, ringannya inflasi ini dapat memberikan sinyal awal bagi perubahan ekonomi yang lebih besar.

    1. Moderat: Pada tingkat ini, kenaikan harga lebih luas dan umum di berbagai sektor ekonomi. Meskipun tidak seburuk hiperinflasi, dampak moderat inflasi ini dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari, mempengaruhi daya beli masyarakat secara signifikan.
    2. Hiperinflasi: Hiperinflasi adalah tingkat inflasi yang ekstrem, di mana harga-harga melonjak dengan sangat cepat dan nilai mata uang mengalami penurunan drastis. Keadaan ini dapat menyebabkan kekacauan ekonomi, menghancurkan tabungan, dan merugikan aktivitas bisnis serta keuangan.

     

    2.2 Berdasarkan Tempat Asal

    1. Inflasi Permintaan: Jenis ini terjadi karena peningkatan permintaan yang melampaui penawaran barang dan jasa di pasar. Dapat disebabkan oleh meningkatnya daya beli masyarakat atau kebijakan stimulus ekonomi. Inflasi permintaan dapat menciptakan ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan, mendorong kenaikan harga.
    2. Inflasi Biaya: Inflasi biaya muncul ketika biaya produksi suatu barang atau jasa meningkat, dan produsen memutuskan untuk meneruskan kenaikan biaya tersebut ke konsumen. Faktor-faktor seperti kenaikan harga bahan baku, upah pekerja, atau biaya produksi lainnya dapat menjadi pendorong inflasi biaya.
    3. Pemahaman yang mendalam terhadap jenis-jenis inflasi ini penting bagi pebisnis untuk mengambil tindakan yang sesuai dalam mengelola dampak inflasi pada operasional dan strategi bisnis mereka. Dengan mengidentifikasi jenis inflasi yang mungkin terjadi, perusahaan dapat merancang langkah-langkah yang tepat untuk menjaga kestabilan dan kelangsungan bisnis mereka di tengah dinamika ekonomi yang fluktuatif.

     

    3. Tips Bisnis Aman saat Inflasi

    3.1 Genjot Produktivitas

    Dalam menghadapi era inflasi, peningkatan produktivitas menjadi suatu keharusan bagi perusahaan yang ingin tetap bersaing. Langkah ini dapat diimplementasikan melalui pengenalan teknologi baru yang meningkatkan efisiensi produksi, memberikan pelatihan yang relevan kepada karyawan, dan mengoptimalkan seluruh proses produksi. Dengan cara ini, perusahaan tidak hanya mampu menahan tekanan kenaikan biaya produksi tetapi juga dapat menjaga daya saingnya di pasar yang terus berubah akibat perubahan kondisi ekonomi.

     

    Baca Juga: Kenali Istilah-Istilah yang Wajib Diketahui Jika Ingin Buka Bisnis!

     

    3.2 Pangkas Biaya Tidak Perlu

    Dalam mengelola bisnis saat inflasi, evaluasi biaya operasional menjadi langkah krusial. Identifikasi area-area di mana pengurangan biaya dapat dilakukan tanpa mengorbankan kualitas produk atau layanan. Pemangkasan biaya tidak perlu dapat mencakup pemanfaatan teknologi yang lebih efisien, restrukturisasi operasional, atau bahkan renegosiasi kontrak dengan pemasok. Langkah ini membantu perusahaan untuk mempertahankan profitabilitasnya meskipun dihadapkan pada tekanan inflasi.

     

    3.3 Evaluasi Arus Keuangan

    Pemantauan dan evaluasi terus-menerus terhadap arus keuangan perusahaan menjadi sangat penting. Menjaga keseimbangan antara penerimaan, pengeluaran, dan investasi menjadi kunci keberhasilan di tengah perubahan kondisi ekonomi. Analisis cermat terhadap neraca keuangan dan laporan laba rugi dapat membantu mengidentifikasi area-area yang memerlukan penyesuaian. Dengan pemahaman yang mendalam tentang arus keuangan, perusahaan dapat merancang strategi yang tepat untuk menjaga kestabilan finansialnya.

     

    3.4 Luncurkan Menu-Menu Baru

    Dalam sektor jasa dan produk, inovasi melalui peluncuran varian baru atau peningkatan kualitas dapat menjadi strategi yang efektif untuk menanggapi inflasi. Meskipun harga mungkin mengalami kenaikan, memberikan nilai tambah pada produk atau layanan dapat membuat pelanggan lebih menerima penyesuaian harga tersebut. Inovasi produk membantu perusahaan untuk tetap menarik di mata konsumen, bahkan dalam kondisi ekonomi yang sulit.

     

    3.5 Perkuat Strategi Marketing

    Perkuat strategi pemasaran untuk tetap bersaing di pasar yang dipengaruhi oleh inflasi. Identifikasi tren dan kebutuhan pasar, dan sesuaikan strategi pemasaran dengan baik. Pemberian nilai tambah pada produk atau layanan, program loyalitas pelanggan, atau promosi khusus dapat menjadi alat efektif dalam mempertahankan dan menarik pelanggan baru di tengah ketidakpastian ekonomi. Strategi pemasaran yang kuat dapat membantu perusahaan untuk terus terlihat relevan dan menggantikan dampak negatif inflasi dengan pendekatan yang lebih positif.

     

    Menghadapi inflasi memerlukan kombinasi pemahaman mendalam tentang penyebab dan jenis-jenisnya, serta strategi bisnis yang cerdas. Pebisnis perlu beradaptasi dengan perubahan ekonomi dan selalu mencari cara untuk meningkatkan efisiensi, mengurangi biaya, dan meningkatkan daya saing. Dengan penerapan tips dan strategi yang tepat, pebisnis dapat menjaga modalnya tetap ada terus di tengah tantangan inflasi yang mungkin terjadi. Inovasi dan kreativitas dalam mengelola bisnis akan menjadi kunci keberhasilan dalam mengatasi fluktuasi ekonomi dan menjaga keberlanjutan bisnis Anda.

     

    BFI Finance adalah perusahaan yang melayani pinjaman multiguna jaminan bpkb motor, bpkb mobil, dan sertifikat rumah atau ruko

  • judi

    Usaha Ikan Hias: Peluang Usaha yang Tidak Ada Matinya


    Usaha ikan hias adalah salah satu jenis usaha yang mampu bertahan bahkan saat kondisi sedang pandemi. Usaha yang satu ini bisa dengan mudah Anda mulai dengan modal minim. 

    Tidak hanya itu, bagi Anda memiliki hobi memelihara ikan hias, usaha ini bisa jadi aktivitas seru untuk dilakukan. Pasalnya, Anda akan menekuni hobi sekaligus berbisnis. Seru sekali bukan?

    Nah, kira-kira apa saja yang Perlu Anda ketahui sebelum terjun ke usaha ini? Artikel berikut akan membantu Anda menjawab semua pertanyaan terkait usaha ikan hias. Simak baik-baik, ya!

    Peluang Usaha Ikan Hias

    Usaha ikan hias menjadi peluang usaha yang tidak ada matinya. Dari tahun ke tahun akan selalu ada tren terbaru dengan pangsa pasar yang luas.

    Berikut ini beberapa alasan kuat mengapa usaha ikan hias sangat berpeluang menghasilkan banyak keuntungan jika Anda mencobanya!

    1. Biaya Perawatan Ikan Hias Cenderung Murah

    2. Tidak Membutuhkan Banyak Ruang

    3. Bisa Dilakukan di Rumah

    4. Bisa Dimulai Dengan Modal Minim

    5. Jangkauan Pemasaran Luas, Bisa Dijual di Marketplace

    6. Menjalankan Hobi Sekaligus Berbisnis

    7. Ikut Berkontribusi dalam Melestarikan Jenis Ikan Tertentu

    Jenis-Jenis Ikan Hias yang Paling Banyak Dicari

    Ada beragam jenis ikan hias yang bisa Anda pilih untuk usaha ikan hias. Beberapa ikan hias populer yang saat ini banyak dicari diantaranya sebagai berikut.

    1. Ikan Koi

    Jenis ikan hias pertama yang paling banyak dipelihara yaitu ikan koi. Ikan ini memiliki warna yang khas dengan corak warna cantik seperti merah, putih, hitam, kuning. 

    Bentuknya yang unik dengan gradasi warna yang khas membuat ikan ini memiliki daya tarik tersendiri bagi banyak orang.

    Usaha ikan hias koi

    Ikan Hias Koi. Image Source: Unsplash/Lucas Hoang

    2. Ikan Cupang

    Salah satu jenis ikan yang sempat booming di masa pandemi. Ikan cupang memiliki ukuran tubuh yang mungil dengan corak warna yang cantik. Tidak hanya mudah ditemukan di toko-toko ikan hias, ikan cupang juga cenderung lebih mudah untuk dipelihara.

    Adapun beberapa jenis ikan cupang yang laku keras di pasaran antara lain:

    • Cupang Halfmoon

    • Belgi Bangkok

    • Cupang Emas

    • Cupang VeilTail

    • Cupang Halfmoon

    • Cupang Paradise

    • Cupang Slayer

    • Cupang Dumbo

    • Cupang Serit

    • Cupang Sarawak

    Ikan Hias Cupang

    Ikan Hias Cupang. Image Source: Unsplash/Blend Hell

     

    Baca Juga: Budidaya Ikan Cupang : Dari Kegemaran Jadi Penghasilan Tambahan

     

    3. Ikan Mas Koki

    Seperti halnya ikan koi, ikan mas koki juga sudah sejak lama menjadi komoditi usaha ikan hias yang paling banyak digandrungi.

    Namun, meskipun ikan ini nampak cantik dan menggemaskan, ikan satu butuh perawatan yang eksklusif. Sebab, ikan koi kurang bisa hidup berdampingan dengan ikan lainnya dan membutuhkan lebih banyak oksigen untuk bertahan hidup.

    Usaha ikan hias emas

    Ikan Hias Goldfish. Image Source: Unsplash/Kabita Darlami

    4. Ikan Louhan

    Jenis ikan yang satu ini cukup mudah dikenali hanya dengan melihatnya sekilas. Ikan louhan memiliki jenong pada bagian kepalanya dan sangat agresif terhadap ikan lain. Jadi, untuk memelihara ikan ini tidak bisa disatukan dengan ikan lainnya, terutama ikan kecil.

    Ikan ini punya nilai jual yang cukup fantastis, tergantung dari seberapa besar ukuran jenong serta keunikan corak yang dimiliki.

    Ikan Hias Louhan

    Ikan Hias Louhan. Image Source: Freepik

    5. Ikan Gupi

    Ikan Gupi terkenal akan siripnya yang memukau. Di samping itu, perawatannya pun cukup mudah, Anda hanya perlu menyediakan kolam ukuran berukuran kecil tanpa oksigen.

    Beberapa jenis ikan gupi yang populer antara lain ikan gupi dragon, cobra, dan gupi koi.

    Usaha ikan hias gupi

    Ikan Hias Gupi. Image Source: Unsplash/Gary Ellis

    6. Ikan ClownFish (Ikan Badut)

    Pernah menonton film Finding Nemo? Tokoh ikan dalam film tersebut adalah ikan clown fish. Memiliki corak warna unik yang terdiri dari oren, hitam, dan putih, ikan yang habitat aslinya di laut ini ternyata dapat dengan mudah dipelihara di air tawar.

    Anda hanya perlu menyediakan akuarium biasa dan memasukkan terumbu karang agar ikan ini merasa lebih nyaman dan seperti berada di habitat aslinya.

    Ikan Hias Clownfish

    Ikan Hias Clownfish. Image Source: Unsplash/David Clode

    7. Ikan Arwana

    Ikan arwana, salah satu jenis ikan hiasa dengan nilai jual yang tinggi. Ikan ini punya banyak nama seperti ikan naga, kayangan, payung.

    Memiliki ciri khas bentuk tubuhnya yang panjang dengan sisik yang mengkilap, beberapa jenis ikan arwana yang populer di pasaran yaitu:

    • Ikan Arwana Silver

    • Ikan Arwana Golden Red

    • Ikan Arwana Super Red

    Usaha ikan hias arwana

    Ikan Hias Arwana. Image Source: Unsplash/Riza Gabriela

    8. Ikan Discus

    Nama ikan discus belakangan ini cukup populer karena bentuk dan warnanya yang unik. Menjadikan ikan ini banyak diincar untuk dijadikan ikan hias di rumah.

    Ikan ini termasuk dalam kategori ikan high class yang habitat aslinya dari sungai amazon di Brazil. Nilai jual ikan ini bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta. Sangat cocok untuk dibudidayakan bagi Anda yang ingin menggeluti usaha ikan hias.

    Usaha ikan hias discus

    Ikan Hias Discus. Image Source: Unsplash/Adam Rao

    9. Ikan Manfish

    Salah satu ikan yang umum yang ditemui di akuarium ikan hias. Ikan ini mudah beradaptasi dengan lingkungan baru dan dapat disatukan dengan jenis ikan lainnya selama ikan tersebut bukan predator.

    Ikan ini memiliki ciri khas sirip yang memanjang dan bentuk tubuhnya yang pipih. Selain itu, pilihan warna pada jenis ikan ini sangatlah beragam, menjadikan ikan ini banyak dipilih sebagai ikan hias untuk mempercantik akuarium.

    Usaha ikan hias manfish

    Ikan Hias Manfish. Image Source: Unsplash/Nuri Hasanah

     

    Baca Juga: Cara Memulai Usaha Ternak Lele : Dari Modal Usaha Hingga Panen Tiba

     

    Keuntungan Memelihara Ikan Hias

    Memelihara ikan hias dapat memberikan sederet keuntungan bagi para pemiliknya. Berikut ini beberapa keuntungan dari memelihara ikan hias dikutip dari store.sirclo.com yang perlu Anda ketahui:

    Usaha Ikan Hias

    Image Source: Pexels/MART PRODUCTION

    1. Meredakan Stres

    Menjaga kesehatan mental sangatlah penting agar kita terhindar dari stres, rasa cemas, dan lain sebagainya yang dapat mengganggu produktivitas kita sehari-hari.

    Nah, salah satu cara efektif untuk meredakan stres yang dapat dicoba yaitu dengan memelihara ikan hias. Sebab, warna-warni yang terdapat pada ikan hias mammpu membuat siapa saja yang melihatnya menjadi lebih rileks.

     

    Baca Juga: Stoikisme: Aliran Filsafat yang Membuat Hidup Lebih Tenang dan Bijak

     

    2. Meningkatkan Fokus

    Tahukah Anda jika memandangi akuarium yang berisikan ikan hias mampu meningkatkan fokus yang kita miliki?

    Hal ini bisa terjadi karena akuarium yang berisikan ikan hias membawa efek terapeutik bagi siapa saja yang memandangnya selama beberapa menit. Alhasil, konsentrasi yang sempat buyar bisa kembali fokus dan meningkatkan produktivitas yang ada.

    Dari adanya manfaat ini, kehadiran usaha ikan hias tentunya akan sangat membantu mereka yang ingin mencari ketenangan dengan melakukan budidaya ikan hias.

    3. Memperbaiki Kualitas Tidur

    Stres adalah salah satu pemicu seseorang sulit tidur. Hal ini dapat memicu menurunnya kualitas tidur yang menjadikan seseorang mudah letih, lemas, dan lesu saat bangun di pagi hari.

    Tidak hanya itu, tidur yang kurang berkualitas juga mampu menurunkan kinerja otak di siang hari yang berimbas pada sulit fokus, gelisah, dan mudah marah.

    Memelihara ikan hias dapat membantu kita mengurangi stres yang ada dan menstimulasi otak kita agar lebih tenang dan rileks. Ini akan membuat Anda terhindar dari insomnia dan tidur lebih nyenyak.

    4. Menurunkan Tekanan Darah

    Sebagaimana yang disebutkan oleh Public Library of Science, adanya akuarium ikan hias terutama di rumah, mampu mengurangi tekanan darah khususnya bagi para lansia.

    5. Membuat Pasien Lebih Rileks

    Terakhir, keberadaan ikan hias juga mampu membuat pasien lebih rileks dan hanya membutuhkan sedikit obat penghilang rasa sakit.

    Seperti yang disebutkan oleh American Journal of Clinical Hypnosis, akuarium yang diletakan di ruang tunggu dokter dapat membantu para pasien lebih rileks dan meringankan rasa sakit yang tengah mereka rasakan.

    Tips Memulai Usaha Ikan Hias Bagi Pemula

    Siapa saja bisa memulai usaha ikan hias. Nah, supaya usaha yang Anda tekuni dapat berjalan dengan baik, Anda bisa mengikuti tips berikut ini.

    1. Menentukan Target Pasar

    Hal pertama yang harus Anda lakukan saat ingin memulai usaha ikan hias yaitu dengan menentukan target pasar.

    Sebab, target pasar yang Anda pilih bisa mempermudah Anda dalam menentukan jenis ikan yang hendak dijual, menentukan harga jual, sampa dengan strategi promosi.

     

    Baca Juga: Riset Pemasaran: Definisi, Tujuan, dan Cara Melakukannya

     

    2. Pilih Bisnis Model yang Sesuai

    Ada banyak cara berjualan yang bisa Anda lakukan sesuai dengan fleksibilitas waktu dan kondisi. Antara lain yaitu berjualan secara offline baik itu di rumah atau di ruko, berjualan secara online, menjadi reseller atau dropshipper, sampai dengan jastip ikan hias.

    Pilihlah cara berjualan yang paling sesuai dengan kondisi Anda. Pasalnya, cara yang Anda pilih nantinya akan berpengaruh cukup besar dengan besaran modal yang diperlukan sampai dengan strategi penjualan.

    3. Bekali Diri dengan Pengetahuan Seputar Ikan Hias

    Memulai usaha ikan hias bukan hanya perihal modal dan tekad yang kuat. Membuka usaha haruslah diimbangi dengan pengetahuan yang mumpuni. Jadi, pastikan Anda memiliki pengetahuan yang cukup terkait ikan hias sebelum betul-betul memulainya.

    Misalnya, jenis-jenis ikan hias, cara merawat ikan, sampai dengan cara melakukan budidaya ikan, dan pengemasan ikan yang baik supaya ikan tidak mudah mati atau kehabisan oksigen saat dalam perjalanan.

    4. Tentukan Jenis Ikan Hias yang Akan Dijual

    Sudah menentukan target pasar dan model bisnis yang akan dijalani? Selanjutnya tentukan jenis ikan hias apa yang akan Anda jual.

    Pilihlah jenis ikan hias yang sedang ramai dicari dan mudah dijual kembali dengan harga yang bersaing. Untuk mendapatkan jenis ikan yang Anda inginkan, Anda bisa langsung datang ke distributor ikan hias terpercaya.

     

    Baca Juga: Budidaya Ikan Nila: Tips Usaha dan Estimasi Keuntungannya

     

    5. Sediakan Peralatan yang Dibutuhkan

    Pastikan Anda juga menyiapkan peralatan yang dibutuhkan mulai dari akuarium, aerator, pakan atau pelet ikan, jaring, tanaman air, dan lain sebagainya.

    Sesuaikan perlengkapan yang ada sesuai dengan jenis ikan yang Anda pilih. Sebab, tidak semua jenis ikan bisa hidup berdampingan dalam satu akuarium yang sama.

    6. Jual Produk Lainnya yang Berkaitan dengan Akuarium

    Selain menjual berbagai jenis ikan, Anda juga bisa berjualan produk lainnya yang masih berkaitan dengan usaha ikan hias milik Anda.

    Misalnya, Anda menjual peralatan untuk budidaya ikan, tanaman air, pakan ikan, sampai dengan alat pancing.

    7. Manfaatkan Sosial Media

    Sosial media kini menjadi bagian dari keseharian kita. Banyak orang setiap harinya meluangkan waktu untuk membuka sosial media dengan tujuan yang berbeda-beda.

    Nah, dengan adanya sosial media ini Anda bisa mencari peluang untuk mengenalkan sekaligus mengembangkan usaha ikan hias milik Anda. Sebagai contoh Anda ikut bergabung di komunitas pecinta ikan hias.

    Nantinya, Anda bisa ikut berpartisipasi untuk saling bertukar informasi terkait ikan hias sekaligus menawarkan produk milik Anda.

    Anda juga bisa memanfaatkan fitur iklan yang ada di sosial media pilihan Anda. Ini akan sangat memudahkan Anda untuk menarget pelanggan sesuai dengan target pasar. 

    8. Berjualan Ikan Hias Secara Online

    Marketplace adalah tempat yang cocok untuk mengenalkan usaha ikan hias milik Anda. Bukan hanya jangkauannya yang luas, namun marketplace juga bisa membuat usaha Anda semakin dikenal dan menerima banyak orderan ikan hias.

    Sebelum memulai berjualan secara online, pastikan Anda paham betul cara mengemas ikan hias tanpa kehabisan oksigen selama diperjalanan. Terlebih jika ikan tersebut akan dikirimkan ke luar kota.

    Cara Mendapatkan Modal Usaha Ikan Hias

    Tertarik untuk memulai usaha ikan hias? BFI Finance siap sedia membantu Anda! Anda bisa mendapatkan pinjaman modal usaha dengan memilih pinjaman jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah.

    Informasi selengkapnya terkait pinjaman bisa Anda peroleh melalui tautan berikut ini.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Informasi Pengajuan Pinjaman Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

    Tunggu apalagi? Yuk, ajukan pinjaman di BFI Finance. Wujudkan impianmu sekarang!

  • judi

    Wajib Tahu, Ini Dia 11 Jenis Motor yang Ada di Indonesia


    Ada banyak jenis motor yang beredar di pasaran Indonesia. Bukan rahasia umum lagi jika sepeda motor merupakan salah satu kendaraan dengan pengguna terbanyak.

    Selain karena efektivitasnya yang bisa dibawa berkendara kemana saja dan compatible, harga motor juga umumnya lebih terjangkau jika dibandingkan dengan mobil.

    Lantas, apa saja jenis-jenis motor apa saja yang ada di Indonesia? Yuk, kita cari tahu lewat informasi yang satu ini!

    Jenis-Jenis Sepeda Motor di Indonesia

    Dilansir dari beberapa sumber, berikut ini 11 jenis motor yang paling sering ditemui di tanah air.

    1. Skuter (Scooter)

    Jenis Motor

    Image Source: Kompas Otomotif

    Jenis motor yang pertama adalah motor skuter. Motor jenis ini umumnya memiliki bodi mungil dan menjadi salah satu motor paling banyak digunakan di asia. 

    Dilengkapi dengan transmisi matic, membuat motor ini nyaman dikendarai dan lebih praktis. Beberapa merek kenamaan yang merilis motor ini di Indonesia antara lain Honda, Yamaha, dan Vespa.

    Untuk harganya sendiri sangat bervariatif, namun umumnya motor jenis ini cenderung irit jika kita berbicara mengenai bbm.

    2. Sport Bike

    Jenis Motor

    Image Source: MotoDeal

    Sport bike adalah jenis motor yang lazim digunakan untuk balapan. Motor ini dirancang sedemikian rupa agar pengendara bisa dengan mudah menggerakan motornya serta merasa aman.

    Sebagai contoh, jok yang terdapat pada motor ini sengaja dibuat menukik dan dilengkapi dengan fairing untuk melindungi badan pengendara. Selain itu, pada bagian footstep dibuat lebih tinggi agar memiliki aerodinamis yang baik sehingga memudahkan pengendara untuk memiringkan motor pada saat akan berbelok.

    Untuk tingkat kecepatan, motor ini memang sengaja didesain untuk melaju kencang dengan varian mesin yang terdiri dari dua jenis yakni 1000 cc untuk jenis superbike dan 600 cc untuk supersport.

     

    Baca Juga: Tips Cara Merawat Motor Saat Musim Hujan

     

    3. Naked Bike

    Jenis Motor

    Image Source: Oto

    Motor sport jenis lainnya yaitu naked bike. Jenis motor yang satu ini memiliki performa mesin yang tangguh dan umumnya banyak digunakan untuk mobilitas sehari-hari.

    Walaupun motor ini termasuk dalam kategori sport, namun motor ini tidak memiliki pairing pada bagian bodi serta rangka mesin yang cenderung terbuka.

    Meski begitu, motor yang satu ini banyak diminati karena harganya yang lebih terjangkau jika dibandingkan dengan sport bike. Motor ini juga mampu melaju cukup lincah dan tahan di segala medan.

    4. Sport Touring

    Jenis Motor

    Image Source: Motofichas

    Jenis motor sport selanjutnya yang tidak kalah bagus yaitu sport touring. Motor jenis ini memiliki ciri khas bodi yang besar serta kursi jok yang lebar.

    Dirancang khusus untuk berkendara jauh, sport touring juga dilengkapi dengan suspensi, pairing, dan aksesoris motor lainnya seperti box tambahan pada belakang motor yang membuat nyaman berkendara dan bebas pegal.

    5. Dirt Bike

    Jenis Motor

    Image Source: insight-egypt

    Gemar dengan olahraga off-road? Pastinya Anda sudah tidak asing dengan jenis motor yang satu ini. Dirt bike atau yang memiliki nama lain motor trail adalah motor yang didesain untuk kegiatan off road.

    Ciri khas dari motor ini yaitu bodinya yang ramping cenderung berukuran kecil dan menggunakan mesin jenis silinder satu yang bisa dilepas pasang. Dirt bike terdiri dari tiga jenis yaitu enduro, motocross, dan trail.

    6. Dual Bike

    Jenis Motor

    Image Source: Oto

    Mirip seperti dirt bike, jenis motor dual bike bisa digunakan untuk kegiatan off-road. Bedanya, motor ini bisa dengan nyaman dikendarai di aspal (on-road) dan tenaga mesin yang dihasilkan cenderung rendah. 

    Meskipun dapat digunakan untuk off-road dan on-road, umumnya motor ini banyak dipakai untuk mobilitas sehari-hari.

    7. Cruiser

    Jenis Motor

    Image Source: Webike Indonesia

    Cruiser adalah jenis motor lainnya yang dibuat untuk berkendara jarak jauh. Memiliki tampilan yang gagah, lebar, dengan bobot tubuh yang berat, motor ini mampu menghasilkan tenaga besar dan sangat nyaman dibawa berkendara.

    Lantara bodinya yang besar, motor ini akan lebih cocok untuk dikendarai di jalanan aspal dengan bahu jalan yang lebar.

     

    Baca Juga: Cara dan Syarat Bayar Pajak Motor Terbaru, Bisa Darimana Saja!

     

    8. Motocross

    Jenis Motor

    Image Source: Motor1

    Motocross atau nama lainnya enduro adalah salah satu jenis motor kopling dirt bike yang biasa digunakan untuk melaju di jalanan berbatu dan berlumpur.

    Motor ini juga dilengkapi dengan ketahanan mesin yang baik dan mampu menempuh jarak ratusan kilometer. Tak ayal, motor ini seringkali dipakai untuk ajang kompetisi balapan ekstrim ataupun di gurun.

    9. Scrambler

    Jenis Motor

    Image Source: otoasia

    Scrambler adalah salah satu jenis motor terlama yang sudah ada sejak tahun 1920-an. Meskipun sudah banyak perubahan dari segi kapasitas mesin dan lainnya, namun gaya metro klasik yang ada pada motor ini tetap dipertahankan.

    Motor ini juga memiliki fungsi yang hampir mirip dengan dual bike dimana pengendara bisa menggunakannya untuk off-road maupun on-road. Lumrahnya, motor ini dipakai oleh muda-mudi untuk berkendara di jalanan aspal.

    10. ATV

    Jenis Motor

    Image Source: Donmogot

    Jenis motor yang kesepuluh yaitu motor ATV. Dengan ciri khas bodi yang besar serta dilengkapi dengan 4 ban motor, motor ini diperuntukkan untuk berkendara di lintasan berbatu atau jalanan berlumpur.

    Misalnya digunakan untuk membawa barang ke daerah pedalaman atau lokasi yang tidak dapat dijangkau dengan mudah oleh kendaraan lain. Di samping itu, motor ini kini lebih banyak digunakan di tempat-tempat wisata yang menawarkan sensasi berpetualang di alam terbuka. 

    11. Motor Adventure

    Jenis Motor

    Image Source: Chatnews

    Gemar berpetualang dan melakukan perjalanan jauh? Sesuai namanya, motor adventure bisa jadi teman berpetualang di segala jenis jalan.

    Jenis motor ini dilengkapi dengan ban dual sport untuk memudahkan Anda berkendara di jalan off-road dan on-road, crash protector, dan suspensi sehingga perjalanan Anda saat berkendara bisa lebih aman dan nyaman. Tak jarang, para pemilik motor ini juga kerap kali menambahkan aksesoris lainnya seperti box pada bagian belakang atau kiri kanan motor untuk menaruh barang bawaan selama perjalanan jauh.

     

    Baca Juga: Jenis Jenis Mobil dan Merk Mobil Terlaris di Indonesia

     

    Merek Motor Terlaris di Indonesia 2022

    Bicara mengenai jenis-jenis motor, kurang afdol rasanya bilamana kita tidak sekalian membahas merek motor terlaris di tahun 2022. Nah, berikut ini merupakan daftar motor terlaris yang sudah kami rangkum dari berbagai sumber. Motor mana yang jadi incaran Anda?

    No.Merek dan Tipe MotorEstimasi Harga
    1.Honda Beat CBSRp17 juta-an
    2.Honda Scoopy StylishRp22 juta-an
    3.Yamaha All New NMAX 155 Connected/ABS VersionRp32 juta-an
    4.Honda Revo XRp17 juta-an
    5.Yamaha Vivion RRp32 juta-an
    6.Yamaha R25 ABSRp69 juta-an
    7.Honda CRF150LRp35 juta-an
    8.Honda CB150 Verza CWRp21 juta-an
    9.Yamaha Fazzio NeoRp21 juta-an
    10.Yamaha Jupiter Z1Rp19 juta-an

    Itulah tadi informasi sekilas mengenai jenis-jenis motor. Semoga adanya penjelasan ini bisa membantu Anda dalam memahami maupun menentukan motor yang ingin Anda beli. Jika Anda membeli motor second atau bekas, pastikan untuk melakukan balik nama motor agar urusan pajak motor dan administrasi lainnya tidak repot.

    Terakhir, jika Anda membutuhkan pinjaman dana cepat tanpa harus menjual kendaraan kesayangan, Anda bisa mengajukan pinjaman ke BFI Finance cukup dengan jaminan BPKB kendaraan atau sertifikat rumah.

    Beragam keperluan serta kebutuhan finansial Anda dapat kami bantu. Mulai dari modal usaha, biaya pendidikan, gaya hidup, dan lainnya.

    Informasi selengkapnya dapat Anda akses melalui laman web di bawah ini.

    Jaminan BPKB Mobil

    Pencairan dana hingga 85% dari nilai kendaraan dan tenor hingga 3 tahun.

    Jaminan BPKB Motor

    Pinjaman dana dengan proses cepat dan tenor maksimal hingga 18 bulan.

    Jaminan Sertifikat Rumah

    Bunga rendah mulai dari 0.9% dengan tenor panjang hingga 48 bulan.

    Tunggu apalagi? Yuk, segera ajukan pinjaman di BFI Finance. Jangan sampai peluang yang ada terlewatkan begitu saja.